时代落幕:SBF七项罪名全部成立

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2023-11-03Terakhir diperbarui pada 2023-11-03

Abstrak

SBF呆呆地站在那里,低着头,浑身发抖,双手紧握。

原创 | Odaily星球日报

作者 | Azuma

时代落幕:SBF七项罪名全部成立

美国当地时间 11 月 2 日,在经过了四个半小时的审议之后,曼哈顿联邦法院的 12 人陪审团针对 SBF 案件作出了裁决,认定检方所诉的两项欺诈罪以及五项共谋罪全部成立,合计共犯七项罪名。

在今日的审议之前,法院已久该案进行了长达 15 日的庭审,传唤了 FTX  前首席技术官 Gary Wang、Alameda Research 前首席执行官(兼 SBF 前女友)Caroline Ellison、主要投资方之一 Paradigm 的联合创始人 Matt Huang 等多位关键证人,并对 SBF 本人进行了为期三天的直接问询。

虽然陪审团已就 SBF 有罪作出了裁决,但究竟会如何量刑暂时仍然未知,根据目前的日程安排,关于此案的量刑听证会将于 2024 年 3 月 28 日进行。鉴于 SBF 辩护律师在审判之前及审判期间的反对态度,预计后续 SBF 一方还会就此提起上诉。

时代落幕:SBF七项罪名全部成立

Odaily星球日报注:非今日审议画面。

在今日陪审团宣读裁决结果之时,SBF 本人的脸色非常难看。

陪审团解散之后,SBF 呆呆地站在那里,低着头,浑身发抖,双手紧握。

SBF 身后几英尺处,他的父母 Joe Bankman 和 Barbara Fried 就站在一旁看着他,当 SBF 被押出房间时,他转头对父母笑了笑,他的父亲 Joe 用手搂住他母亲 Barbara 的肩膀,随着儿子的身影消失,Barbara 泪流满面。

针对陪审团所给出的裁决结果,SBF 的辩护律师并不满意,首席辩护律师 Mark Cohen 随后在一份声明中表示: “我们尊重陪审团的决定。但我们对这一结果非常失望,Bankman Fried 先生坚称自己无罪,并将就这些指控继续积极抗争。”

另一边,检方则已作为胜诉方发表了“胜利宣言”,检察官 Damian Williams 在审议结束后于曼哈顿法院外发表了讲话,称赞了陪审团的判决,并再次强调美国政府对欺诈和腐败 “没有耐心”。

Damian 提到:“像 SBF 这样的(Crypto)案例可能很新鲜,但我们对欺诈、腐败本身并不陌生。”

时代落幕:SBF七项罪名全部成立

随着这一 Crypto 历史上的最大案件逐渐走向尾声,各大相关方也相继在社交媒体上就此作出了评论。

曾主导对 FTX 进行投资的红杉资本(Sequoia Capital)合伙人 Alfred Lin 在 X 上发表声明,表示认同对 SBF 的定罪,且对这一结果感到欣慰。

Lin 提到,此次判决确认了一些公众早已知晓的事实,SBF 曾误导和欺骗了众多人,包括客户、员工、商业伙伴以及投资者,其中就包括他自己和红杉资本。

Uniswap 创始人 Hayden Adam 亦在 X 发文表示,SBF 身处一个以去中心化为愿景的行业,但其所从事和支持的一切事业却高度中心化,看起来更像是业界希望改进的东西。SBF 被判有罪不值得庆祝,用户蒙受了数十亿美元的资金损失,行业声誉也遭受了巨大打击,唯一的赢家是几家律师事务所和各种 Crypto 反对者。

时代落幕:SBF七项罪名全部成立

比较另人唏嘘的是,在 SBF 逐渐滑落人生谷底的同时,曾与之牵涉颇深的 Solana 却在与大西洋彼岸的阿姆斯特丹召开着一年一度的大会「Breakpoint」,详细跟进了该会议的 Delphi Digital 投资助理 Alexander Golding 发文提到了 SBF 的定罪结果,但却仅用了寥寥数语带过,因为“那些事都已经过去了”。

