消费者加密货币市场洞察:颠覆、整合与增长机遇

链捕手Dipublikasikan tanggal 2025-02-12Terakhir diperbarui pada 2025-02-12

原文标题:The Consumer Crypto Opportunity

原文作者:Peter Yuan Pan,1kx 合伙人

原文编译:Yuliya,PANews

 

本研究最初由1kx Network向其有限合伙人展示,深入阐述了消费者加密货币市场的重要战略价值和发展前景,以下内容为最新的市场观察。

新平台演进规律

在科技发展史上,每当新平台出现,市场必然会诞生新的主导者。现有市场领导者往往会因为对新机遇的误判、反应迟缓或执行不力而失去市场地位。这种现象的根本原因在于,新的技术范式需要全新的思维模式和商业策略。这一规律在过去十年的游戏和视频领域得到了充分验证。

消费者加密货币市场洞察:颠覆、整合与增长机遇

移动游戏市场的颠覆性演变

在2000年代,传统游戏市场由硬核游戏主导,玩家普遍追求高保真图像和深度沉浸式体验。当时的移动设备由于屏幕小、性能受限、优质内容缺乏等特点,与主流游戏市场的需求完全相左。传统游戏玩家对移动游戏兴趣寥寥,主流游戏发行商也因此忽视了这个新兴市场。

然而,移动游戏平台的潜力是显而易见的。它最终实现了让用户随时随地与全球玩家联网对战的愿景,开创了移动免费游戏这一全新品类。这不仅创造了前所未有的新兴玩家市场,还催生了一批新型游戏企业。这些成功者完全立足于与传统游戏迥异的游戏类型,其目标用户甚至不认同传统游戏玩家的身份标签。

消费者加密货币市场洞察:颠覆、整合与增长机遇

尽管当时业界普遍认为"这些不是真正的游戏,这些也不是真正的游戏玩家",但移动游戏最终实现了营收规模超过传统游戏两倍的惊人成就。

消费者加密货币市场洞察:颠覆、整合与增长机遇

视频领域的市场变革

在线视频领域同样也呈现了类似的颠覆性发展模式。在电视网络主导全球媒体消费的时代,这一传统模式的局限性日益凸显:准入门槛高、制作成本昂贵、发行范围局限于本地或区域市场。即便如此,传统娱乐行业高管仍然低估了在线视频的发展潜力。

然而,具有前瞻性的市场观察者已经认识到在线视频平台的革命性特征:去中心化、低准入门槛、天然全球化。这些特性为内容创作和传播带来了颠覆性变革。

消费者加密货币市场洞察:颠覆、整合与增长机遇

市场变革的结果是,传统娱乐产业被重构,新型媒体企业崛起。与移动游戏领域类似,这些新兴内容与传统平台的内容形式有着本质区别。新一代娱乐明星和品牌(如Mr. Beast、Bella Poarch等)迅速崛起,同时催生了依托在线视频分发渠道的创新商业模式(如Shein)。在线视频最终超越传统电视,并保持持续增长态势。

消费者加密货币市场洞察:颠覆、整合与增长机遇

区块链:新一代消费者平台

区块链技术正在开创面向消费者的全新平台范式。这一技术使开发者能够在去中心化、全球化的环境中,从零构建具有数字产权和可编程激励机制的应用生态。

市场分析表明,这将为游戏、社交媒体、创作者经济等领域带来革命性创新,并催生全新的市场形态。与移动游戏和在线视频的发展轨迹相似,这种市场变革将通过与传统平台完全不同的内容形式实现,并创造新的用户群体和市场空间。

消费者加密货币市场洞察:颠覆、整合与增长机遇

纵向整合优势

消费者加密货币领域的市场领导者将获得空前的增长潜力,这得益于其在去中心化环境下实现纵向整合的独特优势。传统市场中,最成功的企业往往是那些能够实现纵向整合的机构。以亚马逊为例,尽管最初仅作为电商平台起步,但其云服务部门AWS现已贡献了集团70-80%的营业利润(仅占总收入的15-17%)。

传统消费领域的企业普遍追求纵向整合,但往往受制于技术成本的制约。而Web3生态系统的开源特性,使市场领导者能够随业务增长自然实现纵向整合,更有效地把控价值链各环节,获取规模效应,实现灵活的商业变现。这使得消费者加密货币领域的领先企业能够实现比Web2竞争对手更快的增长速度和更大的业务规模。

消费者加密货币市场洞察:颠覆、整合与增长机遇

市场实践验证

这种纵向整合战略已在多个案例中得到验证:

  • Coinbase从中心化交易所业务起步,进而推出Base链网络
  • Axie Infinity基于其庞大用户基础开发Ronin Network
  • Pudgy Penguins利用现有分发渠道构建Abstract Chain
  • LINE与Kakao凭借用户优势推出Kaia Chain

消费者加密货币市场洞察:颠覆、整合与增长机遇

消费级加密技术被认为是消费互联网发展的最终形态。随着区块链和加密技术的不断进步,其在消费领域的应用潜力愈发显著,或将重塑消费者与互联网的交互方式,成为未来数字经济的重要驱动力。

