美国大选预测押注超 6 亿美元,出圈的预测市场 Polymarket 会成为算法垄断信息的“解药”吗?

链捕手Dipublikasikan tanggal 2024-08-14Terakhir diperbarui pada 2024-08-14

作者:Weilin,PANews

 

美国大选预测押注超6亿美元,出圈的预测市场Polymarket会成为算法垄断信息的“解药”吗?

随着美国大选的讨论越来越激烈,Polymarket已经“出圈”。截至8月14日,Polymarket上“美国大选胜者”的预测押注金额达5.89亿美元,再加上其他大选主题预测,总金额远超6亿美元。

从打破主流的大选叙事、将2024年民主党总统候选人拜登退选的可能性带入到大众眼前,到预测J.D Vance有极大概率担任共和党副总统候选人,以及预测特朗普与马斯克对谈可能提到的词汇,预测市场Polymarket为美国两党争夺总统位置带来了更多的悬念,也生动地呈现了用户更多的真实观点。

最近,Polymarket官宣大选知名数据专家Nate Silver加入。在如今的社交媒体算法时代,Polymarket聚合了各个渠道的信息,通过押注和概率展示用户的观点,更加能够生动和准确地反应人们的意见和现实发生的可能性。它也得到了越来越多的专业媒体和人士的引用。由于排除了人们为了流量博取眼球的内容,Polymarket可能会成为社交媒体时代算法的一剂“解药”。

成功预测拜登退选和J.D Vance提名,Polymarket“出圈”

8月13日,Polymarket的用户花费了近500万美元押注前总统特朗普与特斯拉首席执行官马斯克交谈时会说些什么。总体而言,Polymarket上有11个相关市场有显著的交易量,涵盖了“比特币”和“加密货币”等加密货币特定词汇,以及“内战”和“审查制度”等更多政治话题。

7月30日,Polymarket在拜登宣布退选9天之后,预测市场Polymarket涌现出一些热门话题,比如“民主党的副总统人选会是谁?”,Mark Kelly有37%的概率,Josh Shapiro有34%的概率。“拜登能够顺利结束任期吗?”,概率为74%。这些新话题为关注美国大选的用户提供了独特的有趣角度和新话题。

7月21日,美国现任总统拜登突然宣布退出2024年的美国大选。而在那之前,Polymarket对这一话题其实早有预测,尽管拜登一再否定相关的消息,主流媒体的报道也态度模糊。最终,Polymarket上的这一押注金额最终达到了2112万美元,用户通过押注表达了自己的观点,成功打破主流叙事,令此前不了解这个平台的用户和选民在惊讶的同时,也越来越重视这个预测市场。

美国大选预测押注超6亿美元,出圈的预测市场Polymarket会成为算法垄断信息的“解药”吗?

在7月15日之前,Polymarket还成功体现了J.D Vance为共和党副总统候选人之一的可能性。有645万美元押注Vance,Vivek Ramaswamy有约667万美元的押注,与Vance不相上下。假设没有Polymarket,Vance的胜出概率可能会通过漫长的民调才能体现,而民调和媒体采访由于受到政党影响往往无法动态地体现大量的个人观点。

从原理上看,Polymarket的用户聚合了所有的可使用数据,包括民调和其他数据,之后,他们能够将这些同步至自己对于概率的观点中。这也是Polymarket相对于民意调查的优势,因为它聚合了几乎所有方面的信息。

美国大选预测押注超6亿美元,出圈的预测市场Polymarket会成为算法垄断信息的“解药”吗?

大选知名数据专家Nate Silver加入,交易量屡创新高

今年5月14日,Polymarket宣布,已通过两轮融资筹集了7000万美元,最近一轮融资由Peter Thiel的风险投资公司Founders Fund领投,Polymarket的投资者还包括以太坊联合创始人Vitalik Buterin。这一消息也在当时引起加密业界的一些关注,PANews也撰文介绍了Polymarket的成长史

7月17日,大选的知名数据专家Nate Silver加入了Polymarket,当选顾问。这位大选预测平台FiveThirtyEight的创始人,在2009年被《时代》杂志评为世界上最具影响力的100人之一,因为他的选举预测系统在2008年美国总统选举中成功预测了50个州中的49个结果。他随后开发的选举预测系统以高度准确性预测了2012年和2020年的总统选举结果。他的模型在2016年总统选举中给出了特朗普28.6%的胜选概率,但这一概率高于许多其他预测竞争者。

