三星为何投资 Startale Labs,构建 Web3 的骨干

marsbitDipublikasikan tanggal 2024-09-03Terakhir diperbarui pada 2024-09-04

数字经济的发展凸显了中心化系统的局限性,包括缺乏透明度、安全漏洞以及新参与者的进入门槛等问题。为了应对这种情况,去中心化的 Web3 生态系统应运而生,它提供了更加开放、安全和公平的数字基础设施。 

如今,这一领域至关重要,因为它满足了对无信任交易、数字资产所有权以及跨平台互操作性日益增长的需求。然而,挑战在于让这些先进技术易于访问和扩展,以便广泛采用。Startale Labs 在 Web3 的发展和采用中发挥着关键作用。通过提供必要的基础设施和工具,他们正在帮助为去中心化的未来奠定基础,从而实现跨行业的更大自主权和创新。

我们之所以投资 Startale Labs,是因为该公司在解决 Web3 生态系统的关键挑战方面处于领先地位,它提供必要的工具和基础设施,例如 Astar Network、Soneium 和 Startale Cloud Services,这些工具和基础设施简化了去中心化应用程序 (dApp) 和智能合约的开发和部署。他们的解决方案有效地降低了高门槛、缺乏互操作性和技术复杂性等障碍,使 Web3 技术对开发者和企业来说都更容易获得和扩展。

Startale Labs 及其创始人 Sota Watanabe 在日本享有很高的声誉,日本是 Web3 创新的领先国家,得益于政府的大力支持、精通技术的人口以及大公司的大量投资。日本成熟的游戏和金融行业为推进 Web3 技术创造了理想的环境。 

Startale Labs 与索尼集团成立了一家合资企业共同开发 Soneium,为 Soneium 区块链网络的设计和实施做出贡献。他们的参与对于确保 Soneium 的强大、可扩展和能够支持下一代 dApp 至关重要。我们很高兴通过参与 Soneium Spark孵化计划来扩大与 Startale Labs 的合作伙伴关系,这是一个以建设者为中心的计划,旨在培育一个由有远见的创造者和创新者组成的社区。它的目标是将突破性的想法转化为市场就绪的解决方案,促进行业可持续的长期成功。 

John Yim 是 Samsung Next 的投资者。Samsung Next 的投资策略仅限于其自身观点,并不反映任何其他三星业务部门(包括但不限于三星电子)的愿景或策略。

Bacaan Terkait

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin tidak hanya terletak pada kemungkinan "depegging" (kehilangan patokan nilai), tetapi pada tantangan untuk memasukkannya ke dalam sistem keuangan yang dapat diidentifikasi, dipantau, dipertanggungjawabkan, dan diregulasi. Laporan berjudul "Anchoring Trust in Money" menekankan bahwa uang bukan sekadar produk teknologi. Kepercayaan datang dari kerangka hukum, likuiditas, unit akun bersama, dan integritas keuangan. Dalam sistem tradisional, bank bertanggung jawab atas KYC, pemantauan transaksi, dan pelaporan. Sebaliknya, stablecoin yang beredar di blockchain tanpa izin menghadapi risiko kombinasi: anonimitas semu, dompet non-kustodial, jembatan lintas rantai, dan kurangnya kejelasan subjek hukum. Transparansi pada rantai (on-chain) tidak sama dengan transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak berarti identitas terungkap. Risiko stablecoin dapat merembes kembali ke keuangan tradisional melalui pintu masuk/keluar dana (on/off-ramp), platform perdagangan, dan akun pelanggan. Masa depan regulasi bukan melarang inovasi, tetapi "menanamkan aturan" ke dalam infrastruktur. Sistem keuangan token masa depan harus menyematkan identifikasi pelanggan, penyaringan risiko pra-transaksi, jejak data yang dapat diaudit, dan mekanisme kolaborasi lintas yurisdiksi sejak awal. Kepatuhan bukanlah penghalang, melainkan infrastruktur dasar yang memungkinkan inovasi keuangan berkelanjutan dan aman.

marsbit50m yang lalu

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

marsbit50m yang lalu

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin bukan hanya ketidakstabilan nilai (de-pegging), tetapi kemampuan untuk diintegrasikan ke dalam sistem keuangan yang teridentifikasi, termonitor, dapat dipertanggungjawabkan, dan teregulasi. Dari perspektif kepatuhan, uang memerlukan kerangka institusional yang menjamin unit akun, pembayaran pasti, likuiditas, regulasi, dan integritas keuangan. Stablecoin, yang banyak beredar di blockchain tanpa izin, menghadapi tantangan dalam KYC, AML/CFT, dan kejelasan tanggung jawab karena pseudo-anonimitas, dompet non-tahanan, dan bridging antar-rantai. Transparansi data rantai-blok (on-chain) tidak secara otomatis berarti transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak sama dengan identitas yang diketahui. Risiko dari ekosistem stablecoin dapat berpindah kembali ke keuangan tradisional melalui titik on-ramp/off-ramp (pintu masuk/keluar dana). Oleh karena itu, arah masa depan yang diusulkan BIS adalah mengintegrasikan teknologi tokenisasi ke dalam sistem moneter berbasis bank sentral dan lembaga teratur, dengan menanamkan aturan sejak awal ("embedded rules"). Ini termasuk identifikasi klien, pra-skrining transaksi, penilaian risiko, jejak data yang dapat diaudit, serta mekanisme kolaborasi lintas lembaga dan yurisdiksi. Intinya, bagi profesional kepatuhan, setiap inovasi keuangan baru harus menjawab pertanyaan mendasar: Siapa yang mengidentifikasi klien, memantau transaksi, menangani anomali, dan bertanggung jawab? Kepatuhan bukanlah penghalang inovasi, melainkan infrastruktur dasar agar inovasi keuangan dapat berkelanjutan dan aman.

链捕手57m yang lalu

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

链捕手57m yang lalu

Trading

Spot
活动图片