Таможня Белоруссии изъяла на границе с Польшей партию криптокошельков

RBK-cryptoDipublikasikan tanggal 2024-10-15Terakhir diperbarui pada 2024-10-15

Контрабандист спрятал устройства под обшивкой авто, чтобы «у таможенников не возникло лишних вопросов»

Белорусская таможня изъяла партию из 95 аппаратных криптокошельков, сообщает БелТА. Контрабандист спрятал партию устройств под обшивкой автомобиля, чтобы переместить ее через таможенную границу.

Аппаратный криптокошелек — физическое устройство, предназначенное для безопасного хранения и управления криптовалютами без постоянного подключения к интернету. Такие устройства относят к холодным кошелькам. В отличие от горячих кошельков, работающих онлайн, холодные полностью изолированы от Сети, что позволяет повысить безопасность.

Автомобиль Ford под управлением 35-летнего гражданина Белоруссии ехал из Польши через пункт пропуска «Брест», говорится в сообщении. Мужчина попытался проехать по зеленому коридору, якобы не имея при себе товаров, подлежащих декларированию, но таможенники решили досмотреть авто.

Телеграм-канал «РБК-Крипто» — подпишитесь и будьте в курсе самых главных и актуальных новостей о криптовалюте.

Присоединяйтесь к форуму «РБК-Крипто» в Telegram для обсуждения новостей и тенденций криптомира.

Они обнаружили 95 криптокошельков, спрятанных под обшивкой в потолке, стенах и дверях микроавтобуса. Водитель заявил, что устройства его попросили перевезти через границу незнакомые люди в Польше и он спрятал кошельки, чтобы у таможенников не возникало лишних вопросов.

В таможенной службе не уточнили модели изъятых устройств, но заявили что стоимость партии составила порядка 44 тыс. белорусских рублей (1,3 млн руб.). Кошельки и автомобиль изъяты, в отношении белоруса Брестская таможня начала административный процесс, ему грозит штраф.

Обычно, аппаратные криптокошельки внешне напоминают флешку. В июле стало известно, что в США разработали имплантируемый в тело человека криптокошелек. Обработка транзакций в нем проходит непосредственно внутри вживленного чипа.

Глава Mining Depot—РБК: О легализации майнинга в России и перспективах

Криптопроект сыновей Трампа начнет продажу токенов. Что известно

Позитив для крипторынка. Какая повестка сопровождает рост биткоина

Глава BlackRock: результат выборов президента США неважен для биткоина

«РБК-Крипто» запустил мониторинг криптовалютных обменников. Выбирайте надежный обменный сервис с выгодным курсом на yourcryptoex.ru или в удобном телеграм-боте.

Bacaan Terkait

Menyelami Susunan Mitra Open USD: Melihat Siapa yang Masuk, Bisa Membaca Kemana Arus Dana Mengalir

