头部Trader入驻,解析T2T2产品和经济模型

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2023-11-07Terakhir diperbarui pada 2023-11-07

Abstrak

从T2T2发布的v1白皮书理解其背后的社交逻辑。

近日,SocialFi 项目 T2T2 宣布正式开启去中心化跟单产品内测,目前已有不少头部交易员(Trader)入驻,包括:机构交易员、币安合约胜率榜 Top 玩家、Telegram Bot 团队以及一些有流量的交易员。

T2T2 的带单房间与 Twitter 强绑定,因此用户在选择是否付费跟单前,可以在 Twitter 或者其他公开渠道上查看已入驻的 Trader 交易水平。

下面再从 T2T2 发布的v1白皮书公式理解其背后的社交逻辑:

头部Trader入驻,解析T2T2产品和经济模型

T 2 T 2 v1 Whitepaper

这个公式很简单:

  • S 表示 KEY 的数量,源于 Friend Tech 的社交模式,参与的人越多越早,越有赚钱的机遇。

  • ROI 是带单炒币的基金净值,市场热度高时,ROI 反馈越好。

  • fee 表示手续费, 给到房主的分润。

  • 0.01 的常数项为了防止 bot。

该产品简单但直指用户的本质需求,大家想通过投资获得收益,或者与其他玩家 pvp 博弈,而不总是是向上社交的聊天。

头部Trader入驻,解析T2T2产品和经济模型

T 2 T 2 上的链上 ROI 排名

到这一步,T2T2 在社交模式上已经开始了新的探索,放弃了满足用户向上社交的需求,转而指向更根本的资产端:带用户跟单交易,从 DEX 开始,未来也会拓展到合约 DEX,一切都在链上。其实无论 Friend Tech 是否发币,都不会影响到 T2T2 本身积累的先发优势、带单壁垒、用户网络。

同时 T2T2 也发布了 Tokenomic 模型,其在最新的跟单模式上,又引入了新的 token 飞轮,非常的 degen: 让普通用户除了能跟单外,有额外的套利补贴和分享整个系统的通胀收益。

头部Trader入驻,解析T2T2产品和经济模型

左边是用户正常跟房主单的逻辑,房主可以配置一个指数基金,也可以配置部分$T 2,甚至可以完全配置$T2 。那么这个飞轮的运转逻辑就非常清晰了:

  • T2 价格上涨,跟单的 ROI 会非常高,会进一步吸引用户来跟单,贡献 TVL 交易额,然后交易手续费会返佣给房主和平台。那么这构成了第一次飞轮,通过价格上涨,让房主和平台的收入增加,从而为 T2 的涨幅提供价值支撑。

  • 当平台手续费和房主收益扩大时,那么房主会更配置更多的 T2 仓位,因为这能帮助他房间的 ROI 和 TVL 上涨,而且配置的比例越大,T2 价格会涨的越猛,参与的跟单用户瓜分的通胀激励也越高,所以这构成了第二次飞轮。

这两个飞轮刺激下,早期用户参与持有的 KEY 也能获得快速的上涨,早期挖掘优质 trader 的用户同样可以挣后面带单用户的 KEY 涨幅。

关于第二个飞轮,白皮书上的通胀激励和例子更清晰:

头部Trader入驻,解析T2T2产品和经济模型

这部分内容翻译一下就是,通胀激励与系统的手续费(TVL)挂钩,系统手续费越高,瓜分的通胀激励越多。更重要的是与房间 T2 持仓占比强相关,T2 持仓越多,房间跟单时间越长(累积的区块奖励越多),获得的通胀激励越大。更极端一些,当房间系数为 100% 时,所有通胀激励都是均分给 T2 的持仓房间。也就是基于这个再分配机制,将整个系统的收益转到 T2 房间,而没有配置 T2 的房间,则通胀激励为 0 。

头部Trader入驻,解析T2T2产品和经济模型

在白皮书的第五章节,平台对通胀激励进行了测算,其发放是 365 天线性解锁,所以从通胀模型来看,在前期 3-6 个月,基本是一个通缩的水平,将会刺激早期的飞轮运转。

总的来说,无论对于房主还是散户,参与 T2T2,等与变相同时参与了 Friend Tech + TG bot + ve( 3, 3) + 合约带单。

参考:

[ 1 ] T2T2 v1:A Bonding Curve For Index Fund. 

https://docs.t2t2.com/protocol-design/t2t2-v1-bonding-curve-for-index-investment-white-paper

[ 2 ] 产品内测申请

https://twitter.com/T2T2_official/status/1721067379109896378

[3] T2T2 docs

https://docs.t2t2.com/

Bacaan Terkait

Near Kembali ke Panggung AI: Transformasi ke Blockchain Publik karena "Kesulitan Gaji", Agen AI dan Privasi Jadi Kisah Pertumbuhan Baru

