Starknets Green Candles Makes ETH Holders Invest In STRX and Gambling Casino Coin Predicted To 150x

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2024-09-15Terakhir diperbarui pada 2024-09-15

Abstrak

The Starknet (STRX) community is witnessing a surge of green candles, leading Ethereum (ETH) holders to diversify their portfolios. Among...

The Starknet (STRX) community is witnessing a surge of green candles, leading Ethereum (ETH) holders to diversify their portfolios. Among the growing list of attractive investments, STRX and the rapidly rising Mpeppe (MPEPE) token are capturing attention, with analysts predicting that Mpeppe (MPEPE) could deliver up to 150x returns in the near future. As both tokens enjoy momentum, let’s explore what’s driving this interest and how investors are capitalizing on these opportunities.

Starknet’s New Staking Mechanism: A Catalyst for Growth

Starknet has recently introduced a Staking Mechanism for its native Starknet (STRX) token, marking a significant milestone in its roadmap toward decentralization. The SNIP 18 proposal, which was overwhelmingly approved by the community, allows token holders with at least 20,000 STRK to become stakers. Others can delegate their tokens, ensuring broader participation in the governance and staking ecosystem. Starknet CEO Eli Ben-Sasson highlighted the importance of this development, calling it a “historical milestone” that brings Starknet closer to being fully decentralized.

One of the critical elements of the staking mechanism is its inflation-adjusted minting model, which aligns staking rewards with inflation expectations. The formula driving this mechanism ensures that as more tokens are staked, the minting rate gradually increases, providing sustainable returns to participants. This staking initiative has sparked renewed interest in STRX, contributing to the green candles seen on the charts.

The Rise of Mpeppe (MPEPE) in Parallel to Starknet

As Starknet (STRX) gains momentum, Mpeppe (MPEPE) has also emerged as a token of interest, particularly among Ethereum (ETH) holders looking to diversify. Mpeppe is making waves as a gambling casino token, which has already completed 80% of its presale. Analysts predict that the token could provide up to 150x returns, making it an attractive option for risk-tolerant investors.

The online gambling industry, in which MPEPE is positioned, is set to grow exponentially over the next few years. This has led many ETH holders to see Mpeppe (MPEPE) as a high-potential token, particularly as Ethereum faces increasing congestion and fees. The allure of a decentralized gambling platform backed by MPEPE has driven investors from traditional ETH staking and DeFi projects to seek out new, high-reward opportunities.

Why STRX and MPEPE are Complementary Investments

While Starknet (STRX) offers a secure, scalable solution for decentralized applications and governance, Mpeppe provides the opportunity for high gains in a more speculative market. Together, these tokens represent two sides of the crypto investment spectrum: Starknet (STRX) appeals to long-term investors seeking stability, while Mpeppe caters to those looking for quick, high returns.

With STRK staking now live and MPEPE about to conclude its presale, the window for maximizing potential gains from both tokens is narrowing. ETH holders are flocking to STRX for its staking rewards and to MPEPE for its high-profit potential, making this a critical time to enter both markets.

Looking Forward: What Investors Should Expect

As Starknet continues to roll out new governance and staking features, the platform is poised to see further growth. The Starknet (STRX) token, now with a robust staking mechanism in place, will likely continue to attract investors, especially as Ethereum congestion continues to be a pressing issue.

For Mpeppe (MPEPE), the next phase will be crucial. Once the presale concludes, all eyes will be on the token’s performance. If MPEPE delivers on its promise of up to 150x returns, it could become one of the top-performing tokens in the online gambling sector, further validating the decision of ETH holders to diversify into this high-risk, high-reward space.

In conclusion, Starknet (STRX) and Mpeppe (MPEPE) represent two exciting investment opportunities for Ethereum holders. With both tokens showing potential for growth, investors looking to balance stability with speculative gains should consider adding these assets to their portfolios.

For more information on the Mpeppe (MPEPPE) Presale: 

Visit Mpeppe (MPEPPE)

Join and become a community member: 

https://t.me/mpeppecoin

https://x.com/mpeppecommunity?s=11&t=hQv3guBuxfglZI-0YOTGuQ

 

Bitcoinist

Bitcoinist

Bitcoinist is the ultimate news and review site for the crypto currency community!

