Shiba Inu Reveals Plans To Establish Its Own DAO

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2024-08-26Terakhir diperbarui pada 2024-08-26

Abstrak

In a post on X from August 25, Shiba Inu (SHIB) has announced its intention to establish a decentralized autonomous...

In a post on X from August 25, Shiba Inu (SHIB) has announced its intention to establish a decentralized autonomous organization (DAO). The announcement was detailed by Shiba Inu’s marketing lead, Lucie (@LucieSHIB).

The Vision For A Shiba Inu DAO

Lucie emphasized that Shiba Inu currently stands as the 13th largest cryptocurrency by market capitalization, a testament to its dramatic rise since its inception in 2020 by the enigmatic founder known only as Ryoshi. Initially conceived as a token without a predefined purpose, Shib was designed to explore the possibilities of a fully community-driven cryptocurrency. Ryoshi‘s relinquishing of control by burning the keys to the token’s supply marked a pivotal moment, entrusting the project to Shytoshi Kusama and a team of volunteers.

Under Kusama’s leadership, Shib has transcended its origins as an experimental token to become a globally recognized digital asset. The upcoming transition to a DAO model aims to further empower its community by democratizing governance processes. Lucie revealed:

“Shib is preparing to become a key player in decentralized governance with the upcoming launch of its DAO. This transition will empower every holder, regardless of the size of their stake, to have a say in the community’s direction. While the DAO hasn’t been fully implemented yet, its introduction will mark a major milestone, giving Shibizens more control over decisions that impact the ecosystem.”

The governance model of Shib will be anchored by two main councils: the Charity Council and the Culture & Heritage Council. These bodies will play crucial roles in directing community efforts and ensuring that Shib’s growth aligns with its foundational values. The Charity Council will focus on philanthropic activities, leveraging the cryptocurrency’s resources and community support to effect social change, while the Culture & Heritage Council will work to preserve the unique culture and ethos that have come to define the Shib community.

Moreover, Shib’s marketing lead teases the integration into real-world use cases to ensure long-term relevance and utility. “Shib’s growth isn’t just about market performance; it’s also about tangible utility and widespread recognition. Accepted by thousands of merchants worldwide, Shib has proven itself as a valuable asset with real-world applications, making it a standout in the competitive crypto space,” Lucie writes.

Looking into the future, Shib’s strategic roadmap includes not only enhancing its governance framework but also expanding its real-world applications. The introduction of a DAO is seen as a crucial development that will likely bolster Shib’s influence in the decentralized finance (DeFi) space.

“As Shib continues to develop, its role in governance and real-world applications will only grow stronger. Shib’s rise from a community experiment to a leading cryptocurrency showcases the power of decentralized initiatives driven by passionate communities. More than just a token, Shib is setting the stage for how decentralized projects can redefine both finance and governance,” Lucie says.

In addition to Lucie’s insights, Shiba Inu lead developer Shytoshi Kusama provided further details on the importance of the LEASH token inside the ecosystem. “Leash holders serve as a class of moderators to keep order, protect the system, while being able to vote on disputes in the Leash DAO. Karma, reputation, and other proprietary protocols protect the Shibizens,” Kusama explained via X.

Notably, Kusama recently teased that he will step down as Shiba Inu’s leading figure by the end of the year, presumably making way for the introduction of the DAO.

At press time, SHIB traded at $0.00001495.

Shiba Inu price
Shiba Inu price, 1-day chart | Source: SHIBUSDT on TradingView.com
Featured image from Shutterstock, chart from TradingView.com
Jake Simmons

Jake Simmons

Jake Simmons has been a Bitcoin enthusiast since 2016. Ever since he heard about Bitcoin, he has been studying the topic every day and trying to share his knowledge with others. His goal is to contribute to Bitcoin's financial revolution, which will replace the fiat money system. Besides BTC and crypto, Jake studied Business Informatics at a university. After graduation in 2017, he has been working in the blockchain and crypto sector. You can follow Jake on Twitter at @realJakeSimmons.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Mengapa Asuransi DeFi Tidak Laku?

