Глава Crypto Council for Innovation Шейла Уоррен ушла в отставку

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-07-14Terakhir diperbarui pada 2024-12-14

Появилась информация, что генеральный директор Crypto Council for Innovation Шейла Уоррен приняла решение покинуть свои пост, сославшись на личные обстоятельства. Это произошло буквально за месяц до того, как президентские полномочия Дональда Трампа вступят в силу. «У меня очень смешанные чувства. Но я должна объявить о своем уходе в январе», — сообщила в социальных сетях Шейла Уоррен.

Новым генеральным директор организации станет Джи Ким, который специализируется на защите прав криптовалютных инвесторов. Ведомство Crypto Council for Innovation выступает за эффективное регулирование сегмента цифровых активов во всем мире. Также представители организации часто проводят встречи с должностными лицами различных регуляторов.

Шейла Уоррен подчеркнула, что она настроена оптимистично. По ее словам, в итоге все равно будет создана правовая база, которая обеспечит эффективное регулирование криптосегмента во всем мире. «Я уверена, что Crypto Council for Innovation добьется своих стратегических целей в плане регулирования ниши цифровых активов», — подчеркнула эксперт.

Ранее в июле Шейла Уоррен приняла участие в заседании совместно с представителями Конгресса США и советниками Джо Байдена. На мероприятии также присутствовали специалисты нескольких криптокомпаний.

Уоррен подчеркнула, что она заняла руководящий пост в Crypto Council for Innovation несколько лет назад. Это была иная эпоха еще до банкротства биржи FTX. Тогда же как раз регулятор SEC начал негативно относиться к сегменту цифровых активов.

Стоит также учесть, что уже 20 января следующего года глава SEC Гэри Генслер покинет свой пост. В качестве кандидата на эту должность Дональд Трамп выдвинул криптовалютного энтузиаста Пола Аткинса.

Bacaan Terkait

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep seperti metaverse, Web3.0, platform data simulasi, digital twin, dan Physical AI bermunculan, menciptakan kebingungan. Konsep-konsep ini bukanlah hal yang sama dengan Model Dunia (World Model), tetapi semuanya mengarah pada tren besar: kaburnya batas antara dunia digital dan fisik. Model Dunia berperan sebagai "lapisan kognitif" atau "sistem operasi dasar" yang bertanggung jawab agar AI dapat memahami dan mensimulasikan dunia. Analisis hubungannya dengan konsep lain adalah sebagai berikut: 1. **Metaverse**: Ini adalah tujuan atau "ruang pengalaman" imersif. Model Dunia berpotensi menjadi "mesin" atau alat pembuat konten otomatisnya, menghasilkan dunia 3D yang dapat diinteraksi dari teks, sehingga mengatasi hambatan pembuatan konten yang mahal. 2. **Web3.0**: Berfokus pada kepemilikan data, identitas, dan insentif ekonomi berbasis blockchain (masalah aturan/ekonomi). Ini berada di lapisan teknis yang berbeda dengan Model Dunia (masalah rekayasa pemahaman dunia). 3. **Platform Data Simulasi** (mis. untuk mobil otonom): Dapat dilihat sebagai versi 1.0 dari Model Dunia. Platform tradisional mengandalkan pembuatan skenario manual/berbasis aturan, sedangkan Model Dunia (versi 2.0) menggunakan AI untuk menghasilkan variasi skenario yang realistis secara otomatis dan masif. 4. **Digital Twin**: Adalah cermin real-time dari objek fisik (mis. pabrik, kota). Model Dunia melangkah lebih jauh dengan menambahkan kemampuan untuk **memprediksi masa depan** dan mensimulasikan hasil dari berbagai tindakan, bukan hanya mereplikasi keadaan saat ini. 5. **Physical AI** (AI fisik seperti robot, mobil otonom): Model Dunia adalah komponen intinya, khususnya untuk fungsi "memahami" hukum dunia dan memprediksi konsekuensi sebelum bertindak. Ini adalah "korteks otak" yang mensimulasikan sebelum eksekusi. Secara hierarki, Model Dunia berada di **Lapisan Kognitif**, yang mendukung lapisan aplikasi (simulasi, digital twin), lapisan aksi (Physical AI), dan lapisan pengalaman (metaverse). Ia bergantung pada infrastruktur dasar seperti komputasi dan data. Kesimpulannya, Model Dunia bukanlah konsep-konsep tersebut, tetapi ia berpotensi menjadi **sistem operasi** atau fondasi kognitif yang dibutuhkan banyak konsep itu untuk mewujudkan janji-janjinya dalam menghubungkan dan mengaburkan batas antara dunia digital dan fisik.

marsbit5j yang lalu

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

marsbit5j yang lalu

Trading

Spot
活动图片