Aave未披露的漏洞,可能在这30+个项目身上复现

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2023-11-06Terakhir diperbarui pada 2023-11-06

Abstrak

建议立即确认项目是否已披露安全状况。

原创 | Odaily星球日报

作者 | Azuma

Aave未披露的漏洞,可能在这30+个项目身上复现

11 月 4 日,龙头借贷项目 Aave 于 X 上官方宣布,已收到了关于协议部分功能存在漏洞的报告,社区开发者在验证后决定启动临时防范措施。

根据后续 Aave 于治理论坛内所公开的报告,本次漏洞并未造成任何资金层面的损失,所有市场上的流动性池也均被妥善保护。

关于漏洞细节,Aave 当前只透露了该漏洞与稳定利率借贷模式有关,潜在的可被攻击目标包括以太坊主网上的 V2 市场,以及 OptimismArbitrumAvalanchePolygon 上的 V3 市场内的某些资产。

值得一提的是,在解释为何不公开更多详情时,Aave 表示:“鉴于市面上仍有相当多的项目系分叉自 Aave,因此 Aave 决定暂不公布关于漏洞的完整详情。一旦团队认为有责任公开,Aave 将发布关于漏洞的详细解释以及从披露到修复的行动过程。

Aave 的这一操作可以说是相当微妙。当然了,出于防止黑客抢先利用的考量,不公开漏洞详情的做法也可以理解,但这么做也意味大量分叉自 Aave 的项目暂时仍无法获悉漏洞细节,甚至可能自己仍在带着漏洞“裸奔”。

至于分叉项目能否私下里从 Aave 团队处单独得到更多情报,也完全取决于 Aave 是否愿意共享信息,毕竟本质上 Aave 和分叉项目还是存在着竞争关系的。

就此,以太坊生态知名开发者 banteg 评论表示:“当你分叉某个项目时,记得给原项目分享一些代币。这么做他们或许会记得你,甚至愿意与你建立双边的信息披露协议。

Aave未披露的漏洞,可能在这30+个项目身上复现

然而现状却是,经历了当年 DeFi 野蛮生长的时代,除了诸如 Spark Protocol 等少部分项目能“饮水思源”之外,大多数分叉项目在“复刻”原项目之时往往会忽视原项目所作出的贡献,根本不会与原项目分享任何代币。

这也使得许多分叉项目在本次 Aave 事件中陷入了一个较为尴尬的境地 —— 当年曾“白嫖” Aave 获利,现在又该怎么请求 Aave 分享情报。

事后不久,Aave 战略负责人 Marc Zeller 曾于 X 发文笑称“今天意识到了许多人的存在”,或是在暗指已有许多分叉项目在主动联系 Aave,希望确认自身项目是否会遭受影响。

Aave未披露的漏洞,可能在这30+个项目身上复现

结合 Aave 的披露,本次漏洞对 V2、V3 版本市场均会造成一定影响,而根据 Defi Llama 的统计,当前分叉自 Aave V3 的共有 5 家项目,分叉自 Aave V2 的则有 31 家项目,具体名单如下。

分叉自 Aave V3 的 5 家项目为:

  1. Spark Protocol

  2. Kinza Finance

  3. Seamless Protocol 

  4. ZeroLend 

  5. Mooncake Finance

分叉自 Aave V2 的 31 家项目为:

  1. Radiant V2 

  2. UwU Lend

  3. RealT RMM Marketplace

  4. Agave

  5. Granary Finance

  6. Phiat Protocol

  7. SiO 2 Finance

  8. Goledo

  9. Moola Market

  10. KlayBank

  11. Lendle

  12. Valas Finance

  13. Starlay Finance

  14. Radiant V1

  15. Pinjam Labs

  16. Reax Lending

  17. Klap

  18. Roe Finance

  19. MonoLend

  20. Geist Finance

  21. Omnidex Lend

  22. PolyLend

  23. MahaLend

  24. Sculptor Finance

  25. Tropykus zkEVM

  26. WaterLoan

  27. SSAP

  28. Omni Protocol

  29. Toreus

  30. Blizz Finance

  31. Xensa

需要说明的是,以上仅是对所有分叉自 Aave 的项目的一个整体统计,由于本次漏洞也仅仅涉及了 Aave 的部分合约,所以上述项目并不一定会受到该漏洞影响。

当前可以确定的是,少数规模较大、运营实力较强的项目已与 Aave 或白帽黑客们接洽,排除了受影响的可能性。

比如启动前就已表态会同 Aave 分享部分协议收入的 Spark Protocol(分叉项目中 TVL 排名第一,约 8.5 亿美元)就已在 X 宣布所有合约不受影响,用户无需担忧。