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

IBIT Alami Outflow Rp 185 Triliun dalam Seminggu, ETF Bitcoin Terbesar Berubah Menjadi Tembok Tekanan Jual yang Harus Ditembus Bull

IBIT, ETF Bitcoin terbesar dari BlackRock, menyumbang 73% dari total aliran keluar bersih ETF Bitcoin spot AS pekan lalu, dengan penarikan dana sebesar $1,3 miliar dalam satu minggu. Hal ini mengubah narasi ETF yang sebelumnya menjadi saluran masuk utama modal institusional menjadi sumber tekanan jual potensial. Aliran keluar yang terkonsentrasi di produk terbesar dan paling likuid ini menguji ketahanan Bitcoin di level kritis sekitar $60.000. Data dari Farside Investors menunjukkan bahwa pada sesi perdagangan 26 Juni, seluruh aliran keluar bersih harian sebesar $444,5 juta berasal dari IBIT. Tekanan ini muncul saat harga Bitcoin sudah tertekan, memperumit upaya pemulihan. Mekanisme ETF memungkinkan penebusan dilakukan baik secara tunai maupun dalam bentuk Bitcoin fisik, sehingga aliran keluar tidak selalu sama dengan penjualan spot langsung. Namun, ini menciptakan risiko transmisi dan pertanyaan tentang siapa yang akan menyerap likuiditas jika pemegang ETF terus keluar. Skenario ke depan terbagi dua: Jika aliran keluar IBIT melambat dan Bitcoin berhasil bertahan di atas $59.000-$62.000, tekanan pekan ini dapat dilihat sebagai proses pembersihan. Namun, jika IBit terus mendominasi aliran keluar dan Bitcoin gagal reclaim level $60.000, narasi "dinding tekanan jual" akan menguat, mengharuskan pembeli di luar ekosistem ETF untuk menopang pasar tanpa bantuan narasi permintaan institusional yang sebelumnya didorong oleh ETF. Hari-hari perdagangan mendatang akan menentukan jalurnya.

marsbit26m yang lalu

IBIT Alami Outflow Rp 185 Triliun dalam Seminggu, ETF Bitcoin Terbesar Berubah Menjadi Tembok Tekanan Jual yang Harus Ditembus Bull

marsbit26m yang lalu

‘Raja Panggilan’ Hayes Kembali Bertindak, Kali Ini Dia Incar Deribit

Pada 29 Juni, alamat terkait Arthur Hayes, pendiri BitMEX, membeli sekitar 6,16 juta token SYN senilai $2,2 juta melalui platform OTC Flowdesk dengan harga rata-rata $0,3573. Hayes kemudian memposting di X bahwa SYN adalah salah satu investasi paling asimetris yang dia lihat sejak HYPE, dan menyatakan bahwa Hypercall adalah penantang untuk menggoyang dominasi Deribit di pasar opsi. Harga SYN melonjak lebih dari 40% dalam 24 jam, dengan kenaikan 10x pada Juni 2026, meningkatkan FDV-nya menjadi sekitar $110 juta. Synapse Protocol, diluncurkan pada 2021, awalnya adalah infrastruktur lintas rantai. Kini, timnya mengembangkan Hypercall, protokol opsi on-chain di ekosistem Hyperliquid, yang menawarkan perdagangan opsi 24/7 untuk berbagai aset tanpa risiko likuidasi bertingkat. Meski masih dalam tahap Alpha, Hypercall diklaim telah mencatat volume perdagangan kumulatif lebih dari $55 miliar. Deribit, platform opsi terpusat yang berdiri sejak 2016, masih mendominasi sekitar 85% pasar opsi crypto dengan aset total $3,588 miliar. Keunggulannya terletak pada likuiditas yang dalam dan alat profesional, namun memiliki keterbatasan seperti risiko custodial dan persyaratan KYC. Hayes melihat peluang bagi platform opsi on-chain seperti Hypercall untuk bersaing, khususnya di segmen aset DeFi-native dan aset baru seperti RWA. Namun, menggeser Deribit yang telah mapan akan menjadi tantangan besar. Aksi 'call' Hayes baru-baru ini menuai kontroversi. Dia sebelumnya mempromosikan HYPE, lalu menjualnya, sebelum membeli kembali. Laporan penelitian Maelstrom tentang CARDS yang memprediksi harga $4 juga diikuti penurunan harga aset tersebut. Kritik muncul, menuduhnya menciptakan 'likuiditas keluar' bagi pengikutnya, meski Hayes membalas bahwa itu hanyalah aktivitas trading biasa.

