After Initial Surge, MOODENG Falls 45.6%; Hamster Kombat Drops 51% From Peak

News.bitcoin.comDipublikasikan tanggal 2024-10-01Terakhir diperbarui pada 2024-10-01

According to the latest market updates, two fresh-faced crypto assets, moo deng (MOODENG) and hamster kombat (HMSTR), have faced some dips over the past 24 hours. While HMSTR had a rocky launch, MOODENG initially skyrocketed, but the meme token has since tumbled 45.6% below its highest value.

Crypto Rollercoaster: Newly Launched Crypto Assets See Massive Fluctuations

Last week, the spotlight was on the newly minted meme token, moo deng (MOODENG), as it shot up an impressive 1,400% during its debut week. However, seven-day stats now show MOODENG holding on to just a 187% increase. Inspired by the internet sensation, Moo Deng—the adorable baby pygmy hippo from Thailand—the token gained instant popularity.

After Initial Surge, MOODENG Falls 45.6%; Hamster Kombat Drops 51% From Peak
MOODENG/USDT on Oct. 1, 2024.

Fast forward to today, MOODENG has slid 19.8% against the U.S. dollar, with a current price of $0.1785, marking a 45.6% drop from its peak on Sept. 28, when it reached $0.3387 per token. As of now, there are 50,046 MOODENG holders, and the top five wallets control 8.21% of the total supply of 989,968,154 coins.

After Initial Surge, MOODENG Falls 45.6%; Hamster Kombat Drops 51% From Peak
HMSTR/USDT on Oct. 1, 2024.

Another token catching attention is hamster kombat (HMSTR), originally dropped as part of the Hamster Kombat game on Telegram. Built on the TON blockchain, HMSTR opened trading at $0.009993 but has been sinking ever since, hitting a new low today of $0.004802 per coin. HMSTR is down more than 16% during the past 24 hours.

As of Oct. 1, 2024, HMSTR is down 51.94% from its value on Sept. 26. Notably, the largest five wallets hold a hefty 93.95% of HMSTR’s total supply, which contrasts with MOODENG’s more distributed holdings. Both tokens have garnered massive attention on crypto aggregation sites like coingecko.com and coinmarketcap.com, with Google Trends also reflecting a notable increase in interest this past week.

What do you think about MOODENG’s and HMSTR’s losses? Share your thoughts and opinions about this subject in the comments section below.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Semua Altcoin Besar Mengalami Kenaikan. 5 Koin Teratas Berdasarkan Pertumbuhan dalam Tujuh Hari

Semua aset kripto utama dalam 100 besar berdasarkan kapitalisasi pasar mencatatkan kenaikan harga selama tujuh hari terakhir (14-21 Agustus). Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masing-masing naik 25% dan 30%. Pasar secara keseluruhan mulai menguat pada 17 Agustus, didorong oleh pertemuan di Gedung Putih antara Presiden AS Donald Trump dengan perwakilan regulator dan perusahaan kripto terkemuka. **5 Aset Kripto dengan Pertumbuhan Tertinggi:** 1. **Ethena (ENA): +65%** Kenaikan didukung pengumuman kerja sama dengan broker FalconX untuk membuka jalur kredit senilai $1 miliar, menggunakan cadangan stablecoin USDe. 2. **SPX6900 ($SPX): +40%** Meme coin ini naik meski tanpa berita kemitraan spesifik. Volatilitas mungkin dipicu pengumuman Coinbase yang akan menangguhkan perdagangan futures $SPX. 3. **XRP ($XRP): +40%** Mencatat minggu terbaiknya sejak pemilu 2024. Didorong adopsi Jeonbuk Bank (Korea Selatan) untuk layanan pembayaran Ripple dan penerbitan obligasi swasta senilai $275 juta oleh Ripple. 4. **Venice Token ($VVV): +35%** Token platform AI ini menguat setelah pendapatan tahunan produknya dikabarkan melebihi $100 juta. Mekanisme pembakaran token yang menggunakan sebagian biaya platform juga berkontribusi. 5. **Pump.fun ($PUMP): +35%** Token platform peluncuran meme coin ini meroket berkat pendapatan protokol yang mencapai rekor $23,5 juta dalam seminggu. Sebagian pendapatan digunakan untuk membeli dan membakar token $PUMP. *Artikel ini disajikan hanya untuk tujuan informatif dan bukan merupakan saran investasi. Aset kripto bersifat volatil dan dapat menyebabkan kerugian finansial.*

cryptonews.ru5m yang lalu

Semua Altcoin Besar Mengalami Kenaikan. 5 Koin Teratas Berdasarkan Pertumbuhan dalam Tujuh Hari

