Pump.Fun’s Founder Sparks User Protection Debate, Urges Memecoin Launchpads To Develop Better Practices

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-02-19Terakhir diperbarui pada 2025-02-19

Abstrak

The ongoing LIBRA token scandal has taken the crypto industry by storm, sparking several debates regarding user protection, the market’s...

The ongoing LIBRA token scandal has taken the crypto industry by storm, sparking several debates regarding user protection, the market’s state, and bad actors taking advantage of the cycle’s memecoin frenzy. Pump.fun’s founder joined the discussion and urged token launchpads to work on practices to improve the space.

Libra Token Scandal Shakes Memecoin Sector

On Monday, Alon Cohen, Pump.Fun’s founder took X to discuss the current state of the memecoin sector following the recent “Libragate” controversy. Cohen expressed disgust over the events that “transpired over the past days surrounding LIBRA,” as the people responsible for the project took advantage of many users, the ecosystem, “and even an entire country.”

memecoin

Pump.fun's founder weighs in on the Libra token controversy. Source: Alon on X

The “Viva La Libertad” Project and its token, LIBRA, was launched on Friday and quickly gained attention after Argentina’s President Javier Milei endorsed it in a now-deleted post. The project allegedly aimed to “encourage Argentina’s economic growth by funding small businesses and startups,” reaching a market capitalization of over $4.5 billion in less than an hour.

However, the project’s team wallets and insiders started to cash out, selling over $100 million and crashing the token’s valuation by over 90% in a few hours. Since then, President Milei has distanced himself from the project and stated in an interview that he “didn’t promote it” but “spread it.”

Cohen considers that the incident has significantly hurt the memecoin space, “especially as Pump.fun was built to explicitly tackle some of the issues that have been exposed” this weekend.

He criticized the need for a middlemen-like development team and market makers’ involvement, noting that a memecoin “should be stupidly simple that anyone can do it” and suggesting the existence of these actors enables anyone to be taken advantage of easily.

When we created pump fun, from the very start, it set out to standardize, automate, and democratize coin creation to build in a baseline level of safety, simplicity, and fairness for every launch.

Better User Protection Required

The Pump.fun’s founder noted the growing aversion towards memecoins but pointed out that “the same core user behaviors that you’re seeing in the memecoin space have existed before” in other sectors, including NFTs and DeFi.

memecoin

Cohen defends the memecoin sector. Source: Alon on X

He suggested that memecoin platforms like the Solana-based launchpad should provide guardrails that ensure users are as safe as possible and meet their demands simultaneously. He listed three actions that could help achieve better user protection.

First, Cohen considers educating users on safely and ethically creating tokens is important. According to the post, there’s a lack of education on what a memecoin creator does after launching the token, how to set expectations, how much of the supply to buy and when to take profit, or what to do about snipers.

Second, he suggested that onboarding needs to be friendlier for new traders, noting that the ecosystem should onboard new users in a way that “is suited to the user’s trading experience,” as just promoting advanced trading tools is “simply irresponsible.”

Lastly, Pump.fun’s founder believes that user protection must be taken more seriously “on an interface level.” To him, interfaces can create a safer environment, reduce the visibility of tokens that display suspicious activity, set reasonable slippage settings, and more to “make this space great again.”

Cohen’s post sparked a discussion about what memecoin launchpads do to protect users. Some community members considered the thread to be somewhat hypocritical based on Pump.fun’s previous controversies.

As reported by Bitcoinist, the Solana-based platform faced heavy criticism in November 2024 after users exploited the launchpad’s now-unavailable Livestreaming feature to promote tokens based on controversial and potentially harmful prompts.

Others called the platform a “rug pull factory” that offers “scam coins and extract fees,” with one user stating that Cohen’s launchpad has “extracted more money out of Solana than anything else by a longshot.”

 Meanwhile, a Pump.fun user pointed out the importance of guardrails as several tokens have disguised malicious links in the platform as the project’s information pages.

The extent of the Libra token’s repercussions is yet to be seen, but it has put the spotlight on users’ growing exhaustion about the continuous bad practices of malicious actors trying to benefit from crypto investors.