Foresight News38m yang lalu

‘Raja Panggilan’ Hayes Kembali Bertindak, Kali Ini Dia Incar Deribit

Foresight News38m yang lalu

Setahun Setelah Runtuhnya Perusahaan Vault Kripto, Para Peniru Telah Kembali

Penulis: Rasheed Saleuddin | Disusun oleh: Deep Tide TechFlow Setahun setelah kebangkrutan perusahaan perbendaharaan aset digital (DAT) yang merugikan investor awal hingga 99%, skema serupa telah kembali. Kali ini, mereka membungkus saham SpaceX dan token HYPE. Kelompok Triller mengumumkan diri sebagai "perusahaan perbendaharaan SpaceX" pertama, mendorong kapitalisasi pasarnya melonjak. Sementara itu, perusahaan lama LGHL beralih dari memegang aset kripto seperti SOL ke token HYPE. Fenomena ini mengulangi siklus "Bitcoin yield" yang dipelopori MicroStrategy (MSTR), di mana saham perusahaan diperdagangkan dengan premi besar di atas nilai aset Bitcoin yang mereka pegang. Namun, banyak peniru seperti TwentyOne, Metaplanet, dan Nakamoto mengalami kerugian dahsyat hingga 95% atau lebih dari puncaknya, menghancurkan kekayaan investor. Skema ini tidak memiliki dasar fundamental karena investor dapat membeli Bitcoin langsung atau melalui ETF yang murah. Premi DAT didorong oleh teori "greater fool", spekulasi, dan perasaan bahwa sistem tradisional tidak adil, sehingga menarik spekulan yang mencari keuntungan cepat. Sayangnya, penawaran manipulatif "pump and dump" ini terus ada karena ada permintaan dari spekulan. Sejarah terulang, dan seperti gelembung tulip pada 1637, kegilaan ini berakhir dengan kerugian besar bagi investor biasa, sementara pihak dalam mengambil keuntungan. Pesan intinya: skema "pump and dump" bukan celah, melainkan produk itu sendiri bagi pelakunya.

marsbit48m yang lalu

Setahun Setelah Runtuhnya Perusahaan Vault Kripto, Para Peniru Telah Kembali

marsbit48m yang lalu

Sore Ini, Korea Selatan Akan Menggadaikan Nasib Bangsa Sepuluh Tahun ke Depan

Kantor Presiden Korea Selatan mengumumkan bahwa Samsung dan SK Group akan mengungkap rencana investasi besar dalam pertemuan yang dipimpin Presiden Lee Jae-myung pada Senin sore. Menurut laporan media, kedua konglomerat tersebut berencana menginvestasikan total sekitar 1,3 triliun dolar AS (2000 triliun won) selama dekade mendatang untuk memperkuat industri semikonduktor domestik, terutama di bidang manufaktur chip dan fasilitas pengemasan. Investasi masif ini, yang setara dengan hampir 70% PDB Korea Selatan tahun 2025, dipandang sebagai langkah strategis pemerintah untuk mempertahankan posisi kunci negara itu dalam rantai pasokan infrastruktur AI global. Fokusnya adalah pada produksi memori kinerja tinggi, seperti High-Bandwidth Memory (HBM), yang permintaannya melonjak drastis akibat perkembangan pesat model AI besar dan pusat data. Artikel ini membahas bagaimana AI telah mengubah memori dari komoditas bersiklus menjadi komponen penting yang membatasi ekspansi daya komputasi. Sementara Samsung dan SK Hynix (anak perusahaan SK Group) sudah berencana memperluas produksi HBM untuk memenuhi pesanan yang telah dijadwalkan beberapa tahun ke depan, keterlibatan langsung pemerintah menandakan keyakinan bahwa lonjakan permintaan AI bukan fenomena sementara, melainkan gelombang industri yang berlangsung lama. Namun, pertanyaan tetap ada apakah industri memori benar-benar dapat lepas dari sifat siklusnya yang historis. AI mungkin memperpanjang siklus saat ini, tetapi investasi skala besar selama satu dekade ini tetap merupakan taruhan besar Korea Selatan terhadap masa depan permintaan semikonduktor yang didorong oleh AI.

Odaily星球日报1j yang lalu

Sore Ini, Korea Selatan Akan Menggadaikan Nasib Bangsa Sepuluh Tahun ke Depan

Odaily星球日报1j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli STRX

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Staked TRX (STRX) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Staked TRX (STRX) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Staked TRX (STRX) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Staked TRX (STRX) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Staked TRX (STRX)Lakukan trading Staked TRX (STRX) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

127 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli STRX

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga STRX (STRX) disajikan di bawah ini.

活动图片