STX:牛市大黑马?

金色财经Dipublikasikan tanggal 2024-08-07Terakhir diperbarui pada 2024-08-07

大家好,发掘机会,把握机会,我是你的好邻居挖挖机。风险提示:请遵守国家相关法律法规,本文不构成投资建议

stacks项目启动于2019年,是由美国sec批准通过并以ico形式发行。在2024年4月比特币区块奖励减半,比特币现货ETF正在申请中,BTC绝对是未来的热门话题。在比特币市值不断膨胀的预期下,stacks的重要性日益凸显,STX的价格将也和BTC同向变动。

WbRwokuqaQl6mcANA1vHsCieErdWX0Vn9eUGh8rR.jpeg

把比特币“升级”为“以太坊”

stacks项目是一条部署在比特币,通过POX共识机制运行的L2公链,旨在解决比特币拓展性问题赋予比特币defi智能合约NFT等重要功能。比特币作为最大最原始的加密货币之一,一方面拥有超过40%的市占率的超大市值体量,另一方面,比特币的pow算力之高使得其安全性毋庸置疑,但第一代区块链系统总会有拓展性能太弱tps太低的问题。

stacks取长补短利用比特币算力来保护网络安全,他能够把比特币“升级”为“以太坊”,使得其巨大的市值有“用武之地”。(上一轮牛市顶端比特币市值已经超过一万亿美元)。

技术升级

即将到来的Nakamoto升级使得他可以生成sBTC与BTC1:1锚定由此方便比特币在二层网络上的交互,更容易地使用defi等智能合约。小编认为这似乎是比WBTC更好的选择,WBTC终究只是一个过渡方案,只是锚定比特币的ERC20代币。比特币合约交互运行在比特币网络上,这样才足够安全放心。另外针对比特币网络又慢又堵又贵的问题,此次升级将把出块速度调节到5秒一个,大幅增加stacks网络的运行速度,更快的速度更低的成本极大提高了使用体验。

NJMyWZrzgljlPBMh5tqLTgG3P6rEi96RAmhl0nGt.jpeg

更大的波动性

stacks只有约六亿美元的市值,且流通率超过70%,假设比特币ETF被通过,比特币二层项目鸡犬升天。下一轮牛市比特币市值突破2万亿,乐观估计以比特币5%的市值来估算stacks市值为1000亿美元,STX的涨幅可能超过惊人的一百倍。但这个预测并不具有太高的客观性和合理性,因为智能合约并不是比特币的使命,以太坊生态已经非常完善,比特币合约生态是否有必要这是个值得思考的问题,山寨币投资风险极高,一百倍的收益期望也意味着你失去所有本金的风险。

GCSDibpavPrK0fH5PwbVGBk61jPpy3iwgTrdwjDy.jpeg

独特的POX质押奖励

质押STX能够与矿工分得一杯羹。 POX共识机制允许用户质押STX获得预计约9%的年化回报,这个奖励是以比特币形式发放。此外由于STX目前不兼容EVM所以需要使用专用钱包如Xverse等,通过该去中心化钱包你可以完成质押操作,每个质押周期为21天,较为灵活。

总之,STX可能是个潜力极大的项目但也有归零风险,山寨币投资风险极大,请遵守国家相关法律法规,自行深入研究,本文不构成投资建议

Bacaan Terkait

Mundur Terhitung: GPT-5.6 – Tinggalkan Khayalan API Tunggal, Iterasi Daya Komputasi Secepat Apa Pun Takkan Lawan Satu Aturan Kepatuhan

Pada pertengahan Juni, tiga peristiwa industri — pembatasan akses Fable 5 karena kepatuhan regulasi, pengumuman open-source GLM-5.2, dan kebocoran tanggal rilis GPT-5.6 — menandai titik balik dalam industri AI global. Logika dasarnya telah berubah: Pertama, **"ketersediaan" kini lebih penting daripada "kemajuan teknis"**, dengan rantai pasok model besar memasuki fase "sistem ganda": model tertutup yang dikontrol dan model open-source lokal. Kedua, **penghalang kompetisi raksasa model tertutup bergeser**. Fokus teknis beralih dari "kecerdasan bahasa" ke "kecerdasan spasial (model dunia)" yang sangat bergantung pada komputasi. Ketiga, menghadapi risiko kepatuhan regulasi lintas batas yang常态, **desain arsitektur "model-agnostic" telah menjadi kebutuhan dasar bagi pengembang aplikasi untuk menjaga keberlanjutan bisnis**. Fable 5 (Anthropic) dibatasi aksesnya bagi non-warga AS hanya 72 jam setelah diluncurkan, menunjukkan bahwa kemajuan teknologi kini berbanding lurus dengan risiko regulasi. Di sisi lain, model open-source seperti GLM-5.2 menawarkan peningkatan kinerja yang stabil dan keunggulan biaya signifikan (hingga 90% lebih murah), sekaligus menjadi cadangan penting untuk manajemen risiko kepatuhan perusahaan global. Sementara itu, GPT-5.6 dikabarkan akan fokus pada "kecerdasan spasial" atau "model dunia", berusaha membangun keunggulan baru di bidang seperti simulasi industri dan robotika yang membutuhkan daya komputasi masif. Kesimpulannya, logika evaluasi infrastruktur AI telah berubah dari sekadar kinerja teknis menjadi pertimbangan gabungan antara kinerja, kepatuhan regulasi, dan stabilitas akses. Bagi pengembang, ketergantungan pada API tertutup tunggal mengandung risiko tinggi. Menerapkan arsitektur "model-agnostic" untuk memungkinkan peralihan cepat ke alternatif open-source lokal telah menjadi prinsip dasar untuk menjaga kelangsungan bisnis.

