加密项目的生死轮回:11亿美元融资的35个“死亡”VC项目剖析

币界网Dipublikasikan tanggal 2024-08-02Terakhir diperbarui pada 2024-08-02

币界网报道:

在瞬息万变的加密市场,曾经风光一时的项目,如今可能已成历史。7月30日,Starknet生态的衍生品DEX ZKX宣布因收支不平衡而停止运营,这一消息引发了社区的广泛质疑。尤其是在一个多月前,该协议刚刚宣布获得760万美元的战略融资。这一事件仅仅是冰山一角,反映了当前加密市场的严峻形势。数据显示,自2024年以来,已有超过14,039种加密货币“死亡”,比例超过50%,而这些项目大多诞生于2020年至2021年的牛市期间。

去一年多来融资超500万美元的35个“死亡”加密VC项目,这些项目总计获得了超过11亿美元的融资,涵盖了NFT、DeFi、游戏等热门赛道。本文将探讨这些项目失败的主要原因,以及它们对整个加密行业的警示意义。

图片

1. 关停项目融资超11亿美元:DeFi、NFT和游戏领域“死亡率”最高

虽然加密市场已进入资本主导的阶段,但融资并不能保证项目的长久生存。根据PANews的统计,自2023年以来,有35个融资超过500万美元的加密项目已经停止运营,这些项目总计融资约11.7亿美元,平均每个项目约0.34亿美元。其中,获得融资最高的三个项目分别是Voice、Prime Trust和LINE NFT,共计获得超6亿美元的资金支持。

在这些失败的项目中,DeFi、NFT和游戏领域的项目占比最高。DeFi项目的失败数量占比达22.8%,NFT项目占比11.4%,而游戏项目则占8.5%。这三个领域的失败项目融资总额占据了整体融资金额的62.8%。

2. 高风险与高额融资并存:明星VC也难逃“踩雷”命运

这些失败项目中,不乏被知名VC热捧的案例。包括Coinbase Ventures、Paradigm、Binance Labs、红杉中国、Circle Ventures、Galaxy Digital、a16z、Polychain等知名风投在内的投资机构都曾押注这些项目。然而,融资并不能为这些项目带来长期的生命力,许多曾经被寄予厚望的项目最终还是没能逃脱失败的命运。

尤其值得一提的是,Coinbase Ventures、Alameda Research、Three Arrows Capital和Polychain等VC机构“踩雷”较为频繁,它们均参投了至少3个以上的失败项目。高频投资固然带来了更多的机会,但也让这些机构面临着更大的风险。

3. 2020-2021年牛市项目的“高死亡率”

从时间线来看,2020年至2021年间成立的项目失败率最高,占统计总数的61.7%,这些项目共计获得超过4.3亿美元的融资。特别是2021年成立的项目,失败率尤为突出,主要集中在DeFi和NFT领域。

4. 项目失败的多重因素:市场寒冬、财务困境与监管压力

在分析这些项目失败的原因时,我们可以发现市场环境的变化、财务问题、监管压力和产品渗透率不足是主要的导火线。许多项目因无法适应市场的低迷环境而被迫停止运营,特别是在NFT市场热潮退去后,市场需求急剧下降,导致众多项目陷入困境。

以NFT市场为例,CryptoSlam的数据显示,当前NFT市场的月销售额已降至3.93亿美元,创下自2023年11月以来的最低月销售额。在这种情况下,即便是获得巨额融资的项目也难逃倒闭的命运。例如,获得1.5亿美元融资的LINE NFT和5500万美元融资的Recur均因市场挑战而选择关闭。

此外,融资无法解决所有问题,许多项目在获得高额融资后,仍然因缺乏可持续的商业模式而无法继续运营。例如,ZKX尽管获得了1210万美元的融资,但由于用户参与度低、代币经济模型不理想等问题,最终选择了停止运营。

5. 财务问题与监管压力:加密项目的生死线

财务困境是许多项目面临的致命问题。在这些失败项目中,至少有5个项目因资金问题无法维持运营,例如获得1160万美元融资的Jet Protocol和DAO创建平台Superdao等。

与此同时,监管压力也是影响加密项目生存的重要因素。随着全球加密市场监管趋严,越来越多的项目因合规问题而被迫关闭。例如,隐私协议Nocturne和加密投资应用Pillow均因无法应对监管压力而选择停运。

6. 结语:加密市场的残酷现实与未来展望

从这些失败案例中,我们可以看到加密市场的残酷现实。高额融资并不等于成功,项目的生存依赖于多方面的因素,包括市场环境、财务管理、监管合规和产品创新。

尽管如此,加密市场的未来依然充满机遇和挑战。对投资者而言,如何识别项目的真正潜力,如何在高风险中找到值得押注的项目,将成为未来的重要课题。同时,对于加密项目的创业者而言,如何构建一个可持续发展的商业模式,如何应对市场和监管的变化,将决定他们能否在这个充满变数的市场中生存下来。

Bacaan Terkait

8.5 Juta USDT Mengalir Keluar dalam Semalam, Bisakah Vault Stablecoin Berpenghasilan Tinggi Masih Dipercaya untuk Menyimpan Dana?

