PYUSD获SEC传票,PayPal稳定币胎死腹中?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2023-11-02Terakhir diperbarui pada 2023-11-02

Abstrak

Libra、BUSD,这次轮到PYUSD了

原创 | Odaily星球日报

作者 | Loopy

PYUSD获SEC传票,PayPal稳定币胎死腹中?

今日,稳定币市场再度迎来重大变故。

PayPal 披露的文件表示,PayPal 已于今日收到了来自 SEC 执法部门关于 PayPal 美元稳定币(即 PYUSD)的传票,传票要求 PayPal 出示一系列文件。PayPal 方面表示,该公司正与 SEC 就此请求展开合作。

2023 年 8 月, PayPal 正式推出了以美元计价的稳定币 PayPal USD (PYUSD),这也是大型金融公司首次发行自己的稳定币。PayPal USD 基于以太坊(ERC 20)、由 Paxos Trust Company 发行,并获得美元、短期美国国债和类似现金等价物提供 100% 支持,可以 1: 1 兑换美元。

而本次稳定币业务的拓展不仅对 PayPal 的加密布局至关重要,对 Paxos 更是如此。此前,由于 Paxos 的王牌产品 BUSD 被监管部门叫停,Paxos 的稳定币业务走入下行。借助本次合作发行 PYUSD,Paxos 或将也可迎来复苏的机会。

CoinMarketCap 数据显示,截至目前,PYUSD 流通市值 1.58 亿美元。尽管与主流稳定币相较这一数据极小,但这仍是一个不错的开始。

在发行之初,PayPal 总裁兼 CEO Dan Schulman 表示:“向数字货币的转变需要一种稳定的工具,既要数字化原生,又要易于与美元等法定货币连接。我们对创新和合规性做出负责任的承诺,以及为客户提供新体验的过往成绩,都为通过 PayPal USD 推动数字支付的增长提供了必要的基础。”

PYUSD 风险在何处?

2023 年 9 月,PayPal 为 Venmo 客户推出了 PYUSD。Venmo 是 PayPal 旗下的一个移动支付服务。

巨头涉足稳定币,这并不罕见。而 PayPal 的一个令人欣喜之处在于,这一稳定币首先为美国客户。鉴于美国加密监管的严苛,这也在一定程度上代表着 PYUSD 所具有的合规性。

PayPal 总裁指出,PYUSD 是“完全支持、受监管的稳定币,有希望改变 web 3 和数字原生环境中的支付方式”。

但如今,这一项目却面临着潜在的巨大打击。我们不禁要问,PYUSD 究竟发生了什么?

PayPal 在披露的文件中表示,该公司选择的托管合作伙伴和 PYUSD 发行人受监管监督、满足资本要求、符合审计和合规行业认证、网络安全政策的约束。

然而,他们也诚实的表示,若任何托管人(或发行人)的运营中断、托管人(或发行人)未能很好的保护持仓加密货币(或储备资产)可能会导致客户资产损失。这会使 PayPal 面临客户索赔、降低消费者信心,并对其经营业绩和加密货币产品产生重大影响。

此外,还有更多来自于托管人的风险,例如不当访问、盗窃、破坏、保险金额不足等等。

托管人的破产也被视为一种不确定性的风险。PayPal 披露到,虽然存在各种监管制度,但加密资产的托管仍涉及独特的不确定性。有时,托管的加密资产可能会被视为不属于托管人破产财产的一部分。目前,破产法院尚未明确在破产程序中对数字资产托管持有的适当处理。若托管人破产,由于缺乏先例,结果会充满不确定性。

但需要明确的是,本次 SEC 仅是要求 PYUSD 提供文件配合调查。

尚未有公开文件显示 SEC 的具体诉求(如类似 BUSD 直接将其定性为证券)。目前,PYUSD 披露的文件显示了这一稳定币的潜在风险,但无论是 PayPal 方面还是 SEC 方面,都仍处于细节信息缺失的状态。这一事件势必将持续更久,仍有待更多的信息披露。

下一个 Libra,还是下一个 BUSD?

