CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-05-07Terakhir diperbarui pada 2024-05-08

Abstrak

The House of Representatives is on its way to vote on whether to oppose the SEC's crypto accounting policy, Staff Accounting Bulletin No. 121, but President Biden is defending...

  • A House resolution would start a formal process to kill the Securities and Exchange Commission's controversial accounting policy on crypto custody, and a vote was expected Wednesday.
  • President Joe Biden said he'll veto the resolution if it reaches his desk for approval.

The U.S. House of Representatives is poised to vote on a resolution Wednesday to reject the Securities and Exchange Commission (SEC) cryptocurrency accounting guidance that the industry said has deterred banks from handling crypto customers, but President Joe Biden is already promising he'll veto the effort if it hits his desk.

The SEC's Staff Accounting Bulletin No. 121 – also known as SAB 121 – has been a focus of criticism from digital assets businesses and Republican lawmakers since its arrival. The bulletin was meant to clarify accounting treatment for crypto assets, directing a bank holding customer's digital tokens should do so on its own balance sheet, potentially incurring massive capital expenses. But the policy guidance has since been found in one government review to have been handled badly, though the agency and Chair Gary Gensler have defended it.

"Gary Gensler, in his jihad against digital assets, used what is supposed to be mundane staff accounting guidance to essentially freeze out large publicly traded banks from taking custody of digital assets," said Rep. Mike Flood (R-Neb.), the effort's sponsor, in a Wednesday interview with CoinDesk. And the SEC didn't consult with the banking regulators about it, Flood pointed out, arguing that Gensler "doesn't have any business in the banking world."

Advertisement
Advertisement

The White House considers the policy worth defending with a veto, according to a statement from Biden.

"SAB 121 was issued in response to demonstrated technological, legal, and regulatory risks that have caused substantial losses to consumers," Biden said in a Wednesday statement, saying he "strongly opposes" disrupting the SEC's work on this.

Flood said he expected the House to vote late in the day to kill the SEC's policy.

"It made a joke of the rulemaking process and ignored other regulatory agencies," said Rep. Patrick McHenry (R-N.C.), the chairman of the House Financial Services Committee, in a speech on the House floor on Wednesday, calling SAB 121 "a massive deviation for how highly regulated banks are traditionally required to treat assets on behalf of their customers."

But a key House Democrat thought the resolution goes too far.

"This bill takes a sledgehammer to fix an issue that may merely need a scalpel, and it does so because my colleagues on the other side of the aisle are not only interested in doing the bidding of special interest groups, they are also interested in attacking and undermining the SEC in every possible way," said Rep. Maxine Waters (D-Calif.), the ranking Democrat on McHenry's committee.

SAB 121 was originally introduced as staff guidance, but a subsequent Government Accountability Office (GAO) review determined that the agency should have handled it as a rule, with full public comments and submission to Congress.

Advertisement
Advertisement

Rep. Flood introduced the resolution to formally disapprove of the regulator's guidance alongside two Democrats, and Sen. Cynthia Lummis (R-Wyo.) has been pushing for a matching resolution in the Senate, which would be needed before the joint resolution could make it to Biden's desk.

When an agency rule is reversed under the Congressional Review Act, it's not only erased, but anything similar is forever blocked from future implementation. Waters argued that SAB 121 – apart from the controversial custody component – also provided guidance on crypto disclosures that are necessary and would be threatened if Congress overturns the policy, and Biden echoed the concern about policies that would be blocked.

"By virtue of invoking the Congressional Review Act, it could also inappropriately constrain the SEC’s ability to ensure appropriate guardrails and address future issues related to crypto-assets including financial stability," Biden said. "Limiting the SEC’s ability to maintain a comprehensive and effective financial regulatory framework for crypto-assets would introduce substantial financial instability and market uncertainty."

Advertisement
Advertisement

Flood called it "disappointing" that the president would approve the improper use of a bulletin to do the work of a full-fledged federal rulemaking. He said he and his allies will "look for every single vehicle between now and the end of the year that will go to the president's desk and add this language in there."

Edited by Nikhilesh De.

Bacaan Terkait

Analisis Laporan: Saat CPO Meledak, Apa Langkah yang Dijalankan Coherent?

