Crypto.com и Deutsche Bank: партнерство в Азии

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-05-10Terakhir diperbarui pada 2024-12-10

Криптовалютная платформа Crypto.com объявила о стратегическом партнерстве с Deutsche Bank. Сделка направлена на улучшение корпоративных банковских услуг в 3-х ключевых регионах: Сингапуре, Австралии и Гонконге. Партнерство также предусматривает расширение сотрудничества в будущем.

Deutsche Bank станет предоставлять банковскую инфраструктуру для Crypto.com, включая решения для управления корпоративными финансами. Это позволит платформе улучшить операционную эффективность и укрепить свои позиции в азиатско-тихоокеанском регионе.

Генеральный менеджер APAC и глава глобальных банковских партнерств Crypto.com Карл Мохан назвал это сотрудничество важным шагом для организации. Он подчеркнул, что партнерство с одним из ведущих мировых финансовых институтов демонстрирует приверженность платформы безопасности и соответствию нормативным требованиям.

Сотрудничество с Deutsche Bank стало еще одной частью успешной стратегии Crypto.com. В 2024 году платформа анонсировала обновленную дорожную карту, сосредоточив внимание на инновациях и глобальной экспансии. Также организация запустила программу Level Up, которая предлагает расширенные награды и бонусы для пользователей.

Крит Джайн, глава направления «Новая экономика» в Deutsche Bank, заявил: банк рад поддержать Crypto.com в регионе. По его словам, обширная глобальная сеть и опыт работы с цифровыми компаниями делают это сотрудничество особенно перспективным.

Для криптобиржи данный шаг не только укрепляет присутствие в Азиатско-Тихоокеанском регионе, но и демонстрирует приверженность высоким стандартам работы. Компания продолжает доказывать свою надежность и готовность к долгосрочному развитию в условиях растущего рынка.

Ошибка в тексте? Выделите её мышкой и нажмите Ctrl + Enter

Bacaan Terkait

Artikel Terbaru Li Feifei: Saat Video Generation, Robot, dan NVIDIA Mengaku Sebagai Model Dunia, Kita Membutuhkan Taksonomi

Artikel ini membahas konsep "world model" (model dunia) dalam kecerdasan buatan (AI) yang saat ini banyak digunakan dengan makna berbeda-beda. Fei-Fei Li mengusulkan taksonomi fungsional untuk mengklarifikasi kekacauan ini. Berdasarkan siklus interaksi agen-dunia dalam POMDP (Partially Observable Markov Decision Process), ia mengategorikan model dunia menjadi tiga jenis berdasarkan outputnya: 1. **Renderer (Perender):** Menghasilkan **observasi**, khususnya piksel yang ditujukan untuk mata manusia. Contohnya adalah model video seperti Sora atau sistem interaktif seperti Genie yang menghasilkan gambar berdasarkan input. Fokus utamanya adalah kesetiaan visual, bukan akurasi fisik. 2. **Simulator (Simulator):** Menghasilkan **state (keadaan)**, yaitu representasi dunia yang akurat secara geometri, fisika, dan dinamika. Simulator berfungsi sebagai landasan struktural untuk perhitungan, digunakan oleh profesional (arsitek, desainer) dan program komputer (robot, kendaraan otonom) untuk pelatihan dan pengujian. Contohnya adalah platform seperti NVIDIA Omniverse. 3. **Planner (Perencana):** Menghasilkan **tindakan**. Model ini menentukan langkah selanjutnya yang harus diambil sebuah agen berdasarkan observasi dan tujuan. Ini menutup lingkaran persepsi-aksi. Contohnya adalah model visi-bahasa-aksi (VLA) dan model aksi dunia (World Action Models). Artikel menyoroti bahwa **simulator adalah kunci penghubung** yang paling penting namun kurang mendapat perhatian publik. Simulator bekerja pada tingkat geometri dan fisika yang mendasarinya, sehingga pemahamannya dapat diproyeksikan ke dalam piksel (untuk renderer) atau prediksi konsekuensi tindakan (untuk planner). Tren terpenting saat ini adalah peleburan batas antara ketiga kategori ini, didorong oleh kesadaran bahwa pengetahuan dasar tentang dunia yang dibutuhkan adalah sama. Tujuan akhirnya adalah model dunia terpadu yang dapat beralih di antara rendering, simulasi, dan perencanaan sesuai kebutuhan. Perkembangan ini mendorong kemajuan menuju kecerdasan spasial, di mana mesin tidak hanya memahami bahasa tentang dunia, tetapi juga dapat memahami, membayangkan, bernalar, dan berinteraksi dengan dunia fisik itu sendiri.

marsbit4j yang lalu

Artikel Terbaru Li Feifei: Saat Video Generation, Robot, dan NVIDIA Mengaku Sebagai Model Dunia, Kita Membutuhkan Taksonomi

marsbit4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片