Росфинмониторинг: Криптовалюты все чаще задействуют в легализации преступных доходов

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-01-29Terakhir diperbarui pada 2024-11-29

Пресс-служба Росфинмониторинга заявила, что легализация преступных доходов все чаще осуществляется через многоуровневые схемы с применением криптовалют.

На пленарном заседании участников Евразийской группы по противодействию легализации преступных доходов и финансированию терроризма (ЕАГ) под председательством главы Росфинмониторинга Юрия Чиханчина сообщалось:

«Легализация преступных доходов все чаще осуществляется с применением многоуровневых схем, в том числе с участием профессиональных “отмывателей”, в которых используются криптовалюты, платежные реквизиты подставных лиц ("дропов"), а также наличные денежные средства».

Во время встречи представители ЕАГ приглашенные участники из США, Ирана, Японии и других стран договорились продолжить работу по усилению взаимодействия в рамках блокирования финансовых схем, используемых преступниками.

Ранее директор Федеральной службы по финансовому мониторингу Юрий Чиханчин заявил, что ведомство зафиксировало двукратный рост количества подозрительных транзакций с криптовалютами.

Bacaan Terkait

dYdX Berganti Kulit dan Memulai Usaha Kembali, Mampukah Kali Ini Bersama Robinhood?

Pada 1 Juli, Arcus, platform DEX yang dikembangkan bersama oleh dYdX Labs dan Robinhood Crypto, meluncurkan versi Beta. Platform ini dijalankan di Robinhood Chain dan mendukung perdagangan spot untuk 95 tokenisasi saham, dengan rencana untuk meluncurkan kontrak berjangka lintas aset. Arcus bukan produk iterasi dari dYdX Chain, melainkan lini produk baru dari tim dYdX. Arcus menawarkan perdagangan 24/7 tanpa batasan waktu pasar, menggabungkan penjagaan mandiri, likuiditas tingkat institusional, dan eksekusi berkinerja tinggi. Fitur saat ini mencakup perdagangan spot untuk token saham (tanpa biaya komisi di web), serta kontrak berjangka yang sedang dalam testnet. Fitur masa depan termasuk akses Pre-IPO (seperti OpenAI) dan kemampuan menggunakan tokenisasi saham sebagai jaminan untuk perdagangan berjangka. Kemitraan ini memanfaatkan basis pengguna Robinhood yang luas dan keahlian dYdX di DeFi. Arcus bertujuan membuka perdagangan aset tradisional (saham, indeks, komoditas) secara global dan terus-menerus melalui teknologi blockchain. Peluncuran Arcus tidak mempengaruhi operasi independen dYdX Chain, yang tetap didukung penuh oleh dYdX Foundation. Arcus dilihat sebagai produk "paralel" yang berfokus pada pertukaran itu sendiri. Meski belum ada pengumuman resmi, pasar mengantisipasi potensi token atau airdrop baru dari Arcus mengingat sejarah dYdX.

Foresight News17m yang lalu

dYdX Berganti Kulit dan Memulai Usaha Kembali, Mampukah Kali Ini Bersama Robinhood?

Foresight News17m yang lalu

Trading

Spot
活动图片