Altura mengalami penarikan dana besar-besaran senilai lebih dari 8,5 juta USDT dalam 24 jam, yang mendorong platform untuk memulai penutupan vault secara teratur. Insiden ini dipicu oleh hilangnya penjaminan audit pihak ketiga dari proyek stablecoin yield lain, MainStreet, yang mengikis kepercayaan pasar secara luas terhadap seluruh produk serupa. Meskipun Altura menegaskan tidak memiliki eksposur langsung ke MainStreet dan portofolionya tidak menunjukkan kerugian, pengguna mulai mempertanyakan likuiditasnya. Krisis ini menyoroti kerentanan produk stablecoin berimbal hasil: strategi investasi yang mendasarinya—seperti pinjaman kredit pribadi atau aset dunia nyata (RWA)—memiliki siklus penyelesaian yang tidak dapat mencocokkan permintaan penarikan instan pengguna DeFi. Periode pembayaran yang tidak sinkron antara aset yang berbeda berarti bahwa bahkan tanpa kerugian aktual, hilangnya kepercayaan dapat memicu gelombang penarikan dana. Penarikan besar-besaran memaksa Altura untuk mengalihkan fokus dari peningkatan hasil menjadi prioritas likuiditas. Tantangan ke depan adalah apakah platform dapat menyelesaikan proses penutupan secara tertib, mengembalikan dana pengguna tepat waktu, dan menghindari penjualan aset jangka panjang dengan harga rendah. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi industri tentang bagaimana kepercayaan pasar dan transparansi likuiditas sama pentingnya dengan audit itu sendiri.

marsbit13m yang lalu

8.5 Juta USDT Mengalir Keluar dalam Semalam, Bisakah Vault Stablecoin Berpenghasilan Tinggi Masih Dipercaya untuk Menyimpan Dana?

marsbit13m yang lalu

Dialog dengan Jason Huang, Pendiri NDV: Menusuk Gelembung AI dan Mitos MicroStrategy, Mencari Kartu As Terakhir di Pasar Kripto

Dalam wawancara dengan Jason Huang, pendiri NDV, dibahas penurunan harga Bitcoin baru-baru ini dan faktor-faktor penyebabnya. Jason menyebutkan bahwa penurunan awal disebabkan oleh tekanan jual siklus empat tahunan Bitcoin, sementara penurunan terkini dipicu oleh koreksi pasar saham AS, kontraksi likuiditas, serta tekanan utang MicroStrategy (MSTR). Ia menilai pasar belum mencapai titik terendah sebenarnya, karena dasar pasar bearish biasanya memerlukan peristiwa besar seperti runtuhnya FTX untuk memicu keputusasaan menyeluruh. Mengenai strategi investasi, dana tahap kedua Jason menghasilkan sekitar 20% tahun ini, dengan diversifikasi ke komoditas seperti minyak, emas, dan perak. Ia menghindari saham AI karena kurangnya keunggulan perdagangan, dan mengkhawatirkan gelembung dalam perdagangan semikonduktor serta IPO SpaceX. Meski pesimis jangka pendek, Jason optimis dengan stablecoin sebagai inovasi paling jelas dan berguna dalam industri crypto, dengan ruang pertumbuhan yang masih besar. Jason juga membahas mekanisme MicroStrategy, yang menggunakan utang dan penerbitan saham untuk membeli Bitcoin. Namun, penurunan harga Bitcoin mengubah siklus positif menjadi negatif, memaksa perusahaan menjual aset kriptonya. Pasar merespons dengan "lari lebih dulu" karena kekhawatiran atas potensi penjualan lebih besar. Untuk pasar crypto, Jason percaya titik terendah belum tercapai dan memprediksi Bitcoin mungkin turun di bawah $48.000. Ia sangat tidak optimis dengan Ethereum, sementara tetap melihat peluang jangka panjang dalam Bitcoin dan aset seperti kartu olahraga, yang memiliki basis penggemar dan pasokan terbatas. Secara keseluruhan, Jason menekankan pentingnya menunggu kepanikan pasar sepenuhnya terlepaskan sebelum mempertimbangkan membeli aset kripto, serta menjaga jarak dari kebisingan pasar untuk keputusan investasi jangka panjang.

