SEC Says Other Systems Secure After X Account Hack

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-01-12Terakhir diperbarui pada 2024-01-13

Abstrak

The regulator's latest update on the hack suggests it never lost access to the account.

The U.S. Securities and Exchange Commission said Friday its systems and devices were not breached by the party responsible for tweeting out a fake bitcoin ETF approval announcement earlier this week.

On Tuesday, the SEC's official X (formerly Twitter) account, @SECgov, tweeted that the agency had approved a number of spot bitcoin exchange-traded fund (ETF) applications to begin trading, a message that was ultimately shown to be faked by someone who was able to gain access to the account through the phone number associated with it. On Friday, the SEC statement provided a timeline of events on Tuesday, saying the first "unauthorized post" came at 4:11 p.m. ET (21:11 UTC), and SEC Chair Gary Gensler published his clarification 15 minutes later.

The statement suggested that SEC staff never lost access to the account, saying they had deleted the fake post, un-liked some other bitcoin-related tweets and shared an update on the main SECgov account within 30 minutes.

Advertisement
Advertisement

"Staff also reached out to X.com for assistance in terminating the unauthorized access to the @SECGov account. Based on information currently available, staff believe that the unauthorized access to the account was terminated between 4:40 pm ET and 5:30 pm ET," the statement said.

An SEC spokesperson said on Wednesday that the FBI was investigating the issue, adding that the SEC did not draft the message (dispelling rumors that the fake approval notice was an already planned announcement that was released prematurely). Friday's statement added that the Department of Homeland Security's Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA) are also investigating.

On Wednesday, the SEC did approve nearly a dozen bitcoin ETF applications, which began trading a day later.

The hack alarmed a number of lawmakers, who publicly demanded answers about how it happened. Senators Ron Wyden (D-Ore.) and Cynthia Lummis (R-Wyo.) published a letter on Thursday asking that SEC Inspector General Deborah Jeffrey's office open an investigation into the hack "and the SEC's apparent failure to follow cybersecurity best practices."

Future hacks could harm public markets and their stability, the letter said.

The letter followed Senators J.D. Vance (R-Ohio) and Thom Tillis (R-N.C.), who similarly asked Gensler to brief their teams on a number of questions around the hack and the SEC's decision-making on bitcoin ETFs, including how the SEC "plans to rectify any financial losses borne by investors as a result of the errant announcement."

Advertisement
Advertisement

"The SEC takes its cybersecurity obligations seriously. Commission staff are still assessing the impacts of this incident on the agency, investors, and the marketplace but recognize that those impacts include concerns about the security of the SEC’s social media accounts. The staff also will continue to assess whether additional remedial measures are warranted," the SEC's statement on Friday said.

Bacaan Terkait

TechFlow Intel: Huawei Rilis Hukum 'Tao' Saham Semikonduktor Meroket; Meta PHK 10%

Berita intelijen TechFlow hari ini menyajikan perkembangan utama di bidang teknologi dan keuangan. Di sektor AI, model matematika murni telah berhasil memecahkan 9 dari 353 masalah terbuka dengan biaya rendah, menandakan nilai praktis AI dalam penelitian akademis. DeepSeek meluncurkan agen pemrograman baru, sementara studi mengungkap masalah "peluruhan kendala" pada kode backend yang dihasilkan LLM. Qwen 3.6 27B mencapai kecepatan generasi tinggi di GPU V100, memicu perdebatan tentang pilihan hardware lokal. Di sektor chip, Huawei mengumumkan "Hukum Tao (τ)" yang menargetkan kinerja setara 1.4nm pada 2031, mendorong saham semikonduktor naik. Biaya memori kini mendominasi biaya chip AI. Tujuh perusahaan semikonduktor China melakukan divestasi besar-besaran. Meta melakukan PHK 10%, dengan Zuckerberg menekankan bahwa kesuksesan bukanlah jaminan. CEO Google, Sundar Pichai, menghadapi protes mahasiswa dalam pidatonya. Google juga dikritik karena mempublikasikan kode eksploitasi kerentanan Chromium terlalu dini. Di pasar saham, AMD diprediksi akan mencapai kapitalisasi pasar $1 triliun. Survei mengungkap 99% CEO berencana melakukan PHK yang didorong AI dalam dua tahun ke depan. Palantir mendapat kontrak pemerintah AS untuk memantau karyawan federal, menimbulkan kekhawatiran privasi. Harga minyak WTI anjlok 6% menuju $90,80/barel karena prospek pembukaan kembali Selat Hormuz, sementara perak naik di atas $78,80/ons. Pasokan minyak global menipis. Tren baru meliputi serangan siber "injeksi perintah auditori" yang tersembunyi pada konten audio dan kompromi CBS mengenai konten Stephen Colbert yang bermasalah hak cipta. Narasi inti hari ini menyoroti perlombaan AI dan chip yang telah berkembang menjadi persaingan menyeluruh mencakup lapangan kerja, geopolitik, dan hak untuk mendefinisikan "kecerdasan" di masa depan.

marsbit4m yang lalu

TechFlow Intel: Huawei Rilis Hukum 'Tao' Saham Semikonduktor Meroket; Meta PHK 10%

marsbit4m yang lalu

NeoCloud Tiga Raksasa: NBIS, IREN, CRWV Mana yang Lebih Bernilai Investasi?