Aave未披露的漏洞,可能在这30+个项目身上复现

此外,主打跨链概念的借贷协议 Radiant Capital(分叉项目中 TVL 排名第二,约 3.41 亿美元)也已宣布:“已与多位白帽黑客共同确认,Radiant 的借贷池不受影响。”

Aave未披露的漏洞,可能在这30+个项目身上复现

此外,UwU Lend(分叉项目中 TVL 排名第三,约 2600 万美元)也已宣布本次漏洞仅涉及该项目未启用的部分功能,因此也不会遭受任何影响。

然而,抛开上述几家 TVL 占分叉项目比重远超九成的大规模项目不提,对于其他较小规模的项目而言,想要确认协议的安全状况就没那么容易了。

出于安全考虑,Odaily 星球日报建议正在使用前文所提到的三十余个分叉项目的用户们,认真检查项目是否已披露安全状况,若暂时仍无任何披露,强烈建议撤出资金,保证安全。

Bacaan Terkait

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

Stevie Hoffman, "Godfather of Silicon Valley Venture Capital", menyatakan bahwa integrasi Web3 dan AI bisa menjadi sebuah jebakan. Dalam wawancara, ia berbagi pandangannya tentang tren AI global dan peluang startup. Hoffman percaya Silicon Valley akan tetap memimpin riset dasar model AI canggih, sementara China akan unggul dalam implementasi aplikasi praktis dan dominasi di bidang robotika. Ia menekankan pentingnya pendekatan "Global from Day 1" untuk startup, karena adaptasi nanti jauh lebih sulit dan mahal. Mengenai Autonomous Agents, Hoffman memperkirakan titik balik nyata di mana agen dapat berkolaborasi secara mandiri akan datang dalam 2-4 tahun, yang akan menyebabkan penggantian tenaga kerja berskala besar. Solusinya adalah mendesain bisnis untuk kolaborasi manusia-AI, bukan otomatisasi penuh, serta reformasi sistem pelatihan ulang dan jaminan sosial. Untuk startup AI awal, saran Hoffman adalah fokus pada inovasi mendalam di ceruk vertikal spesifik yang membutuhkan keahlian domain, karena ini adalah benteng pertahanan terhadap raksasa teknologi. Kecepatan iterasi adalah parit pertahanan terpenting. Dalam menanggapi pertanyaan tentang Web3 + AI, Hoffman dengan tegas menyatakan bahwa bagi kebanyakan konsumen dan bisnis mainstream, Web3 menambah friksi dan kompleksitas tanpa menyelesaikan kebutuhan inti mereka. AI adalah teknologi dasar universal yang benar-benar mengubah industri. Memaksakan integrasi Web3 dan AI adalah sebuah jebakan yang menambah kompleksitas tanpa melipatgandakan nilai bagi pasar mainstream. Hoffman juga membagikan rencana nirlabanya untuk mendirikan pusat penelitian di universitas guna melatih calon pemimpin dalam inovasi AI yang bertanggung jawab dan selaras dengan nilai-nilai inti manusia.

