Никита Зуборев: Появление государственной криптобиржи может означать конец для всех остальных

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-08-21Terakhir diperbarui pada 2024-08-21

В случае появления такой, полностью подконтрольной криптобиржи, можно ожидать ухудшения условий для всех остальных подобных компаний внутри страны, предположил старший аналитик Bestchange.ru. Следующим логичным шагом, по его мнению, было бы запретить деятельность всех компаний, кроме одной. По мнению Зуборева, тогда многие из этих компаний просто уйдут в тень, но не прекратят работу полностью.

Если национальная криптобиржа будет создана в виде полностью независимой частной компании, то, рассуждает собеседник РБК, структура рынка изменится не сильно. Сейчас на рынке существуют подобные «пророссийские биржи» — EXMO, Garantex. Примерами таких площадок были закрывшиеся CommEX и BTC-e (Wex).

Новой российской бирже придется бороться за аудиторию. Чтобы мотивировать частных клиентов начать пользоваться вместо иностранными криптопроектами российским, он должен, по мнению Зуборева, вызывать у пользователей чувство защищенности и прозрачности. Например, команда новой биржи может предложить более выгодные и удобные условия для контрагентов, создать комфортный крипто-фиатный шлюз с удобным API для обменников.

Главный юрисконсульт практики интеллектуальной собственности юридической компании «ЭБР» Кирилл Ляхманов предположил, что новая российская криптобиржа вряд ли сможет заниматься внешними торговыми сделками. Причина: пул связанных с ней криптокошельков будет известен, их смогут отслеживать зарубежные финансовые регуляторы, и, соответственно, быстро наложить на компанию прямые международные санкции.

Ранее председатель комитета Государственной думы по финансовому рынку Анатолий Аксаков заявил, что контролируемая государством национальная криптовалютная биржа может начать работать в ближайшее время.

Читайте оригинальную статью на сайте Bits.media

Bacaan Terkait

Strive Rugi Besar di Laporan Keuangan Mengingatkan: Tekanan Saham Preferen Strategy Telah Menyebar ke Seluruh Lini Perbendaharaan Bitcoin

Artikel ini membahas dampak risiko keuangan dari saham preferen yang diterbitkan oleh perusahaan cadangan bitcoin, dengan fokus pada kasus Strive dan Strategy. Strive, perusahaan cadangan bitcoin terbesar ketujuh, mengungkapkan kerugian sebesar $7,08 juta dalam 8 hari pada portofolio saham preferen STRC milik Strategy, meskipun jumlah sahamnya tidak berubah. Hal ini menunjukkan bagaimana penurunan nilai saham preferen dapat menyebar ke seluruh sektor melalui kepemilikan silang antar perusahaan. Strategy merespons dengan memperkenalkan kerangka kerja manajemen risiko kredit baru, termasuk meningkatkan dividen tahunan STRC menjadi 12%, aturan cadangan tunai, serta rencana pembelian kembali saham dan penjualan bitcoin untuk mendukung struktur modalnya. Namun, kalkulator nilai wajar pihak ketiga untuk STRC hanya memperkirakan nilai $49,887 per saham, jauh di bawah nilai nominal, menyoroti ketergantungan kuat valuasi pada keberlanjutan pembayaran dividen. Pasar kini mempertimbangkan dua skenario: apakah risiko terisolasi hanya pada Strategy, atau akan menyebar ke seluruh industri jika diskon terhadap nilai nominal STRC dan saham preferen lainnya seperti SATA milik Strive terus berlanjut, serta jika rencana penjualan bitcoin benar-benar dilakukan. Indikator kunci untuk dipantau adalah tingkat diskon saham preferen, kemampuan menutup dividen dengan kas, dan potensi peningkatan penjualan aset.

Foresight News4m yang lalu

Strive Rugi Besar di Laporan Keuangan Mengingatkan: Tekanan Saham Preferen Strategy Telah Menyebar ke Seluruh Lini Perbendaharaan Bitcoin

Foresight News4m yang lalu

Era MiCA dan Peta Baru Crypto Eropa, Mengapa Jerman Tampil di Panggung Utama?

Dengan MiCA memasuki tahap akhir transisi, industri kripto Eropa telah melalui penyaringan regulasi besar-besaran. Hanya sekitar 12% perusahaan kripto di UE yang telah mendapatkan otorisasi CASP hingga 1 Juli. Di peta baru ini, Jerman menonjol dengan 57 penyedia layanan aset kripto yang diotorisasi MiCA, sekitar 23% dari total otorisasi UE, menjadikannya pintu masuk kepatuhan utama ke pasar tunggal Eropa. Posisi kuat Jerman didukung oleh fondasi regulasi fungsional yang telah ada, yang mengintegrasikan layanan kripto ke dalam kerangka perbankan, sekuritas, dan pasar modal sebelum MiCA. Pendekatan ini memungkinkan transisi yang lebih mulus ke aturan UE. Bank-bank tradisional Jerman kini berperan aktif, tidak hanya sebagai bagian dari rantai kepatuhan tetapi juga sebagai saluran distribusi langsung bagi pengguna ritel. Contohnya, DZ Bank dan Sparkassen berencana menawarkan layanan perdagangan aset kripto melalui aplikasi bank mereka kepada nasabah. Lebih jauh, posisi Jerman berkembang dari pusat perdagangan menjadi hub infrastruktur aset digital Eropa. Lembaga infrastruktur pasar seperti Deutsche Börse Group dan Clearstream sedang membangun platform untuk sekuritas digital dan aset tokenisasi, yang mencakup siklus hidup penuh dari penerbitan hingga penyelesaian. Bank-bank Jerman juga terlibat dalam proyek stablecoin euro Qivalis, menunjukkan peran dalam membangun infrastruktur pembayaran digital dan penyelesaian aset masa depan di tingkat Eropa.

marsbit14m yang lalu

Era MiCA dan Peta Baru Crypto Eropa, Mengapa Jerman Tampil di Panggung Utama?

marsbit14m yang lalu

Trading

Spot
活动图片