美国大选预测押注超6亿美元,出圈的预测市场Polymarket会成为算法垄断信息的“解药”吗?
7月17日,大选的知名数据专家Nate Silver加入了Polymarket

现在,Nate Silver将会在策略、媒体关系方面为Polymarket提供建议,并且在他的写作中包括Polymarket的数据。此外,他的到来也预计会让Polymarket的大选押注有更好的质量、专业性和关注度。

在重量级顾问到来和大选话题持续之际,7月25日,根据Dune的数据,Polymarket的交易量突破10亿美元。7月1日至30日交易量突破3亿美元。Polymarket的战略副总裁David Rosenberg表示,“我们的愿景变成了现实,为此感到十分骄傲。”

美国大选预测押注超6亿美元,出圈的预测市场Polymarket会成为算法垄断信息的“解药”吗?

Polymarket上的押注不仅局限于选举,在这个平台上,用户可以发现新的观点、话题和热点,平台还有加密货币、体育、流行文化多个板块。 

Polymarket受到广泛引用,可能会成为算法的“解药”

由此,Polymarket不断打破了主流媒体和信息渠道的叙事,也逐渐成为彭博等专业和传统媒体的引用来源和调查工具。Polymarket团队的愿景是,它是一个在媒体叙事和社交媒体算法中寻找真相的平台。

美国大选预测押注超6亿美元,出圈的预测市场Polymarket会成为算法垄断信息的“解药”吗?

美国大选预测押注超6亿美元,出圈的预测市场Polymarket会成为算法垄断信息的“解药”吗?

美国大选预测押注超6亿美元,出圈的预测市场Polymarket会成为算法垄断信息的“解药”吗?

“在社交媒体上,人们得到激励而创造最‘有参与度’的内容,但是这往往是最煽动的,也往往并不真实。这些激励物是反真相的。在Polymarket,人们会因为自己正确而赢得押注,在自己错误时输掉押注。这为真相创造了合适的激励。这也是算法的‘解药’。”Polymarket对PANews表示。

正如创始人Shayne Coplan最近在LinkedIn上表示,“最令人欣慰的是,看到Polymarket被广泛采用作为一种替代的新闻来源。趋势很明显:由于Polymarket的存在,人们更了解世界上正在发生的事情。受够了那些夸夸其谈的专家和由算法生成的新闻。在这个信息错误泛滥的时代,Polymarket提供了一种由财务激励推动真相的新型信息形式,而不是通过引诱来获取点击量。人们想要公正的信息。Polymarket正在提供这一点。”

基于这些,Polymarket也已经成为当下社交媒体、押注市场、娱乐平台的创新融合,加密用户通过充值USDC即可押注,交互便捷。

Polymarket也正在与内容平台结合,7月30日,知名内容订阅付费平台Substack宣布推出来自Polymarket的预测市场嵌入功能,标志着其新Substack THE ORACLE by Polymarket 的启动。在The Oracle中,读者将找到从Polymarket交易平台上成千上万个活跃市场中获取的见解和分析。Polymarket的The Oracle将定期汇总一些值得注意的市场及其关键统计数据,并深入分析当下最热门的一些问题。

8月13日,Polymarket 宣布与AI驱动的搜索引擎Perplexity达成合作,为用户提供实时事件的新闻摘要。Perplexity将使用Polymarket的数据(如选举趋势)生成可视化内容,这些内容将通过AI平台Tako生成。

未来,Polymarket有可能会有代币生成事件(TGE),不过日期尚有待确定。PANews将会密切关注项目的进展,带来最新消息。

Bacaan Terkait

Wawancara CEO Strategy: Setelah Jual Bitcoin, Bisakah STRK Pulih Kembali?

