Сектор RWA достиг рекордного показателя TVL

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-12-20Terakhir diperbarui pada 2025-03-20

Криптовалютный рынок начал постепенное восстановление после сложного периода. Об этом заявили исследователи CMC. Они отметили, что курс Bitcoin за неделю немного вырос и торгуется на уровне $83 900. Индекс страха и жадности поднялся до 23 пунктов. Это улучшение по сравнению с минимумом в 15 из 100. По мнению аналитиков, данные указывают на снижение паники среди инвесторов.

Сектор токенизации реальных активов (RWA) при этом демонстрирует уверенный подъем. Его капитализация увеличилась на 4,3% за 7 дней. Теперь она составляет $48,6 млрд после падения до $40,9 млрд. Лидером роста стал проект Chainlink с приростом в 8,6%. Avalanche тоже показал результат, прибавив 8,4% к своей стоимости.

Общий объем заблокированных средств в RWA протоколах достиг исторического максимума. Показатель TVL вырос до $10,17 млрд. За неделю он увеличился на $600 млн. Основной вклад внесла платформа BlackRock BUIDL. Ее TVL подскочил на 77%, что стало ключевым фактором роста.

«Не все активы в секторе показали успех. Hedera потеряла 5,4% стоимости за неделю. Ожидания включения в цифровой резерв США не оправдались. Среди лидеров Plume с ростом на 56,1%. Veloce и Clearpool прибавили 19,4% и 18,5% соответственно», — заявили эксперты.

Специалисты отметили, что инвесторы надеялись на сигналы о снижении ставок. Они хотели, чтоб глава ФРС Джером Пауэлл сохранил текущий уровень. При этом позитивные изменения видны в динамике рынка. Ликвидации длинных позиций сократились на ⅔ за неделю. Волатильность активов также снизилась. По словам аналитиков, 7 из 10 крупнейших RWA-токенов показали рост.

Сектор RWA продолжает привлекать внимание криптосообщества. За последнее время Ethena и Securitize запустили проект Converge. Aave представила платформу Horizon. Invesco создала фонд частного кредитования с токенизацией. Эти шаги усиливают интерес к цифровизации активов и говорят о потенциале отрасли.

Ошибка в тексте? Выделите её мышкой и нажмите Ctrl + Enter

Bacaan Terkait

Dari 'Klastering Alamat' ke 'Standar Bukti': Mengapa Chainalysis Ingin Mendefinisikan Ulang Pelacakan Blockchain?

**Dari "Klaster Alamat" ke "Standar Bukti": Mengapa Chainalysis Mendefinisikan Ulang Pelacakan Blockchain?** Pada akhir Juni 2026, Chainalysis merilis kerangka data bernama *Blockchain Tracing Ontology*, sebuah inisiatif standar industri untuk menciptakan sistem deskripsi data yang seragam dalam analisis blockchain. Masalah utama saat ini adalah kurangnya standar interpretasi data. Teknik *address clustering* yang digunakan berbagai platform menghasilkan kesimpulan berbeda untuk alamat yang sama, menimbulkan tantangan dalam investigasi hukum, pembekuan aset, atau pencegahan pencucian uang. Pengadilan membutuhkan lebih dari sekadar label; mereka perlu memahami **alasan** di balik suatu kesimpulan. *Ontology* ini bukan algoritma baru, melainkan "bahasa umum" untuk menstandarkan cara menyajikan hasil analisis. Ia memperkenalkan konsep seperti *Wallet Segment* untuk menggambarkan struktur dompet institusional yang kompleks dengan lebih akurat daripada klaster tradisional. Perubahan kuncinya adalah pergeseran dari fokus pada "hasil yang bisa dipercaya" menjadi "proses yang bisa dipercaya". Setiap kesimpulan harus dilengkapi dengan bukti (*Evidence*) dan tingkat keyakinan (*Confidence*), menjelaskan aturan analisis, sumber data (on-chain atau off-chain), dan memungkinkan verifikasi ulang oleh pihak ketiga. Pendekatan ini terinspirasi dari kasus hukum seperti *Bitcoin Fog*, di mana metode Chainalysis diperiksa ketat di pengadilan. Chainalysis menekankan bahwa analisis on-chain tidak dapat mengidentifikasi identitas asli seseorang secara langsung; itu hanya mengungkap hubungan antar alamat dan aliran dana. Identitas sebenarnya masih memerlukan bukti off-chain seperti informasi KYC dari bursa. Dengan proposal ini, Chainalysis mendorong industri untuk beralih dari yang digerakkan oleh pengalaman ke standar. Kompetisi masa depan tidak hanya soal akurasi algoritma, tetapi lebih pada keterjelasan proses, kualitas data, dan kredibilitas bukti. Jika diadopsi secara luas, standar ini dapat meningkatkan konsistensi, mengurangi biaya komunikasi, dan mendukung penegakan hukum lintas batas serta regulasi aset digital yang lebih andal.