**Analis J.P. Morgan Samik Chatterjee menegaskan kembali rating 'Overweight' untuk Coherent (COHR). Perusahaan di sektor chip dan komponen komunikasi optik ini dinilai memiliki ruang pertumbuhan yang kurang dihargai pasar, didukung oleh tiga pilar utama:** 1. **Transceiver Data Center:** Permintaan untuk transceiver 1.6T tetap kuat dengan lingkungan harga sehat. Adopsi CPO (Co-Packaged Optics) justru didorong akan meningkatkan permintaan komponen optik canggih, bukan menggantikan transceiver tradisional. 2. **Peluang CPO & OCS:** CPO menjadi fokus industri. Keunggulan COHR terletak pada portofolio komponen optik lengkap (laser, isolator, VCSEL, pendingin termoelektrik), yang meningkatkan nilai yang dapat diperoleh per chip. Untuk Optical Circuit Switch (OCS), pasar potensial $4 miliar, dengan teknologi Liquid Crystal COHR memiliki keunggulan daya tahan dan konsumsi daya dibandingkan pesaing MEMS. 3. **Konsolidasi Hulu & Margin:** Kapasitas produksi InP (Indium Phosphide) akan ditingkatkan 4x dalam dua tahun. Posisi kuat sebagai salah satu dari dua pemasok utama *pump laser* yang langka memungkinkan integrasi ke hulu, menjual sistem/line card lengkap dengan nilai lebih tinggi. Target margin kotor >42% didorong oleh produk premium, efisiensi biaya dari transisi wafer 6-inci, dan produk baru bernilai tinggi seperti CPO. 4. **Bidang Industri:** Pertumbuhan organik 5-10% didukung oleh peralatan proses semikonduktor dan potensi peluang baru dalam sensor 3D (mis., untuk Face ID generasi mendatang). **Kesimpulan:** COHR berada di posisi kunci dalam infrastruktur interkoneksi optik data center. Didorong oleh permintaan komputasi AI, peluang baru di CPO/OCS, pertumbuhan stabil di bidang industri, dan ruang perbaikan margin, prospek perusahaan dinilai positif.

marsbit11m yang lalu

Analisis Laporan: Saat CPO Meledak, Apa Langkah yang Dijalankan Coherent?

marsbit11m yang lalu

Dan Koe: Melarikan Diri dari Takdir Pekerja, Bagaimana Bertahan dalam Gelombang Penggantian AI?

**Ringkasan: Bertahan di Era Penggantian AI dengan Membangun Karier Anda Sendiri** Banyak orang panik tentang AI yang akan mengambil alih pekerjaan, tetapi ancaman sebenarnya adalah ketergantungan finansial dan mental pada orang lain. "Perbudakan gaji" terjadi ketika Anda terjebak dalam pekerjaan tanpa makna hanya untuk bertahan hidup. Solusinya bukan menolak AI, melainkan **membangun bisnis atau karya Anda sendiri**. Untuk bertahan dan berkembang, Anda perlu menguasai lima elemen inti: 1. **Agency**: Kemampuan bertindak tanpa menunggu perintah. 2. **Selera**: Kepekaan untuk membedakan apa yang bernilai. 3. **Kemampuan persuasi**: Meyakinkan orang untuk mendukung usaha Anda. 4. **Ketekunan**: Memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari proses. 5. **Iterasi**: Kemampuan memperbaiki diri berdasarkan umpan balik. Lima hal ini dapat disederhanakan menjadi **keterampilan memecahkan masalah dan akumulasi pengalaman**. **Langkah Praktis untuk Memulai:** 1. **Ubah lingkungan dan identitas**: Ganti kebiasaan, konten yang dikonsumsi, dan lingkaran pergaulan untuk memicu pola pikir baru. 2. **Pilih media sebagai alat utama**: Dibandingkan coding, membuat konten (tulisan, video, podcast) lebih berharga karena nilainya subjektif dan membutuhkan selera yang tidak bisa digantikan AI sepenuhnya. 3. **Temukan "bahan mentah" Anda**: Jawab pertanyaan mendalam tentang minat, keahlian alami, dan pengalaman unik Anda. Ini akan menjadi fondasi konten Anda. 4. **Cari sudut pandang "anti-mainstream"**: Identifikasi keyakinan Anda yang bertentangan dengan opini umum di bidang Anda. 5. **Segera publikasikan**: Posting ide pertama Anda besok. Versi pertama mungkin buruk, tetapi umpan balik nyata adalah awal pembelajaran. Kunci utamanya adalah **mulai dari hal kecil, konsisten, dan berani menerima umpan balik untuk terus berimprovisasi.** Dengan memanfaatkan AI sebagai alat bantu dan fokus pada pengembangan diri, Anda dapat menciptakan jalan karier yang bermakna dan mandiri.