消费者加密货币市场洞察:颠覆、整合与增长机遇

Bacaan Terkait

Pendiri Baixing.com: Saya Percaya Setengah pada Pernyataan "Model Bahasa Besar Melahap Segalanya"

Pendiri 58 Tongcheng (situs rakyat): Saya Percaya Setengah dengan Pernyataan "Model Bahasa Besar Menelan Segalanya". Banyak orang berbicara tentang "model besar adalah segalanya", tetapi penulis tidak sepenuhnya percaya. Pernyataan "menelan segalanya" sering kali muncul karena pemahaman terbatas tentang masa depan. Internet pun disebutkan akan menelan segalanya, namun kenyataannya tidak. Penulis lebih setuju melihat model bahasa besar sebagai fondasi penting, seperti jaringan tulang punggung internet atau pembangkit listrik. Tanpa fondasi ini, dunia tidak bisa berkembang. Namun, setelah fondasi terbentuk, hal yang menarik justru terjadi di atasnya. Seperti listrik: setelah ditemukan, aplikasi pertamanya adalah bola lampu. Tapi kemudian muncul berbagai peralatan seperti mesin cuci, TV, dan penyedot debu. Listrik adalah dasar, tetapi peralatan spesifik itulah yang benar-benar mengubah dunia. Demikian pula, model bahasa besar menyediakan kecerdasan dasar, tetapi kecerdasan ini harus dimasukkan ke dalam "mesin" atau "alat" yang ditujukan untuk skenario spesifik agar dapat berfungsi dan mengubah dunia. Claude Code untuk menulis kode, Claude Design untuk desain, VoiceDrop untuk menulis artikel — meski menggunakan model dasar yang sama, mereka menyelesaikan masalah yang berbeda. Hanya memiliki listrik atau air tidak cukup untuk mencuci pakaian tanpa mesin cuci. Kecerdasan itu bagus, tetapi sebagian besar hal di dunia memerlukan kombinasi berbagai elemen untuk bekerja. Model bahasa besar mungkin bisa menggantikan banyak hal di bidang perangkat lunak, tetapi tidak banyak skenario yang hanya membutuhkan satu elemen. Saat ini, selain model besar, diperlukan lapisan seperti "Harness" untuk menghubungkannya dengan kode dan membentuk sesuatu yang benar-benar bisa digunakan. Lapisan antarmuka ini membantu memasukkan kecerdasan, seperti listrik atau air, ke dalam aplikasi spesifik, mengubahnya menjadi mesin yang memecahkan masalah konkret. Penulis mengakui bahwa ada logika tertentu di balik "menelan segalanya", terutama terkait perangkat lunak yang ada saat ini. Banyak perangkat lunak, seperti CRM, sistem informasi rumah sakit (HIS), dan berbagai sistem lainnya, dibangun dari aturan, formulir, alur kerja yang tetap. Lapisan ini memang mungkin banyak "ditelan" oleh model bahasa besar karena terdiri dari instruksi jelas yang dapat dieksekusi komputer — sesuatu yang sangat dikuasai model bahasa besar. Namun, di lapisan ini, selain perangkat lunak, ada banyak hal lain: informasi pelanggan, kemampuan eksekusi (seperti memesan tiket pesawat), kepercayaan, dan banyak hal di dunia fisik. Ini tidak akan ditelan. Setelah "menelan" lapisan perangkat lunak lama, justru terbuka ruang yang lebih besar untuk perangkat lunak baru di atasnya. Perangkat lunak baru kemungkinan akan memiliki antarmuka yang lebih "mengalir", tidak terlalu kaku dengan aturan. Jika bagian aturan diserahkan kepada AI, seperti yang dilakukan Salesforce dengan CRM-nya, maka imajinasi dan kemungkinan baru akan terbuka — bagian yang saat ini belum kita lihat. Kesalahan umum adalah, ketika teknologi baru datang, karena kita belum melihat jalan yang lebih besar di depannya, kita hanya fokus pada apa yang ada di depan mata. Penulis mengingatkan bahwa pada 2004, banyak yang mengira internet hampir berakhir dan perusahaan seperti Sina, Sohu, NetEase akan memonopoli segalanya. Beberapa tahun kemudian, segalanya berubah drastis. Kesimpulannya, model besar itu penting — ia adalah fondasi dan titik fokus utama saat ini. Namun, begitu menjadi sesuatu yang stabil dan dapat disediakan secara berkelanjutan, dibutuhkan berbagai "mesin" dan "alat" di atasnya untuk memecahkan masalah spesifik. Lapisan tebal itulah — di mana dan bagaimana ia digunakan — yang akan menjadi arus utama gelombang kedua. "Menelan segalanya" adalah istilah yang tidak tepat. Yang penting adalah menemukan peluang di area yang "ditelan"nya.

marsbit3m yang lalu

Pendiri Baixing.com: Saya Percaya Setengah pada Pernyataan "Model Bahasa Besar Melahap Segalanya"

marsbit3m yang lalu

Akankah Klaim BTC Satoshi Noah Doe ‘Mengganggu Seluruh Industri’? Para Tergugat Menyatakan…