**Judul:** NeoCloud Tiga Besar: NBIS, IREN, CRWV, Mana yang Lebih Bernilai Investasi? **Ringkasan dalam Bahasa Indonesia:** Diskusi ini menganalisis tiga perusahaan "NeoCloud" utama—Nebius (NBIS), CoreWeave (CRWV), dan IRON (IREN)—yang menyediakan layanan GPU cloud khusus untuk mengatasi kelangkaan daya komputasi AI. Nate dari Endicott Invests, yang sangat bullish pada sektor ini, berpendapat bahwa permintaan komputasi AI akan tetap kuat setidaknya selama 3-5 tahun ke depan. **Perbedaan Utama Tiga Perusahaan:** * **CoreWeave (CRWV):** Pelopor dengan daya aktif terbesar, fokus pada *training* model AI (misalnya untuk OpenAI), dan memiliki pendapatan tertinggi. * **IRON (IREN):** Memiliki keunggulan dalam penguasaan lahan dan listrik (4.5 GW terkontrak), tetapi saat ini hanya memiliki satu klien besar (Microsoft) dan perangkat lunaknya dianggap lemah. * **Nebius (NBIS):** Dipandang sebagai pilihan seimbang dengan fokus pada *inference* AI dan investasi kuat dalam *software stack* (platform "token factory"). Timnya yang terdiri dari insinyur berpengalaman dipimpin oleh CEO yang juga seorang matematikawan. **Alasan Optimis terhadap Nebius (NBIS):** 1. **Tim dan Kultur:** Tim insinyur yang solid dengan pengalaman bersama selama 20 tahun. 2. **Struktur Keuangan:** Dianggap lebih sehat, terutama dalam hal utang, dibandingkan pesaing. 3. **Daya Tarik Lain:** Memiliki anak perusahaan bernilai seperti ClickHouse (analitik data) dan Avride (robot otonom), yang menambah valuasi. 4. **Kekuatan Harga:** Baru-baru ini menaikkan harga GPU H100/B200 sebesar 30-70%, menunjukkan kemampuan meneruskan biaya dan kuatnya permintaan. 5. **Pertumbuhan Klien Non-Raksasa:** Pendapatan kontrak dari klien selain Microsoft dan Meta tumbuh 3.5x secara kuartalan, menandakan gelombang permintaan kedua dari perusahaan menengah. **Kesimpulan Investasi:** Nate percaya ketiga perusahaan akan berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan karena kelangkaan daya komputasi. Namun, untuk jangka panjang (5-10 tahun), ia paling menyukai **Nebius (NBIS)** karena keunggulan strategis dalam perangkat lunak, tim, dan struktur keuangannya. Secara keseluruhan, sektor NeoCloud dipandang sebagai peluang investasi yang sangat menarik seiring dengan adopsi AI yang masih berada di tahap sangat awal.

marsbit22m yang lalu

NeoCloud Tiga Raksasa: NBIS, IREN, CRWV Mana yang Lebih Bernilai Investasi?

marsbit22m yang lalu

Microsoft Akan Meninggalkan Claude: Terlalu Mahal atau Sudah Paham Caranya?

Microsoft akan berhenti menggunakan Claude Code untuk ribuan insinyurnya mulai 30 Juni, beralih ke GitHub Copilot CLI miliknya sendiri. Keputusan ini didorong oleh biaya tinggi Claude Code yang berbasis token, dengan laporan menunjukkan biaya mencapai $500-$2000 per insinyur per bulan, seperti yang dialami Uber. Meski Microsoft menyebutkan ini sebagai bagian dari "eksperimen belajar" selama enam bulan untuk memperbaiki Copilot CLI dengan membandingkannya langsung dengan Claude Code, langkah ini mengungkap tantangan strategis yang lebih dalam. Claude Code, dengan kinerja lebih unggul (skor 80.8% pada SWE-bench vs 72.5% Copilot) dan konteks jendela lebih besar, menjadi favorit di kalangan insinyur Microsoft dengan kepuasan 91%. Microsoft menghadapi tiga dilema utama: ketergantungan pada model eksternal (OpenAI/Anthropic) tanpa model dasar umum andal milik sendiri, produk Copilot yang tertinggal dalam hal kemampuan, dan melemahnya kendali ekosistem. Data Ramp AI Index menunjukkan adopsi perusahaan untuk Anthropic (34.4%) telah melampaui OpenAI (32.3%), didorong oleh kesuksesan Claude Code yang meraih 54% pangsa pasar alat pemrograman AI. Pada intinya, keputusan ini mencerminkan pergeseran industri dari model biaya tetap ke berbasis token, mendorong perusahaan besar seperti Microsoft untuk mengevaluasi ulang strategi pembelian teknologi dan prioritas pengembangan internal demi mengontrol biaya dan mempertahankan kedaulatan teknologi.

marsbit24m yang lalu

Microsoft Akan Meninggalkan Claude: Terlalu Mahal atau Sudah Paham Caranya?

marsbit24m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片