越来越近了!现货以太坊ETF有望最早于7月中旬获批

jin10Dipublikasikan tanggal 2024-07-10Terakhir diperbarui pada 2024-07-10

资产管理公司乐观地认为,美国证券交易委员会(SEC)将在7月中旬批准首批现货以太坊ETF ,并表示其与监管机构的沟通仍然富有建设性。

尽管此前市场猜测批准将在7月4日假期期间获得,但据两位知情人士透露,SEC已告知现货以太坊ETF发行人,他们必须在7月8日之前提交更新的文件。在周五到期的这轮申请之后,可能还会有另一轮申请。

知情人士称,SEC上周五向发行人提供了最新反馈,内容包括发行人目前正在解决的一些小问题。5月份,该机构批准了交易所提出的上市这些产品的提议,但产品在上市之前还需要单独获得批准。

Galaxy Digital资产管理主管Steve Kurz预测,现货以太坊ETF将在未来几周内获得批准。他说,Galaxy已经向SEC提交以太坊现货ETF申请。

Kurz周二接受彭博电视采访时表示,“这些都是表面文章,SEC已经介入。我们已经这样做了几个月。我们在推出现货比特币ETF时就有相似的经历——我们知道流程。”

包括贝莱德公司、富达投资、21Shares和Invesco在内的公司都有待批准的申请。许多发行人尚未披露各自基金的收费,这是基金开始交易前的必要步骤。

假设这些基金获得批准,一个关键问题是,现货以太坊ETF是否会像今年1月现货比特币ETF历史性首次亮相时吸引巨大的需求。后者已积累了520亿美元的资产。

截至发稿,比特币下跌1%至61200美元/枚附近,以太坊同样跌逾1%至3400美元/枚下方。这一仅次于比特币的第二大加密货币今年迄今已上涨约50%。

K33 Research分析师认为,在现货以太坊ETF正式上市后,以太坊的表现将超越比特币。

分析师Vetle Lunde和David Zimmerman在7月2日的一份报告中表示,现货以太坊ETF是以太坊价格的坚实支撑,而比特币将面临抛售压力,因为从本周开始,价值85亿美元的比特币交易所Mt. Gox将向债权人还款。

一年多来,以太坊兑比特币的表现一直不佳,今年现货比特币ETF流入的资金超过140亿美元,推动了比特币的涨幅领先。

Lunde和Zimmerman预计,以太坊“在ETF推出后的即时反应是下跌”,但他们指出,就像此前比特币在现货ETF推出后的表现一样,资金流入ETF可能会提振以太坊的价格。

Lunde写道:“我坚定地认为,对于耐心的交易者来说,目前的以太坊兑比特币是一笔便宜的交易。我们继续看好以太坊的前景,预计在现货以太坊ETF推出后的五个月内,净流入相当于以太坊流通供应量的0.75-1%。”

以太坊兑比特币自去年以来一直在下跌,直到现货以太坊ETF意外获批后才出现逆转。

Lunde和Zimmerman表示,以太坊期货的未平仓合约“持续增加”,这表明许多交易员在现货ETF推出前都在使用大量杠杆来押注以太坊的潜在价格走势。

在现货ETF推出前,以太坊期货的未平仓合约大幅增加

Bacaan Terkait

Collector Crypt Naik Jadi 'Mesin Cetak Uang' di On-Chain: Pengguna Aktif Kurang dari Seribu, Paus Besar Menopang 97% Pendapatan

