SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-05-16Terakhir diperbarui pada 2024-05-16

Abstrak

经过连续3个通胀数据超出预期后,周三公布的CPI数据大致符合预期。BTC价格继续受到整体股票情绪的影响,价格突破了本月高点,回升至4月的峰值6.7万美元左右。

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

经过连续 3 个通胀数据超出预期后,周三公布的 CPI 数据大致符合预期,这一结果足以刺激风险市场再来一轮大规模反弹。盘点市场表现:

  • SPX 指数再创新高

  • 美国 1 y 1 y 远期利率出现自 1 月初以来最大单日跌幅

  • 2025 年联邦基金期货定价从 4 月高点下跌了 25 个基点(相当于一次降息)

  • 美元指数 DXY 创下今年迄今最大单日跌幅

  • 跨资产波动率(外汇、股票、利率)回落至中期和/或历史低点

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric美联储是否会尽快降息呢? 6 月联邦基金期货显示降息的可能性仅 5% ,而 7 月也只有 30% ,即使是 9 月,降息的可能性也只不过是 64% 左右,那么大家在兴奋什么呢?

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

正如我们先前所提的,美联储已经转向一个完全不平衡的立场,只要通胀不再重新加速,即使通胀压力持续,也可以被容忍,而就业市场任何疲软的迹象都将被视为政策放松的驱动力。因此,虽然整体通胀和核心通胀仍分别高于美联储 3.6% 和 3.4% 的目标值,但市场担心的是价格重新加速,而这个情况在上个月并未出现,这符合美联储重新回到“观察宽松时机”的主题,因为“就业市场放缓”和“虽然高但可容忍的通胀”这两项内容正在被逐一确认。

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

回到 CPI 数据本身, 4 月核心 CPI 环比上涨 0.29% ,在连续 3 个月超出预期后,这次数据结果仅略低于市场预期,疲软主要来自于商品价格的下降以及住房价格和业主等价租金的可控增长。不包括住房在内的核心服务通胀则环比上涨 0.42% ,大致符合预期。

在 CPI/PPI 公布后,华尔街预计 4 月核心 PCE 将环比增长 0.24% 左右,朝着 2% 的年化水平和美联储的舒适区间迈进,交易员对于下半年通胀将继续回落仍深具信心。

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

另一方面, 4 月零售销售数据大幅疲软,不同支出类别均普遍走软。零售销售环比持平,低于普遍预期的环比增长 0.4% - 0.5% ,控制组支出环比下降 0.3% ,前值也被下修。一般商品甚至非店铺销售都出现自 2023 年第一季以来的最大降幅。

零售销售数据不及预期,延续了近期一系列疲软的消费者数据,包括信用卡和汽车贷款拖欠率上升、累积的超额储蓄耗尽以及就业市场的恶化。虽然现在断言经济大幅放缓还为时过早,但我们似乎已经接近经济增长的转折点,高利率是否终于开始侵蚀美国经济?

一如往常,市场乐于忽略任何经济放缓风险,暂时只关注美联储的宽松政策。提醒一下,虽然市场非常具有前瞻性,并擅长将所有可用信息纳入定价,但请注意,市场也没有那么前瞻。短暂享受当前的派对吧!

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

在加密货币方面,BTC 价格继续受到整体股票情绪的影响,价格突破了本月高点,回升至 4 月的峰值 6.7 万美元左右。ETF 资金流入也十分良好,昨天 CPI 公布后新增 3 亿美元资金流入,甚至 GBTC 也出现净流入。然而,各个代币的表现差异仍然很大,ETH 和部分前 20 大代币仍在努力收复跌幅,市场的涨幅越来越集中于一小部分的代币(BTC、SOL、TON、DOGE),而不是整体市场的上涨。

预计这种情况将持续下去,关注重点仍将会是 TradFi 资金流入的主要受益者 BTC(13 F 文件显示,一些大型对冲基金的 BTC ETF 敞口不断增加),且原生代币或 degen 代币的 FOMO 现象在这一周期会相对较少。祝各位好运!

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

SignalPlus宏观分析特别版:Asymmetric

您可在 ChatGPT 4.0 的 Plugin Store 搜索 SignalPlus ,获取实时加密资讯。如果想即时收到我们的更新,欢迎关注我们的推特账号@SignalPlus_Web3 ,或者加入我们的微信群(添加小助手微信:SignalPlus 123)、Telegram 群以及 Discord 社群,和更多朋友一起交流互动。SignalPlus Official Website:https://www.signalplus.com

Bacaan Terkait

Wawancara CEO Strategy: Setelah Jual Bitcoin, Bisakah STRK Pulih Kembali?