Solana, sol, solusdt, memecoin

Solana (SOL) trades at $169.25 in the one-week chart. Source: SOLUSDT on TradingView
Featured Image from Unsplash.com, Chart from TradingView.com
Rubmar Garcia

Rubmar Garcia

Rubmar is a crypto enthusiast who likes learning and improving constantly. She enjoys reporting on the latest news and developments in the crypto industry. Rubmar also enjoys scrapbooking, crafting, simulation games, and watching football.

Bacaan Terkait

Satu Artikel Pahami Bound: Mekanisme "Escape" Multi-Signature + Time-Lock dan Kotak Hitam Matching Off-Chain

Bound Exchange, evolusi dari platform Radfi, menawarkan mekanisme unik untuk menjaga aset pengguna sambil memungkinkan perdagangan cepat. Intinya adalah kombinasi **2-of-2 multi-signature (multisig)** dan **timelock**. **Mekanisme Penyimpanan & Penarikan Aset:** 1. **Deposit:** Pengguna mengirim BTC ke alamat multisig yang diberikan Bound. 2. **Kontrol Kunci:** Alamat itu memerlukan 2 tanda tangan (2-of-2): satu dari kunci pribadi pengguna (disimpan aman via passkey) dan satu dari Bound. 3. **Perdagangan Harian:** Untuk transaksi cepat, pengguna tanda tangan dengan passkey-nya, dan Bound otomatis menambahkan tanda tangan keduanya. 4. **Jalur Darurat (Escape Hatch):** Tanda tangan Bound memiliki masa berlaku **timelock 3 bulan**. Selama periode ini, kedua tanda tangan diperlukan. Setelah 3 bulan, pengguna dapat menarik semua asetnya dengan tanda tangan tunggalnya sendiri, tanpa memerlukan Bound—ini dijamin oleh script Bitcoin. 5. **Penarikan Normal vs. Darurat:** Penarikan normal menggunakan kedua tanda tangan. Jika Bound tidak ada (misalnya, tutup), pengguna dapat menunggu 3 bulan dan menarik dengan satu tanda tangan. **Logika Perdagangan & Potensi Masalah:** Bound menggunakan model **AMM liquidity terkonsentrasi**, tetapi karena Bitcoin tidak memiliki smart contract, perhitungan kurva AMM dan pencocokan pesanan sebenarnya terjadi di **backend terpusat Bound**. Transaksi on-chain hanyalah penyelesaian dari hasil yang telah ditentukan di luar rantai. Ini menciptakan **"kotak hitam"** untuk urutan perdagangan, di mana Bound secara internal menentukan prioritas pesanan—sebuah titik potensi **MEV (Maximal Extractable Value) yang tidak transparan**. **Kesimpulan:** Bound menawarkan solusi mandiri untuk keamanan aset melalui 2-of-2 multisig dan timelock, tetapi proses perdagangannya masih bergantung pada backend terpusat untuk penetapan harga dan penentuan urutan, mirip dengan CEX tradisional yang menggunakan Bitcoin untuk penyelesaian.

marsbit9m yang lalu

Satu Artikel Pahami Bound: Mekanisme "Escape" Multi-Signature + Time-Lock dan Kotak Hitam Matching Off-Chain