marsbit41m yang lalu

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

marsbit41m yang lalu

Token Tidak Ekonomis, Ekonomi Tidak Token

Dengan rencana IPO OpenAI dan investasi besar dari raksasa seperti Berkshire Hathaway di Alphabet, industri AI kini mencapai titik balik penting. Dua narasi utama mendominasi: "kekurangan dana" dan "pemisahan aset" (spin-off). Kekurangan dana terjadi karena struktur biaya AI yang unik. Berbeda dengan platform internet tradisional di mana biaya marjinal mendekati nol, model AI seperti ChatGPT justru meningkatkan biaya komputasi (inference cost) seiring pertumbuhan pengguna. Selain itu, pola investasi seperti "kredit cloud" yang digunakan Microsoft untuk mendanai OpenAI menciptakan "pencatatan sirkular", di mana uang yang sama dihitung sebagai pendapatan, menyamarkan tekanan arus kas yang sebenarnya. OpenAI, misalnya, diperkirakan baru akan profit pada 2029. Di sisi lain, tren spin-off aset AI oleh perusahaan besar (seperti Ke Ling dari Kuaishou dan Kunlunxin dari Baidu) mengungkap logika valuasi baru. Di dalam perusahaan induk, unit AI sering dianggap sebagai pusat biaya yang menekan margin. Namun, setelah dipisah, aset yang sama bisa mendapatkan valuasi 3x lipat lebih tinggi di pasar modal, karena dinilai berdasarkan kelangkaan, prospek pertumbuhan, dan potensi ceruk pasar sebagai "aset infrastruktur AI". Perubahan ini menandai pergeseran mendasar dari narasi yang didominasi teknologi menjadi efisiensi modal. Industri bergerak dari "kultus model" terkuat menuju "realisasi nilai" yang dapat dikomersialkan. Inti persaingan mulai bergeser dari perlombaan daya komputasi chip tunggal (GPU) menuju efisiensi sistemik menyeluruh, di mana CPU dan perangkat lunak orchestration menjadi krusial untuk profitabilitas. Singkatnya, tahun 2026 menjadi momen penentuan di mana industri AI harus menjawab pertanyaan mendasar: berapa sebenarnya nilai teknologi ini? Jawabannya akan membentuk lanskap kekuatan industri untuk dekade mendatang.

marsbit47m yang lalu

Token Tidak Ekonomis, Ekonomi Tidak Token

marsbit47m yang lalu

Melampaui 'Tembok Memori', Revolusi Tingkat Wafer dan Rute Kekuatan Komputasi di Era Inferensi AI

Pada tahun 2026, titik balik global AI muncul: belanja modal *inference* penyedia awan melebihi *training*, menandai pergeseran dari "membuat" ke "menggunakan" model besar. Hambatan utama bergeser dari daya komputasi ke "dinding memori"—bottleneck dalam memindahkan data (seperti berat model dan KV Cache) antara DRAM dan GPU, yang menyebabkan konsumsi energi tinggi dan penundaan. Arsitektur alternatif seperti Cerebras menawarkan solusi radikal melalui Wafer-Scale Engine (WSE). Daripada memotong wafer, Cerebras menggunakannya utuh sebagai satu chip raksasa (WSE-3), menampung 44GB SRAM *on-chip* dengan bandwidth 21 PB/detik—ribuan kali lebih cepat dari HBM tradisional. Ini memungkinkan aliran berat model dari memori eksternal (MemoryX) ke chip dengan latency sangat rendah, meningkatkan kecepatan *token* inferensi hingga 1,5–5x dibandingkan GPU seperti NVIDIA B200. Selain itu, daya interkoneksinya jauh lebih efisien (0,15 pJ/bit vs 10 pJ/bit GPU). Namun, pendekatan ini menghadapi tantangan: skala SRAM terhambat batas fisik, memerlukan sistem pendingin khusus, bandwidth I/O eksternal terbatas, dan ekosistem perangkat lunaknya yang kurang umum. Sementara itu, raksasa teknologi merespons dengan tiga jalur: chip ASIC khusus inferensi (seperti Microsoft Maia), kemasan *wafer-scale* yang semakin umum (misal, TSMC SoW), serta eksplorasi interkoneksi optik. Tekanan komersial juga besar bagi Cerebras, yang kini harus membangun pusat data skala besar untuk memenuhi pesanan. Intinya, tidak ada solusi sempurna. Cerebras mengoptimalkan latency ekstrem untuk beban kerja tertentu, sementara NVIDIA mempertahankan fleksibilitas untuk beban beragam. Pertarungan arsitektur ini masih terbuka dalam lanskap komputasi AI yang terus berubah.

marsbit52m yang lalu

Melampaui 'Tembok Memori', Revolusi Tingkat Wafer dan Rute Kekuatan Komputasi di Era Inferensi AI

marsbit52m yang lalu

Bitcoin "Pemulihan Berakhir", Resmi Masuk Tahap Akhir Pasar Bearish?

