Variant合伙人:Web3项目如何用代币激励引导市场供应?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-06-21Terakhir diperbarui pada 2024-06-21

Abstrak

主动供应市场倾向于防御性,而被动供应市场更容易扩大规模。

原文作者:Mason Nystrom,Variant Fund 投资合伙人

原文编译:Luffy,Foresight News

代币激励可以为市场吸引供应方参与者,从而克服冷启动问题。但并非所有的供应都是一样的。

主动型供应是指必须持续参与市场活动;被动供应则是指需要初始引导但极少需要后续维护。

拥有主动型供应的代币化市场更具粘性,一旦达到某个规模,往往能具有更高的防御性,因为需求的复合性质为供应商提供了更好的经济效益。谁先达到最大的需求流动性,谁就能获胜。

相反,被动供应的市场能够在没有同等市场需求匹配的情况下快速扩大供应,但其粘性难以保证。建设者可以在引导代币化市场的同时利用这些特性,但前提是他们知道如何权衡。

主动型市场与被动型市场

主动供应市场倾向于防御性而被动市场更容易扩大规模,要理解这一点必须先了解它们的一般特征,每个特征都有一定的范围限制。

Variant合伙人:Web3项目如何用代币激励引导市场供应?

人力与资源 

主动供应如同人力劳动。目前为止,人们还不能像出租存储空间一样被动地出租他们的脑力。例如,Braintrust 是一个去中心化的职业网络,它需要不断供应人才来满足雇主的实时需求。 

与人力劳动相对应的是资源,例如硬件、NFT 和资本。这些是被动供应的典型代表。例如,汽车数据共享网络 DIMO 要求用户购买并连接 DIMO 硬件设备。在支付一次性费用后,该设备会持续将车辆数据传输到 DIMO 网络,几乎不需要用户再次输入。

机会成本与沉没成本

在主动型市场中,供应方参与者会选择收入 / 收益和代币升值潜力最佳的市场。Axie Infinity 推广了边玩边赚的模式,它与其他用户可以通过劳动赚取收益的市场竞争。如果没有强大的有机需求,活跃型市场就必须不断与用户花时间赚取代币的所有其他方式竞争。

Variant合伙人:Web3项目如何用代币激励引导市场供应?

然而,被动型市场中供应方需要在前期投入资产,存在一定的沉没成本。因此,只要有利可图,供应方运营商就会被动地将实物资产提供给市场。例如,GPU 所有者有动力将其计算能力提供给 GPU 市场。即使在供需失衡的情况下,被动型市场也可以利用代币激励来支持大量供应。 

质量依赖型供应与质量独立型供应

当你对供应质量有清晰的认识时,扩大市场规模就会容易得多。被动供应市场拥有实物供应,比主动供应市场更适合这种情况。这是因为它们的供应通常带有定量限定,使提升质量更容易。例如,GPU 有不同的量化分类(例如 A 100 与 RTX 4090 s),它们与供应质量息息相关。 

Variant合伙人:Web3项目如何用代币激励引导市场供应?

这种情况在主动供应市场中很少见,因为这些市场需要应对人员能力高度差异的问题。Braintrust 或 Nosh 等零工平台的优秀程度取决于其工人,但需求方对这些工人的素质有不同的标准。

代币设计的含义

那么,建设者应该如何引导代币化市场并使其扩大规模?市场的供应特征对代币设计有何影响?

主动供应的市场

对于主动供应的市场来说,代币设计有几个关键点:

  • 随着需求增长扩大代币激励规模 

  • 激励供应方的忠诚度、质量或可靠性

  • 建立动态激励机制

在被动市场中,供应可以等待需求赶上(例如 Filecoin)。但在主动市场中情况并非如此,因为人们面临着高昂的机会成本。因此,建设者必须优先考虑需求方的增长才能保持竞争力。然而,代币可以帮助引导初始需求,以引导应方参与者加入市场。 

扩大主动型市场规模的一种策略是动态扩大供应方激励措施,使代币分配与增长紧密相关。一种相关机制是以许可的方式引入供应,这样就可以持续为供应方参与者提供稳定的收益率,从而保持供应方劳动力的参与度和可靠性。 

