Эксперт: Сатоши Накамото провел атаку 51% на сеть биткоина в 2009 году

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-05-04Terakhir diperbarui pada 2024-10-04

  • Аналитик под псевдонимом Wicked пришел к выводу, что Сатоши Накамото реализовал в 2009 году атаку 51% на сеть первой криптовалюты.
  • Речь идет о действиях майнера Patoshi, за личностью которого, по мнению ряда экспертов, скрывался создатель биткоина.
  • Wicked отметил, что в то время актив не имел практически никакой ценности, а сам процесс использовался для исследовательских целей.

Сатоши Накамото, по всей вероятности, провел так называемую атаку 51% на сеть биткоина в 2009 году, считает аналитик под псевдонимом Wicked. По его словам, создатель первой криптовалюты таким образом провел стресс-тест блокчейна и корректировал сложность сети.

The Patoshi Pattern was first discovered by @SDLerner and has since been revisited and analyzed by @lopp and others. It’s one of the most interesting datasets in all of #Bitcoin’s history and one of the few instances where Satoshi left some breadcrumbs behind for us to follow. pic.twitter.com/6RGMNdhDkY

— Wicked (@w_s_bitcoin) October 1, 2024

Эксперт проанализировал явление, известное как «Patoshi pattern». Его открыл в 2020 году исследователь и криптограф Серхио Демиан Лернер. Тогда ученый пришел к выводу, что на ранней стадии существования биткоина один майнер сумел обработать 22 000 блоков и добыть 1,1 млн BTC.

Лернер назвал этого человека Патоши, скрестив слова «паттерн» и «Сатоши». Он заявил, что за личностью упомянутого майнера, вероятно, скрывался создатель первой криптовалюты. Главной особенностью Патоши был метод майнинга, который внедрил нестандартное использование формы метаданных ExtraNonce в сoinbase-транзакции.

Ряд экспертов считает, что единственной достаточно мощной системой, подключенной к сети биткоина в 2009 году, был принадлежащий Сатоши Накамото компьютер. Wicked изучил данные Лернера и предположил, что Патоши в тот период времени провел атаку 51% на блокчейн.

По мнению аналитика, речь идет не о злонамеренном сетевом рейде, а про стресс-тест и специальную корректировку сложности майнинга. Все это дало возможность проверить надежность системы и повысить стабильность ее работы, считает эксперт.

На ранних этапах своего существования биткоин не имел практически никакой ценности, поэтому финансовой выгоды Патоши не получал, подчеркнул Wicked.

Отметим, что в наши дни атака 51% характеризуется как преступная операция в отношении блокчейна или проекта, когда злоумышленники получают контроль над более чем половиной (51%) стейков или вычислительной мощности сети.

Такие действия дают возможность переписать историю транзакций или предотвратить их завершение. С ее помощью хакеры могут также заблокировать вознаграждение валидаторов и получить двойную оплату за токены.

Напомним, ранее мы писали, что сооснователь проекта Ethereum Виталик Бутерин призвал сообщество экосистемы лучше подготовиться к гипотетической атаке 51%.

Bacaan Terkait

Fungsi Agen Cerdas Doubao dan Qianwen Akan Dihentikan pada 15 Juli

Pada 4 Juli, platform AI Doubao dan Tongyi Qianwen mengumumkan akan menutup fungsi agen cerdas (smart agent). Doubao mengonfirmasi fitur tersebut akan dihentikan pada 15 Juli dan mengalihkan pengguna ke aplikasi Cat Box milik ByteDance. Pada hari yang sama, Qianwen mengingatkan pengguna bahwa fitur agen interaksi personifikasi dan agen buatan pengguna akan ditutup pada 10 Juli, diikuti dengan penghentian penuh semua layanan agen cerdas pada 15 Juli. Setelah tanggal tersebut, pengguna tidak dapat mengakses konfigurasi agen atau riwayat percakapan. Tanggal penutupan ini bertepatan dengan berlakunya "Peraturan Sementara tentang Manajemen Layanan Interaksi Personifikasi Kecerdasan Buatan" pada 15 Juli, yang memberlakukan persyaratan ketat untuk verifikasi identitas anak di bawah umur, mekanisme pencegahan kecanduan, dan tinjauan konten. Penyesuaian ini dipandang sebagai respons proaktif oleh platform untuk mematuhi regulasi baru. Kedua platform menyediakan periode transisi bagi pengguna untuk menyimpan data. Doubao mengizinkan akses data hingga 15 Oktober, sementara Qianwen menyarankan pengguna untuk mencadangkan konten sebelum tanggal penutupan. Selain tekanan regulasi, kesulitan komersialisasi juga menjadi faktor pendorong. Analisis menunjukkan bahwa agen untuk percakapan santai atau peran khusus seringkali menghasilkan panggilan yang ringan namun berfrekuensi tinggi, sehingga mengonsumsi daya komputasi besar dengan nilai ekonomi rendah. Platform kini mengalihkan fokus dari ekosistem konten buatan pengguna (UGC) di sisi konsumen ke skenario layanan bisnis yang lebih bernilai, sebagaimana terlihat dari upaya Qianwen dalam membuka akses Agen dan Skill kepada pengembang dan perusahaan pihak ketiga.

