brc20-swap上线,详解其发展历程、产品模式及未来预期

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2023-11-02Terakhir diperbarui pada 2023-11-02

Abstrak

brc20-swap 利用 BRC-20 协议作为底层资产基础,实现 Ordinals 生态第一个原生交易。

原文作者:雾海,PANews

由于 Ordinals 生态资产的交易机制几乎全部处于挂单售卖模式,其流动性也一直以来成为生态的重点关注。2023 年 7 月,集铭刻、交易市场和钱包于一身的 Unisat 宣布即将推出 brc 20-swap,以期改善生态资产的流动性,该产品也于 10 月 30 日上线测试。

本文 PANews 将为你详解 brc 20-swap 的发展历程、产品模式及未来预期。

brc 20-swap 发展历程

2023 年 9 月 20 日,Unisat 向 620 个地址发放 brc 20-swap Early Access 邀请铭文。筛选条件为

1) 7 月 16 日至 9 月 20 日期间在 UniSat Marketplace 上交易至少 1 BTC 的活跃社区成员。

2) 7 月 16 日至 9 月 20 日期间通过 UniSat 铭刻铭文累计至少 500 UniSat 积分的活跃社区成员。

3)Unisat OG PASS 持有者(快照区块高度为 808559)

2023 年 10 月 10 日,UniSat 官方发布 brc 20-swap 主网上线时间表等细节。其逐步向社区用户免费分发名为 brc 20-swap Prime Access 的纪念铭文,持有该纪念铭文可参与 brc 20-swap 产品的早期测试。其通过官方 discord 频道和推特用户抽奖分发。分发总量为 654 个,目前二级市场地板价 0.0067 BTC。

结算和同步交易到比特币主网的工作由排序器完成。交易费率方面 brc 20-swap 参考 UniSwap 当前使用的费率标准,向所有参与交易的用户收取 0.3% 的服务费。该费用中大约 1/6 ( 0.05% ) 由 UniSat 收取,其余 5/6 ( 0.25% ) 则分配给各个交易对的所有流动性提供商。不同的是,brc 20-swap 以 brc 20 资产「sats」作为手续费。

2023 年 10 月 30 日,UniSat 官方宣布了 brc 20-swap 初期支持的 14 种资产。其筛选标准为过去 30 天内在 UniSat 市场上有至少 15 天交易活动的,并且过去 30 天内交易量中位数不为零的资产。此公告发出后,其中涉及到的资产也因利好预期均有明显涨幅。

brc20-swap上线,详解其发展历程、产品模式及未来预期

产品模式

产品细分为交易、流动池和数据一览,与 EVM 链上的 dex 形式大致相同。用户在进行交易前需要首先通过“inscribe TRANSFER”将资产充值到 brc 20-swap 模块中,其充值确认过程为 3 个区块。

brc20-swap上线,详解其发展历程、产品模式及未来预期

brc 20-swap 通过模块化扩展实现,每个模块独立于 brc 20-swap 存在。该模式的优势是:

1)无许可开发,使得为 brc-20 开发新模块是一个无需许可的过程;

2)隔离执行,保证任何单一模块的执行出现问题时,不会影响核心协议和其他模块的运行;

3)共识升级,当大多数索引器认可并实现特定模块的索引时,它可以从当前的黑色模块过渡到白色模块,成为 brc-20 协议的组成部分。

但黑色模块的扩展模式有一个缺点:用户无法实现自由提取资产。Unisat 通过设计动态调整的形式改善,当其他人充值资产大于所要提取的资产数额时可提取。这样做的好处是避免了如 EVM 链上随意增发的模式,不足之处是用户损失了一定的资产流动性和便利。

brc20-swap上线,详解其发展历程、产品模式及未来预期

当黑色模块的行为被用户理解和执行,逐步变得可靠,逐渐被更多索引者接受后,产品从黑色模块过渡到白色模块,达成共识升级。用户也就可以自由充提资产。

brc20-swap上线,详解其发展历程、产品模式及未来预期

此外,因为 brc 20 协议乃至整个 Ordinals 生态依然处于早期,Unisat 占据较大影响力和声誉,其为协议提供了完整的交易和余额查询等索引服务,有一家独大的中心化风险。其模块化运行的架构,使得更多服务商可以参与进来,从而实现索引更加去中心化。

未来预期

经常可以在 Ordinals 生态的社群里看到用户抱怨流动性低,可入场的资金容量低,导致 EVM 链的大户不得不观望。brc 20-swap 利用 brc 20 协议作为底层资产基础,实现 Ordinals 生态第一个原生交易。不断优化流动性,也就是在不断扩大入场资金的容量。因此,brc 20-swap 的推出于整个生态来说也是一个进步。

同时,Unisat 官方公布将 brc 20-swap 的手续费的 2% 捐赠给 brc 20 协议开发者 domo 参与的 L1 F 基金会,推动 brc 20 的开发和标准进一步优化。此外,UniSat 将开源 brc 20-swap 的完整解释和验证源代码,以促进索引器的早期支持。

种种迹象都表明了合作的态度,而非一家独大、独享生态利益。Ordinals 生态发展周期相对较短,需要生态内各方一起做大蛋糕,实现共赢。

Bacaan Terkait

Dari Ethereum ke "CROPS" AI: 'Variabel Lambat' yang Ditekankan Berulang oleh Vitalik Ini, Apa Sebenarnya?

