Dark Skippy:如何用 2 个签名破解你的硬件钱包私钥?

币界网Dipublikasikan tanggal 2024-08-16Terakhir diperbarui pada 2024-08-16

币界网报道:

作者:OneKey 中文来源:X,@OneKeyCN

近期,海外加密安全圈炸锅了!又一个改进的硬件钱包破解手段被披露,速度更快、效率更高。难道黑客和白帽们也在搞“奥运”?

在这篇文章中,OneKey 将用尽量简单的语言为你解释这一切。让我们一起来潜入这个话题吧。

1. 黑客是如何破解硬件钱包的?

  1. 刷入恶意固件:攻击者将恶意固件刷到你的硬件钱包上。

  2. 发送交易:黑客使用这个带有恶意固件的硬件钱包发送比特币交易。恶意固件会将你的助记词通过低随机性签名的方式“嵌入”到这笔交易中,而这笔交易会公开存储在区块链上。

  3. 提取助记词:攻击者在区块链上找到你的交易,运行特殊算法,从中提取出你的比特币助记词。

  4. 盗取比特币:拿到助记词后,攻击者就能访问并盗走你的比特币。

2. 这个攻击算法的原理是什么?

要理解这个算法,你需要对 BTC 转账有些了解。如果你不是那种爱刨根问底的好奇宝宝,可以直接跳到下一部分,了解如何避免被攻击。

在进行比特币转账前,你需要准备交易数据,包括交易的输入(即你要花费的比特币来源)和输出(你要将比特币转到哪里)。随后,通过哈希算法计算出消息哈希值,这是需要签名的数据摘要,可理解为“浓缩的交易数据”。

关键步骤:签名

接下来是重头戏:你需要对这个交易数据进行签名。以椭圆曲线数字签名算法(ECDSA)为例,你需要结合一个内部随机数 k 来生成签名结果。

随机数 k 的引入是为了确保每次签名的唯一性和安全性。如果每次使用相同的随机数 k,即便你签署的消息(交易)不同,生成的签名可能会出现规律,从而被攻击者通过数学分析破解你的私钥。

因此,每次都使用一个不可预测的随机数 k,可以确保每次生成的签名都是独一无二的,即使对同一个消息进行多次签名,结果也会不同。

最后,矿工会验证并将交易打包广播到区块链。

黑客如何利用弱随机数攻击?

虽然无法直接从加密芯片上读取私钥,但如果黑客能修改你的固件里的随机算法,使随机数 k 不再随机,那么通过几次签名后,便可以通过链上广播的信息反推出你的私钥。

在 Dark Skippy 中,黑客将这个需求降低到只需 2 个签名(对于 12 个助记词)或 4 个签名(对于 24 个助记词)即可破解私钥。这比以往的方法更高效。

3. 如何避免被攻击?

这类攻击成功的关键在于:黑客成功拿到了用户的硬件钱包,并植入了恶意固件。

所以,建议采取以下防护措施:

1. 确保硬件钱包的安全

  • 防供应链攻击:确保硬件钱包从出厂、运输直到你的手里,未被第三方碰过。现在多家硬件钱包品牌,包括 OneKey,都有多层防拆封设计,确保如果有拆封痕迹能够立即发现。

  • 录像开箱:建议您从收到货开始全程录像开箱,作为售后依据。

  • 保管好钱包:开始使用后,确保硬件钱包不会被他人接触,以防被恶意修改。

2. 确保固件代码的安全

  • 从官网渠道下载更新:确保你从官方渠道下载固件更新。

  • 做好校验工作:不同厂商的措施不一。以 OneKey 为例,我们的软件和硬件代码是开源的,并通过了知名安全机构的审计。OneKey 最新硬件采用多颗军工级保密 EAL 6+ 芯片,机器和 App 会自动校验固件,非官方固件的签名会被检测到并硬抹除助记词数据。