无论如何,这种主动供应市场的限制实际上使它们在发展过程中更具粘性:随着需求增加,它们能够提供更稳定的收益。从激励设计的角度来看,这种代币化市场应该专注于提供持续的奖励,以保持用户在平台上的活跃度。此外,他们应该动态调整这些奖励,以激励那些提供稳定供应的用户,而不是那些可能流失的用户。 

不过,虽然代币激励对于引导供需很有价值,但可能需要在服务、验证和声誉层面进行一些创新,以扩大供应质量,这是主动供应市场的一个重要特征。 

在这方面,代币化市场必须吸取传统托管市场的经验教训。例如,RealReal 和 StockX 提供验证服务,以确保实物供应合法。同样,Braintrust 充当中间人,并在其市场产品中提供质量保证层,同时利用代币帮助引入供应。 

能够利用代币扩展效应的主动供应市场可以做得更好。通过使用基于权益的中介网络或代币激励的验证和管理层,可以增强质量保证流程并产生更高效的市场。

那些供给和需求来自同一用户的代币化市场呢?比如 NFT 市场或 Axie、Stepn 等边玩边赚游戏? 

在调整代币激励措施时,这些角色可以转换的市场需要更加灵活,因为他们最有可能发现代币的投机性飞轮并混淆有机需求。这样的市场可以通过将锁仓纳入代币奖励中,激励长期参与,帮助缓解增长的反身性。主动供应的市场应该激励供应方多样性,以带来更多的专业消费者和专业供应,而不是零售供应,后者可能更加反复无常。 

被动供应的市场

对于被动供应市场的建设者来说,代币设计也可以获得重要的启示:

  • 主动扩大供应方数量,实现商业上可行的规模 

  • 通过需求方产品(例如 SDK、API)或通过专有硬件锁定供应方来建立更强的防御能力 

  • 激励供应方的忠诚度、质量或可靠性

被动供应的市场通常需要达到一定的供应门槛,市场才能具有商业可行性(即产生强劲需求),因此构建者最初应该专注于供应方的增长。此外,这种供应通常以数量而不是质量来衡量。例如,像 DIMO、Hivemapper 和 Wynd 这样的数据收集网络需要大量数据,然后才能使基于它们构建的聚合数据或服务变得有价值。 

由于所有被动供应的市场都更容易扩展,因此新进入者不会仅通过聚集足够的流动性来确保需求。相反,它通常需要通过构建 SaaS 组件(例如 SDK 和 API)来在产品上展开竞争,以帮助需求方访问市场。像 IO.net 这样的 GPU 市场提供聚合服务,使终端计算用户更容易访问 GPU。同样,DIMO 已经建立了一个市场,使 DIMO 代币所有者能够为他们的汽车购买服务。 

另一种让被动供应市场更具防御性的方法是从商品化供应转变为专有供应。Helium 和 XNET 等无线网络市场正在利用专有供应来构建其电信基础设施。 

最后,考虑到被动供应市场的高沉没成本,只要回报超过运营成本,供应方通常会继续为网络提供服务。当沉没成本高而机会成本低时(例如 Blackbird 餐厅接受 FLY 代币),供应方更容易留下来,因为供应方有内在的激励来为市场提供服务。相反,当高沉没成本与高机会成本同时存在时(例如 GPU 所有者为计算市场提供服务),需求或代币奖励可能是供应方选择分配资源的决定性因素。 

