Circle представила сервис Compliance Engine для мониторинга подозрительных транзакций

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-06-25Terakhir diperbarui pada 2024-09-25

  • Circle анонсировала сервис Compliance Engine для разработчиков криптокошельков.
  • Новый продукт позволяет проводить мониторинг рискованных и подозрительных транзакций.
  • Согласно заявлению, Compliance Engine поддерживает большинство блокчейнов, в том числе Avalanche, Ethereum, Polygon и Solana.

Компания Circle, которая является эмитентом стейблкоина USDC, запустила сервис Compliance Engine. С его помощью компании смогут защитить своих пользователей, выполняя автоматическую проверку транзакций в режиме реального времени, отмечается в релизе.

🚀 Compliance Engine for Programmable Wallets is now live on Circle Console!

Compliance Engine, the latest feature added to our infrastructure platform, helps businesses protect their users with ease through customizable, automated compliance checks. pic.twitter.com/4jUhBXFHKS

— Circle (@circle) September 24, 2024

В компании сообщили, что Compliance Engine представляет собой набор инструментов для мониторинга подозрительных переводов во всех сетях, поддерживаемых Circle. На начальном этапе продукт будет доступен разработчикам криптокошельков, согласно заявлению фирмы.

«Compliance Engine поддерживает все блокчейны, включая Avalanche, Ethereum, Polygon, Solana, а также ряд других сетей, предназначенных для поддержки более широких потребностей мониторинга», — отмечается в релизе.

Кроме того, с помощью данного сервиса компании и разработчики смогут выполнить проверку на соответствие требованиям конкретной юрисдикции, политике пользователей или проверке данных. Программное обеспечение позволяет создавать и настраивать «белые» и «черные» списки кошельков, проводить глубокий анализ конкретных адресов. По мнению фирмы, Compliance Engine не только упрощает процедуру проверки, но и позволяет проводить внутреннее расследование.

Circle не предоставила никакой информации о стоимости сервиса. Однако в заявлении сказано, что с разработчиков будет взиматься ежемесячная оплата за пользование данной услугой.

Напомним, в июле 2024 года Circle получила лицензию на выпуск стейблкоинов в соответствии с регламентом MiCA. Разрешение выдала организация Electronic Money Institution, что является обязательным условием нового законодательства ЕС.

Также мы сообщали, что фирму оценили в $5 млрд перед проведением первичного размещения акций. Эмитент стейблкоина USDC подал заявку о переносе штаб-квартиры из Ирландии в США в преддверии потенциального IPO.

Bacaan Terkait

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep seperti metaverse, Web3.0, platform data simulasi, digital twin, dan Physical AI bermunculan, menciptakan kebingungan. Konsep-konsep ini bukanlah hal yang sama dengan Model Dunia (World Model), tetapi semuanya mengarah pada tren besar: kaburnya batas antara dunia digital dan fisik. Model Dunia berperan sebagai "lapisan kognitif" atau "sistem operasi dasar" yang bertanggung jawab agar AI dapat memahami dan mensimulasikan dunia. Analisis hubungannya dengan konsep lain adalah sebagai berikut: 1. **Metaverse**: Ini adalah tujuan atau "ruang pengalaman" imersif. Model Dunia berpotensi menjadi "mesin" atau alat pembuat konten otomatisnya, menghasilkan dunia 3D yang dapat diinteraksi dari teks, sehingga mengatasi hambatan pembuatan konten yang mahal. 2. **Web3.0**: Berfokus pada kepemilikan data, identitas, dan insentif ekonomi berbasis blockchain (masalah aturan/ekonomi). Ini berada di lapisan teknis yang berbeda dengan Model Dunia (masalah rekayasa pemahaman dunia). 3. **Platform Data Simulasi** (mis. untuk mobil otonom): Dapat dilihat sebagai versi 1.0 dari Model Dunia. Platform tradisional mengandalkan pembuatan skenario manual/berbasis aturan, sedangkan Model Dunia (versi 2.0) menggunakan AI untuk menghasilkan variasi skenario yang realistis secara otomatis dan masif. 4. **Digital Twin**: Adalah cermin real-time dari objek fisik (mis. pabrik, kota). Model Dunia melangkah lebih jauh dengan menambahkan kemampuan untuk **memprediksi masa depan** dan mensimulasikan hasil dari berbagai tindakan, bukan hanya mereplikasi keadaan saat ini. 5. **Physical AI** (AI fisik seperti robot, mobil otonom): Model Dunia adalah komponen intinya, khususnya untuk fungsi "memahami" hukum dunia dan memprediksi konsekuensi sebelum bertindak. Ini adalah "korteks otak" yang mensimulasikan sebelum eksekusi. Secara hierarki, Model Dunia berada di **Lapisan Kognitif**, yang mendukung lapisan aplikasi (simulasi, digital twin), lapisan aksi (Physical AI), dan lapisan pengalaman (metaverse). Ia bergantung pada infrastruktur dasar seperti komputasi dan data. Kesimpulannya, Model Dunia bukanlah konsep-konsep tersebut, tetapi ia berpotensi menjadi **sistem operasi** atau fondasi kognitif yang dibutuhkan banyak konsep itu untuk mewujudkan janji-janjinya dalam menghubungkan dan mengaburkan batas antara dunia digital dan fisik.

marsbit43m yang lalu

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

marsbit43m yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

Pada 26 Juni, saham sektor CPO di A-Shares jatuh lebih dari 6%, dipicu oleh peluncuran platform interkoneksi optik "Glass Bridge" oleh raksasa serat optik AS, Corning. Teknologi ini menggunakan pandu gelombang kaca wafer-level untuk penyelarasan pasif antara serat optik dan chip fotonik, yang berpotensi menyederhanakan arsitektur CPO tradisional yang bergantung pada unit array serat (FAU) dan perangkat penyelarasan aktif presisi. Pasar khawatir hal ini akan mengurangi permintaan jangka panjang untuk komponen FAU tradisional. Inti Glass Bridge terletak pada tiga karakteristik: manufaktur wafer-level untuk konsistensi produksi massal, antarmuka koneksi fisik TMT yang terstandarisasi untuk integrasi yang mudah, dan arsitektur konektor densitas tinggi yang dapat dilepas untuk fleksibilitas. Corning menegaskan bahwa Glass Bridge melengkapi, bukan sepenuhnya menggantikan, solusi FAU yang ada, terutama dalam skenario kepadatan sangat tinggi. Reaksi pasar mencerminkan pergeseran nilai dalam industri interkoneksi optik AI. Dana mengalir keluar dari saham CPO dan PCB menengah, beralih ke saham terkait substrat kaca seperti Kaishan Tech dan Dier Laser. Analis melihat substrat kaca sebagai material inti kemasan generasi berikutnya, menawarkan peluang diferensiasi bagi industri domestik, terutama di tengah meningkatnya permintaan komputasi AI dan tantangan paten substrat silikon.

marsbit44m yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

marsbit44m yang lalu

Trading

Spot
活动图片