**Near Kembali ke Dunia AI: Dari Masalah Gaji Jadi Blockchain Publik, Fokus pada Agent dan Privasi** Near, yang didirikan oleh Illia Polosukhin (salah satu penulis makalah Transformer AI), awalnya adalah startup AI yang beralih membangun blockchain publik pada 2018. Penyebabnya adalah kesulitan membayar gaji developer global secara lintas batas menggunakan sistem pembayaran tradisional atau blockchain awal yang mahal dan lambat. Setelah melalui masa sebagai blockchain berkinerja tinggi dengan teknologi sharding dan meraih momentum di era *cross-chain*, Near kini kembali ke akar AI-nya. Momen kunci adalah ketika Polosukhin diundang oleh CEO Nvidia, Jensen Huang, pada Maret 2024, mengingatkan dunia tentang "darah AI" asli Near. Dengan fokus baru pada **Near Intents (Niat)** dan **Transaksi Privasi**, Near membidik pertumbuhan berikutnya: 1. **Near Intents**: Menyederhanakan pengalaman *cross-chain* dan DeFi. Pengguna atau AI Agent cukup menyatakan keinginan (misal, "tukar BTC jadi ETH"), dan jaringan *solver* akan menemukan rute terbaik. Mekanisme ini telah menangani **lebih dari $200 miliar** volume transaksi *cross-chain* dan menghasilkan **$34 juta** pendapatan biaya, dengan mayoritas (70%) datang dalam dua kuartal terakhir. 2. **Transaksi Privasi (*Confidential Swaps*)**: Menanggapi kebutuhan pasar akan privasi untuk menghindari MEV dan kebocoran strategi. Dalam 30 hari terakhir, transaksi privat menyumbang **41.63%** dari total volume transaksi di Near ($87 juta dari $209 juta). Fitur ini berpotensi menarik institusi tetapi juga membawa risiko perhatian regulator. Dengan kombinasi latar belakang pendiri di AI, infrastruktur *intent* yang ramah pengguna dan Agent, serta penawaran transaksi privat, Near berupaya membangun cerita pertumbuhan baru di persimpangan blockchain dan AI.

marsbit1j yang lalu

Near Kembali ke Panggung AI: Transformasi ke Blockchain Publik karena "Kesulitan Gaji", Agen AI dan Privasi Jadi Kisah Pertumbuhan Baru

marsbit1j yang lalu

Dari Ethereum ke "CROPS" AI: 'Variabel Lambat' yang Ditekankan Berulang oleh Vitalik Ini, Apa Sebenarnya?

Dalam beberapa kali kesempatan, Vitalik Buterin menekankan konsep "CROPS," singkatan dari Censorship Resistance (Tahan Sensor), Capture Resistance (Tahan Penangkapan), Open Source (Sumber Terbuka), Privacy (Privasi), dan Security (Keamanan). Konsep ini merupakan panduan inti bagi Ethereum Foundation, memfokuskan sumber dayanya untuk membangun kemampuan dasar yang memungkinkan pengguna mengelola aset, identitas, dan transaksi tanpa bergantung pada platform tunggal atau menyerahkan kendali akhir. Signifikansi CROPS semakin kritis dengan kemunculan AI, khususnya AI Agent yang menangani tugas seperti manajemen aset dan eksekusi transaksi otomatis. Tantangan utama adalah memastikan bahwa ketika AI bertindak sebagai perwakilan digital, ia tidak menjadi "kotak hitam" yang mengorbankan privasi, keamanan, dan kedaulatan pengguna. Oleh karena itu, diperlukan "CROPS AI" – AI yang dapat berjalan secara lokal, mengurangi ketergantungan pada layanan cloud terpusat, serta transparan dan terverifikasi. Terdapat titik temu antara "CROPS Ethereum Access Layer" dan "CROPS AI." Keduanya berusaha menjawab pertanyaan serupa: bagaimana pengguna dapat mengakses kemampuan jarak jauh (seperti RPC blockchain atau model bahasa besar/LLM) tanpa mengekspos informasi pribadi, identitas, atau niat mereka secara penuh? Solusi yang diusulkan termasuk penggunaan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proofs) untuk panggilan LLM berbayar yang privat dan pembacaan RPC Ethereum yang aman. Pada akhirnya, CROPS bukan sekadar konsep abstrak. Dalam era di mana AI semakin menguasai dunia digital, prinsip-prinsip ini akan membentuk arah pengembangan produk Web3, terutama di lapisan dompet digital, untuk memastikan pengguna tetap memegang kendali atas kehidupan digital mereka. Ini adalah variabel jangka panjang yang menentukan nilai Ethereum di masa depan.