Penulis: Nancy, PANews Proyek TCG Collector Crypt baru-baru ini menduduki peringkat 10 besar dalam daftar pendapatan protokol global dan pernah menjadi protokol dengan pendapatan tertinggi di Solana. Sebagai perwakilan dari sektor TCG yang ditokenisasi, platform ini menggabungkan kegembiraan koleksi dan "gacha" (buka paket) ke dalam blockchain. Pasar TCG on-chain mengalami pertumbuhan pesat, dengan volume transaksi Juni 2026 mencapai $490 juta, meningkat 7.6x dibandingkan tahun sebelumnya. Solana mendominasi 80.8% pangsa pasar ini, terutama didorong oleh Collector Crypt. Collector Crypt mendominasi pasar dengan volume transaksi kumulatif $1.4 miliar dan pendapatan protokol $68 juta. Pada Juni, platform ini menghasilkan pendapatan sekitar $13.4 juta. Namun, struktur pendapatannya sangat bergantung pada "paus" (whale). Data menunjukkan 0.6% pengguna (yang membelanjakan >$1 juta) menyumbang 51.8% pendapatan, dan secara keseluruhan, 14.6% pengguna teratas berkontribusi terhadap 97.1% pendapatan platform. Jumlah pengguna aktif hariannya kurang dari 1000 orang. Kesuksesan Collector Crypt didorong oleh mekanisme "gacha" on-chain, yang menyumbang hampir semua volume transaksinya, serta daya tarik IP Pokémon yang kuat. Token CARDS juga memainkan peran penting melalui mekanisme buyback ganda, meskipun perlu diperhatikan adanya potensi tekanan jual dari pembukaan kunci (unlock) token yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, Collector Crypt telah membuktikan kelayakan model bisnis TCG on-chain, meskipun sektor ini masih dalam tahap awal dengan ketergantungan tinggi pada segelintir pengguna besar dan ruang untuk pertumbuhan yang lebih luas.

marsbit22m yang lalu

Collector Crypt Naik Jadi 'Mesin Cetak Uang' di On-Chain: Pengguna Aktif Kurang dari Seribu, Paus Besar Menopang 97% Pendapatan

marsbit22m yang lalu

Ratu Keamanan Komputer Dawn Song (宋晓冬) Bergabung dengan Meta

Profesor Dawn Song (Song Xiaodong) dari UC Berkeley, yang dijuluki sebagai "tokoh keamanan komputer nomor satu", bergabung dengan laboratorium Superintelligence Meta sebagai Wakil Presiden Penelitian AI. Dia akan melapor langsung kepada kepala lab, Nat Friedman. Song adalah peneliti berpengaruh di bidang keamanan komputer dan keamanan AI, penerima MacArthur Fellowship, serta anggota ACM, IEEE, dan AAAS. Karyanya yang terkenal termasuk "Dynamic Taint Analysis" (2005). Laboratoriumnya di UC Berkeley dianggap sebagai pusat pelatihan terkemuka di bidang keamanan komputer. Penelitian Song mencakup keamanan perangkat lunak, pembelajaran mesin adversarial, dan keamanan agen AI. Dia juga pendiri Oasis Labs dan Virtue AI, perusahaan yang fokus pada infrastruktur keamanan AI untuk perusahaan, terutama pengujian penetrasi (red-teaming) otomatis dan pengaman runtime untuk agen AI. Bersama Song, pendiri Virtue AI lainnya, Bo Li dan Sanmi Koyejo, serta beberapa anggota tim, juga bergabung dengan Meta. Langkah ini dilihat sebagai upaya Meta untuk memperkuat langkah-langkah keamanan dalam pengembangan agen AI, terutama setelah masalah keamanan model AI seperti Anthropic's mythos menarik perhatian industri. Meta ingin menerapkan AI ke dalam produk-produk sosialnya yang digunakan miliaran orang dan terus mengedepankan strategi sumber terbuka, sehingga membutuhkan kemampuan keamanan yang tangguh. Artikel ini juga menyebutkan bahwa Denny Zhou, pendiri Gemini Reasoning Team di Google, dilaporkan telah bergabung dengan Meta TBDLab beberapa bulan sebelumnya. Zhou adalah tokoh kunci di bidang penalaran AI, berkontribusi pada metode seperti Chain-of-Thought dan Self-Consistency, yang membantu mengembangkan kemampuan penalaran model bahasa besar.

