В Santiment заявили о подготовке трейдеров к покупке криптовалют

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-03-13Terakhir diperbarui pada 2025-03-13

  • Эксперты Santiment отметили рост активности со стейблкоином USDT.
  • По их данным, 11 марта 143 000 кошельков переводили USDT.
  • Это свидетельствует о подготовке трейдеров к покупке криптовалют, отметили аналитики.

Ончейн-активность со стейблкоином USDT стремительно растет, заявили в Santiment, добавив, что только 11 марта 2025 года более 143 000 кошельков осуществили переводы «стабильных монет. Эксперты отметили, что это максимум за последние шесть месяцев.

💸 Tether's on-chain activity has been rapidly rising, with over 143K wallets making transfers yesterday alone (a 6-month high). When $USDT & other stablecoin activity spikes during price drops, traders are preparing to buy. Added buy pressure aids in crypto prices recovering. pic.twitter.com/siFOR7vSf7

— Santiment (@santimentfeed) March 12, 2025

«Когда активность с USDT и другими стейблкоинами растет во время падения цен, это свидетельствует о подготовке трейдеров к покупке криптоактивов. Дополнительное покупательское давление способствует восстановлению цен на криптовалюты», — говорится в заявлении.

Отметим, по данным Whale Alert, 13 марта на криптовалютную биржу Coinbase перевели более 1,3 млрд USDC.

Ранее эксперты аналитической компании CryptoQuant заявили о значительном притоке стейблкоинов на криптобиржи.

Кроме того, в начале февраля 2025 года мы сообщали, что компании Tether и Circle выпустили стейблкоинов на $8,5 млрд с начала года. В частности, Circle авторизовала к выпуску 6,5 млрд USDC, а Tether — 2 млрд USDT.

Bacaan Terkait

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin tidak hanya terletak pada kemungkinan "depegging" (kehilangan patokan nilai), tetapi pada tantangan untuk memasukkannya ke dalam sistem keuangan yang dapat diidentifikasi, dipantau, dipertanggungjawabkan, dan diregulasi. Laporan berjudul "Anchoring Trust in Money" menekankan bahwa uang bukan sekadar produk teknologi. Kepercayaan datang dari kerangka hukum, likuiditas, unit akun bersama, dan integritas keuangan. Dalam sistem tradisional, bank bertanggung jawab atas KYC, pemantauan transaksi, dan pelaporan. Sebaliknya, stablecoin yang beredar di blockchain tanpa izin menghadapi risiko kombinasi: anonimitas semu, dompet non-kustodial, jembatan lintas rantai, dan kurangnya kejelasan subjek hukum. Transparansi pada rantai (on-chain) tidak sama dengan transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak berarti identitas terungkap. Risiko stablecoin dapat merembes kembali ke keuangan tradisional melalui pintu masuk/keluar dana (on/off-ramp), platform perdagangan, dan akun pelanggan. Masa depan regulasi bukan melarang inovasi, tetapi "menanamkan aturan" ke dalam infrastruktur. Sistem keuangan token masa depan harus menyematkan identifikasi pelanggan, penyaringan risiko pra-transaksi, jejak data yang dapat diaudit, dan mekanisme kolaborasi lintas yurisdiksi sejak awal. Kepatuhan bukanlah penghalang, melainkan infrastruktur dasar yang memungkinkan inovasi keuangan berkelanjutan dan aman.

marsbit44m yang lalu

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

marsbit44m yang lalu

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin bukan hanya ketidakstabilan nilai (de-pegging), tetapi kemampuan untuk diintegrasikan ke dalam sistem keuangan yang teridentifikasi, termonitor, dapat dipertanggungjawabkan, dan teregulasi. Dari perspektif kepatuhan, uang memerlukan kerangka institusional yang menjamin unit akun, pembayaran pasti, likuiditas, regulasi, dan integritas keuangan. Stablecoin, yang banyak beredar di blockchain tanpa izin, menghadapi tantangan dalam KYC, AML/CFT, dan kejelasan tanggung jawab karena pseudo-anonimitas, dompet non-tahanan, dan bridging antar-rantai. Transparansi data rantai-blok (on-chain) tidak secara otomatis berarti transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak sama dengan identitas yang diketahui. Risiko dari ekosistem stablecoin dapat berpindah kembali ke keuangan tradisional melalui titik on-ramp/off-ramp (pintu masuk/keluar dana). Oleh karena itu, arah masa depan yang diusulkan BIS adalah mengintegrasikan teknologi tokenisasi ke dalam sistem moneter berbasis bank sentral dan lembaga teratur, dengan menanamkan aturan sejak awal ("embedded rules"). Ini termasuk identifikasi klien, pra-skrining transaksi, penilaian risiko, jejak data yang dapat diaudit, serta mekanisme kolaborasi lintas lembaga dan yurisdiksi. Intinya, bagi profesional kepatuhan, setiap inovasi keuangan baru harus menjawab pertanyaan mendasar: Siapa yang mengidentifikasi klien, memantau transaksi, menangani anomali, dan bertanggung jawab? Kepatuhan bukanlah penghalang inovasi, melainkan infrastruktur dasar agar inovasi keuangan dapat berkelanjutan dan aman.

链捕手52m yang lalu

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

链捕手52m yang lalu

Trading

Spot
活动图片