**Wawancara dengan CEO Strategi: Bisakah STRATEGI Pulih Setelah Penjualan Bitcoin?** Dalam wawancara ini, CEO Strategy Phong Le menjelaskan alasan di balik penjualan 32 Bitcoin yang menggegerkan pasar. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membuktikan likuiditas dan menguji proses internal, bukan reaksi panik. Le menegaskan bahwa perusahaan tetap memegang keyakinan kuat pada Bitcoin sebagai aset fundamental. Le menjelaskan bahwa mayoritas STRATEGI (Strategy Preferred Stock) dipegang oleh investor ritail dan institusional jangka panjang, sehingga risiko "death spiral" dari protokol DeFi minimal. Ia juga membeberkan proses pengambilan keputusan yang ketat di perusahaan, melibatkan dewan direksi dan analisis data mendalam. Menyikapi volatilitas harga STRATEGI, CEO menyatakan perusahaan memiliki banyak opsi pendanaan, namun strategi "tidak melakukan apa-apa" (holding Bitcoin) tetap menjadi pilihan penting, sebagaimana terbukti selama bear market 2022. Keyakinannya pada nilai dasar Bitcoin dan visi tentang peran kripto di masa depan ekonomi robot dan AI membuatnya optimis. Mengenai pemulihan harga STRATEGI ke nilai pari $100, Le yakin dengan diisi kembali cadangan dolar dan dimulainya mekanisme pembayaran dividen pertama pada 30 Juni, produk yang sangat dijaminkan ini akan secara bertahap kembali ke level tersebut. Ia menutup dengan menegaskan transparansi perusahaan terkait penjualan Bitcoin, sebagaimana tercatat dalam dokumen 8-K.

marsbit8m yang lalu

Wawancara CEO Strategy: Setelah Jual Bitcoin, Bisakah STRK Pulih Kembali?

marsbit8m yang lalu

Pendiri IOSG: Ethereum Tidak Perlu Lagi Keyakinan Teknologi, Ia Butuh Kompromi Gaya Elon Musk

**Pendiri IOSG: Ethereum Tidak Perlu Lagi Kepercayaan Teknis, Tapi Perlu Kompromi ala Musk** Penulis menilai pembentukan ETHLabs bukan sekadar "yayasan kedua", melainkan sinyal pasar yang tidak percaya pada pendekatan "berdiam diri dan terdesentralisasi" Ethereum Foundation (EF). Ini adalah suara modal, bukan forum. Perbedaan mendasar antara Vitalik Buterin (V) dan Elon Musk terletak pada pendekatan: Musk memahami bisnis dan realitas terlebih dahulu, lalu menyesuaikan teknologi; V berangkat dari teknologi murni dan mengharapkan realitas tumbuh sendiri. Keberuntungan Ethereum dengan aplikasi seperti DeFi dan NFT mungkin tidak bertahan karena kini ada banyak pilihan lain. Ethereum saat ini membutuhkan bukan roadmap teknis baru, melainkan **seseorang yang turun langsung memahami bisnis dan bersungguh-sungguh mengejar aplikasi dunia nyata**. Harapannya adalah V mempelajari cara Musk membangun bisnis dan fokus pada pertanyaan: aplikasi dunia nyata apa yang bisa dijalankan Ethereum? Masalah EF sebenarnya adalah manajemen dan aliran keluar talenta, yang tidak bisa diatasi oleh pendiri yang menjaga jarak. Model baru dengan banyak "steward" seperti ETHLabs berisiko fragmentasi tanpa arah bersama. Kohesi sejati harus datang dari nilai ETH sebagai aset bersama, tetapi ini memerlukan **narasi dunia nyata yang jelas dan dapat dipahami semua pihak**. Kredibilitas dan independensi struktur baru ini harus dibangun melalui waktu dan transparansi, bukan sekadar pengumuman. Ancaman terbesar Ethereum bukanlah pesaing seperti Solana, melainkan **pergeseran perhatian global ke AI**. Jendela waktu hanya 12-18 bulan. Untuk merebut kembali perhatian, dibutuhkan pendiri yang fokus pada aplikasi praktis dan narasi yang mampu menarik talenta terbaik. Cahaya idealisme V masih ada, tetapi untuk menyinari realitas, yang dibutuhkan bukanlah lagi menatap langit, melainkan **terjun ke dalam arena**. Dan waktu untuk tindakan itu hampir habis.