marsbit17m yang lalu

Dan Koe: Melarikan Diri dari Takdir Pekerja, Bagaimana Bertahan dalam Gelombang Penggantian AI?

marsbit17m yang lalu

Setelah PHK 20%, Apa Poin Penting dalam Struktur Baru EF?

Menurut pengumuman resmi pada 23 Juni, Ethereum Foundation (EF) telah menyelesaikan restrukturisasi organisasi, mengurangi sekitar 20% stafnya (54 orang), dan membagi ulang timnya menjadi lima klaster kerja inti: Protokol, Akses, Pengguna, Komunitas, dan Institusional. Restrukturisasi ini digambarkan sebagai implementasi dari Mandat 2026 dan Kebijakan Pengelolaan Treasury 2025, dengan tujuan membuat EF lebih ramping dan berfokus pada prinsip-prinsip inti seperti kedaulatan diri, anti-sensor, sumber terbuka, privasi, dan keamanan (CROPS). Klaster Protokol akan terus fokus pada riset dan pengembangan inti protokol Ethereum. Klaster Akses menekankan prinsip "opsi nol" untuk memastikan pengguna dapat mengakses jaringan tanpa bergantung pada perantara. Klaster Pengguna, Komunitas, dan Institusional bertugas menangani keterlibatan eksternal. EF menyediakan paket pesangon di atas standar hukum serta bantuan penempatan ulang di dalam ekosistem bagi karyawan yang terdampak. Meski demikian, alokasi anggaran untuk setiap klaster baru belum diungkapkan. Pengumuman ini muncul di tengah perubahan kepemimpinan dan diskusi eksternal mengenai fragmentasi ekosistem, kompetisi L2, dan tekanan regulasi. EF menegaskan ini adalah langkah untuk lebih memfokuskan misi, sementara pasar melihatnya dalam konteks tekanan tata kelola. Dampak sebenarnya terhadap kecepatan pengembangan, pendanaan ekosistem, dan arah strategis masih perlu dipantau melalui pengungkapan detail lebih lanjut oleh EF dalam beberapa minggu dan bulan ke depan.

marsbit21m yang lalu

Setelah PHK 20%, Apa Poin Penting dalam Struktur Baru EF?

marsbit21m yang lalu

Bot MEV Paling Top, Digasak $7,5 Juta: Apakah Approval Justru Risiko Mematikan yang Paling Diabaikan di On-Chain?