一个时代正在缓缓落幕。

Bacaan Terkait

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

Stevie Hoffman, "Godfather of Silicon Valley Venture Capital", menyatakan bahwa integrasi Web3 dan AI bisa menjadi sebuah jebakan. Dalam wawancara, ia berbagi pandangannya tentang tren AI global dan peluang startup. Hoffman percaya Silicon Valley akan tetap memimpin riset dasar model AI canggih, sementara China akan unggul dalam implementasi aplikasi praktis dan dominasi di bidang robotika. Ia menekankan pentingnya pendekatan "Global from Day 1" untuk startup, karena adaptasi nanti jauh lebih sulit dan mahal. Mengenai Autonomous Agents, Hoffman memperkirakan titik balik nyata di mana agen dapat berkolaborasi secara mandiri akan datang dalam 2-4 tahun, yang akan menyebabkan penggantian tenaga kerja berskala besar. Solusinya adalah mendesain bisnis untuk kolaborasi manusia-AI, bukan otomatisasi penuh, serta reformasi sistem pelatihan ulang dan jaminan sosial. Untuk startup AI awal, saran Hoffman adalah fokus pada inovasi mendalam di ceruk vertikal spesifik yang membutuhkan keahlian domain, karena ini adalah benteng pertahanan terhadap raksasa teknologi. Kecepatan iterasi adalah parit pertahanan terpenting. Dalam menanggapi pertanyaan tentang Web3 + AI, Hoffman dengan tegas menyatakan bahwa bagi kebanyakan konsumen dan bisnis mainstream, Web3 menambah friksi dan kompleksitas tanpa menyelesaikan kebutuhan inti mereka. AI adalah teknologi dasar universal yang benar-benar mengubah industri. Memaksakan integrasi Web3 dan AI adalah sebuah jebakan yang menambah kompleksitas tanpa melipatgandakan nilai bagi pasar mainstream. Hoffman juga membagikan rencana nirlabanya untuk mendirikan pusat penelitian di universitas guna melatih calon pemimpin dalam inovasi AI yang bertanggung jawab dan selaras dengan nilai-nilai inti manusia.

marsbit3m yang lalu

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

marsbit3m yang lalu

Token Tidak Ekonomis, Ekonomi Tidak Token

Dengan rencana IPO OpenAI dan investasi besar dari raksasa seperti Berkshire Hathaway di Alphabet, industri AI kini mencapai titik balik penting. Dua narasi utama mendominasi: "kekurangan dana" dan "pemisahan aset" (spin-off). Kekurangan dana terjadi karena struktur biaya AI yang unik. Berbeda dengan platform internet tradisional di mana biaya marjinal mendekati nol, model AI seperti ChatGPT justru meningkatkan biaya komputasi (inference cost) seiring pertumbuhan pengguna. Selain itu, pola investasi seperti "kredit cloud" yang digunakan Microsoft untuk mendanai OpenAI menciptakan "pencatatan sirkular", di mana uang yang sama dihitung sebagai pendapatan, menyamarkan tekanan arus kas yang sebenarnya. OpenAI, misalnya, diperkirakan baru akan profit pada 2029. Di sisi lain, tren spin-off aset AI oleh perusahaan besar (seperti Ke Ling dari Kuaishou dan Kunlunxin dari Baidu) mengungkap logika valuasi baru. Di dalam perusahaan induk, unit AI sering dianggap sebagai pusat biaya yang menekan margin. Namun, setelah dipisah, aset yang sama bisa mendapatkan valuasi 3x lipat lebih tinggi di pasar modal, karena dinilai berdasarkan kelangkaan, prospek pertumbuhan, dan potensi ceruk pasar sebagai "aset infrastruktur AI". Perubahan ini menandai pergeseran mendasar dari narasi yang didominasi teknologi menjadi efisiensi modal. Industri bergerak dari "kultus model" terkuat menuju "realisasi nilai" yang dapat dikomersialkan. Inti persaingan mulai bergeser dari perlombaan daya komputasi chip tunggal (GPU) menuju efisiensi sistemik menyeluruh, di mana CPU dan perangkat lunak orchestration menjadi krusial untuk profitabilitas. Singkatnya, tahun 2026 menjadi momen penentuan di mana industri AI harus menjawab pertanyaan mendasar: berapa sebenarnya nilai teknologi ini? Jawabannya akan membentuk lanskap kekuatan industri untuk dekade mendatang.