marsbit9m yang lalu

Teknologi Bukan Hambatan, Perdagangan 24/7 Adalah Kunci Kemenangan Hyperliquid

Penulis, yang berbasis di Bangalore, India, telah meliput pasar kripto selama lima tahun dan terbiasa dengan perdagangan yang berjalan tanpa henti, 24/7. Ini berbeda jauh dengan pasar keuangan tradisional seperti Bursa Efek New York, London, atau Tokyo, yang memiliki jam perdagangan tetap dan masa tutup. Pola lama ini akhirnya mendapat tantangan ketika Hyperliquid, sebuah platform derivatif terdesentralisasi, meluncurkan kontrak derivatif minyak mentah pada akhir pekan bulan Mei—saat pasar tradisional tutup—dan mencapai volume perdagangan $330 juta dalam 24 jam. Peristiwa ini memicu respons dari raksasa tradisional seperti CME Group dan ICE, yang mengajukan keluhan ke regulator AS mengenai risiko manipulasi pasar dan pencucian uang di platform tanpa verifikasi identitas seperti Hyperliquid. Meskipun kritik tersebut memiliki dasar yang masuk akal, penulis berargumen bahwa keprihatinan utama lembaga lama adalah persaingan di dimensi waktu. Hyperliquid, dengan tim hanya 11 orang, menghasilkan pendapatan yang sangat besar dengan memanfaatkan keunggulan intinya: perdagangan tanpa henti. Keunggulan ini semakin diperkuat dengan peluncuran kontrak berkelanjutan pra-IPO untuk perusahaan seperti Cerebras dan SpaceX di platform terkait Trade.xyz, yang menunjukkan kemampuan penemuan harga yang efisien, bahkan melampaui perkiraan platform sekunder tradisional. Model Hyperliquid menggunakan kontrak derivatif sintetis murni yang diselesaikan dalam USDC di jaringan terdesentralisasi, tanpa keterikatan aset fisik atau entitas hukum yang jelas. Hal ini membuatnya sulit untuk ditutup oleh regulator atau perusahaan yang menjadi underlying asetnya, berbeda dengan platform seperti PreStocks (yang bergantung pada kepemilikan saham nyata) atau Ondo (yang beroperasi di bawah regulator). Meskipun pendiri Hyperliquid dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum, kontrak pintarnya yang sudah diterapkan akan terus berjalan secara mandiri. Kesimpulannya, penulis menekankan bahwa keunggulan kompetitif Hyperliquid bukanlah semata-mata pada teknologi derivatifnya, tetapi pada **keunggulan waktu dari perdagangan tanpa henti**, sebuah "benteng" yang tidak dapat dengan mudah ditiru oleh keuangan tradisional.

marsbit15m yang lalu

Teknologi Bukan Hambatan, Perdagangan 24/7 Adalah Kunci Kemenangan Hyperliquid

marsbit15m yang lalu

Pencucian Informasi Baru di Pasar Prediksi: Bagaimana Rahasia Menyatu ke Dalam Sinyal Investasi

Penulis: Polyfactual. Kompilasi: Hu Tao, ChainCatcher. Pada akhir Februari 2026, empat dompet anonim muncul di platform Polymarket. Dompet-dompet ini, yang baru dibuat, melakukan lebih dari 80 taruhan dalam beberapa minggu terkait mekanisme perang AS-Iran, waktu serangan pertama, lengsernya pemimpin tertinggi Iran, dan pengumuman gencatan senjata. Analisis Bubblemaps mengungkap sembilan akun terkait yang memenangkan lebih dari $2,4 juta dengan tingkat kemenangan 98%, meskipun banyak taruhan dilakukan saat peluang menang rendah. Fenomena ini disebut **pencucian informasi**. Untuk memahaminya, perlu dipahami bahwa harga di pasar prediksi mencerminkan ekspektasi kolektif semua pedagang, diperbarui secara real-time dengan informasi baru. Sistem ini secara efektif mengubah informasi menjadi harga probabilitas. **Masalahnya, sistem ini tidak bisa membedakan informasi publik dari informasi rahasia atau curian.** Seperti pencucian uang, di mana uang kotor masuk dan uang bersih keluar, dalam pencucian informasi, informasi rahasia dimasukkan, dan harga pasar yang "bersih" keluar tanpa jejak. Misalnya, seseorang yang tahu akan ada pemogokan dalam 48 jam dapat membeli kontrak pada harga 15%, mendorong harga naik. Bagi orang lain, ini tampak seperti penilaian geopolitik yang baik, bukan kebocoran informasi. Ironisnya, pasar ini lebih transparan daripada bursa tradisional karena semua transaksi tercatat di blockchain. Transparansi ini memungkinkan analis seperti Bubblemaps melacak aktivitas mencurigakan, tetapi juga berarti pihak lawan dapat mendeteksi taruhan tidak biasa dan menggunakannya sebagai sumber intelijen. Hukum saat ini, seperti aturan perdagangan orang dalam untuk saham, tidak dirancang untuk menangani informasi non-publik tentang operasi militer. Faktor geografis memperparah masalah, karena platform seperti Polymarket dapat diakses dari luar yurisdiksi AS yang melarang taruhan terkait perang. **Pencucian informasi bukanlah celah, tetapi efek samping dari mekanisme inti pasar prediksi.** Pasar yang secara sempurna mengubah pengetahuan menjadi harga akan memberi imbalan kepada mereka dengan informasi terbaik, termasuk informasi yang seharusnya tidak mereka miliki. Pertanyaan bagi masyarakat adalah apakah dapat menerima mesin yang mengubah rahasia terbesar menjadi harga yang dapat diperdagangkan.