Bacaan Terkait

David Villa Resmi Ditunjuk Sebagai Duta Merek BitradeX

Demam Piala Dunia 2026 sedang melanda dunia. Pada momen ketika perhatian global terfokus pada ajang sepak bola ini, BitradeX secara resmi mengumumkan bahwa David Villa (David Villa), legenda penyerang Spanyol dan anggota juara Piala Dunia 2010, telah diangkat sebagai duta merek global BitradeX. Di masa depan, kedua belah pihak akan melakukan kolaborasi mendalam di berbagai bidang seperti pembangunan merek, promosi pasar global, perluasan pengaruh komunitas, dan kerja sama strategis globalisasi untuk bersama-sama mendorong peningkatan lebih lanjut pengaruh merek global BitradeX. Sebagai salah satu pemain paling representatif dari era keemasan sepak bola Spanyol, David Villa pernah memenangkan Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012 bersama tim nasional Spanyol, dan dengan 59 gol untuk negaranya, ia lama memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional Spanyol. Ia bukan hanya salah satu legenda penyerang paling berpengaruh di dunia sepak bola, tetapi juga perwakilan penting dari semangat juang dan nilai-nilai long-termism. Bagi BitradeX, memilih duta merek tidak hanya tentang memilih seorang bintang olahraga dengan ketenaran global. Yang benar-benar penting adalah apakah kedua belah pihak memiliki nilai dan prinsip yang sama. Karier David Villa selalu diwarnai oleh keyakinan yang sama: ketekunan, fokus, terobosan, dan pencarian tanpa henti untuk keunggulan. Semangat juang dan long-termism ini juga sejalan dengan filosofi pengembangan yang dipegang teguh oleh BitradeX. Sebagai platform ekosistem aset digital berbasis AI global, BitradeX terus menyempurnakan tata letak ekosistemnya yang berpusat pada nilai pengguna, secara bertahap membentuk sistem ekosistem yang mencakup inti seperti AiBot, BXC Ecosystem, BTX Card, dan secara mantap memajukan strategi pengembangan globalisasi. Bergabungnya David Villa akan semakin meningkatkan kesadaran dan pengaruh merek BitradeX di pasar internasional. Kerja sama ini bukan hanya sebuah kolaborasi di tingkat merek, tetapi juga bagian penting dari strategi globalisasi BitradeX. Di masa depan, BitradeX akan terus didorong oleh inovasi, berfokus pada nilai pengguna, dan bersama-sama dengan pengguna global menyambut peluang baru di era digital.

链捕手10m yang lalu

David Villa Resmi Ditunjuk Sebagai Duta Merek BitradeX

链捕手10m yang lalu

STRC Jatuh di Bawah Nilai Nominal, Eksperimen Perbendaharaan Bitcoin Masuk ke Babak Kedua

STRC, saham preferen berdividen yang diterbitkan oleh Strategy, jatuh di bawah nilai nominal $100, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar mengenai model 'perusahaan perbendaharaan Bitcoin' yang diadopsi perusahaan tersebut. Inti dari model Strategy adalah mengubah saham perusahaan menjadi eksposur Bitcoin, lalu menggunakan kepemilikan BTC sebagai dasar kredit untuk menerbitkan lebih banyak sekuritas (seperti saham biasa, obligasi konversi, dan saham preferen seperti STRC), dan akhirnya mengemas aset yang tidak menghasilkan arus kas (BTC) menjadi sekuritas yang membayar dividen tunai. STRC yang jatuh di bawah nilai nominal menunjukkan tekanan telah merambat dari fluktuasi harga aset ke harga instrumen pendanaan. Ketegangan utamanya terletak pada aset yang sangat fluktuatif tanpa arus kas di satu sisi, dan kewajiban yang memerlukan pengeluaran tunai berkelanjutan di sisi lain. Kerugian belum terealisasi pada portofolio BTC Strategy tidak secara langsung menyebabkan krisis likuiditas. Yang lebih kritis adalah kesenjangan arus kas: kewajiban dividen tahunan untuk saham preferen telah mencapai sekitar $1,7 miliar, jauh melampaui pendapatan dari bisnis perangkat lunak inti perusahaan. Perusahaan bergantung pada akses pasar modal untuk mendanai dividen ini dan pembelian BTC lebih lanjut. Penurunan STRC menyoroti tiga biaya yang semakin meningkat bagi Strategy: 1) **Biaya Dividen**: yield yang lebih tinggi untuk menarik investor meningkatkan beban tunai masa depan. 2) **Biaya Dilusi**: Menerbitkan lebih banyak saham biasa (MSTR) untuk mendanai dapat mengencerkan nilai per saham bagi pemegang saham lama. 3) **Biaya Pelepasan Aset**: Menjual BTC untuk likuiditas akan merusak narasi 'hold' jangka panjang dan kepercayaan investor. Dampak pada pasar crypto bisa signifikan. Strategy telah menjadi pembeli marjinal yang stabil dan dapat diprediksi untuk BTC. Jika kemampuan pendanaannya terhambat, pembelian ini akan melambat, menghilangkan salah satu narasi pendukung kunci pasar. Selain itu, jika pasar mulai mempertanyakan keberlanjutan model ini, penilaian perusahaan sejenis mungkin ditinjau ulang, bergeser dari premium eksposur BTC menjadi analisis manajemen neraca yang lebih ketat. Kesimpulannya, jatuhnya STRC bukanlah akhir dari model Strategy, melainkan titik balik. Ini mengingatkan pasar bahwa keberhasilan model 'perusahaan perbendaharaan Bitcoin' tidak hanya bergantung pada harga BTC, tetapi juga pada akses jendela pendanaan yang berkelanjutan, biaya struktur modal, dan kepercayaan investor yang berkelanjutan terhadap keseluruhan konstruksi finansial ini.