marsbit10m yang lalu

Token Tidak Ekonomis, Ekonomi Tidak Token

marsbit10m yang lalu

Melampaui 'Tembok Memori', Revolusi Tingkat Wafer dan Rute Kekuatan Komputasi di Era Inferensi AI

Pada tahun 2026, titik balik global AI muncul: belanja modal *inference* penyedia awan melebihi *training*, menandai pergeseran dari "membuat" ke "menggunakan" model besar. Hambatan utama bergeser dari daya komputasi ke "dinding memori"—bottleneck dalam memindahkan data (seperti berat model dan KV Cache) antara DRAM dan GPU, yang menyebabkan konsumsi energi tinggi dan penundaan. Arsitektur alternatif seperti Cerebras menawarkan solusi radikal melalui Wafer-Scale Engine (WSE). Daripada memotong wafer, Cerebras menggunakannya utuh sebagai satu chip raksasa (WSE-3), menampung 44GB SRAM *on-chip* dengan bandwidth 21 PB/detik—ribuan kali lebih cepat dari HBM tradisional. Ini memungkinkan aliran berat model dari memori eksternal (MemoryX) ke chip dengan latency sangat rendah, meningkatkan kecepatan *token* inferensi hingga 1,5–5x dibandingkan GPU seperti NVIDIA B200. Selain itu, daya interkoneksinya jauh lebih efisien (0,15 pJ/bit vs 10 pJ/bit GPU). Namun, pendekatan ini menghadapi tantangan: skala SRAM terhambat batas fisik, memerlukan sistem pendingin khusus, bandwidth I/O eksternal terbatas, dan ekosistem perangkat lunaknya yang kurang umum. Sementara itu, raksasa teknologi merespons dengan tiga jalur: chip ASIC khusus inferensi (seperti Microsoft Maia), kemasan *wafer-scale* yang semakin umum (misal, TSMC SoW), serta eksplorasi interkoneksi optik. Tekanan komersial juga besar bagi Cerebras, yang kini harus membangun pusat data skala besar untuk memenuhi pesanan. Intinya, tidak ada solusi sempurna. Cerebras mengoptimalkan latency ekstrem untuk beban kerja tertentu, sementara NVIDIA mempertahankan fleksibilitas untuk beban beragam. Pertarungan arsitektur ini masih terbuka dalam lanskap komputasi AI yang terus berubah.

marsbit15m yang lalu

Melampaui 'Tembok Memori', Revolusi Tingkat Wafer dan Rute Kekuatan Komputasi di Era Inferensi AI

marsbit15m yang lalu

Bitcoin "Pemulihan Berakhir", Resmi Masuk Tahap Akhir Pasar Bearish?