链捕手24m yang lalu

Pencucian Informasi Baru di Pasar Prediksi: Bagaimana Rahasia Menyatu ke Dalam Sinyal Investasi

链捕手24m yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Apa Itu $S$

Memahami SPERO: Tinjauan Komprehensif Pengenalan SPERO Seiring dengan perkembangan lanskap inovasi, munculnya teknologi web3 dan proyek cryptocurrency memainkan peran penting dalam membentuk masa depan digital. Salah satu proyek yang telah menarik perhatian di bidang dinamis ini adalah SPERO, yang dilambangkan sebagai SPERO,$$s$. Artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyajikan informasi terperinci tentang SPERO, untuk membantu para penggemar dan investor memahami dasar-dasar, tujuan, dan inovasi dalam domain web3 dan crypto. Apa itu SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ adalah proyek unik dalam ruang crypto yang berusaha memanfaatkan prinsip desentralisasi dan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem yang mendorong keterlibatan, utilitas, dan inklusi finansial. Proyek ini dirancang untuk memfasilitasi interaksi peer-to-peer dengan cara baru, memberikan pengguna solusi dan layanan keuangan yang inovatif. Pada intinya, SPERO,$$s$ bertujuan untuk memberdayakan individu dengan menyediakan alat dan platform yang meningkatkan pengalaman pengguna dalam ruang cryptocurrency. Ini termasuk memungkinkan metode transaksi yang lebih fleksibel, mendorong inisiatif yang dipimpin komunitas, dan menciptakan jalur untuk peluang finansial melalui aplikasi terdesentralisasi (dApps). Visi mendasar dari SPERO,$$s$ berputar di sekitar inklusivitas, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan dalam keuangan tradisional sambil memanfaatkan manfaat teknologi blockchain. Siapa Pencipta SPERO,$$s$? Identitas pencipta SPERO,$$s$ tetap agak samar, karena ada sumber daya publik yang terbatas yang memberikan informasi latar belakang terperinci tentang pendiriannya. Kurangnya transparansi ini dapat berasal dari komitmen proyek terhadap desentralisasi—sebuah etos yang banyak proyek web3 bagi, memprioritaskan kontribusi kolektif di atas pengakuan individu. Dengan memusatkan diskusi di sekitar komunitas dan tujuan kolektifnya, SPERO,$$s$ mewujudkan esensi pemberdayaan tanpa menonjolkan individu tertentu. Dengan demikian, memahami etos dan misi SPERO tetap lebih penting daripada mengidentifikasi pencipta tunggal. Siapa Investor SPERO,$$s$? SPERO,$$s$ didukung oleh beragam investor mulai dari modal ventura hingga investor malaikat yang berdedikasi untuk mendorong inovasi di sektor crypto. Fokus investor ini umumnya sejalan dengan misi SPERO—memprioritaskan proyek yang menjanjikan kemajuan teknologi sosial, inklusivitas finansial, dan tata kelola terdesentralisasi. Fondasi investor ini biasanya tertarik pada proyek yang tidak hanya menawarkan produk inovatif tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada komunitas blockchain dan ekosistemnya. Dukungan dari investor ini memperkuat SPERO,$$s$ sebagai pesaing yang patut diperhitungkan di domain proyek crypto yang berkembang pesat. Bagaimana SPERO,$$s$ Bekerja? SPERO,$$s$ menerapkan kerangka kerja multi-faceted yang membedakannya dari proyek cryptocurrency konvensional. Berikut adalah beberapa fitur kunci yang menekankan keunikan dan inovasinya: Tata Kelola Terdesentralisasi: SPERO,$$s$ mengintegrasikan model tata kelola terdesentralisasi, memberdayakan pengguna untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan mengenai masa depan proyek. Pendekatan ini mendorong rasa kepemilikan dan akuntabilitas di antara anggota komunitas. Utilitas