**Wawancara dengan CEO Strategi: Bisakah STRATEGI Pulih Setelah Penjualan Bitcoin?** Dalam wawancara ini, CEO Strategy Phong Le menjelaskan alasan di balik penjualan 32 Bitcoin yang menggegerkan pasar. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membuktikan likuiditas dan menguji proses internal, bukan reaksi panik. Le menegaskan bahwa perusahaan tetap memegang keyakinan kuat pada Bitcoin sebagai aset fundamental. Le menjelaskan bahwa mayoritas STRATEGI (Strategy Preferred Stock) dipegang oleh investor ritail dan institusional jangka panjang, sehingga risiko "death spiral" dari protokol DeFi minimal. Ia juga membeberkan proses pengambilan keputusan yang ketat di perusahaan, melibatkan dewan direksi dan analisis data mendalam. Menyikapi volatilitas harga STRATEGI, CEO menyatakan perusahaan memiliki banyak opsi pendanaan, namun strategi "tidak melakukan apa-apa" (holding Bitcoin) tetap menjadi pilihan penting, sebagaimana terbukti selama bear market 2022. Keyakinannya pada nilai dasar Bitcoin dan visi tentang peran kripto di masa depan ekonomi robot dan AI membuatnya optimis. Mengenai pemulihan harga STRATEGI ke nilai pari $100, Le yakin dengan diisi kembali cadangan dolar dan dimulainya mekanisme pembayaran dividen pertama pada 30 Juni, produk yang sangat dijaminkan ini akan secara bertahap kembali ke level tersebut. Ia menutup dengan menegaskan transparansi perusahaan terkait penjualan Bitcoin, sebagaimana tercatat dalam dokumen 8-K.

marsbit3m yang lalu

Wawancara CEO Strategy: Setelah Jual Bitcoin, Bisakah STRK Pulih Kembali?

marsbit3m yang lalu

Pendiri IOSG: Ethereum Tidak Perlu Lagi Keyakinan Teknologi, Ia Butuh Kompromi Gaya Elon Musk

**Pendiri IOSG: Ethereum Tidak Perlu Lagi Kepercayaan Teknis, Tapi Perlu Kompromi ala Musk** Penulis menilai pembentukan ETHLabs bukan sekadar "yayasan kedua", melainkan sinyal pasar yang tidak percaya pada pendekatan "berdiam diri dan terdesentralisasi" Ethereum Foundation (EF). Ini adalah suara modal, bukan forum. Perbedaan mendasar antara Vitalik Buterin (V) dan Elon Musk terletak pada pendekatan: Musk memahami bisnis dan realitas terlebih dahulu, lalu menyesuaikan teknologi; V berangkat dari teknologi murni dan mengharapkan realitas tumbuh sendiri. Keberuntungan Ethereum dengan aplikasi seperti DeFi dan NFT mungkin tidak bertahan karena kini ada banyak pilihan lain. Ethereum saat ini membutuhkan bukan roadmap teknis baru, melainkan **seseorang yang turun langsung memahami bisnis dan bersungguh-sungguh mengejar aplikasi dunia nyata**. Harapannya adalah V mempelajari cara Musk membangun bisnis dan fokus pada pertanyaan: aplikasi dunia nyata apa yang bisa dijalankan Ethereum? Masalah EF sebenarnya adalah manajemen dan aliran keluar talenta, yang tidak bisa diatasi oleh pendiri yang menjaga jarak. Model baru dengan banyak "steward" seperti ETHLabs berisiko fragmentasi tanpa arah bersama. Kohesi sejati harus datang dari nilai ETH sebagai aset bersama, tetapi ini memerlukan **narasi dunia nyata yang jelas dan dapat dipahami semua pihak**. Kredibilitas dan independensi struktur baru ini harus dibangun melalui waktu dan transparansi, bukan sekadar pengumuman. Ancaman terbesar Ethereum bukanlah pesaing seperti Solana, melainkan **pergeseran perhatian global ke AI**. Jendela waktu hanya 12-18 bulan. Untuk merebut kembali perhatian, dibutuhkan pendiri yang fokus pada aplikasi praktis dan narasi yang mampu menarik talenta terbaik. Cahaya idealisme V masih ada, tetapi untuk menyinari realitas, yang dibutuhkan bukanlah lagi menatap langit, melainkan **terjun ke dalam arena**. Dan waktu untuk tindakan itu hampir habis.