4. 总结

无论如何,如果硬件钱包一旦丢失或落入黑客手中,建议立即启用备份助记词,尽快转移资产,确保万无一失。相比助记词触网存储和钓鱼攻击,这个风险仍然较小。

Bacaan Terkait

Kompetisi Kripto Lembaga Korea: Ledakan Stabilkoin dan RWA

Artikel ini membahas evolusi pasar kripto Korea Selatan, yang kini beralih dari fokus pada perdagangan ritel ke pembangunan infrastruktur blockchain institusional. Dua tren utama yang mendorong perubahan ini adalah stablecoin dan tokenisasi aset riil (RWA). Stablecoin won Korea yang diatur kini menjadi prioritas bagi regulator, bank, dan perusahaan untuk mencegah aliran keluar modal ke stablecoin dolar AS. Berbagai lembaga seperti KB Financial, Hana Financial, NH Nonghyup Bank, dan KBank sedang melakukan uji coba untuk pembayaran dan transfer lintas batas. Penyedia pembayaran seperti Shinhan Card, BC Card, dan Danal juga mengembangkan solusi. Platform internet seperti KakaoPay dan NAVER Pay, dengan basis pengguna yang luas, berencana mengintegrasikan stablecoin ke dalam ekosistem mereka. Bagi proyek kripto, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga ini. Di sisi RWA, Korea Selatan memusatkan perhatian pada tokenisasi aset di sektor unggulannya seperti perkapalan, rantai pasok industri, dan kekayaan intelektual hiburan (K-pop). Perusahaan sekuritas seperti Mirae Asset dan Hanwha Investment sedang memimpin inisiatif ini. Kerangka regulasi yang jelas diharapkan berlaku pada awal 2027. Peluang bagi proyek kripto terletak pada penyediaan infrastruktur seperti saluran distribusi global, solusi likuiditas dan interoperabilitas lintas rantai, serta alat pendukung untuk lembaga. Akses ke pengguna akhir akan sangat bergantung pada platform konsumen utama seperti NAVER (yang berencana mengakuisisi operator Upbit, Dunamu), Kakao (mengembangkan dompet terpadu), dan Toss (dompet finansial semua dalam satu). Industri kripto Korea Selatan sedang mendekati titik kritis, di mana proyek-proyek yang dapat membangun kemitraan dan kasus penggunaan nyata dengan lembaga lokal akan membantu membentuk masa depan aset digital di negara tersebut.

Foresight News4m yang lalu

Kompetisi Kripto Lembaga Korea: Ledakan Stabilkoin dan RWA

Foresight News4m yang lalu

Bagaimana Menilai Keaslian Video AI? Merangkum Sistem Deteksi yang Dinamis, Dapat Dilacak, dan Dapat Diinterpretasikan

Bagaimana Menentukan Keaslian Video AI? Tinjauan Sistem Deteksi Dinamis, Dapat Dilacak, dan Dapat Dijelaskan Generasi video AI telah berkembang pesat, mencapai kualitas sinematis. Namun, deteksi video palsu tertinggal, menimbulkan risiko sosial. Makalah tinjauan ini menetapkan kembali tujuan deteksi menjadi **"verifikasi kesetiaan fakta"**, memeriksa apakah konten video selaras dengan dunia nyata. Video AI dikategorikan menjadi tiga paradigma: **Manipulasi Lokal (LMV)**, **Edit Audio-Visual (AVE)**, dan **Sintesis Video Generatif (GVS)**. Untuk mendeteksinya, tinjauan mengusulkan kerangka kerja **empat lapis dari perspektif ganda Visi-Bahasa**: 1. **Analisis Isyarat Visual Intrinsik**: Memeriksa anomali statistik tingkat rendah seperti pola noise dan sinyal fisiologis. 2. **Konsistensi Spasial-Temporal**: Menganalisis kelancaran gerakan objek dan dinamika adegan sepanjang waktu. 3. **Konsistensi Antarmoda**: Memverifikasi keselarasan antara elemen visual, audio, dan teks dalam video. 4. **Penalaran Tingkat Dunia Dipandu Bahasa**: Mengevaluasi konsistensi konten video dengan pengetahuan dunia nyata, fakta, dan hukum fisika menggunakan penalaran semantik. Fokus metode deteksi bergeser dari lapisan 1 & 2 (visi) ke lapisan 3 & 4 (bahasa) seiring membaiknya kualitas video AI. Evaluasi juga perlu berkembang melampaui metrik akurasi dasar, menuju sistem penilaian **dinamis yang mengutamakan bukti**, serta sistem deteksi yang **dapat dipercaya dan dijelaskan** dengan menggabungkan bukti visual dan penalaran semantik. Deteksi yang andal memerlukan kolaborasi antar bidang seperti Visi Komputer, NLP, dan pemahaman multimodal.