"DeFi Asuransi: Mengapa Tidak Ada yang Membelinya?" Asuransi DeFi dirancang untuk menghilangkan perantara dengan pembayaran klaim otomatis melalui kontrak pintar. Namun, pada kenyataannya, hampir tidak ada yang membelinya. Alasan utamanya adalah biaya premi yang terlalu tinggi. Premi asuransi bisa mencapai 1.5%–6%, yang secara signifikan menggerus keuntungan tahunan dari platform seperti Aave atau Compound (biasanya 3%-4%). Akibatnya, laba bersih pengguna menjadi sangat rendah, bahkan bisa negatif. Risiko di DeFi juga sangat terkait. Satu insiden keamanan (seperti peretasan protokol atau kegagalan oracle) dapat mempengaruhi banyak platform sekaligus. Kolam asuransi DeFi saat ini, dengan total aset hanya sekitar puluhan juta dolar, tidak cukup untuk menanggung kerugian besar seperti peretasan miliaran dolar. Selain itu, model keputusan klaim seperti di Nexus Mutual, di mana pemegang token memutuskan klaim, dapat menciptakan bias untuk menolak pembayaran. Kapasitas asuransi seluruh industri sangat kecil dibandingkan dengan total aset terkunci di DeFi yang mencapai ratusan miliar dolar. Solusi yang muncul berfokus pada pencegahan (seperti program bug bounty) dan mencoba menarik modal reasuransi tradisional, mengakui bahwa dana di dalam ekosistem saja tidak cukup. Intinya, asuransi DeFi saat ini menghadapi paradoks: semua orang butuh perlindungan, tetapi biayanya membuatnya tidak menarik, dan tidak ada yang bisa memaksa pengguna untuk membelinya, sehingga meninggalkan pasar rentan terhadap risiko sistemik.

marsbit36m yang lalu

Mengapa Asuransi DeFi Tidak Laku?

marsbit36m yang lalu

Dompet Cardano Dihantam Eksploitasi SecondFi Akibat Cacat Kunci Pribadi Picu Peringatan Keamanan

SecondFi, sebelumnya terkait dengan merek dompet Yoroi, menangguhkan layanannya setelah cacat kritis dalam perangkat lunak pembuatan dompet berbasis web mereka melaporkan mengekspos kunci privat dan mengakibatkan pencurian ADA besar. Insiden ini memicu peringatan mendesak bagi pengguna yang terdampak, namun sumber yang divalidasi menegaskan satu poin penting: ini bukanlah peretasan terhadap protokol blockchain Cardano itu sendiri. Kerentanan terletak pada proses pembuatan kunci privat di perangkat lunak dompet web SecondFi. Perkiraan awal menyebutkan 16 juta ADA dicuri dari 374 dompet, bernilai sekitar $2,4 juta. Firma keamanan SlowMist memperingatkan dampak totalnya bisa melebihi 129 juta ADA (lebih dari $20 juta). Jaringan Cardano sendiri tidak diretas; masalahnya terlokalisir pada perangkat lunak SecondFi. Peringatan keselamatan terkuat bagi pengguna yang terdampak adalah untuk TIDAK memulihkan frase seed yang telah dikompromikan ke dalam dompet lain, karena kunci privatnya sendiri mungkin telah bocor. Pengguna juga diperingatkan terhadap tautan pemulihan tidak resmi atau platform pengembalian dana pihak ketiga yang sering muncul pasca-eksploitasi. Insiden ini menjadi pengingat bahwa keamanan blockchain tidak berakhir di lapisan protokol. Proses pembuatan dompet, antarmuka berbasis browser, dan penanganan frase seed bisa menjadi titik kegagalan kritis. Fokus saat ini adalah membantu pengguna terdampak menghindari eksposur lebih lanjut sementara cakupan akhir insiden dikonfirmasi.

bitcoinist38m yang lalu

Dompet Cardano Dihantam Eksploitasi SecondFi Akibat Cacat Kunci Pribadi Picu Peringatan Keamanan

bitcoinist38m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli DAO

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian DAO Maker (DAO) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli DAO Maker (DAO) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan DAO Maker (DAO) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan DAO Maker (DAO) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading DAO Maker (DAO)Lakukan trading DAO Maker (DAO) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

250 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.11Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli DAO

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga DAO (DAO) disajikan di bawah ini.

活动图片