Команда Holograph объявила об аресте взломщиков

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-03-15Terakhir diperbarui pada 2024-08-15

  • Разработчики протокола Holograph поделились подробностями касательно взлома в июне.
  • Они заявили об аресте двух подозреваемых в Италии.
  • Злоумышленники ожидают экстрадиции во Францию, где им предъявят обвинения.

Команда протокола Holograph заявила о том, что правоохранители задержали двух лиц, которых подозревают в причастности к взлому проекта. Этот инцидент произошел 13 июня 2024 года.

Holograph Hack Arrests

After an incredibly intensive two-month pursuit by France's Office for the Prevention of Cybercrime (OFAC), BRI, @Europol, the Italian Directorate of Anti-Mafia Investigations, & @Policing_Cayman (RCIPS), we’re grateful to share that multiple arrests have… pic.twitter.com/4ZF076tLkJ

— Holograph (@holographxyz) August 14, 2024

Согласно официальному заявлению, расследование дела было международным. К нему присоединились Французское управление по борьбе с киберпреступностью, Европол, Управление по борьбе с мафией Италии и полиция Каймановых островов.

В заметке французской прессы, на которую сослались разработчики Holograph, имена подозреваемых не раскрываются. Известно, что они «выходцы из восточноевропейских стран».

Фигурантов дела арестовали в Италии 9 августа 2024 года. Они ожидают экстрадиции во Францию, где им предъявят обвинения.

Протокол Holograph был взломан 13 июня 2024 года. Злоумышленники воспользовались уязвимостью в смарт-контракте проекта, чтобы выпустить дополнительно 1 млрд HLG.

В результате курс актива существенно упал. Ущерб от инцидента составил 13 млн евро ($14,4 млн). Вскоре после взлома команда Holograph утвердила план компенсации потерь пользователей, который предусматривает возмещение в размере 75% от изначальной суммы.

Актив отреагировал ростом на новость об аресте подозреваемых. На суточном графике цена подскочила на более чем 20%, согласно CoinMarketCap.

Взлом Holograph был отражен в отчете платформы PeckShield. Согласно ему, в июне 2024 года ущерб от взломов в криптовалютном сегменте составил $176,2 млн.

Bacaan Terkait

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin tidak hanya terletak pada kemungkinan "depegging" (kehilangan patokan nilai), tetapi pada tantangan untuk memasukkannya ke dalam sistem keuangan yang dapat diidentifikasi, dipantau, dipertanggungjawabkan, dan diregulasi. Laporan berjudul "Anchoring Trust in Money" menekankan bahwa uang bukan sekadar produk teknologi. Kepercayaan datang dari kerangka hukum, likuiditas, unit akun bersama, dan integritas keuangan. Dalam sistem tradisional, bank bertanggung jawab atas KYC, pemantauan transaksi, dan pelaporan. Sebaliknya, stablecoin yang beredar di blockchain tanpa izin menghadapi risiko kombinasi: anonimitas semu, dompet non-kustodial, jembatan lintas rantai, dan kurangnya kejelasan subjek hukum. Transparansi pada rantai (on-chain) tidak sama dengan transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak berarti identitas terungkap. Risiko stablecoin dapat merembes kembali ke keuangan tradisional melalui pintu masuk/keluar dana (on/off-ramp), platform perdagangan, dan akun pelanggan. Masa depan regulasi bukan melarang inovasi, tetapi "menanamkan aturan" ke dalam infrastruktur. Sistem keuangan token masa depan harus menyematkan identifikasi pelanggan, penyaringan risiko pra-transaksi, jejak data yang dapat diaudit, dan mekanisme kolaborasi lintas yurisdiksi sejak awal. Kepatuhan bukanlah penghalang, melainkan infrastruktur dasar yang memungkinkan inovasi keuangan berkelanjutan dan aman.

marsbit1j yang lalu

Pengamatan Kepatuhan Laporan BIS: Risiko Sebenarnya Stablecoin, Bukan Hanya "Pelepasan Jangkar"

marsbit1j yang lalu

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin bukan hanya ketidakstabilan nilai (de-pegging), tetapi kemampuan untuk diintegrasikan ke dalam sistem keuangan yang teridentifikasi, termonitor, dapat dipertanggungjawabkan, dan teregulasi. Dari perspektif kepatuhan, uang memerlukan kerangka institusional yang menjamin unit akun, pembayaran pasti, likuiditas, regulasi, dan integritas keuangan. Stablecoin, yang banyak beredar di blockchain tanpa izin, menghadapi tantangan dalam KYC, AML/CFT, dan kejelasan tanggung jawab karena pseudo-anonimitas, dompet non-tahanan, dan bridging antar-rantai. Transparansi data rantai-blok (on-chain) tidak secara otomatis berarti transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak sama dengan identitas yang diketahui. Risiko dari ekosistem stablecoin dapat berpindah kembali ke keuangan tradisional melalui titik on-ramp/off-ramp (pintu masuk/keluar dana). Oleh karena itu, arah masa depan yang diusulkan BIS adalah mengintegrasikan teknologi tokenisasi ke dalam sistem moneter berbasis bank sentral dan lembaga teratur, dengan menanamkan aturan sejak awal ("embedded rules"). Ini termasuk identifikasi klien, pra-skrining transaksi, penilaian risiko, jejak data yang dapat diaudit, serta mekanisme kolaborasi lintas lembaga dan yurisdiksi. Intinya, bagi profesional kepatuhan, setiap inovasi keuangan baru harus menjawab pertanyaan mendasar: Siapa yang mengidentifikasi klien, memantau transaksi, menangani anomali, dan bertanggung jawab? Kepatuhan bukanlah penghalang inovasi, melainkan infrastruktur dasar agar inovasi keuangan dapat berkelanjutan dan aman.

链捕手1j yang lalu

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片