2019 年,Facebook 正式公布数字货币 Libra,这一事件震惊了整个行业。尽管 Libra 出于种种原因,最终胎死腹中。但这款拥有 30 亿月活用户的全球性巨头企业的加密探索,仍然为“主流世界”和“加密世界”的融合谱写了最宏大的一场精彩叙事。

而在各种推测和研究中,相当多一部分人均认为 Libra 最大的困境在于监管。其稳定机制让 Libra 和传统世界产生了巨大的碰撞和裂隙。

PayPal 的稳定币已经拓展至 Venmo,而且结合 PayPal 的业务场景,无疑将产生丰富的应用场景。这会极大的提高其反洗钱难度。随着监管力度在各个领域的加强,反洗钱和合规要求始终是加密企业挥之不去的一股阴霾。

稳定币的监管处理方式正在不断发展,并引起了包括美国证券交易委员会在内的全球立法和监管机构的极大关注。在实践中,联邦、州和国际法律法规的持续变化将如何适用于稳定币存在不确定性, PYUSD 可能面临大量成本来运营和遵守任何额外或更改的要求。

而当 Libra 的故事结束之后,BUSD 又一次为我们上演了稳定币在监管面前的脆弱性。曾经市值高达 150 亿、位列市场前三的稳定币巨头,几乎是一夜之间就宣告了结束自己的统治。

当下,PYUSD 市值仅仅过亿,尚处于萌芽状态,就遇到了 SEC 的调查要求。未来的 PYUSD,是否会重蹈它前辈的覆辙呢?

Bacaan Terkait

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

Stevie Hoffman, "Godfather of Silicon Valley Venture Capital", menyatakan bahwa integrasi Web3 dan AI bisa menjadi sebuah jebakan. Dalam wawancara, ia berbagi pandangannya tentang tren AI global dan peluang startup. Hoffman percaya Silicon Valley akan tetap memimpin riset dasar model AI canggih, sementara China akan unggul dalam implementasi aplikasi praktis dan dominasi di bidang robotika. Ia menekankan pentingnya pendekatan "Global from Day 1" untuk startup, karena adaptasi nanti jauh lebih sulit dan mahal. Mengenai Autonomous Agents, Hoffman memperkirakan titik balik nyata di mana agen dapat berkolaborasi secara mandiri akan datang dalam 2-4 tahun, yang akan menyebabkan penggantian tenaga kerja berskala besar. Solusinya adalah mendesain bisnis untuk kolaborasi manusia-AI, bukan otomatisasi penuh, serta reformasi sistem pelatihan ulang dan jaminan sosial. Untuk startup AI awal, saran Hoffman adalah fokus pada inovasi mendalam di ceruk vertikal spesifik yang membutuhkan keahlian domain, karena ini adalah benteng pertahanan terhadap raksasa teknologi. Kecepatan iterasi adalah parit pertahanan terpenting. Dalam menanggapi pertanyaan tentang Web3 + AI, Hoffman dengan tegas menyatakan bahwa bagi kebanyakan konsumen dan bisnis mainstream, Web3 menambah friksi dan kompleksitas tanpa menyelesaikan kebutuhan inti mereka. AI adalah teknologi dasar universal yang benar-benar mengubah industri. Memaksakan integrasi Web3 dan AI adalah sebuah jebakan yang menambah kompleksitas tanpa melipatgandakan nilai bagi pasar mainstream. Hoffman juga membagikan rencana nirlabanya untuk mendirikan pusat penelitian di universitas guna melatih calon pemimpin dalam inovasi AI yang bertanggung jawab dan selaras dengan nilai-nilai inti manusia.

