Optimism based projects spike on rumors of token airdrop

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2022-04-20Terakhir diperbarui pada 2022-04-20

Abstrak

Optimism is a Layer 2 scaling solution that utilizes Optimistic rollups to process a high amount of transactions off the Ethereum blockchain.

The native token prices from multiple projects that employ Ethereum Layer 2 scaling solution Optimism have spiked around 20% amid rumors that the network will soon launch a token and airdrop it to the community.
Optimism is a Layer 2 scaling solution that utilizes Optimistic rollups to process a high amount of transactions off the Ethereum blockchain. The project touts that it can operate smart contracts 5 to 500X cheaper than Ethereum's Layer 1.
According to DeFiLlama, the platform currently accounts for $496.47 million worth of total value locked (TVL) from 30 different projects that use it to scale such as Synthetix (SNX), UniSwap (UNI), Stargate Finance (STG) and Perpetual Protocol to name a few.
The rumors of a possible token distribution to users of the related projects started to swirl on Twitter earlier today after Optimism published a blog post titled “A New Chapter” which recapped the project’s performance since its launch early last year, along with outlining its plans moving forward.
The team highlighted notable milestones over the past 12 months such as $17.4 billion worth of transaction volume, $24.5 million worth of revenue and saving $1.1 billion

While Optimism didn’t directly state anything about launching or airdropping a native token, onlookers highlighted the last section of the post which outlines a new stage of development that will be driven by the community:
“The network has grown by leaps and bounds, and it’s only getting better by the day. Our baby has learned to walk, and it’s nearly time to run. We’re nearing the end of a chapter and the beginning of the next––one driven by community ownership and governance.”
Commenting on the wording of the post, self-described “master airdrop hunter” “OlimpioCrypto” suggested to their 7,164 Twitter followers that SNX might be the token to keep an eye on for potential airdrops, as Synthetix was the first protocol to start working with Optimism.
“Team at Optimism started working with Synthetix before any other protocol. $SNX holders, there might be a treat for you. Keeping tokens staked might be the play,” they wrote.
A similar account in “defi_airdrops” also pointed to other popular projects on Optimism such as Hop Protocol, Lyra Finance and the Polynomial Protocol.

While not all of the tokens related to Optimism are pumping, over the 24 hours SNX, Lyra Finance (LYRA) and Synapse (SYN) have all seen substantial increases in value.
According to data from Coingecko, SYN is up 26.2% to sit at $3.37, SNX is up 21.5% to $6.18 and LYRA has gained 18.4% to reach $0.24.
Looking back at DeFi Llama, Synthetix — which is the largest platform on Optimism — has seen its TVL gain 13.4% over the past 24 hours to top roughly $203.3 million, suggesting that so investors may be rushing to stake SNX in anticipation of an announcement from Optimism.

Bacaan Terkait

Nilai Alokasi Emas sebagai "Asuransi Finansial" dalam Krisis Utang AS dan Latar Belakang Yield Tinggi

Dalam konteks krisis utang AS dan lingkungan suku bunga tinggi, emas berperan sebagai "asuransi finansial" untuk menjaga nilai portofolio. Harga emas telah naik signifikan, mencapai rekor tertinggi US$5.589 per ons pada Januari 2026, didorong oleh lima kekuatan utama: kekhawatiran fiskal AS yang tidak berkelanjutan, tren de-dolarisasi yang dipicu pembekuan aset bank sentral Rusia, ketegangan geopolitik di Timur Tengah (seperti penutupan Selat Hormuz), lonjakan permintaan investasi, dan ketidakpastian kebijakan Federal Reserve di bawah ketua baru, Kevin Warsh. Emas memiliki hubungan terbalik dengan suku bunga riil dan dolar AS. Bank sentral global, termasuk China (yang menambah cadangan selama 18 bulan berturut-turut), terus membeli emas dalam jumlah besar, menciptakan permintaan struktural baru. Investor dapat mendapatkan eksposur melalui kepemilikan fisik, ETF emas seperti GLD dan IAU (biaya rendah), atau ETF pertambangan emas seperti GDX yang menawarkan leverage namun berisiko lebih tinggi. Namun, emas juga menghadapi risiko jika suku bunga riil naik tajam, dolar menguat, ketegangan geopolitik mereda, atau terjadi tekanan jual di pasar. Dalam portofolio, alokasi 5-10% dianggap wajar sebagai lindung nilai. Perkembangan kunci yang perlu dipantau meliputi pergerakan suku bunga riil AS, perundingan AS-Iran mengenai Selat Hormuz, data pembelian bank sentral, dan sinyal kebijakan Fed. Logika mendasar untuk memegang emas sebagai diversifikasi tetap kuat di tengah ketidakpastian fiskal dan geopolitik saat ini.

marsbit50m yang lalu

Nilai Alokasi Emas sebagai "Asuransi Finansial" dalam Krisis Utang AS dan Latar Belakang Yield Tinggi

marsbit50m yang lalu

Celah 'Cetak Uang Tak Terbatas' Tersembunyi Empat Tahun, Privasi Coin ZEC Anjlok 50% dalam Sehari

Zcash (ZEC), mata uang kripto berfokus privasi, mengalami penurunan harga drastis hingga lebih dari 50% dalam sehari. Penyebabnya adalah pengungkapan sebuah kerentanan kritis dalam "kolam privasi" Orchard-nya, yang diaktifkan pada 2022. Peneliti keamanan Taylor Hornby menemukan bahwa celah ini memungkinkan penyerang secara teoritis membuat ZEC palsu dalam jumlah tak terbatas dan tidak terdeteksi dalam sistem privasi, dengan memanfaatkan kendala yang tidak lengkap dalam rangkaian bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proof). Meskipun tim Zcash menegaskan kerentanan telah diperbaiki dan kemungkinan eksploitasi rendah, pasar dilanda kepanikan. Ketidakpastian utama adalah apakah ZEC palsu pernah dibuat dalam empat tahun terakhir dan bagaimana membuktikan bahwa hal itu tidak terjadi, mengingat sifat transaksi Orchard yang tersembunyi. Kepercayaan semakin terkikis ketika Arthur Hayes, pendiri BitMEX dan pendukung narasi ZEC, mengumumkan telah menjual seluruh portofolio ZEC-nya. Dia menyatakan kekhawatiran tentang ketidakmungkinan membuktikan secara kriptografis bahwa penambahan koin palsu tidak terjadi. Komunitas bereaksi dengan krisis kepercayaan, mempertanyakan keandalan audit dan perkembangan Zcash. Penemuan kerentanan dengan bantuan AI dalam waktu singkat, setelah bertahun-tahun tidak terdeteksi, semakin memperburuk sentimen. Penurunan harga mencerminkan kekhawatiran mendalam tentang integritas pasokan ZEC dan janji keamanan privasinya, mengubah koreksi harga menjadi krisis keyakinan yang lebih dalam.

Odaily星球日报1j yang lalu

Celah 'Cetak Uang Tak Terbatas' Tersembunyi Empat Tahun, Privasi Coin ZEC Anjlok 50% dalam Sehari

Odaily星球日报1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片