marsbit34m yang lalu

Dialog dengan Jason Huang, Pendiri NDV: Menusuk Gelembung AI dan Mitos MicroStrategy, Mencari Kartu As Terakhir di Pasar Kripto

marsbit34m yang lalu

Dialog dengan Pendiri NDV Jason Huang: Menusuk Gelembung AI dan Mitos Strategi Mikro, Mencari Kartu As Terakhir di Pasar Kripto

Pada episode podcast WuShuo, pendiri NDV Jason Huang membahas penurunan harga Bitcoin baru-baru ini, peristiwa penjualan MicroStrategy, risiko pasar makro, serta peluang di industri crypto. Menurutnya, setengah awal penurunan crypto didorong oleh tekanan jual siklus empat tahunan Bitcoin, sedangkan bagian baru-baru ini diperparah oleh koreksi saham AS, kontraksi likuiditas, dan tekanan utang MicroStrategy. Ia menilai pasar belum benar-benar mencapai titik terendah; titik balik bearish biasanya memerlukan peristiwa besar seperti runtuhnya FTX yang memicu keputusasaan luas dan kondisi di mana tidak ada lagi yang membahas pasar. Dalam strategi investasi, dana tahap kedua Jason menghasilkan sekitar 20% tahun ini, dengan diversifikasi ke komoditas seperti minyak, emas, dan perak. Ia menghindari saham AI karena merasa tidak memiliki keunggulan trading meski merupakan pengguna berat AI, serta mengkhawatirkan risiko gelembung dalam perdagangan padat terkait saham AS, semikonduktor, dan rencana IPO SpaceX. Meski pesimis untuk jangka pendek, ia tetap optimis tentang nilai jangka panjang stablecoin di industri crypto, menilai stablecoin sebagai inovasi paling jelas dan berguna dengan ruang penetrasi yang masih besar. Jason menganalisis masalah model bisnis MicroStrategy, di mana penurunan harga Bitcoin mengubah siklus positif menjadi negatif, memicu aksi jual antisipatif pasar. Untuk Bitcoin, ia memperkirakan pergerakan selanjutnya mungkin turun lebih dalam, dengan level $48.000 belum tentu menjadi support kuat. Ia sangat tidak optimis dengan Ethereum, sementara untuk Bitcoin ia melihat kemungkinan penurunan besar diikuti pemulihan signifikan dalam satu tahun ke depan, dengan titik terendah sejati sering muncul setelah kepanikan total dan ketidakpedulian pasar. Ia menekankan bahwa investor sebaiknya menjauhi kebisingan pasar saat kondisi paling suram, menetapkan harga beli target, dan fokus pada potensi jangka panjang berdasarkan difusi konsensus dan tingkat penetrasi.

链捕手40m yang lalu

Dialog dengan Pendiri NDV Jason Huang: Menusuk Gelembung AI dan Mitos Strategi Mikro, Mencari Kartu As Terakhir di Pasar Kripto

链捕手40m yang lalu

Arah Pasar Saham AS (24 Juni): Penurunan Tajam Saham Korea Selatan Mengguncang Chip Global, Micron Turun Lebih dari 10%, Kepastian Pasokan Jangka Panjang Menghadapi 'Ujian Keras'

**Pasar Saham AS (24 Juni): Saham Korea Anjlok, Guncang Chip Global, Micron Jatuh Lebih dari 10%, Kepastian Pasokan Jangka Panjang Diuji** Indeks KOSPI Korea anjlok 10% pada Senin, didorong oleh rumor bahwa SK Hynix mungkin memperlambat ekspansi produksi HBM4. Guncangan ini dengan cepat menyebar ke rantai pasok chip di AS. Saham Micron Technology anjlok 13,18%, Sandisk turun 13,64%, dan Marvell turun 8%. Indeks Philadelphia Semiconductor menutup turun 7,87%, sementara Nasdaq turun 2,21%. Saham chip, terutama memori, menjadi penyebab utama penurunan. Selain Micron dan Sandisk, Western Digital turun 8,5%. Raksasa chip seperti Nvidia, AMD, dan Intel juga terkoreksi. Sektor defensif seperti IBM, Accenture, Walmart, dan Johnson & Johnson relatif tahan banting. Tekanan jual ini tidak mengarah pada permintaan AI itu sendiri, tetapi pada penilaian ulang terhadap optimisme berlebihan terkait kapasitas chip memori. Rumor tentang SK Hynix memicu kekhawatiran bahwa sinyal lemah dari sisi pasokan HBM dapat mengurangi kepastian siklus infrastruktur AI. Perhatian beralih ke data inflasi PCE AS pada Kamis, yang akan mempengaruhi ekspektasi suku bunga. Laporan keuangan Micron pada hari yang sama juga menjadi sorotan, dengan fokus pada margin HBM dan panduan kapasitas untuk 2027. Komentar konservatif dapat memicu penjualan lebih lanjut. Dari perspektif *Chao Xiang*, penurunan ini menandai pergeseran siklus arbitrase AI dari fase euforia ke fase penentuan harga yang lebih rasional. Saham seperti Micron, yang sebelumnya dihargai sebagai penjamin infrastruktur AI, kini dilihat lebih seperti komoditas siklis. Kepastian pasokan jangka panjang, yang sebelumnya dianggap kuat, kini dipertanyakan.