marsbit1j yang lalu

Pendiri IOSG: Ethereum Tidak Perlu Lagi Keyakinan Teknologi, Ia Butuh Kompromi Gaya Elon Musk

marsbit1j yang lalu

JD.com dan Mantan CTO Open AI Mira Murati Memasuki Jalur AI yang Sama

Bayangkan seorang lansia terjatuh di rumah. Tanpa perintah suara, perangkat pintar atau kamera langsung "melihat" kejadian tersebut dan AI secara proaktif mengirimkan peringatan darurat. Ini adalah salah satu visi yang coba diwujudkan oleh JoyAI-VL-Interaction, model interaksi visual-bahasa open-source pertama di dunia yang baru dirilis oleh JD.com. Berbeda dengan model AI biasa yang bekerja dengan logika "tanya-jawab", JoyAI-VL-Interaction dirancang untuk berinteraksi secara aktif dan real-time dengan dunia fisik. Model ini dapat secara otonom memutuskan kapan harus merespons, kapan harus diam, dan kapan harus menyerahkan tugas kompleks ke model backend, hanya dengan menganalisis aliran video secara terus-menerus. Pendekatan ini disepakati juga oleh Thinking Machines Lab (didirikan oleh mantan CTO OpenAI, Mira Murati), menandakan pergeseran industri menuju AI yang lebih proaktif. JD.com menempatkan modalitas visual sebagai penggerak utama, karena banyak informasi penting di dunia nyata muncul sebagai perubahan visual, bukan perintah suara. Model 8B parameter ini dirancang ringan, dapat dijalankan pada GPU seperti RTX 3090, dan sepenuhnya open-source—termasuk kode, model, dataset, dan sistem inferensi. Ini memungkinkan pengembang dengan mudah membuat aplikasi untuk berbagai skenario seperti penjagaan lansia/anak, asistensi tunanetra, komentar olahraga otomatis, inspeksi toko, dan kolaborasi robot. Pelepasan open-source ini merupakan bagian dari strategi JD.com yang lebih besar untuk membawa AI ke dunia fisik. Perusahaan ini mengandankan aset datanya yang unik dari ribuan skenario operasional nyata di logistik, ritel, dan industri, serta berencana mengumpulkan 10 juta jam data video berkualitas tinggi. Dengan membuka akses, JD.com berharap dapat mempercepat adopsi AI interaktif yang dapat melihat, memahami, dan bertindak secara mandiri di lingkungan kita.

marsbit1j yang lalu

JD.com dan Mantan CTO Open AI Mira Murati Memasuki Jalur AI yang Sama

marsbit1j yang lalu

Google Mulai Jual TPU, Raksasa Teknologi Ingin Menghasilkan 'Token Murah' dengan Produksi Chip AI

Google mulai menjual chip TPU mereka ke klien dan pusat data pihak ketiga, yang sebelumnya hanya tersedia melalui layanan cloud. TPU (Tensor Processing Unit) adalah chip khusus yang dirancang untuk komputasi AI, terutama dalam operasi matematika matriks dan tensor, membuatnya sangat efisien untuk model AI besar. Dengan mengkombinasikan ribuan TPU menjadi kluster superkomputer, Google menciptakan pusat komputasi AI yang sangat efisien. Hal ini memungkinkan Gemini menawarkan harga token yang lebih rendah dibandingkan pesaing seperti OpenAI, sehingga lebih kompetitif di pasar. Langkah ini dianggap sebagai tantangan bagi Nvidia, yang selama ini mendominasi pasar chip AI dengan ekosistem CUDA-nya. Meskipun Nvidia masih menjadi standar industri, Google berfokus pada efisiensi dan biaya yang lebih rendah, terutama untuk inferensi AI, di mana biaya token menjadi faktor kritis. Selain Google, perusahaan cloud seperti Huawei Cloud dan Alibaba Cloud juga mengembangkan ekosistem komputasi AI mandiri dengan chip buatan sendiri, seperti Ascend dan Zhenwu. Mereka tidak hanya fokus pada kinerja chip, tetapi juga pada kemampuan sistem untuk mengubah chip menjadi solusi produktif yang terjangkau. Pasar komputasi AI kini bergeser dari hanya mengejar kinerja tertinggi menjadi menekankan efisiensi dan biaya yang lebih rendah. Dengan komputasi AI semakin menjadi sumber daya dasar seperti listrik atau air, perusahaan yang dapat menyediakan solusi terjangkau dan terintegrasi akan lebih kompetitif di masa depan.

marsbit1j yang lalu

Google Mulai Jual TPU, Raksasa Teknologi Ingin Menghasilkan 'Token Murah' dengan Produksi Chip AI

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片