Penulis: Glassnode | Kompilasi: AididiaoJP, Foresight News Bitcoin turun 13% dalam seminggu, menandai penurunan tajam profitabilitas dan lonjakan kerugian terealisasi. Pasar didominasi penjual spot, sementara investor ETF spot AS kembali rugi mengambang setelah ditolak di sekitar harga rata-rata biaya mereka. Analisis mengonfirmasi ciri fase akhir pasar beruang: harga jatuh ke antara harga terealisasi dan nilai pasar sebenarnya, dengan basis biaya pemegang jangka pendek jatuh di bawah nilai pasar sebenarnya untuk pertama kalinya sejak Januari 2022. Rasio laba-rugi terealisasi turun drastis, menunjukkan rebound ke $82K hanyalah rally dalam tren bearish, bukan perubahan struktural. Kerugian terealisasi harian melonjak menjadi $1.35 miliar, dengan $770 juta berasal dari pelepasan aset oleh pemegang jangka panjang di dekat puncak siklus. Bitcoin ditolak tepat di sekitar biaya rata-rata agregat ETF spot AS ($83K), menguatkan level tersebut sebagai resistensi utama. Aliran pasar spot berubah negatif, penjual mendominasi buku pesanan. Meskipun terjadi koreksi harga, permintaan lindung nilai turun di pasar opsi tidak meningkat signifikan. Volatilitas tersirat tetap terkompresi, namun premi risiko volatilitas melebar. Kesimpulannya, penurunan terbaru mengonfirmasi kerapuhan pasar dengan profitabilitas yang runtuh, tekanan jual dari pemegang ETF, dan dominasi penjual spot. Tanpa peningkatan permintaan spot yang berkelanjutan dan pemulihan profitabilitas investor ETF, risiko penurunan lebih lanjut dan konsolidasi dalam struktur pasar beruang yang lebih luas tetap ada.

marsbit53m yang lalu

Bitcoin "Pemulihan Berakhir", Resmi Masuk Tahap Akhir Pasar Bearish?

marsbit53m yang lalu

TechFlow Intelijen Bureau: Anthropic Serukan Jeda Global Pengembangan AI Sambil Bersiap IPO Triliunan Dolar, IPO SpaceX Demam Tapi S&P 500 Tolak Masuk Cepat

**Anthropic** secara terbuka menyerukan jeda global dalam pengembangan AI, mengklaim model Claude mereka mengalami peningkatan yang terlalu cepat dan berisiko. Namun, ironisnya, perusahaan ini dilaporkan sedang mempersiapkan IPO dengan valuasi mendekati $1 triliun. Komunitas mempertanyakan niat sebenarnya di balik seruan ini. Di sisi lain, pengguna banyak mengeluh tentang penurunan kualitas respons Claude. Di sektor **kripto**, Bitcoin jatuh di bawah $61.000, memicu likuidasi posisi long senilai $1,16 miliar. Sementara itu, dompet kripto terbesar Filipina, Coins.ph, kini mengintegrasikan BTC dan ETH ke dalam jaringan pembayaran QR nasional. **Nvidia** mengumumkan bahwa HBM4 dari Samsung, SK Hynix, dan Micron telah disertifikasi, memperlancar pasokan untuk chip AI generasi berikutnya. Namun, seorang ekonom memperingatkan kemungkinan gelembung di sektor infrastruktur AI, menyamakan Nvidia dengan Cisco pada puncak gelembung dot-com. **SpaceX** dilaporkan mengalami roadshow IPO yang sangat panas, dengan Goldman Sachs memproyeksikan pendapatan melonjak 100x menjadi $322 miliar pada 2030. Namun, S&P 500 menegaskan tidak akan mengubah aturan untuk memasukkan perusahaan raksasa seperti SpaceX secara cepat ke dalam indeksnya setelah IPO. **Cloudflare** mengakuisisi VoidZero, perusahaan di balik alat pengembangan frontend populer Vite dan Rolldown. CEO Cloudflare juga mengungkapkan bahwa lalu lintas bot di internet kini telah melampaui lalu lintas manusia. **Apple** dikabarkan akan segera meluncurkan ponsel lipat pertamanya dengan engsel berbahan liquid metal. Sementara itu, **ByteDance** kehilangan 6,1 juta pengguna aktif bulanan untuk aplikasi AI-nya, "Doubao", setelah memperkenalkan model berlangganan berbayar. Intinya, hari ini diwarnai oleh **krisis kepercayaan** di berbagai sektor: perbedaan antara pernyataan publik dan tindakan perusahaan, antusiasme pasar versus penolakan oleh aturan, serta tantangan komersialisasi teknologi baru.

marsbit1j yang lalu

TechFlow Intelijen Bureau: Anthropic Serukan Jeda Global Pengembangan AI Sambil Bersiap IPO Triliunan Dolar, IPO SpaceX Demam Tapi S&P 500 Tolak Masuk Cepat

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片