**Intisari Artikel: Bot MEV Paling Top, Kena Bobol 750 Juta Dollar: Apakah Approval Risiko Mematikan yang Paling Terabaikan di Blockchain?** Bot arbitrase MEV terkenal Jaredfromsubway.eth diserang, mengalami kerugian lebih dari 750 juta dollar AS. Serangan ini bukan karena kebocoran kunci pribadi atau kerentanan kontrak pintar biasa, melainkan hasil perburuan terbalik yang dirancang khusus. Penyerang menghabiskan berminggu-minggu untuk menyiapkan jebakan: Mereka membuat banyak token palsu dan kolam likuiditas yang meniru aset populer seperti WETH dan USDC. Lingkungan ini dirancang untuk memancing bot MEV, yang selalu memindai peluang arbitrase, untuk secara otomatis menjalankan jalur perdagangan dan memberikan **persetujuan (approval) ERC-20** ke kontrak jahat. Setelah izin diberikan, penyerang kemudian menarik aset bot yang nyata. Kasus ini mengungkapkan bahaya mendasar dari fitur Approval di blockchain Ethereum/EVM. Approval diperlukan agar kontrak pintar (seperti DEX) dapat mengakses token pengguna untuk swap atau pinjaman. Namun, mirip dengan "pemotongan otomatis" di pembayaran digital, risiko utamanya adalah: 1. **Izin Tak Terbatas (Unlimited Approval):** Pengguna sering mengizinkan akses tak terbatas untuk menghemat biaya gas, membiarkan kontrak menarik semua token di masa depan. 2. **Izin Tidak Hilang dengan Sendirinya:** Memutuskan koneksi dompet atau menutup situs web **tidak membatalkan** approval yang sudah tercatat di blockchain. 3. **Risiko Masa Depan:** Kontrak yang saat ini aman bisa diretas di kemudian hari, menyalahgunakan izin yang sudah diberikan. **Bagaimana Mengelola Risiko Approval:** * **Prinsip Izin Minimum:** Setel jumlah approval mendekati nilai transaksi yang dibutuhkan, hindari unlimited approval. * **Pisahkan Dompet:** Gunakan dompet terpisah untuk penyimpanan jangka panjang dan untuk interaksi dengan DApp/proyek baru. * **Tinjau & Cabut Izin Secara Berkala:** Gunakan alat seperti Revoke.cash atau fitur manajemen izin di dompet (seperti di imToken) untuk memeriksa dan mencabut izin yang tidak lagi digunakan. * **Dukungan dari Dompet:** Dompet harus memberikan peringatan risiko, mem-parsing dan menampilkan data tanda tangan dengan jelas (Clear Signing), serta memudahkan pengelolaan izin. Keselamatan aset tidak hanya tentang melindungi kunci pribadi, tetapi juga secara aktif mengelola izin akses (approval) yang telah diberikan kepada kontrak pintar lainnya.

marsbit25m yang lalu

Bot MEV Paling Top, Digasak $7,5 Juta: Apakah Approval Justru Risiko Mematikan yang Paling Diabaikan di On-Chain?

marsbit25m yang lalu

Logam Mulia Turun Menyusul, Apa Sinyal yang Dikirimkan Emas ke Pasar?

Artikel ini membahas penurunan harga logam mulia, terutama emas, yang terjadi bersamaan dengan penurunan pasar saham, seperti yang terlihat pada indeks KOSPI Korea. Biasanya, saat risiko meningkat, investor menjual saham dan membeli emas. Namun, saat ini, kedua aset tersebut dijual bersamaan. Penjelasan utamanya terletak pada kenaikan **suku bunga riil** (tingkat bunga dikurangi ekspektasi inflasi). Suku bunga riil yang lebih tinggi meningkatkan daya tarik obligasi dan uang tunai, sehingga mengurangi daya tarik aset seperti emas dan perak yang tidak menghasilkan bunga. Saham teknologi bernilai tinggi juga tertekan karena tingkat diskonto yang lebih tinggi mengurangi nilai keuntungan masa depan. Penurunan pasar Korea, yang dipicu oleh saham semikonduktor seperti Samsung, bukanlah penyebab langsung penurunan logam mulia. Keduanya sama-sama bereaksi terhadap tekanan makro yang sama: ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi dan dolar AS yang menguat di bawah kepemimpinan baru Ketua Fed Kevin Warsh. Emas turun di bawah $4.100 per ons, mendekati level support kunci $4.000. Meskipun memiliki dukungan jangka panjang dari permintaan bank sentral dan perlindungan aset, tekanan biaya peluang jangka pendek dari suku bunga yang lebih tinggi saat ini lebih dominan. Intinya, penurunan ini menandakan pergeseran prioritas pasar dari "mencari tempat aman" menjadi "menghindari biaya memegang aset yang tidak pasti" akibat suku bunga yang lebih tinggi. Logam mulia dan aset berisiko lainnya sedang diuji ulang oleh variabel makro yang sama. Tren masa depan emas dan perak akan sangat bergantung pada seberapa lama tekanan suku bunga dan dolar AS bertahan, serta apakah permintaan perlindungan aset dan industri dapat mengimbangi tekanan tersebut.

marsbit35m yang lalu

Logam Mulia Turun Menyusul, Apa Sinyal yang Dikirimkan Emas ke Pasar?

marsbit35m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片