marsbit4m yang lalu

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

marsbit4m yang lalu

Token Tidak Ekonomis, Ekonomi Tidak Token

Dengan rencana IPO OpenAI dan investasi besar dari raksasa seperti Berkshire Hathaway di Alphabet, industri AI kini mencapai titik balik penting. Dua narasi utama mendominasi: "kekurangan dana" dan "pemisahan aset" (spin-off). Kekurangan dana terjadi karena struktur biaya AI yang unik. Berbeda dengan platform internet tradisional di mana biaya marjinal mendekati nol, model AI seperti ChatGPT justru meningkatkan biaya komputasi (inference cost) seiring pertumbuhan pengguna. Selain itu, pola investasi seperti "kredit cloud" yang digunakan Microsoft untuk mendanai OpenAI menciptakan "pencatatan sirkular", di mana uang yang sama dihitung sebagai pendapatan, menyamarkan tekanan arus kas yang sebenarnya. OpenAI, misalnya, diperkirakan baru akan profit pada 2029. Di sisi lain, tren spin-off aset AI oleh perusahaan besar (seperti Ke Ling dari Kuaishou dan Kunlunxin dari Baidu) mengungkap logika valuasi baru. Di dalam perusahaan induk, unit AI sering dianggap sebagai pusat biaya yang menekan margin. Namun, setelah dipisah, aset yang sama bisa mendapatkan valuasi 3x lipat lebih tinggi di pasar modal, karena dinilai berdasarkan kelangkaan, prospek pertumbuhan, dan potensi ceruk pasar sebagai "aset infrastruktur AI". Perubahan ini menandai pergeseran mendasar dari narasi yang didominasi teknologi menjadi efisiensi modal. Industri bergerak dari "kultus model" terkuat menuju "realisasi nilai" yang dapat dikomersialkan. Inti persaingan mulai bergeser dari perlombaan daya komputasi chip tunggal (GPU) menuju efisiensi sistemik menyeluruh, di mana CPU dan perangkat lunak orchestration menjadi krusial untuk profitabilitas. Singkatnya, tahun 2026 menjadi momen penentuan di mana industri AI harus menjawab pertanyaan mendasar: berapa sebenarnya nilai teknologi ini? Jawabannya akan membentuk lanskap kekuatan industri untuk dekade mendatang.

marsbit11m yang lalu

Token Tidak Ekonomis, Ekonomi Tidak Token

marsbit11m yang lalu

Melampaui 'Tembok Memori', Revolusi Tingkat Wafer dan Rute Kekuatan Komputasi di Era Inferensi AI

Pada tahun 2026, titik balik global AI muncul: belanja modal *inference* penyedia awan melebihi *training*, menandai pergeseran dari "membuat" ke "menggunakan" model besar. Hambatan utama bergeser dari daya komputasi ke "dinding memori"—bottleneck dalam memindahkan data (seperti berat model dan KV Cache) antara DRAM dan GPU, yang menyebabkan konsumsi energi tinggi dan penundaan. Arsitektur alternatif seperti Cerebras menawarkan solusi radikal melalui Wafer-Scale Engine (WSE). Daripada memotong wafer, Cerebras menggunakannya utuh sebagai satu chip raksasa (WSE-3), menampung 44GB SRAM *on-chip* dengan bandwidth 21 PB/detik—ribuan kali lebih cepat dari HBM tradisional. Ini memungkinkan aliran berat model dari memori eksternal (MemoryX) ke chip dengan latency sangat rendah, meningkatkan kecepatan *token* inferensi hingga 1,5–5x dibandingkan GPU seperti NVIDIA B200. Selain itu, daya interkoneksinya jauh lebih efisien (0,15 pJ/bit vs 10 pJ/bit GPU). Namun, pendekatan ini menghadapi tantangan: skala SRAM terhambat batas fisik, memerlukan sistem pendingin khusus, bandwidth I/O eksternal terbatas, dan ekosistem perangkat lunaknya yang kurang umum. Sementara itu, raksasa teknologi merespons dengan tiga jalur: chip ASIC khusus inferensi (seperti Microsoft Maia), kemasan *wafer-scale* yang semakin umum (misal, TSMC SoW), serta eksplorasi interkoneksi optik. Tekanan komersial juga besar bagi Cerebras, yang kini harus membangun pusat data skala besar untuk memenuhi pesanan. Intinya, tidak ada solusi sempurna. Cerebras mengoptimalkan latency ekstrem untuk beban kerja tertentu, sementara NVIDIA mempertahankan fleksibilitas untuk beban beragam. Pertarungan arsitektur ini masih terbuka dalam lanskap komputasi AI yang terus berubah.

marsbit16m yang lalu

Melampaui 'Tembok Memori', Revolusi Tingkat Wafer dan Rute Kekuatan Komputasi di Era Inferensi AI

marsbit16m yang lalu

Bitcoin "Pemulihan Berakhir", Resmi Masuk Tahap Akhir Pasar Bearish?