**Ringkasan: Mengungkap Aliran Modal Melalui Jaringan Mitra Open USD** Open USD diluncurkan dengan lebih dari 140 mitra pendiri dari berbagai sektor, membentuk aliansi luas yang justru lebih penting daripada teknologi tokennya sendiri. Kehadiran mereka mengindikasikan pergeseran paradigma: stablecoin tidak lagi dilihat sebagai produk proprietary, tetapi sebagai infrastruktur keuangan bersama yang kritis. **Motivasi Beragam di Balik Partisipasi:** * **Manajer Aset (BlackRock):** Mengincar hak mengelola cadangan (reserve) senilai miliaran dolar yang akan diinvestasikan dalam instrumen pasar uang, sumber pendapatan fee yang besar dan stabil. * **Merchant & Platform (Shopify):** Mencari solusi untuk mengurangi biaya transaksi (seperti interchange fee) sekaligus mendapatkan imbal hasil dari saldo tunai yang menganggur. * **Bank (Bank of New York Mellon, dll):** Bergerak defensif. Daripada kehilangan deposit ke stablecoin eksternal, lebih baik bergabung untuk mempertahankan peran dalam penitipan aset, penyelesaian transaksi, dan mendapatkan bagian dari pendapatan cadangan. * **Perusahaan Teknologi (Google, IBM):** Memperkirakan masa depan di mana pembayaran otomatis mesin-ke-mesin membutuhkan dolar yang dapat diprogram dan dikelola oleh aliansi terbuka, bukan satu perusahaan pesaing. * **Perusahaan Kripto (Ripple, Aave, MetaMask):** Menyediakan likuiditas lintas batas, pasar pinjaman, distribusi pengguna, dan penjagaan kepatuhan. Bergabung dengan aliansi arus utama ini adalah jalur legitimasi yang telah lama mereka kejar. * **Jaringan Pembayaran (Visa, Mastercard):** Meski stablecoin mengancam model biaya transaksi tradisional mereka, bergabung memungkinkan mereka tetap relevan dengan menawarkan layanan baru seperti penyelesaian dan anti-penipuan di "rel" baru ini. **Pesan Utama dari Daftar Mitra:** Daftar ini menunjukkan bahwa ketakutan untuk ditinggalkan dalam infrastruktur stablecoin masa depan mengalahkan keengganan untuk berbagi dengan pesaing. Ini adalah sinyal ancaman serius bagi pemain stablecoin independen seperti Circle dan Tether, karena calon klien utama mereka justru bersatu membangun alternatif bersama. Aliansi ini mencerminkan konsensus bahwa kepemilikan bersama atas infrastruktur stablecoin lebih menguntungkan daripada menyewanya dari pihak lain atau tidak memilikinya sama sekali.

Foresight News20m yang lalu

Menyelami Susunan Mitra Open USD: Melihat Siapa yang Masuk, Bisa Membaca Kemana Arus Dana Mengalir

Foresight News20m yang lalu

IOSG: Hitung Mundur Q-Day, Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

"Kripto vs. Komputasi Kuantum: Skenario dan Langkah Antisipasi" Komputasi kuantum merupakan ancaman sistematis terhadap kriptografi kunci publik yang menjadi dasar blockchain. Algoritma Shor berpotensi memecah enkripsi berbasis kurva elips (ECC/RSA) yang melindungi aset kripto. Titik kritis (Q-Day), saat komputer kuantum toleran kesalahan (CRQC) dapat melakukan serangan praktis, diperkirakan antara 2030-2045. Ini menciptakan "utang keamanan" yang harus diselesaikan. Risiko terbesar ada pada aset dengan kunci publik yang sudah terekspos di rantai (misal, beberapa UTXO Bitcoin awal atau alamat yang telah digunakan). Algoritma kuantum lain, Grover, hanya mengurangi margin keamanan hash secara gradual, sehingga tidak separah ancaman Shor. Solusinya terletak pada migrasi ke Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC) seperti algoritma berbasis kisi (ML-DSA) atau berbasis hash (SLH-DSA). Tantangan utamanya bukan teknis semata, melainkan koordinasi ekosistem dan konsensus sosial. - **Bitcoin**: Risiko tertinggi pada UTXO warisan. Migrasi memerlukan soft-fork, tetapi terkendala oleh pembengkakan ukuran tanda tangan PQC (hingga 49KB) dan dilema tata kelola: membiarkan aset warisan terekspos atau memaksa pembekuan yang melanggar prinsip "tidak dapat diubah". - **Ethereum**: Mengembangkan "ketangkasan kriptografi" melalui jalur paralel: akun abstrak untuk pengguna, mengganti tanda tangan konsensus BLS dengan leanXMSS, dan merekonstruksi lapisan data. Lapisan-2 (L2) menjadi lahan uji coba. Jalur lain termasuk blockchain native-PQC seperti QRL. Namun, ekosistem utama (BTC/ETH) menghadapi kompleksitas migrasi menyeluruh yang memerlukan koordinasi node, dompet, bursa, dan penyimpanan aset. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukan akhir dari kripto, tetapi ujian berat. Jendela waktu untuk migrasi terkoordinasi diperkirakan 5-8 tahun. Kegagalan mencapai konsensus dapat memicu krisis kepercayaan dan penilaian ulang risiko aset blockchain sebelum Q-Day benar-benar tiba.

marsbit46m yang lalu

IOSG: Hitung Mundur Q-Day, Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit46m yang lalu

Trading

Spot
活动图片