marsbit3j yang lalu

Fungsi Agen Cerdas Doubao dan Qianwen Akan Dihentikan pada 15 Juli

marsbit3j yang lalu

Mengapa Codex dan ChatGPT Bersatu? Ke Mana Masa Depan Codex? Pemimpin Inti OpenAI Menjawab Semuanya

Mengapa Codex dan ChatGPT Bergabung? Masa Depan Codex? Pemimpin Inti OpenAI Menjawab Semuanya Jika bertanya produk AI mana yang pertumbuhannya paling mencolok pada 2026, "Codex" pasti menempati urutan pertama. Sejak Januari tahun ini, pengguna aktif mingguan produk ini telah tumbuh lebih dari 5 kali lipat, mencapai 5 juta. Pertumbuhan di kalangan pekerja pengetahuan (non-pengembang) bahkan 3 kali lebih cepat daripada di kalangan pengembang. Peluncuran aplikasi desktop pada Februari menjadi katalis utama yang menurunkan hambatan penggunaan dan mendorong ledakan adopsi Codex. Di balik kurva pertumbuhan yang curam ini, ada Andrew Ambrosino, Kepala Tim Aplikasi Desktop Codex. Dari sudut pandangnya, paradigma pengembangan perangkat lunak telah berbalik: "Mengimplementasikan" (menulis kode) tidak lagi menjadi bagian yang mahal. Yang menjadi mahal sekarang adalah "rasa" (taste) dan proses kurasi—kemampuan untuk menilai, memilih, dan mengintegrasikan berbagai eksperimen dan ide yang kini sangat mudah dihasilkan berkat AI. Andrew membahas mengapa AI masih kesulitan menghasilkan desain yang baik, karena desain melibatkan lapisan budaya, kebaruan, dan pemahaman abstraksi yang dalam—sesuatu yang sulit untuk dinilai dan dilatih pada model. Ia juga menjelaskan mengapa timing peluncuran produk AI sangat kritis. Codex sendiri, jika diluncurkan beberapa bulan lebih awal dengan desain yang sama, diduga akan gagal total. Keberhasilannya sangat bergantung pada peningkatan kemampuan model pada saat peluncuran, mengubah cara perencanaan produk menjadi lebih berbasis pada "apa yang model mampu lakukan pada titik waktu tertentu". Mengenai penggabungan Codex dan ChatGPT, Andrew menjelaskan bahwa batas antara alat pengembang dan alat kerja pengetahuan umum telah runtuh. Pengguna dari berbagai departemen (pemasaran, keuangan, hukum) ternyata juga menggunakan Codex meski awalnya dirancang untuk pengembang. Tim menyadari bahwa Codex dan ChatGPT lebih merupakan pintu masuk berbeda dari kemampuan yang sama, bukan produk terpisah. Merger bertujuan untuk menciptakan fondasi yang cukup umum dan dapat diperluas. Masa depan Codex (yang digabung dengan ChatGPT) bukanlah menjadi "aplikasi super" yang melakukan segalanya dalam satu kotak antarmuka. Konsepnya adalah menjadi "home base" atau markas bagi pengguna—tempat untuk memulai, melacak, dan mengotomatiskan pekerjaan. Ia akan berkolaborasi mulus dengan alat profesional yang sudah ada (seperti Excel, Premiere Pro) melalui konektor, kemampuan penggunaan komputer, atau ekstensi, dan juga memungkinkan pengguna membuka serta mengoperasikan aplikasi web lain di dalamnya. Dua mode ini sedang dikembangkan secara bersamaan.

marsbit3j yang lalu

Mengapa Codex dan ChatGPT Bersatu? Ke Mana Masa Depan Codex? Pemimpin Inti OpenAI Menjawab Semuanya

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片