marsbit23m yang lalu

STRC Jatuh di Bawah Nilai Nominal, Eksperimen Perbendaharaan Bitcoin Masuk ke Babak Kedua

marsbit23m yang lalu

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

Penulis: Jae, PANews Bank Standard Chartered kembali membuat pernyataan mengejutkan di industri crypto, dengan memperkirakan token AAVE berpotensi melonjak 50 kali lipat menjadi $3.500 pada akhir 2030. Laporan mereka berfokus pada narasi makro seperti pertumbuhan besar DeFi TVL menuju $2,7 triliun dan gelombang tokenisasi aset dunia nyata (RWA), yang diyakini akan mendorong pendapatan protokol Aave. Analisis inti bank tersebut adalah: skala deposit menentukan kapasitas pinjaman, yang kemudian mendorong pendapatan biaya, dan akhirnya mengubahnya menjadi kapitalisasi pasar token. Aave, dengan arus kas yang sehat dan program pembelian kembali/burning token, dipandang sebagai aset yang didorong oleh arus kas dan saat ini dinilai terlalu rendah. Laporan terbaru dari Grayscale juga mendukung pandangan ini. Pada tingkat mikro, Aave mendominasi pasar dengan keuntungan bersih. Data menunjukkan Aave menghasilkan sekitar 80,7% dari total laba yang dipertahankan ("Earnings") di sektor peminjaman, meskipun hanya memiliki sekitar setengah dari total TVL sektor. Arsitektur teknis baru V4 dan pasar pinjaman berizin Horizon juga dilihat sebagai faktor pendukung. Namun, tantangan struktural tetap ada. Model pinjaman *peer-to-pool* Aave menyebabkan inefisiensi modal yang signifikan, dengan dana menganggur menimbulkan kerugian besar setiap tahun. Kelemahan ini membuatnya rentan terhadap risiko sistemik, seperti yang terlihat dalam insiden keamanan KelpDAO April lalu, dan membuka peluang bagi pesaing seperti Morpho yang menawarkan efisiensi lebih tinggi. Pada intinya, prediksi optimis Bank Standard Chartered mencerminkan ambisi lembaga keuangan tradisional terhadap masa depan aset yang ditokenisasi. Namun, bagi Aave, perjalanan menuju realisasi "kue" $3.500 tersebut akan bergantung pada kemampuannya mengatasi kelemahan struktural, meningkatkan efisiensi, dan menemukan jalur yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan skala triliunan dolar.