Dalam beberapa kali kesempatan, Vitalik Buterin menekankan konsep "CROPS," singkatan dari Censorship Resistance (Tahan Sensor), Capture Resistance (Tahan Penangkapan), Open Source (Sumber Terbuka), Privacy (Privasi), dan Security (Keamanan). Konsep ini merupakan panduan inti bagi Ethereum Foundation, memfokuskan sumber dayanya untuk membangun kemampuan dasar yang memungkinkan pengguna mengelola aset, identitas, dan transaksi tanpa bergantung pada platform tunggal atau menyerahkan kendali akhir. Signifikansi CROPS semakin kritis dengan kemunculan AI, khususnya AI Agent yang menangani tugas seperti manajemen aset dan eksekusi transaksi otomatis. Tantangan utama adalah memastikan bahwa ketika AI bertindak sebagai perwakilan digital, ia tidak menjadi "kotak hitam" yang mengorbankan privasi, keamanan, dan kedaulatan pengguna. Oleh karena itu, diperlukan "CROPS AI" – AI yang dapat berjalan secara lokal, mengurangi ketergantungan pada layanan cloud terpusat, serta transparan dan terverifikasi. Terdapat titik temu antara "CROPS Ethereum Access Layer" dan "CROPS AI." Keduanya berusaha menjawab pertanyaan serupa: bagaimana pengguna dapat mengakses kemampuan jarak jauh (seperti RPC blockchain atau model bahasa besar/LLM) tanpa mengekspos informasi pribadi, identitas, atau niat mereka secara penuh? Solusi yang diusulkan termasuk penggunaan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proofs) untuk panggilan LLM berbayar yang privat dan pembacaan RPC Ethereum yang aman. Pada akhirnya, CROPS bukan sekadar konsep abstrak. Dalam era di mana AI semakin menguasai dunia digital, prinsip-prinsip ini akan membentuk arah pengembangan produk Web3, terutama di lapisan dompet digital, untuk memastikan pengguna tetap memegang kendali atas kehidupan digital mereka. Ini adalah variabel jangka panjang yang menentukan nilai Ethereum di masa depan.

marsbit7m yang lalu

Dari Ethereum ke "CROPS" AI: 'Variabel Lambat' yang Ditekankan Berulang oleh Vitalik Ini, Apa Sebenarnya?

marsbit7m yang lalu

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

Stevie Hoffman, "Godfather of Silicon Valley Venture Capital", menyatakan bahwa integrasi Web3 dan AI bisa menjadi sebuah jebakan. Dalam wawancara, ia berbagi pandangannya tentang tren AI global dan peluang startup. Hoffman percaya Silicon Valley akan tetap memimpin riset dasar model AI canggih, sementara China akan unggul dalam implementasi aplikasi praktis dan dominasi di bidang robotika. Ia menekankan pentingnya pendekatan "Global from Day 1" untuk startup, karena adaptasi nanti jauh lebih sulit dan mahal. Mengenai Autonomous Agents, Hoffman memperkirakan titik balik nyata di mana agen dapat berkolaborasi secara mandiri akan datang dalam 2-4 tahun, yang akan menyebabkan penggantian tenaga kerja berskala besar. Solusinya adalah mendesain bisnis untuk kolaborasi manusia-AI, bukan otomatisasi penuh, serta reformasi sistem pelatihan ulang dan jaminan sosial. Untuk startup AI awal, saran Hoffman adalah fokus pada inovasi mendalam di ceruk vertikal spesifik yang membutuhkan keahlian domain, karena ini adalah benteng pertahanan terhadap raksasa teknologi. Kecepatan iterasi adalah parit pertahanan terpenting. Dalam menanggapi pertanyaan tentang Web3 + AI, Hoffman dengan tegas menyatakan bahwa bagi kebanyakan konsumen dan bisnis mainstream, Web3 menambah friksi dan kompleksitas tanpa menyelesaikan kebutuhan inti mereka. AI adalah teknologi dasar universal yang benar-benar mengubah industri. Memaksakan integrasi Web3 dan AI adalah sebuah jebakan yang menambah kompleksitas tanpa melipatgandakan nilai bagi pasar mainstream. Hoffman juga membagikan rencana nirlabanya untuk mendirikan pusat penelitian di universitas guna melatih calon pemimpin dalam inovasi AI yang bertanggung jawab dan selaras dengan nilai-nilai inti manusia.