marsbit38m yang lalu

Bagaimana Menilai Keaslian Video AI? Merangkum Sistem Deteksi yang Dinamis, Dapat Dilacak, dan Dapat Diinterpretasikan

marsbit38m yang lalu

Tak Terduga, Audit Keamanan adalah Aplikasi Pertama yang Terwujud dari AI x Crypto

Data menunjukkan, hingga Juni 2026, TVL DeFi turun sekitar 39% dari awal tahun. Di sisi lain, serangan keamanan di sektor DeFi telah menyebabkan kerugian sekitar $942 juta dalam 121 insiden sepanjang tahun. Munculnya alat AI canggih, seperti model Claude Mythos dari Anthropic, telah mengubah lanskap keamanan dengan drastis. Biaya dan keahlian yang dibutuhkan untuk menemukan kerentanan dalam kontrak pintar kini turun hampir ke nol, memungkinkan penyerang memindai ribuan kontrak secara sistematis dan mengeksploitasi celah dengan sangat cepat, bahkan pada protokol yang sudah diaudit. Insiden pada protokol seperti Drift Protocol dan KelpDAO membuktikan bahwa laporan audit tradisional yang hanya fokus pada kode tidak lagi memadai. Penyerang kini menargetkan logika bisnis, konfigurasi infrastruktur, dan kelemahan operasional. Celah pada kontrak lama yang telah berjalan bertahun-tahun juga kembali dieksploitasi berkat bantuan AI. Pernyataan pesimistis dari pendiri OpenZeppelin bahwa "semua DeFi tidak aman" mencerminkan tantangan struktural ini: pihak bertahan harus menutup semua celah, sementara penyerang hanya butuh satu pintu masuk. Menanggapi hal ini, proyek-proyek kini terdorong untuk melakukan audit ulang berdasarkan standar keamanan baru di era AI, meskipun lebih bersifat pertahanan. Perusahaan audit seperti CertiK dan OpenZeppelin beradaptasi dengan mengembangkan sistem audit berbantuan AI, beralih dari model laporan satu kali ke layanan pemantauan berkelanjutan dan verifikasi formal. Contohnya, alat audit AI Firepan berhasil menemukan kerentanan kritis yang terlewat oleh enam auditor manusia pada kontrak Curve Finance. AI juga membuktikan kemampuannya dalam audit proyek privasi seperti Zcash. Kesimpulannya, fusi AI dan Crypto paling dahsyat dampaknya di audit keamanan. Era keamanan sebagai pemeriksaan satu kali sebelum peluncuran telah berakhir. Keamanan kini harus menjadi infrastruktur berkelanjutan bagi proyek, sementara perusahaan audit harus berevolusi dari penyedia jasa pasif menjadi mitra defensif proaktif yang terintegrasi penuh. Masa depan akan dimenangkan oleh pihak yang paling cepat beradaptasi dan memanfaatkan AI untuk pertahanan.

链捕手53m yang lalu

Tak Terduga, Audit Keamanan adalah Aplikasi Pertama yang Terwujud dari AI x Crypto

链捕手53m yang lalu

Trading

Spot
活动图片