cryptonews.ru5m yang lalu

Justin Sun Klaim Kemenangan, WLF Nyatakan Tak Ada yang Terjadi

Sengketa hukum antara Justin Sun dan World Liberty Financial (WLF) mencuat setelah Sun mengklaim kemenangan dalam sidang pengadilan, sementara WLF membantahnya. Perselisihan ini bermula dari pembekuan 45 juta token USD 1 oleh WLF, yang diduga terkait penolakan Sun terhadap investasi tambahan. Kasus ini menyoroti kekhawatiran lebih luas tentang wewenang penerbit stablecoin dalam membekukan dana pengguna. USD 1, stablecoin WLF yang beredar di berbagai blockchain dengan kapitalisasi besar, menjadi pusat perhatian. Kemampuan penerbit untuk membekukan dompet digital dipertanyakan, menyentuh isu kepercayaan dalam ekosistem kripto. Klaim Sun tentang "kemenangan besar" dalam sidang di pengadilan federal California pada 20 Agustus dibantah keras oleh salah satu pendiri WLF, Zach Witkoff, yang menyebut pernyataan Sun penuh kebohongan dan menegaskan tidak ada keputusan yang dikeluarkan. Informasi publik dari pengadilan hingga 8 Juni hanya menunjukkan jadwal sidang, sehingga klaim kedua pihak belum dapat diverifikasi. Konflik ini juga melibatkan gugatan timbal balik: WLF menggugat Sun atas pencemaran nama baik di Florida, sementara Sun menggugat WLF dengan tuduhan praktik sentralisasi terselubung. Latar belakang kasus ini semakin rumit dengan penyelesaian investigasi SEC terhadap Sun pada Maret 2026, yang kemudian memicu dugaan "uang damai" dari politisi. Di tengah sengketa, WLF terus berkembang dan mendapat persetujuan awal dari OCC untuk mendirikan bank trust nasional. Namun, token tata kelola WLFI mengalami penurunan harga sekitar 87% dari puncaknya, mencerminkan ketidakpastian pasar yang berlarut-larut menyusul konflik hukum ini.

cryptonews.ru7m yang lalu

Justin Sun Klaim Kemenangan, WLF Nyatakan Tak Ada yang Terjadi

cryptonews.ru7m yang lalu

AI Sudah Tidak Bisa Selamatkan Harga Saham Raksasa Teknologi Lagi

Setelah ronde laporan keuangan perusahaan internet raksasa Tiongkok baru-baru ini, terjadi fenomena menarik: saham Tencent, Alibaba, Baidu, Kuaishou, dan NetEase turun, sementara Xiaomi menjadi pengecualian. Padahal, semua perusahaan ini memiliki cerita AI. Konsensus AI yang kuat justru membuat premi AI semakin sulit diperoleh. Dulu, sekadar meluncurkan model besar atau mendeklarasikan "All in AI" sudah cukup untuk menciptakan narasi valuasi baru. Kini, pertanyaan pasar telah bergeser: "Apa yang sebenarnya diubah AI pada perusahaan Anda?" Pertanyaan ini mengungkap enam tantangan berbeda: 1. **Tencent**: Menghadapi masalah *return on capital*. Arus kas yang kuat dari bisnis inti digunakan kembali untuk investasi besar di GPU dan infrastruktur AI. 2. **Alibaba**: Menghadapi siklus reinvestasi besar-besaran. Meski jalur komersialisasi AI melalui Alibaba Cloud dan Tongyi Qianwen semakin jelas, investasi yang besar mengubah fokus pada profitabilitas. 3. **Baidu**: Menghadapi masalah penggantian bisnis lama (iklan pencarian) yang menyusut lebih cepat dengan pertumbuhan bisnis AI baru. 4. **Kuaishou**: Menghadapi masalah skala. Produk AI *Kling* tumbuh pesat (>200%), tetapi belum cukup besar untuk mengubah pertumbuhan grup yang melambat. 5. **Xiaomi**: Menghadapi masalah ekosistem. AI (MiMo) dilihat sebagai kemampuan dasar untuk menghubungkan perangkat keras (ponsel, mobil, IoT), bukan sebagai bisnis mandiri. 6. **NetEase**: Mempertanyakan apakah perlu mendefinisikan ulang diri sebagai "perusahaan AI". AI digunakan secara efisien untuk pengembangan game, tetapi nilai inti perusahaan tetap terletak pada konten dan operasi. Kesimpulannya, AI tidak menyetarakan semua perusahaan di garis start yang sama. Ia berfungsi seperti **kaca pembesar** yang memperbesar arus kas, bisnis lama, kemampuan organisasi, beban sejarah, dan keunggulan kompetitif asli setiap perusahaan. Pada akhirnya, pasar akan kembali ke pertanyaan mendasar: seberapa baik bisnis utama, bagaimana AI dapat menghasilkan pendapatan atau efisiensi, dan berapa biaya yang harus dikeluarkan. Konsensus AI yang kuat justru mengurangi premi dari AI itu sendiri.

marsbit12m yang lalu

AI Sudah Tidak Bisa Selamatkan Harga Saham Raksasa Teknologi Lagi

marsbit12m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli MOODENG

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Moo Deng (MOODENG) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Moo Deng (MOODENG) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Moo Deng (MOODENG) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Moo Deng (MOODENG) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Moo Deng (MOODENG)Lakukan trading Moo Deng (MOODENG) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

240 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli MOODENG

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga MOODENG (MOODENG) disajikan di bawah ini.

活动图片