链捕手1j yang lalu

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

链捕手1j yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang penggalangan dana besar-besaran oleh perusahaan teknologi raksasa seperti SpaceX, Alphabet, dan Meta, menimbulkan kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, analisis menunjukkan bahwa ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak berikutnya dalam perkembangan AI. Alasan utama optimisme terletak pada intensitas investasi modal (Capex) yang terus berlanjut dan bahkan meningkat tajam. Lima penyedia cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya telah meningkatkan panduan Capex mereka untuk tahun 2026 secara signifikan, dengan angka mencapai ratusan miliar dolar AS. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun infrastruktur AI. Siklus investasi ini diperkirakan akan lebih tahan lama dibandingkan siklus perangkat keras sebelumnya karena beberapa alasan: 1. **Kompleksitas dan Hambatan Fisik:** Investasi tidak hanya untuk chip (GPU), tetapi juga untuk listrik, transformator, pendinginan, jaringan, dan ruang data. Banyak dari komponen ini menghadapi kendala pasokan yang parah dan waktu tunggu produksi yang panjang (misalnya, transformator bisa memakan waktu 4 tahun). 2. **Sifat Proyek yang Berkelanjutan:** Proyek infrastruktur berskala besar, sekali dimulai, lebih mahal untuk dihentikan di tengah jalan daripada diselesaikan. 3. **Data Pendukung:** Perusahaan seperti Eaton melaporkan lonjakan pesanan data center lebih dari 200%, menunjukkan bahwa investasi ini didukung oleh aktivitas konstruksi nyata. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI (Return on Investment):** Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, menekan arus kas bebas. Namun, model bisnis cloud historis menunjukkan bahwa fase investasi masif dapat diikuti oleh monetisasi skala besar. Sinyal untuk mengubah pandangan akan muncul jika panduan Capex diturunkan atau penggunaan produk AI meleset dari ekspektasi – yang saat ini belum terjadi. 2. **Gelembung seperti tahun 2000:** Krisis dot-com dipicu oleh kelebihan pasokan infrastruktur (serat optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru sebaliknya, ditandai oleh **kekurangan pasokan** di banyak lapisan infrastruktur fisik yang kritis dan tidak dapat diproduksi secara berlebihan dengan mudah. Kesimpulannya, gelombang penggalangan dana saat ini mencerminkan kebutuhan untuk mendanai tahap ekspansi AI berikutnya yang penuh dengan hambatan teknis dan logistik. Sinyal dari perusahaan menunjukkan investasi belum melambat. Meskipun risiko selalu ada, bukti saat ini lebih mendukung narasi bahwa siklus AI masih berlanjut, hanya saja dengan dinamika dan tantangan yang telah berubah.

marsbit2j yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

marsbit2j yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang besar pengumpulan modal dari raksasa teknologi seperti IPO SpaceX senilai $750 miliar dan rencana pendanaan besar-besaran oleh Alphabet dan Meta. Ini memicu kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, menurut "Tidal Investment", ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak baru. Alasan untuk tetap optimis telah berubah. Dua tahun lalu, cerita didorong oleh ledakan permintaan dan imajinasi industri. Pada pertengahan 2026, fokusnya beralih ke pertanyaan apakah intensitas investasi ini berkelanjutan. Kunci jawabannya terletak pada niat dan kemampuan para pemain kunci untuk terus berinvestasi. Data menunjukkan investasi justru semakin agresif. Panduan belanja modal (Capex) 2026 dari lima vendor cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya dinaikkan secara signifikan, mencapai angka ratusan miliar dolar AS. Bahkan perusahaan dengan arus kas kuat pun mengatur ulang struktur modalnya untuk mendanai infrastruktur AI. Siklus investasi ini sulit berhenti karena beberapa alasan. Pertama, investasi tersebar di banyak lapisan fisik seperti komputasi, memori, jaringan, dan yang paling kritis: **listrik**. Kemacetan bergeser dari chip ke komponen fisik seperti transformer, pendinginan cair, dan akses jaringan listrik, yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan. Kedua, pesanan untuk peralatan pendukung data center (seperti dari Eaton yang melonjak 240%) membuktikan ada progres konstruksi riil di balik angka Capex yang besar. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI**: Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, meningkatkan beban penyusutan dan menekan arus kas bebas (seperti yang dialami Amazon). Namun, ini mirip dengan fase awal pengembangan cloud. Risiko ROI nyata, tetapi belum ada sinyal seperti panduan Capex yang diturunkan atau pesanan yang dibatalkan. 2. **Gelembung seperti tahun 2000**: Krisis dot-com disebabkan oleh kelebihan pasokan infrastruktur (seperti fiber optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru terbalik. Infrastruktur fisik yang dibutuhkan AI (listrik, transformer) sangat kompleks, membutuhkan waktu lama, dan tidak dapat "dipra-pasang" seperti fiber optic, sehingga risiko kelebihan pasokan mendadak lebih rendah. Kesimpulannya, gelombang pendanaan besar-besaran ini lebih mencerminkan **"istirahat tengah babak"** daripada akhir permainan. Tantangan di babak selanjutnya (keterbatasan listrik, pasokan transformer) justru membutuhkan lebih banyak modal dan waktu. Siklus investasi AI masih berlangsung, hanya saja alur ceritanya yang berubah dari narasi murni pertumbuhan menjadi narasi ketahanan dan realisasi nilai dalam menghadapi kendala fisik.

链捕手2j yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

链捕手2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片