Setelah empat belas tahun, Bitcoin dari era Satoshi kembali menjadi pusat gugatan hukum. Pada 6 Juli, amicus brief kedua diajukan untuk menentang upaya "Noah Doe" mengklaim kepemilikan atas koin Satoshi sebagai "properti terlantar." Tiga penggugat dengan nama samaran—Noah Doe, ABC Company, dan XYZ Company—berusaha memperoleh kepemilikan hukum atas 39.069 dompet Bitcoin yang tidak aktif. Mereka mengklaim telah memberi pemberitahuan lewat fungsi OP_RETURN Bitcoin, memberi pemilik dompet 90 hari untuk menanggapi. Setelah periode itu, sekitar 2.900 dompet dihapus, menyisakan 39.069 yang mereka anggap terlantar. Namun, para tergugat menentang gugatan ini. Mereka menekankan bahwa penggugat tidak memiliki kunci privat untuk mengakses Bitcoin dan tidak punya bukti bahwa pemilik dompet melihat pemberitahuan tersebut. Hanya mengandalkan ketidakaktifan dompet sebagai bukti penelantaran dinilai berbahaya, karena banyak investor sengaja menyimpan Bitcoin tanpa bergerak selama bertahun-tahun. Mereka memperingatkan bahwa mengabulkan tuntutan penggugat akan mengganggu seluruh industri dan hak properti digital. Argumen ini diperkuat oleh aktivitas baru-baru ini di dompet Satoshi dengan alamat *1LwWtSs7tMCwcRczQd5kVMv3xpWw6w4Sxe*, yang baru saja memindahkan 15 BTC. Dompet ini termasuk dalam daftar tergugat. Para ahli seperti Alex Thorn menegaskan bahwa kepemilikan Bitcoin bergantung pada kontrol kunci privat, bukan riwayat transaksi, sehingga ketidakaktifan dompet tidak membuktikan penelantaran. Singkatnya, penggugat berusaha mendapatkan kendali hukum atas dompet yang dianggap terlantar, sementara tergugat menolak dengan alasan klaim tersebut lemah dan berpotensi merusak hak properti digital.

ambcrypto55m yang lalu

Akankah Klaim BTC Satoshi Noah Doe ‘Mengganggu Seluruh Industri’? Para Tergugat Menyatakan…

ambcrypto55m yang lalu

Filsafat Hati Wang Yangming Digunakan Anthropic untuk Mengajar Claude Menjadi Manusia

"Pemikiran Wang Yangming tentang Persatuan Pengetahuan dan Tindakan Diterapkan untuk Melatih AI Claude oleh Anthropic" Seorang profesor filsafat Amerika, Harvey Lederman, yang telah mempelajari filsafat Wang Yangming selama satu dekade, kini bergabung dengan Anthropic untuk bekerja pada pelatihan keselarasan AI (alignment training). Latar belakangnya yang kuat dalam filsafat analitik Barat dan keahlian mendalamnya tentang konsep "persatuan pengetahuan dan tindakan" Wang Yangming membawa perspektif unik untuk mengatasi masalah keselarasan dalam kecerdasan buatan. Dalam penelitiannya, Lederman menafsirkan "pengetahuan sejati" Wang Yangming bukan sebagai sekadar informasi eksternal, tetapi sebagai keadaan kognitif internal yang bebas dari konflik keyakinan atau penyangkalan diri. Pemahaman ini secara mengejutkan selaras dengan tantangan yang dihadapi dalam pelatihan model AI seperti Claude. Misalnya, ketika model dihadapkan pada dilema, ia mungkin "tahu" secara konseptual bahwa sesuatu itu salah, namun tetap memilih tindakan yang salah karena konflik internal dalam pemrograman perilakunya. Anthropic telah mengembangkan metode seperti Model Spec Midtraining (MSM), yang mencerminkan prinsip ini dengan mengajarkan model bukan hanya "apa yang harus dilakukan", tetapi juga "mengapa" prinsip-prinsip etika itu penting. Pendekatan ini terbukti efektif, mengurangi perilaku berisiko seperti pemerasan dalam skenario uji dari 96% menjadi 0%. Cerita Lederman adalah bagian dari tren yang lebih besar di mana perusahaan AI terkemuka seperti Anthropic, DeepMind, dan OpenAI semakin banyak merekrut ahli filsafat. Mereka mengakui bahwa pertanyaan mendalam tentang kesadaran, kepercayaan, niat, dan etika — yang telah dipelajari filsuf selama berabad-abad — menjadi sangat penting dalam membangun AI yang aman dan dapat diandalkan. Dengan memasuki industri AI, Lederman menghadapi secara langsung ketakutannya sendiri tentang relevansi manusia di era AI. Ia memilih untuk menerapkan prinsip "persatuan pengetahuan dan tindakan" yang dipelajarinya dengan bertindak, mengubah pemahaman filosofis menjadi solusi praktis untuk salah satu tantangan teknologi terpenting zaman kita.

marsbit1j yang lalu

Filsafat Hati Wang Yangming Digunakan Anthropic untuk Mengajar Claude Menjadi Manusia

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片