Penulis: Glassnode | Kompilasi: AididiaoJP, Foresight News Bitcoin turun 13% dalam seminggu, menandai penurunan tajam profitabilitas dan lonjakan kerugian terealisasi. Pasar didominasi penjual spot, sementara investor ETF spot AS kembali rugi mengambang setelah ditolak di sekitar harga rata-rata biaya mereka. Analisis mengonfirmasi ciri fase akhir pasar beruang: harga jatuh ke antara harga terealisasi dan nilai pasar sebenarnya, dengan basis biaya pemegang jangka pendek jatuh di bawah nilai pasar sebenarnya untuk pertama kalinya sejak Januari 2022. Rasio laba-rugi terealisasi turun drastis, menunjukkan rebound ke $82K hanyalah rally dalam tren bearish, bukan perubahan struktural. Kerugian terealisasi harian melonjak menjadi $1.35 miliar, dengan $770 juta berasal dari pelepasan aset oleh pemegang jangka panjang di dekat puncak siklus. Bitcoin ditolak tepat di sekitar biaya rata-rata agregat ETF spot AS ($83K), menguatkan level tersebut sebagai resistensi utama. Aliran pasar spot berubah negatif, penjual mendominasi buku pesanan. Meskipun terjadi koreksi harga, permintaan lindung nilai turun di pasar opsi tidak meningkat signifikan. Volatilitas tersirat tetap terkompresi, namun premi risiko volatilitas melebar. Kesimpulannya, penurunan terbaru mengonfirmasi kerapuhan pasar dengan profitabilitas yang runtuh, tekanan jual dari pemegang ETF, dan dominasi penjual spot. Tanpa peningkatan permintaan spot yang berkelanjutan dan pemulihan profitabilitas investor ETF, risiko penurunan lebih lanjut dan konsolidasi dalam struktur pasar beruang yang lebih luas tetap ada.

marsbit15m yang lalu

Bitcoin "Pemulihan Berakhir", Resmi Masuk Tahap Akhir Pasar Bearish?

marsbit15m yang lalu

TechFlow Intelijen Bureau: Anthropic Serukan Jeda Global Pengembangan AI Sambil Bersiap IPO Triliunan Dolar, IPO SpaceX Demam Tapi S&P 500 Tolak Masuk Cepat

**Anthropic** secara terbuka menyerukan jeda global dalam pengembangan AI, mengklaim model Claude mereka mengalami peningkatan yang terlalu cepat dan berisiko. Namun, ironisnya, perusahaan ini dilaporkan sedang mempersiapkan IPO dengan valuasi mendekati $1 triliun. Komunitas mempertanyakan niat sebenarnya di balik seruan ini. Di sisi lain, pengguna banyak mengeluh tentang penurunan kualitas respons Claude. Di sektor **kripto**, Bitcoin jatuh di bawah $61.000, memicu likuidasi posisi long senilai $1,16 miliar. Sementara itu, dompet kripto terbesar Filipina, Coins.ph, kini mengintegrasikan BTC dan ETH ke dalam jaringan pembayaran QR nasional. **Nvidia** mengumumkan bahwa HBM4 dari Samsung, SK Hynix, dan Micron telah disertifikasi, memperlancar pasokan untuk chip AI generasi berikutnya. Namun, seorang ekonom memperingatkan kemungkinan gelembung di sektor infrastruktur AI, menyamakan Nvidia dengan Cisco pada puncak gelembung dot-com. **SpaceX** dilaporkan mengalami roadshow IPO yang sangat panas, dengan Goldman Sachs memproyeksikan pendapatan melonjak 100x menjadi $322 miliar pada 2030. Namun, S&P 500 menegaskan tidak akan mengubah aturan untuk memasukkan perusahaan raksasa seperti SpaceX secara cepat ke dalam indeksnya setelah IPO. **Cloudflare** mengakuisisi VoidZero, perusahaan di balik alat pengembangan frontend populer Vite dan Rolldown. CEO Cloudflare juga mengungkapkan bahwa lalu lintas bot di internet kini telah melampaui lalu lintas manusia. **Apple** dikabarkan akan segera meluncurkan ponsel lipat pertamanya dengan engsel berbahan liquid metal. Sementara itu, **ByteDance** kehilangan 6,1 juta pengguna aktif bulanan untuk aplikasi AI-nya, "Doubao", setelah memperkenalkan model berlangganan berbayar. Intinya, hari ini diwarnai oleh **krisis kepercayaan** di berbagai sektor: perbedaan antara pernyataan publik dan tindakan perusahaan, antusiasme pasar versus penolakan oleh aturan, serta tantangan komersialisasi teknologi baru.

marsbit32m yang lalu

TechFlow Intelijen Bureau: Anthropic Serukan Jeda Global Pengembangan AI Sambil Bersiap IPO Triliunan Dolar, IPO SpaceX Demam Tapi S&P 500 Tolak Masuk Cepat

marsbit32m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片