marsbit55m yang lalu

Ratu Keamanan Komputer Dawn Song (宋晓冬) Bergabung dengan Meta

marsbit55m yang lalu

Kompetisi Kripto Lembaga Korea: Ledakan Stabilkoin dan RWA

Artikel ini membahas evolusi pasar kripto Korea Selatan, yang kini beralih dari fokus pada perdagangan ritel ke pembangunan infrastruktur blockchain institusional. Dua tren utama yang mendorong perubahan ini adalah stablecoin dan tokenisasi aset riil (RWA). Stablecoin won Korea yang diatur kini menjadi prioritas bagi regulator, bank, dan perusahaan untuk mencegah aliran keluar modal ke stablecoin dolar AS. Berbagai lembaga seperti KB Financial, Hana Financial, NH Nonghyup Bank, dan KBank sedang melakukan uji coba untuk pembayaran dan transfer lintas batas. Penyedia pembayaran seperti Shinhan Card, BC Card, dan Danal juga mengembangkan solusi. Platform internet seperti KakaoPay dan NAVER Pay, dengan basis pengguna yang luas, berencana mengintegrasikan stablecoin ke dalam ekosistem mereka. Bagi proyek kripto, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga ini. Di sisi RWA, Korea Selatan memusatkan perhatian pada tokenisasi aset di sektor unggulannya seperti perkapalan, rantai pasok industri, dan kekayaan intelektual hiburan (K-pop). Perusahaan sekuritas seperti Mirae Asset dan Hanwha Investment sedang memimpin inisiatif ini. Kerangka regulasi yang jelas diharapkan berlaku pada awal 2027. Peluang bagi proyek kripto terletak pada penyediaan infrastruktur seperti saluran distribusi global, solusi likuiditas dan interoperabilitas lintas rantai, serta alat pendukung untuk lembaga. Akses ke pengguna akhir akan sangat bergantung pada platform konsumen utama seperti NAVER (yang berencana mengakuisisi operator Upbit, Dunamu), Kakao (mengembangkan dompet terpadu), dan Toss (dompet finansial semua dalam satu). Industri kripto Korea Selatan sedang mendekati titik kritis, di mana proyek-proyek yang dapat membangun kemitraan dan kasus penggunaan nyata dengan lembaga lokal akan membantu membentuk masa depan aset digital di negara tersebut.

Foresight News1j yang lalu

Kompetisi Kripto Lembaga Korea: Ledakan Stabilkoin dan RWA

Foresight News1j yang lalu

Bagaimana Menilai Keaslian Video AI? Merangkum Sistem Deteksi yang Dinamis, Dapat Dilacak, dan Dapat Diinterpretasikan

Bagaimana Menentukan Keaslian Video AI? Tinjauan Sistem Deteksi Dinamis, Dapat Dilacak, dan Dapat Dijelaskan Generasi video AI telah berkembang pesat, mencapai kualitas sinematis. Namun, deteksi video palsu tertinggal, menimbulkan risiko sosial. Makalah tinjauan ini menetapkan kembali tujuan deteksi menjadi **"verifikasi kesetiaan fakta"**, memeriksa apakah konten video selaras dengan dunia nyata. Video AI dikategorikan menjadi tiga paradigma: **Manipulasi Lokal (LMV)**, **Edit Audio-Visual (AVE)**, dan **Sintesis Video Generatif (GVS)**. Untuk mendeteksinya, tinjauan mengusulkan kerangka kerja **empat lapis dari perspektif ganda Visi-Bahasa**: 1. **Analisis Isyarat Visual Intrinsik**: Memeriksa anomali statistik tingkat rendah seperti pola noise dan sinyal fisiologis. 2. **Konsistensi Spasial-Temporal**: Menganalisis kelancaran gerakan objek dan dinamika adegan sepanjang waktu. 3. **Konsistensi Antarmoda**: Memverifikasi keselarasan antara elemen visual, audio, dan teks dalam video. 4. **Penalaran Tingkat Dunia Dipandu Bahasa**: Mengevaluasi konsistensi konten video dengan pengetahuan dunia nyata, fakta, dan hukum fisika menggunakan penalaran semantik. Fokus metode deteksi bergeser dari lapisan 1 & 2 (visi) ke lapisan 3 & 4 (bahasa) seiring membaiknya kualitas video AI. Evaluasi juga perlu berkembang melampaui metrik akurasi dasar, menuju sistem penilaian **dinamis yang mengutamakan bukti**, serta sistem deteksi yang **dapat dipercaya dan dijelaskan** dengan menggabungkan bukti visual dan penalaran semantik. Deteksi yang andal memerlukan kolaborasi antar bidang seperti Visi Komputer, NLP, dan pemahaman multimodal.

marsbit1j yang lalu

Bagaimana Menilai Keaslian Video AI? Merangkum Sistem Deteksi yang Dinamis, Dapat Dilacak, dan Dapat Diinterpretasikan

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片