marsbit53m yang lalu

Arah Pasar Saham AS (24 Juni): Penurunan Tajam Saham Korea Selatan Mengguncang Chip Global, Micron Turun Lebih dari 10%, Kepastian Pasokan Jangka Panjang Menghadapi 'Ujian Keras'

marsbit53m yang lalu

Era AI, KOL dan Komunitas Seperti Apa yang Tidak Akan Sepenuhnya Tergantikan?

**Era AI: KOL dan Komunitas Seperti Apa yang Tidak Akan Tergantikan?** Wawancara ini menampilkan investor dan pembuat konten terkenal BitWu, membahas masa depan industri Web3 dan Crypto di tengah perkembangan AI. Berikut poin-poin kunci: **Tentang Diri dan Industri Crypto:** BitWu mendefinisikan dirinya sebagai investor dan praktisi jangka panjang. Ia tetap di industri Crypto karena melihat perubahan dunia tercepat di sini, serta menyaksikan sisi paling telanjang dari sifat manusia. **Pelajaran dari Siklus Pasar Naik-Turun (Bull/Bear Market):** Perubahan kognitif terbesar adalah beralih dari mengejar kekayaan instan menjadi bertahan hidup dan mencari keuntungan berbunga (compound interest), serta dari hanya percaya narasi menjadi memverifikasi struktur di baliknya. **Kesalahan Pemula & Kemampuan yang Perlu Dikembangkan:** Kesalahan umum adalah menganggap keuntungan di pasar naik sebagai kemampuan sendiri, kurangnya manajemen portofolio, dan hanya fokus pada imbal hasil tanpa memperhitungkan risiko. Kemampuan paling penting untuk dikembangkan adalah **kemampuan mengidentifikasi risiko**. **Perbedaan Siklus Saat Ini dengan 2021:** Jika 2021 didominasi investor ritail (retail) dan spekulasi, siklus saat ini lebih tentang masuknya Crypto ke infrastruktur keuangan global (stablecoin, RWA, AI, ETF, institusi). Ini membuat peluang bagi investor biasa lebih sulit. **Fokus Investasi 2-3 Tahun ke Depan:** BitWu fokus pada tiga area: 1. **Stablecoin:** Memiliki kebutuhan, pengguna, dan volume nyata. 2. **RWA (Real World Assets):** Menghubungkan aset tradisional dengan blockchain. 3. **AI:** Terutama konvergensi dengan Crypto, di mana Crypto dapat menjadi infrastruktur keuangan untuk AI Agent. **Dampak AI pada Crypto & Game:** AI dapat mengubah Crypto dari aset spekulasi menjadi "jalur keuangan untuk mesin" (AI Agent). Dalam gaming, AI dapat menciptakan game yang berevolusi, NPC yang lebih hidup, dan dunia game yang dinamis. **Masa Depan KOL dan Komunitas:** * **KOL:** KOL yang hanya mengumpulkan dan menyebarkan informasi akan digantikan AI. Namun, KOL bernilai tinggi dengan pengalaman, penilaian, gaya unik, dan kredibilitas **tidak akan tergantikan**. * **Komunitas:** Akan semakin penting tetapi terdiferensiasi. Komunitas berbasis "airdrops" atau "pump" akan menghilang. Komunitas berharga masa depan membutuhkan **kepercayaan, tujuan bersama, dan hubungan jangka panjang yang nyata** (dari online ke offline). **Analisis Kegagalan & Masa Depan Game Web3:** Game Web3 sebelumnya gagal karena terlalu fokus pada model ekonomi "Play-to-Earn" alih-alih kesenangan bermain game itu sendiri, yang berujung pada spiral kematian. Masa depan GameFi terletak pada kombinasi **AI, elemen sosial, dan UGC (User-Generated Content)**. Investasi ke depan harus fokus pada tim yang mampu menciptakan dunia game yang menyenangkan dan tahan lama, bukan hanya produk keuangan.

marsbit1j yang lalu

Era AI, KOL dan Komunitas Seperti Apa yang Tidak Akan Sepenuhnya Tergantikan?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片