South Korean Regulator to Discuss Spot Bitcoin ETF With U.S. SEC: Report

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-02-04Terakhir diperbarui pada 2024-02-05

Abstrak

In December it was reported that Financial Supervisory Service head Lee Bok-hyun was planning on meeting U.S. SEC Chairman Gary Gensler for the first time to discuss crypto r...

Lee Bok-hyun, the head of South Korea's Financial Supervisory Service (FSS), said he is planning on maintaining talks with the U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), and an area of focus will be spot bitcoin exchange-traded funds (ETFs), Hankyung reported on Monday.

"I met with SEC Chairman Gary Gensler (this year) and there are areas where we will focus on issues such as virtual asset issues and bitcoin spot ETF," Lee told reporters.

In December it was reported that Lee was planning on meeting with Gensler for the first time to discuss crypto regulation. The January meeting was designed to coordinate schedules and strengthen "cooperation between the two agencies,” the FSS said at the time.

Advertisement
Advertisement

The U.S. recently approved spot bitcoin ETFs for the first time after a decade of attempts from the financial sector. Regulators around the world are questioning whether they should do the same.

Edited by Sheldon Reback.

Bacaan Terkait

Dialog dengan Penasihat Bitwise: Dari Ekonomi Tipe K hingga AI Merebut Pekerjaan, Bagaimana Bitcoin Menyelamatkan Generasi Muda?

Sumber: Podcast "When Shift Happens" dengan Jeff Park, penasihat Bitwise dan mantan CIO ProCap Financial. Jeff menganalisis bagaimana real estat sebenarnya adalah aset yang terdepresiasi, mengapa Bitcoin menjadi tempat berlindung terbaik, dan bagaimana AI akan memicu adopsi Bitcoin secara luas. Jeff menggambarkan sistem keuangan yang runtuh, dengan ekonomi berbentuk K: sebagian orang menikmati inflasi aset, sementara yang lain tertinggal. Real estat di kota seperti New York menjadi kelas aset eksklusif untuk orang kaya, sementara rumah terjangkau stagnan. Ia menyarankan kaum muda untuk menyewa daripada membeli, karena kepemilikan rumah secara ekonomi tidak menguntungkan. Bitcoin ditampilkan sebagai solusi: aset penyimpan nilai tanpa perawatan, pajak, atau penyitaan. Dengan mengalihkan modal dari real estat, Bitcoin dapat menurunkan harga perumahan bagi generasi muda. Jeff juga membahas "investor ideologis" yang berfokus pada kelangkaan dan pergeseran paradigma, bukan nilai tradisional. Mengenai AI, Jeff memperingatkan dampaknya yang mengganggu tenaga kerja, menciptakan ketidaksetaraan ekstrem. AI yang terpusat mengumpulkan data tanpa kompensasi, sementara teknologi crypto yang terdesentralisasi dapat memastikan kepemilikan dan distribusi nilai. AI bisa menjadi pemicu bagi Generasi Z dan Alpha untuk beralih ke Bitcoin sebagai lindung nilai. Jeff menekankan pentingnya diversifikasi ke aset non-tradisional seperti Bitcoin, emas, atau bahkan barang koleksi, yang tidak terpengaruh oleh siklus makro. Untuk portofolio sederhana, ia merekomendasikan Bitcoin dan aset berbunga dalam dolar. Pesannya: dunia terus berubah, dan Bitcoin mengajarkan kerendahan hati serta kemajuan melalui eksperimen terus-menerus.

marsbit7j yang lalu

Dialog dengan Penasihat Bitwise: Dari Ekonomi Tipe K hingga AI Merebut Pekerjaan, Bagaimana Bitcoin Menyelamatkan Generasi Muda?

marsbit7j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片