marsbit2j yang lalu

Mundur Terhitung: GPT-5.6 – Tinggalkan Khayalan API Tunggal, Iterasi Daya Komputasi Secepat Apa Pun Takkan Lawan Satu Aturan Kepatuhan

marsbit2j yang lalu

Perang Subsidi Token "Raksasa AI", Sudah Hampir Selesai?

Perang subsidi token antara raksasa AI seperti Google, OpenAI, dan Anthropic mungkin tidak akan segera berakhir, tetapi sifatnya berbeda dari perang subsidi era internet. Analisis dari SemiAnalysis menunjukkan bahwa harga token saat ini sebenarnya sudah sangat disubsidi, dengan paket berlangganan AI premium bahkan mungkin disubsidi hingga 70 kali lipat dari biaya berlangganannya. Namun, tidak seperti layanan seperti taksi online atau pengiriman makanan, token AI hampir tidak memiliki efek "penguncian" (*lock-in effect*). Pengguna dan pengembang dapat dengan mudah beralih antara model AI karena API yang semakin standar. Ini berarti begitu subsidi dihentikan dan harga dinaikkan, pengguna bisa langsung beralih. Bill Maris dari Google Ventures memprediksi dengan keyakinan 100% bahwa Google, dengan pendapatan iklannya yang besar, bisa memotong harga token hingga 80% sebagai senjata. Bagi OpenAI dan Anthropic yang bergantung pada pendanaan investor, hal ini akan menjadi tekanan bisnis yang berat, terutama setelah mereka masuk bursa dan harus menunjukkan profitabilitas. Dua skenario akhir yang mungkin adalah: 1) skenario monopolistik ala internet di mana satu pemenang muncul dan kemudian menaikkan harga, atau 2) skenario "listrik-air-bahan bakar" di mana token menjadi infrastruktur dasar yang terstandarisasi dengan margin keuntungan yang sangat tipis. Artikel berargumen bahwa skenario kedua lebih mungkin karena kurangnya efek penguncian pada token AI. Kompetisi ini mungkin bukan perang untuk dimenangkan, melainkan permainan tanpa akhir untuk tetap berada di meja permainan. Bagi pengguna, selama perang subsidi ini berlanjut, mereka akan terus menikmati akses ke kemampuan AI canggih dengan biaya yang sangat terjangkau dibandingkan dengan biaya komputasi sebenarnya.

marsbit2j yang lalu

Perang Subsidi Token "Raksasa AI", Sudah Hampir Selesai?

marsbit2j yang lalu

Di Luar Lapangan: Permainan Mengejar Keuntungan di Sekitar Piala Dunia

Di luar lapangan, Piala Dunia bukan hanya festival penggemar sepak bola, tetapi juga jendela langka bagi spekulasi global. Turnamen ini memusatkan perhatian, emosi, identitas, kesenjangan informasi, dan sumber daya langka selama lebih dari sebulan, menciptakan ekosistem spekulasi yang luas. Pasar prediksi seperti Polymarket dan Kalshi mencatat pertumbuhan pesat, dengan volume perdagangan miliaran dolar, menawarkan narasi kekayaan baru dibandingkan taruhan olahraga tradisional yang tetap menjadi tulang punggung dengan basis pengguna yang matang. Pasar saham juga bereaksi, menciptakan "saham konsep" seperti produsen ayam goreng di Korea Selatan yang harganya melonjak terkait acara nonton bareng. Pasar sekunder tiket menjadi arena arbitrase, di mana harga bisa meroket untuk pertandingan tim populer seperti Portugal, sementara tiket lain justru turun. Barang koleksi seperti stiker Panini dan jersey edisi terbatas juga menjadi komoditas spekulasi, dengan harga melambung di platform seperti eBay. Spekulasi lebih liar muncul di crypto melalui ribuan token meme bertema Piala Dunia yang sangat volatil, meski penuh risiko penipuan. Lapisan terakhir adalah bisnis informasi: alat pelacak tiket seperti SeatSidekick dan layanan berlangganan rekomendasi taruhan memanfaatkan permintaan akan data dan keunggulan informasi. Intinya, Piala Dunia telah menjadi eksperimen spekulasi raksasa di mana aliran perhatian dan emosi menciptakan jaringan perdagangan global yang menyelesaikan transaksinya sendiri jauh dari lapangan hijau.

marsbit3j yang lalu

Di Luar Lapangan: Permainan Mengejar Keuntungan di Sekitar Piala Dunia

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片