marsbit1j yang lalu

Dari Ethereum ke "CROPS" AI: 'Variabel Lambat' yang Ditekankan Berulang oleh Vitalik Ini, Apa Sebenarnya?

marsbit1j yang lalu

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

Stevie Hoffman, "Godfather of Silicon Valley Venture Capital", menyatakan bahwa integrasi Web3 dan AI bisa menjadi sebuah jebakan. Dalam wawancara, ia berbagi pandangannya tentang tren AI global dan peluang startup. Hoffman percaya Silicon Valley akan tetap memimpin riset dasar model AI canggih, sementara China akan unggul dalam implementasi aplikasi praktis dan dominasi di bidang robotika. Ia menekankan pentingnya pendekatan "Global from Day 1" untuk startup, karena adaptasi nanti jauh lebih sulit dan mahal. Mengenai Autonomous Agents, Hoffman memperkirakan titik balik nyata di mana agen dapat berkolaborasi secara mandiri akan datang dalam 2-4 tahun, yang akan menyebabkan penggantian tenaga kerja berskala besar. Solusinya adalah mendesain bisnis untuk kolaborasi manusia-AI, bukan otomatisasi penuh, serta reformasi sistem pelatihan ulang dan jaminan sosial. Untuk startup AI awal, saran Hoffman adalah fokus pada inovasi mendalam di ceruk vertikal spesifik yang membutuhkan keahlian domain, karena ini adalah benteng pertahanan terhadap raksasa teknologi. Kecepatan iterasi adalah parit pertahanan terpenting. Dalam menanggapi pertanyaan tentang Web3 + AI, Hoffman dengan tegas menyatakan bahwa bagi kebanyakan konsumen dan bisnis mainstream, Web3 menambah friksi dan kompleksitas tanpa menyelesaikan kebutuhan inti mereka. AI adalah teknologi dasar universal yang benar-benar mengubah industri. Memaksakan integrasi Web3 dan AI adalah sebuah jebakan yang menambah kompleksitas tanpa melipatgandakan nilai bagi pasar mainstream. Hoffman juga membagikan rencana nirlabanya untuk mendirikan pusat penelitian di universitas guna melatih calon pemimpin dalam inovasi AI yang bertanggung jawab dan selaras dengan nilai-nilai inti manusia.

marsbit3j yang lalu

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

marsbit3j yang lalu

Token Tidak Ekonomis, Ekonomi Tidak Token

Dengan rencana IPO OpenAI dan investasi besar dari raksasa seperti Berkshire Hathaway di Alphabet, industri AI kini mencapai titik balik penting. Dua narasi utama mendominasi: "kekurangan dana" dan "pemisahan aset" (spin-off). Kekurangan dana terjadi karena struktur biaya AI yang unik. Berbeda dengan platform internet tradisional di mana biaya marjinal mendekati nol, model AI seperti ChatGPT justru meningkatkan biaya komputasi (inference cost) seiring pertumbuhan pengguna. Selain itu, pola investasi seperti "kredit cloud" yang digunakan Microsoft untuk mendanai OpenAI menciptakan "pencatatan sirkular", di mana uang yang sama dihitung sebagai pendapatan, menyamarkan tekanan arus kas yang sebenarnya. OpenAI, misalnya, diperkirakan baru akan profit pada 2029. Di sisi lain, tren spin-off aset AI oleh perusahaan besar (seperti Ke Ling dari Kuaishou dan Kunlunxin dari Baidu) mengungkap logika valuasi baru. Di dalam perusahaan induk, unit AI sering dianggap sebagai pusat biaya yang menekan margin. Namun, setelah dipisah, aset yang sama bisa mendapatkan valuasi 3x lipat lebih tinggi di pasar modal, karena dinilai berdasarkan kelangkaan, prospek pertumbuhan, dan potensi ceruk pasar sebagai "aset infrastruktur AI". Perubahan ini menandai pergeseran mendasar dari narasi yang didominasi teknologi menjadi efisiensi modal. Industri bergerak dari "kultus model" terkuat menuju "realisasi nilai" yang dapat dikomersialkan. Inti persaingan mulai bergeser dari perlombaan daya komputasi chip tunggal (GPU) menuju efisiensi sistemik menyeluruh, di mana CPU dan perangkat lunak orchestration menjadi krusial untuk profitabilitas. Singkatnya, tahun 2026 menjadi momen penentuan di mana industri AI harus menjawab pertanyaan mendasar: berapa sebenarnya nilai teknologi ini? Jawabannya akan membentuk lanskap kekuatan industri untuk dekade mendatang.

marsbit3j yang lalu

Token Tidak Ekonomis, Ekonomi Tidak Token

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片