Token: SPERO,$$s$ memanfaatkan token cryptocurrency-nya sendiri, yang dirancang untuk melayani berbagai fungsi dalam ekosistem. Token ini memungkinkan transaksi, hadiah, dan fasilitasi layanan yang ditawarkan di platform, meningkatkan keterlibatan dan utilitas secara keseluruhan. Arsitektur Berlapis: Arsitektur teknis SPERO,$$s$ mendukung modularitas dan skalabilitas, memungkinkan integrasi fitur dan aplikasi tambahan secara mulus seiring dengan perkembangan proyek. Kemampuan beradaptasi ini sangat penting untuk mempertahankan relevansi di lanskap crypto yang selalu berubah. Keterlibatan Komunitas: Proyek ini menekankan inisiatif yang dipimpin komunitas, menggunakan mekanisme yang memberikan insentif untuk kolaborasi dan umpan balik. Dengan memelihara komunitas yang kuat, SPERO,$$s$ dapat lebih baik memenuhi kebutuhan pengguna dan beradaptasi dengan tren pasar. Fokus pada Inklusi: Dengan menawarkan biaya transaksi yang rendah dan antarmuka yang ramah pengguna, SPERO,$$s$ bertujuan untuk menarik basis pengguna yang beragam, termasuk individu yang mungkin sebelumnya tidak terlibat dalam ruang crypto. Komitmen ini terhadap inklusi sejalan dengan misi utamanya untuk memberdayakan melalui aksesibilitas. Garis Waktu SPERO,$$s$ Memahami sejarah proyek memberikan wawasan penting tentang trajektori dan tonggak perkembangannya. Berikut adalah garis waktu yang disarankan yang memetakan peristiwa signifikan dalam evolusi SPERO,$$s$: Fase Konseptualisasi dan Ideasi: Ide awal yang membentuk dasar SPERO,$$s$ dikembangkan, sangat selaras dengan prinsip desentralisasi dan fokus komunitas dalam industri blockchain. Peluncuran Whitepaper Proyek: Setelah fase konseptual, whitepaper komprehensif yang merinci visi, tujuan, dan infrastruktur teknologi SPERO,$$s$ dirilis untuk menarik minat dan umpan balik komunitas. Pembangunan Komunitas dan Keterlibatan Awal: Upaya jangkauan aktif dilakukan untuk membangun komunitas pengguna awal dan investor potensial, memfasilitasi diskusi seputar tujuan proyek dan mendapatkan dukungan. Acara Generasi Token: SPERO,$$s$ melakukan acara generasi token (TGE) untuk mendistribusikan token asli kepada pendukung awal dan membangun likuiditas awal dalam ekosistem. Peluncuran dApp Awal: Aplikasi terdesentralisasi (dApp) pertama yang terkait dengan SPERO,$$s$ diluncurkan, memungkinkan pengguna untuk terlibat dengan fungsionalitas inti platform. Pengembangan Berkelanjutan dan Kemitraan: Pembaruan dan peningkatan berkelanjutan terhadap penawaran proyek, termasuk kemitraan strategis dengan pemain lain di ruang blockchain, telah membentuk SPERO,$$s$ menjadi pemain yang kompetitif dan berkembang di pasar crypto. Kesimpulan SPERO,$$s$ berdiri sebagai bukti potensi web3 dan cryptocurrency untuk merevolusi sistem keuangan dan memberdayakan individu. Dengan komitmen terhadap tata kelola terdesentralisasi, keterlibatan komunitas, dan fungsionalitas yang dirancang secara inovatif, ia membuka jalan menuju lanskap keuangan yang lebih inklusif. Seperti halnya investasi di ruang crypto yang berkembang pesat, calon investor dan pengguna dianjurkan untuk melakukan riset secara menyeluruh dan terlibat dengan perkembangan yang sedang berlangsung dalam SPERO,$$s$. Proyek ini menunjukkan semangat inovatif industri crypto, mengundang eksplorasi lebih lanjut ke dalam berbagai kemungkinan yang ada. Meskipun perjalanan SPERO,$$s$ masih berlangsung, prinsip-prinsip dasarnya mungkin benar-benar mempengaruhi masa depan cara kita berinteraksi dengan teknologi, keuangan, dan satu sama lain dalam ekosistem digital yang saling terhubung.

