如何看待Optimism欺诈证明因安全问题被调整为受许可?

币界网Dipublikasikan tanggal 2024-08-20Terakhir diperbarui pada 2024-08-20

币界网报道:

作者:HAOTIAN

最近,@Optimism由于Fault Proof System出现安全审计问题遭到了海外社区的质疑。原本无许可的欺诈证明的机制,在被发现重大安全问题后,OP Foundation竟然提出要硬分叉修复问题,并将其转为受许可证明?具体怎么回事呢?

1)简单而言:Fault Proof System是一种用于验证Layer2网络状态正确性的机制,任何人可以无许可向L1上的纠纷虚拟机提交L2状态,并接受他人的挑战,如果挑战成功则会触发奖惩机制。

这就是OP-Rollup机制确保安全性而必须存在的欺诈证明机制。6月份Fault Proof System的上线算是弥补了一直以来市场对OP Stack缺乏有效挑战机制的诟病问题。

2)不过,最近一次社区驱动的审计发现了该欺诈证明系统的多个漏洞,Optimism基金会的反应却让人大跌眼镜:

1、将欺诈证明VM opcode级别的漏洞视为小安全漏洞;

2、把欺诈证明系统排除在了外部审计范围之内;

3、暂时将欺诈证明的无许可调整为许可机制,并提出一项名为Granite的硬分叉计划来解决安全问题;

如此这般,让人不得不怀疑所谓Fault Proof System存在意义和有效性,

3)如何看待这件事呢?在我看来:

1、Optimism推出Fault Proof System完全是为了进一步扩大OP Stack阵营所进行的必要的安全挑战机制,市场对Optimism本身是否存在这样的挑战机制已经“乐观化”了;

2、Fault Proof System确实构造精密复杂,大部分状态可在L2本地进行校验,只把一些关键部分推送给L1的故障虚拟机来裁夺,没错是开发了特定op code的虚拟机,这样做既可以确保L1验证的低成本同时又能确保安全性;

3、Fault Proof System从无许可调成许可,并被紧急禁用也暴露了OP基金会和多签安全委员会的过多权利,欺诈证明即使无许可也在安全委员会的控制之下;

4、Optimism实现Stage1的安全和去中心化目标至少相比同阵营的Arbitrum掉队了,ZK-Rollup在技术上的领先优势会进一步得到重视。

Bacaan Terkait

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep seperti metaverse, Web3.0, platform data simulasi, digital twin, dan Physical AI bermunculan, menciptakan kebingungan. Konsep-konsep ini bukanlah hal yang sama dengan Model Dunia (World Model), tetapi semuanya mengarah pada tren besar: kaburnya batas antara dunia digital dan fisik. Model Dunia berperan sebagai "lapisan kognitif" atau "sistem operasi dasar" yang bertanggung jawab agar AI dapat memahami dan mensimulasikan dunia. Analisis hubungannya dengan konsep lain adalah sebagai berikut: 1. **Metaverse**: Ini adalah tujuan atau "ruang pengalaman" imersif. Model Dunia berpotensi menjadi "mesin" atau alat pembuat konten otomatisnya, menghasilkan dunia 3D yang dapat diinteraksi dari teks, sehingga mengatasi hambatan pembuatan konten yang mahal. 2. **Web3.0**: Berfokus pada kepemilikan data, identitas, dan insentif ekonomi berbasis blockchain (masalah aturan/ekonomi). Ini berada di lapisan teknis yang berbeda dengan Model Dunia (masalah rekayasa pemahaman dunia). 3. **Platform Data Simulasi** (mis. untuk mobil otonom): Dapat dilihat sebagai versi 1.0 dari Model Dunia. Platform tradisional mengandalkan pembuatan skenario manual/berbasis aturan, sedangkan Model Dunia (versi 2.0) menggunakan AI untuk menghasilkan variasi skenario yang realistis secara otomatis dan masif. 4. **Digital Twin**: Adalah cermin real-time dari objek fisik (mis. pabrik, kota). Model Dunia melangkah lebih jauh dengan menambahkan kemampuan untuk **memprediksi masa depan** dan mensimulasikan hasil dari berbagai tindakan, bukan hanya mereplikasi keadaan saat ini. 5. **Physical AI** (AI fisik seperti robot, mobil otonom): Model Dunia adalah komponen intinya, khususnya untuk fungsi "memahami" hukum dunia dan memprediksi konsekuensi sebelum bertindak. Ini adalah "korteks otak" yang mensimulasikan sebelum eksekusi. Secara hierarki, Model Dunia berada di **Lapisan Kognitif**, yang mendukung lapisan aplikasi (simulasi, digital twin), lapisan aksi (Physical AI), dan lapisan pengalaman (metaverse). Ia bergantung pada infrastruktur dasar seperti komputasi dan data. Kesimpulannya, Model Dunia bukanlah konsep-konsep tersebut, tetapi ia berpotensi menjadi **sistem operasi** atau fondasi kognitif yang dibutuhkan banyak konsep itu untuk mewujudkan janji-janjinya dalam menghubungkan dan mengaburkan batas antara dunia digital dan fisik.

marsbit2j yang lalu

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

marsbit2j yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

Pada 26 Juni, saham sektor CPO di A-Shares jatuh lebih dari 6%, dipicu oleh peluncuran platform interkoneksi optik "Glass Bridge" oleh raksasa serat optik AS, Corning. Teknologi ini menggunakan pandu gelombang kaca wafer-level untuk penyelarasan pasif antara serat optik dan chip fotonik, yang berpotensi menyederhanakan arsitektur CPO tradisional yang bergantung pada unit array serat (FAU) dan perangkat penyelarasan aktif presisi. Pasar khawatir hal ini akan mengurangi permintaan jangka panjang untuk komponen FAU tradisional. Inti Glass Bridge terletak pada tiga karakteristik: manufaktur wafer-level untuk konsistensi produksi massal, antarmuka koneksi fisik TMT yang terstandarisasi untuk integrasi yang mudah, dan arsitektur konektor densitas tinggi yang dapat dilepas untuk fleksibilitas. Corning menegaskan bahwa Glass Bridge melengkapi, bukan sepenuhnya menggantikan, solusi FAU yang ada, terutama dalam skenario kepadatan sangat tinggi. Reaksi pasar mencerminkan pergeseran nilai dalam industri interkoneksi optik AI. Dana mengalir keluar dari saham CPO dan PCB menengah, beralih ke saham terkait substrat kaca seperti Kaishan Tech dan Dier Laser. Analis melihat substrat kaca sebagai material inti kemasan generasi berikutnya, menawarkan peluang diferensiasi bagi industri domestik, terutama di tengah meningkatnya permintaan komputasi AI dan tantangan paten substrat silikon.

marsbit2j yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片