marsbit1j yang lalu

"Bapak Godfather Venture Capital" Lembah Silikon Steve Hoffman: Web3 + AI Bisa Jadi Sebuah Jebakan

marsbit1j yang lalu

Token Tidak Ekonomis, Ekonomi Tidak Token

Dengan rencana IPO OpenAI dan investasi besar dari raksasa seperti Berkshire Hathaway di Alphabet, industri AI kini mencapai titik balik penting. Dua narasi utama mendominasi: "kekurangan dana" dan "pemisahan aset" (spin-off). Kekurangan dana terjadi karena struktur biaya AI yang unik. Berbeda dengan platform internet tradisional di mana biaya marjinal mendekati nol, model AI seperti ChatGPT justru meningkatkan biaya komputasi (inference cost) seiring pertumbuhan pengguna. Selain itu, pola investasi seperti "kredit cloud" yang digunakan Microsoft untuk mendanai OpenAI menciptakan "pencatatan sirkular", di mana uang yang sama dihitung sebagai pendapatan, menyamarkan tekanan arus kas yang sebenarnya. OpenAI, misalnya, diperkirakan baru akan profit pada 2029. Di sisi lain, tren spin-off aset AI oleh perusahaan besar (seperti Ke Ling dari Kuaishou dan Kunlunxin dari Baidu) mengungkap logika valuasi baru. Di dalam perusahaan induk, unit AI sering dianggap sebagai pusat biaya yang menekan margin. Namun, setelah dipisah, aset yang sama bisa mendapatkan valuasi 3x lipat lebih tinggi di pasar modal, karena dinilai berdasarkan kelangkaan, prospek pertumbuhan, dan potensi ceruk pasar sebagai "aset infrastruktur AI". Perubahan ini menandai pergeseran mendasar dari narasi yang didominasi teknologi menjadi efisiensi modal. Industri bergerak dari "kultus model" terkuat menuju "realisasi nilai" yang dapat dikomersialkan. Inti persaingan mulai bergeser dari perlombaan daya komputasi chip tunggal (GPU) menuju efisiensi sistemik menyeluruh, di mana CPU dan perangkat lunak orchestration menjadi krusial untuk profitabilitas. Singkatnya, tahun 2026 menjadi momen penentuan di mana industri AI harus menjawab pertanyaan mendasar: berapa sebenarnya nilai teknologi ini? Jawabannya akan membentuk lanskap kekuatan industri untuk dekade mendatang.

marsbit1j yang lalu

Token Tidak Ekonomis, Ekonomi Tidak Token

marsbit1j yang lalu

Melampaui 'Tembok Memori', Revolusi Tingkat Wafer dan Rute Kekuatan Komputasi di Era Inferensi AI

Pada tahun 2026, titik balik global AI muncul: belanja modal *inference* penyedia awan melebihi *training*, menandai pergeseran dari "membuat" ke "menggunakan" model besar. Hambatan utama bergeser dari daya komputasi ke "dinding memori"—bottleneck dalam memindahkan data (seperti berat model dan KV Cache) antara DRAM dan GPU, yang menyebabkan konsumsi energi tinggi dan penundaan. Arsitektur alternatif seperti Cerebras menawarkan solusi radikal melalui Wafer-Scale Engine (WSE). Daripada memotong wafer, Cerebras menggunakannya utuh sebagai satu chip raksasa (WSE-3), menampung 44GB SRAM *on-chip* dengan bandwidth 21 PB/detik—ribuan kali lebih cepat dari HBM tradisional. Ini memungkinkan aliran berat model dari memori eksternal (MemoryX) ke chip dengan latency sangat rendah, meningkatkan kecepatan *token* inferensi hingga 1,5–5x dibandingkan GPU seperti NVIDIA B200. Selain itu, daya interkoneksinya jauh lebih efisien (0,15 pJ/bit vs 10 pJ/bit GPU). Namun, pendekatan ini menghadapi tantangan: skala SRAM terhambat batas fisik, memerlukan sistem pendingin khusus, bandwidth I/O eksternal terbatas, dan ekosistem perangkat lunaknya yang kurang umum. Sementara itu, raksasa teknologi merespons dengan tiga jalur: chip ASIC khusus inferensi (seperti Microsoft Maia), kemasan *wafer-scale* yang semakin umum (misal, TSMC SoW), serta eksplorasi interkoneksi optik. Tekanan komersial juga besar bagi Cerebras, yang kini harus membangun pusat data skala besar untuk memenuhi pesanan. Intinya, tidak ada solusi sempurna. Cerebras mengoptimalkan latency ekstrem untuk beban kerja tertentu, sementara NVIDIA mempertahankan fleksibilitas untuk beban beragam. Pertarungan arsitektur ini masih terbuka dalam lanskap komputasi AI yang terus berubah.

marsbit1j yang lalu

Melampaui 'Tembok Memori', Revolusi Tingkat Wafer dan Rute Kekuatan Komputasi di Era Inferensi AI

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片