75 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.17Diperbarui pada 2024.12.17

Apa Itu $S$

Apa Itu AGENT S

Agent S: Masa Depan Interaksi Otonom di Web3 Pendahuluan Dalam lanskap Web3 dan cryptocurrency yang terus berkembang, inovasi secara konstan mendefinisikan ulang cara individu berinteraksi dengan platform digital. Salah satu proyek perintis, Agent S, menjanjikan untuk merevolusi interaksi manusia-komputer melalui kerangka agen terbuka. Dengan membuka jalan untuk interaksi otonom, Agent S bertujuan untuk menyederhanakan tugas-tugas kompleks, menawarkan aplikasi transformasional dalam kecerdasan buatan (AI). Eksplorasi mendetail ini akan menyelami seluk-beluk proyek, fitur uniknya, dan implikasinya untuk domain cryptocurrency. Apa itu Agent S? Agent S berdiri sebagai kerangka agen terbuka yang inovatif, dirancang khusus untuk mengatasi tiga tantangan mendasar dalam otomatisasi tugas komputer: Memperoleh Pengetahuan Spesifik Domain: Kerangka ini secara cerdas belajar dari berbagai sumber pengetahuan eksternal dan pengalaman internal. Pendekatan ganda ini memberdayakannya untuk membangun repositori pengetahuan spesifik domain yang kaya, meningkatkan kinerjanya dalam pelaksanaan tugas. Perencanaan Selama Rentang Tugas yang Panjang: Agent S menggunakan perencanaan hierarkis yang ditingkatkan pengalaman, pendekatan strategis yang memfasilitasi pemecahan dan pelaksanaan tugas-tugas rumit dengan efisien. Fitur ini secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk mengelola beberapa subtugas dengan efisien dan efektif. Menangani Antarmuka Dinamis dan Tidak Seragam: Proyek ini memperkenalkan Antarmuka Agen-Komputer (ACI), solusi inovatif yang meningkatkan interaksi antara agen dan pengguna. Dengan memanfaatkan Model Bahasa Besar Multimodal (MLLM), Agent S dapat menavigasi dan memanipulasi berbagai antarmuka pengguna grafis dengan mulus. Melalui fitur-fitur perintis ini, Agent S menyediakan kerangka kerja yang kuat yang mengatasi kompleksitas yang terlibat dalam mengotomatisasi interaksi manusia dengan mesin, membuka jalan untuk berbagai aplikasi dalam AI dan seterusnya. Siapa Pencipta Agent S? Meskipun konsep Agent S secara fundamental inovatif, informasi spesifik tentang penciptanya tetap samar. Pencipta saat ini tidak diketahui, yang menyoroti baik tahap awal proyek atau pilihan strategis untuk menjaga anggota pendiri tetap tersembunyi. Terlepas dari anonimitas, fokus tetap pada kemampuan dan potensi kerangka kerja. Siapa Investor Agent S? Karena Agent S relatif baru dalam ekosistem kriptografi, informasi terperinci mengenai investor dan pendukung keuangannya tidak secara eksplisit didokumentasikan. Kurangnya wawasan yang tersedia untuk umum mengenai fondasi investasi atau organisasi yang mendukung proyek ini menimbulkan pertanyaan tentang struktur pendanaannya dan peta jalan pengembangannya. Memahami dukungan sangat penting untuk mengukur keberlanjutan proyek dan potensi dampak pasar. Bagaimana Cara Kerja Agent S? Di inti Agent S terletak teknologi mutakhir yang memungkinkannya berfungsi secara efektif dalam berbagai pengaturan. Model operasionalnya dibangun di sekitar beberapa fitur kunci: Interaksi Komputer yang Mirip Manusia: Kerangka ini menawarkan perencanaan AI yang canggih, berusaha untuk membuat interaksi dengan komputer lebih intuitif. Dengan meniru perilaku manusia dalam pelaksanaan tugas, ia menjanjikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Memori Naratif: Digunakan untuk memanfaatkan pengalaman tingkat tinggi, Agent S memanfaatkan memori naratif untuk melacak sejarah tugas, sehingga meningkatkan proses pengambilan keputusannya. Memori Episodik: Fitur ini memberikan panduan langkah demi langkah kepada pengguna, memungkinkan kerangka untuk menawarkan dukungan kontekstual saat tugas berlangsung. Dukungan untuk OpenACI: Dengan kemampuan untuk berjalan secara lokal, Agent S memungkinkan pengguna untuk mempertahankan kontrol atas interaksi dan alur kerja mereka, sejalan dengan etos terdesentralisasi Web3. Integrasi Mudah dengan API Eksternal: Versatilitas dan