Penulis: Glassnode | Kompilasi: AididiaoJP, Foresight News Bitcoin turun 13% dalam seminggu, menandai penurunan tajam profitabilitas dan lonjakan kerugian terealisasi. Pasar didominasi penjual spot, sementara investor ETF spot AS kembali rugi mengambang setelah ditolak di sekitar harga rata-rata biaya mereka. Analisis mengonfirmasi ciri fase akhir pasar beruang: harga jatuh ke antara harga terealisasi dan nilai pasar sebenarnya, dengan basis biaya pemegang jangka pendek jatuh di bawah nilai pasar sebenarnya untuk pertama kalinya sejak Januari 2022. Rasio laba-rugi terealisasi turun drastis, menunjukkan rebound ke $82K hanyalah rally dalam tren bearish, bukan perubahan struktural. Kerugian terealisasi harian melonjak menjadi $1.35 miliar, dengan $770 juta berasal dari pelepasan aset oleh pemegang jangka panjang di dekat puncak siklus. Bitcoin ditolak tepat di sekitar biaya rata-rata agregat ETF spot AS ($83K), menguatkan level tersebut sebagai resistensi utama. Aliran pasar spot berubah negatif, penjual mendominasi buku pesanan. Meskipun terjadi koreksi harga, permintaan lindung nilai turun di pasar opsi tidak meningkat signifikan. Volatilitas tersirat tetap terkompresi, namun premi risiko volatilitas melebar. Kesimpulannya, penurunan terbaru mengonfirmasi kerapuhan pasar dengan profitabilitas yang runtuh, tekanan jual dari pemegang ETF, dan dominasi penjual spot. Tanpa peningkatan permintaan spot yang berkelanjutan dan pemulihan profitabilitas investor ETF, risiko penurunan lebih lanjut dan konsolidasi dalam struktur pasar beruang yang lebih luas tetap ada.

marsbit16m yang lalu

Bitcoin "Pemulihan Berakhir", Resmi Masuk Tahap Akhir Pasar Bearish?

marsbit16m yang lalu

TechFlow Intelijen Bureau: Anthropic Serukan Jeda Global Pengembangan AI Sambil Bersiap IPO Triliunan Dolar, IPO SpaceX Demam Tapi S&P 500 Tolak Masuk Cepat

**Anthropic** secara terbuka menyerukan jeda global dalam pengembangan AI, mengklaim model Claude mereka mengalami peningkatan yang terlalu cepat dan berisiko. Namun, ironisnya, perusahaan ini dilaporkan sedang mempersiapkan IPO dengan valuasi mendekati $1 triliun. Komunitas mempertanyakan niat sebenarnya di balik seruan ini. Di sisi lain, pengguna banyak mengeluh tentang penurunan kualitas respons Claude. Di sektor **kripto**, Bitcoin jatuh di bawah $61.000, memicu likuidasi posisi long senilai $1,16 miliar. Sementara itu, dompet kripto terbesar Filipina, Coins.ph, kini mengintegrasikan BTC dan ETH ke dalam jaringan pembayaran QR nasional. **Nvidia** mengumumkan bahwa HBM4 dari Samsung, SK Hynix, dan Micron telah disertifikasi, memperlancar pasokan untuk chip AI generasi berikutnya. Namun, seorang ekonom memperingatkan kemungkinan gelembung di sektor infrastruktur AI, menyamakan Nvidia dengan Cisco pada puncak gelembung dot-com. **SpaceX** dilaporkan mengalami roadshow IPO yang sangat panas, dengan Goldman Sachs memproyeksikan pendapatan melonjak 100x menjadi $322 miliar pada 2030. Namun, S&P 500 menegaskan tidak akan mengubah aturan untuk memasukkan perusahaan raksasa seperti SpaceX secara cepat ke dalam indeksnya setelah IPO. **Cloudflare** mengakuisisi VoidZero, perusahaan di balik alat pengembangan frontend populer Vite dan Rolldown. CEO Cloudflare juga mengungkapkan bahwa lalu lintas bot di internet kini telah melampaui lalu lintas manusia. **Apple** dikabarkan akan segera meluncurkan ponsel lipat pertamanya dengan engsel berbahan liquid metal. Sementara itu, **ByteDance** kehilangan 6,1 juta pengguna aktif bulanan untuk aplikasi AI-nya, "Doubao", setelah memperkenalkan model berlangganan berbayar. Intinya, hari ini diwarnai oleh **krisis kepercayaan** di berbagai sektor: perbedaan antara pernyataan publik dan tindakan perusahaan, antusiasme pasar versus penolakan oleh aturan, serta tantangan komersialisasi teknologi baru.

marsbit33m yang lalu

TechFlow Intelijen Bureau: Anthropic Serukan Jeda Global Pengembangan AI Sambil Bersiap IPO Triliunan Dolar, IPO SpaceX Demam Tapi S&P 500 Tolak Masuk Cepat

marsbit33m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片