marsbit17m yang lalu

Dari 'Klastering Alamat' ke 'Standar Bukti': Mengapa Chainalysis Ingin Mendefinisikan Ulang Pelacakan Blockchain?

marsbit17m yang lalu

Perjalanan "Tur Konferensi" Semester Kedua 2026 Telah Dimulai! Panduan Lengkap Perjalanan Web3 Global Summit

Merangkum agenda "lari konferensi" Web3 global untuk paruh kedua 2026, artikel ini menyoroti serangkaian puncak acara di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah. Triwulan ketiga diawali dengan fokus pada Jepang di bulan Juli, menampilkan IVS Kyoto dan WebX Tokyo, bersamaan dengan Canada Crypto Week. Agustus berlangsung lebih santai dengan acara di Ho Chi Minh City (Conviction) dan Hong Kong (Bitcoin Hong Kong). September menjadi bulan paling padat, menampilkan rangkaian acara besar seperti NFT NYC di New York, ETHRome di Roma, Money20/20 Middle East di Arab Saudi, European Blockchain Convention di Barcelona, dan Korea Blockchain Week di Seoul—mencakup lima benua. Triwulan keempat menyaksikan TOKEN2049 Singapore sebagai satu-satunya edisi TOKEN2049 tahun ini pada Oktober, menyusul pembatalan edisi Dubai. November diisi oleh acara utama seperti Devcon 8 dan Bitcoin Amsterdam, sementara Desember menutup tahun dengan Blockchain Life dan Bitcoin MENA di Dubai. Artikel ini secara khusus menyajikan informasi terstruktur untuk acara triwulan ketiga dan keempat guna memudahkan perencanaan perjalanan. Foresight News juga akan terus memperbarui informasi konferensi sepanjang tahun, meliputi berbagai tema seperti blockchain umum, Ethereum, Bitcoin, Solana, NFT, dan DeFi, memberikan panduan komprehensif bagi para peserta Web3.

Foresight News27m yang lalu

Perjalanan "Tur Konferensi" Semester Kedua 2026 Telah Dimulai! Panduan Lengkap Perjalanan Web3 Global Summit

Foresight News27m yang lalu

Versi Video Nano Banana Sudah Hadir: Dilengkapi Pengetahuan Dunia Gemini, Buat Gambar Cuma Perlu 4 Detik

Versi video dari Nano Banana telah hadir: dilengkapi dengan pengetahuan dunia Gemini, versi asli "Banana" dapat menghasilkan gambar hanya dalam 4 detik. Google telah membuka API untuk Gemini Omni Flash, yang mengintegrasikan kemampuan penalaran multimodal dengan generasi dan penyuntingan video. Model ini dapat menghasilkan video berkualitas tinggi dari input teks, gambar, atau video, dengan fitur seperti penyuntingan percakapan, referensi multimodal, dan sinkronisasi teks dengan gerakan. Biayanya kompetitif: $0.10 per detik video. Sementara itu, Nano Banana 2 Lite (gemini-3.1-flash-lite-image) dirancang untuk kecepatan ekstrem, menghasilkan gambar 1K dalam sekitar 4 detik dengan biaya sekitar $0.034 per gambar. Kemampuan render teksnya tetap unggul. Keajaiban sebenarnya, menurut Google, adalah menggabungkan kedua model ini. Pengguna dapat membuat gambar cepat dengan Nano Banana 2 Lite, lalu menggunakannya sebagai referensi untuk Gemini Omni Flash guna membuat video secara mulus. Tiga aplikasi demo menunjukkan alur kerja ini: "Anywhere" untuk foto perjalanan dinamis, "Space Lift" untuk tur virtual desain interior, dan "Omni Product Studio" untuk membuat materi iklan e-commerce dari gambar produk. Pendekatan multimodal Google ini membuka potensi besar untuk aplikasi praktis di bidang e-commerce, desain, dan pembuatan konten pendek, memanfaatkan ekosistem Android untuk komersialisasi. Meskipun kemampuan coding masih menjadi tantangan, Google memperkuat posisinya di bidang multimodal.

marsbit35m yang lalu

Versi Video Nano Banana Sudah Hadir: Dilengkapi Pengetahuan Dunia Gemini, Buat Gambar Cuma Perlu 4 Detik

marsbit35m yang lalu

Trading

Spot
活动图片