kompatibilitasnya dengan berbagai platform AI memastikan bahwa Agent S dapat dengan mulus masuk ke dalam ekosistem teknologi yang ada, menjadikannya pilihan menarik bagi pengembang dan organisasi. Fungsionalitas ini secara kolektif berkontribusi pada posisi unik Agent S dalam ruang kripto, saat ia mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah dengan intervensi manusia yang minimal. Seiring proyek ini berkembang, aplikasi potensialnya di Web3 dapat mendefinisikan ulang bagaimana interaksi digital berlangsung. Garis Waktu Agent S Pengembangan dan tonggak Agent S dapat dirangkum dalam garis waktu yang menyoroti peristiwa pentingnya: 27 September 2024: Konsep Agent S diluncurkan dalam sebuah makalah penelitian komprehensif berjudul “Sebuah Kerangka Agen Terbuka yang Menggunakan Komputer Seperti Manusia,” yang menunjukkan dasar untuk proyek ini. 10 Oktober 2024: Makalah penelitian tersebut dipublikasikan secara terbuka di arXiv, menawarkan eksplorasi mendalam tentang kerangka kerja dan evaluasi kinerjanya berdasarkan tolok ukur OSWorld. 12 Oktober 2024: Sebuah presentasi video dirilis, memberikan wawasan visual tentang kemampuan dan fitur Agent S, lebih lanjut melibatkan pengguna dan investor potensial. Tanda-tanda dalam garis waktu ini tidak hanya menggambarkan kemajuan Agent S tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keterlibatan komunitas. Poin Kunci Tentang Agent S Seiring kerangka Agent S terus berkembang, beberapa atribut kunci menonjol, menekankan sifat inovatif dan potensinya: Kerangka Inovatif: Dirancang untuk memberikan penggunaan komputer yang intuitif seperti interaksi manusia, Agent S membawa pendekatan baru untuk otomatisasi tugas. Interaksi Otonom: Kemampuan untuk berinteraksi secara otonom dengan komputer melalui GUI menandakan lompatan menuju solusi komputasi yang lebih cerdas dan efisien. Otomatisasi Tugas Kompleks: Dengan metodologinya yang kuat, ia dapat mengotomatisasi tugas-tugas kompleks yang melibatkan banyak langkah, membuat proses lebih cepat dan kurang rentan terhadap kesalahan. Perbaikan Berkelanjutan: Mekanisme pembelajaran memungkinkan Agent S untuk belajar dari pengalaman masa lalu, terus meningkatkan kinerja dan efektivitasnya. Versatilitas: Adaptabilitasnya di berbagai lingkungan operasi seperti OSWorld dan WindowsAgentArena memastikan bahwa ia dapat melayani berbagai aplikasi. Saat Agent S memposisikan dirinya di lanskap Web3 dan kripto, potensinya untuk meningkatkan kemampuan interaksi dan mengotomatisasi proses menandakan kemajuan signifikan dalam teknologi AI. Melalui kerangka inovatifnya, Agent S mencerminkan masa depan interaksi digital, menjanjikan pengalaman yang lebih mulus dan efisien bagi pengguna di berbagai industri. Kesimpulan Agent S mewakili lompatan berani ke depan dalam pernikahan AI dan Web3, dengan kapasitas untuk mendefinisikan ulang cara kita berinteraksi dengan teknologi. Meskipun masih dalam tahap awal, kemungkinan aplikasinya sangat luas dan menarik. Melalui kerangka komprehensifnya yang mengatasi tantangan kritis, Agent S bertujuan untuk membawa interaksi otonom ke garis depan pengalaman digital. Saat kita melangkah lebih dalam ke dalam ranah cryptocurrency dan desentralisasi, proyek-proyek seperti Agent S pasti akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan teknologi dan kolaborasi manusia-komputer.

890 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.14Diperbarui pada 2025.01.14

Apa Itu AGENT S

Cara Membeli S

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Sonic (S) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Sonic (S) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Sonic (S) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Sonic (S) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Sonic (S)Lakukan trading Sonic (S) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.3k Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.15Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli S

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga S (S) disajikan di bawah ini.

活动图片