marsbit1j yang lalu

Pendiri IOSG: Ethereum Tidak Perlu Lagi Keyakinan Teknologi, Ia Butuh Kompromi Gaya Elon Musk

marsbit1j yang lalu

JD.com dan Mantan CTO Open AI Mira Murati Memasuki Jalur AI yang Sama

Bayangkan seorang lansia terjatuh di rumah. Tanpa perintah suara, perangkat pintar atau kamera langsung "melihat" kejadian tersebut dan AI secara proaktif mengirimkan peringatan darurat. Ini adalah salah satu visi yang coba diwujudkan oleh JoyAI-VL-Interaction, model interaksi visual-bahasa open-source pertama di dunia yang baru dirilis oleh JD.com. Berbeda dengan model AI biasa yang bekerja dengan logika "tanya-jawab", JoyAI-VL-Interaction dirancang untuk berinteraksi secara aktif dan real-time dengan dunia fisik. Model ini dapat secara otonom memutuskan kapan harus merespons, kapan harus diam, dan kapan harus menyerahkan tugas kompleks ke model backend, hanya dengan menganalisis aliran video secara terus-menerus. Pendekatan ini disepakati juga oleh Thinking Machines Lab (didirikan oleh mantan CTO OpenAI, Mira Murati), menandakan pergeseran industri menuju AI yang lebih proaktif. JD.com menempatkan modalitas visual sebagai penggerak utama, karena banyak informasi penting di dunia nyata muncul sebagai perubahan visual, bukan perintah suara. Model 8B parameter ini dirancang ringan, dapat dijalankan pada GPU seperti RTX 3090, dan sepenuhnya open-source—termasuk kode, model, dataset, dan sistem inferensi. Ini memungkinkan pengembang dengan mudah membuat aplikasi untuk berbagai skenario seperti penjagaan lansia/anak, asistensi tunanetra, komentar olahraga otomatis, inspeksi toko, dan kolaborasi robot. Pelepasan open-source ini merupakan bagian dari strategi JD.com yang lebih besar untuk membawa AI ke dunia fisik. Perusahaan ini mengandankan aset datanya yang unik dari ribuan skenario operasional nyata di logistik, ritel, dan industri, serta berencana mengumpulkan 10 juta jam data video berkualitas tinggi. Dengan membuka akses, JD.com berharap dapat mempercepat adopsi AI interaktif yang dapat melihat, memahami, dan bertindak secara mandiri di lingkungan kita.

marsbit1j yang lalu

JD.com dan Mantan CTO Open AI Mira Murati Memasuki Jalur AI yang Sama

marsbit1j yang lalu

Google Mulai Jual TPU, Raksasa Teknologi Ingin Menghasilkan 'Token Murah' dengan Produksi Chip AI

Google mulai menjual chip TPU mereka ke klien dan pusat data pihak ketiga, yang sebelumnya hanya tersedia melalui layanan cloud. TPU (Tensor Processing Unit) adalah chip khusus yang dirancang untuk komputasi AI, terutama dalam operasi matematika matriks dan tensor, membuatnya sangat efisien untuk model AI besar. Dengan mengkombinasikan ribuan TPU menjadi kluster superkomputer, Google menciptakan pusat komputasi AI yang sangat efisien. Hal ini memungkinkan Gemini menawarkan harga token yang lebih rendah dibandingkan pesaing seperti OpenAI, sehingga lebih kompetitif di pasar. Langkah ini dianggap sebagai tantangan bagi Nvidia, yang selama ini mendominasi pasar chip AI dengan ekosistem CUDA-nya. Meskipun Nvidia masih menjadi standar industri, Google berfokus pada efisiensi dan biaya yang lebih rendah, terutama untuk inferensi AI, di mana biaya token menjadi faktor kritis. Selain Google, perusahaan cloud seperti Huawei Cloud dan Alibaba Cloud juga mengembangkan ekosistem komputasi AI mandiri dengan chip buatan sendiri, seperti Ascend dan Zhenwu. Mereka tidak hanya fokus pada kinerja chip, tetapi juga pada kemampuan sistem untuk mengubah chip menjadi solusi produktif yang terjangkau. Pasar komputasi AI kini bergeser dari hanya mengejar kinerja tertinggi menjadi menekankan efisiensi dan biaya yang lebih rendah. Dengan komputasi AI semakin menjadi sumber daya dasar seperti listrik atau air, perusahaan yang dapat menyediakan solusi terjangkau dan terintegrasi akan lebih kompetitif di masa depan.

marsbit1j yang lalu

Google Mulai Jual TPU, Raksasa Teknologi Ingin Menghasilkan 'Token Murah' dengan Produksi Chip AI

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片