Arbitrum ARB Airdrop Confirmed: Here’s How to Check Eligibility!

HuobiDipublikasikan tanggal 2023-03-20Terakhir diperbarui pada 2023-03-20

Abstrak

Arbitrum, the Layer 2 scaling solution for Ethereum, has announced plans to airdrop a new governance token called $ARB to users of its platform.

Arbitrum, the Layer 2 scaling solution for Ethereum, has announced plans to airdrop a new governance token called $ARB to users of its platform. This move comes as part of the platform’s transition to a decentralized autonomous organization (DAO) model. In this article we will cover what is Arbitrum, basic utility of the $ARB token, how to check eligibility to claim the $ARB token, and lastly how to deposit the $ARB token on Huobi.

What is Arbitrum?

“”

Arbitrum is a popular Layer 2 scaling solution for the Ethereum network that uses optimistic rollups to bundle many transactions into a single batch before submitting them to the main Ethereum network. This significantly reduces gas fees and increases transaction speeds. It has quickly gained popularity as a fast and affordable alternative to the main Ethereum network.

“”

Arbitrum product, as well as an entire suite of scaling solutions, is built by a New York-based development firm Offchain Lab. The initiative is spearheaded by Offchain Labs co-founders Ed Felten, Steven Goldfeder and Harry Kalodner. Ed is a professor, Steven received his Ph.D, and Harry is a Ph.D. candidate at Princeton University. All three are blockchain experts with a passion for making cryptocurrencies more capable.

What is the utility of the ARB token?

“”

The ARB token will give power back to the holders by providing voting rights within the Arbitrum DAO. This will allow users to participate in decision-making processes regarding the platform’s development and management. ARB will be distributed to users based on their usage of the platform, with those who have used Arbitrum the most receiving the largest share of tokens.

How do you check eligibility for $ARB Token?

“”

Arbitrum collaborated with Nansen, a crypto analytics firm, to determine ARB token eligibility based on user activity. Eligible users can claim tokens by visiting the Arbitrum Website. To claim the $ARB token airdrop, users need to have used Arbitrum and interacted with blockchain with several specific criteria. The list of eligible wallets represents 625,143 addresses or ~28% of those having bridged to Arbitrum One since inception and as of the late snapshot date of February 6, 2023. The tokens will be airdropped directly to users’ Ethereum wallets, with the amount of ARB received based on their usage of the platform.

How to deposit $ARB to Huobi?

“”

Huobi just announced the $ARB listing , so you can deposit later today by following these simple steps:

“”

Step 1: Download the Huobi APP

“”

Step 2: Follow step by step tutorial to deposit

“”

Thanks for reading, and please let us know in the comments what you think about the $ARB airdrop and token. Lastly, make sure to follow Huobi on our social channels to stay update on all things crypto.

Bacaan Terkait

Sebuah Pemungutan Suara Dapat Meningkatkan Pembakaran Harian SOL Hingga 14 Kali Lipat

Proposal yang Sedang Dipilih Bisa Ubah Ekonomi Token SOL Pada 27 Agustus, harga SOL mencapai $109, tertinggi sepanjang tahun 2026. Di hari yang sama, tiga proposal tata kelola on-chain Solana memasuki tahap penghitungan. Jika semuanya disetujui, laju penurunan inflasi tahunan SOL akan dipercepat dua kali lipat menjadi 30%, dan pemusnahan (burn) SOL harian bisa melonjak sekitar 14 kali lipat, dari 650 menjadi sekitar 7.500-9.000 SOL. Ini adalah upaya komunitas untuk mengatasi kontradiksi utama Solana: volume penggunaan jaringan yang sangat tinggi namun lemahnya penangkapan nilai (value capture) untuk pemegang SOL. Jaringan ini menangani transaksi 120x lebih banyak dari Ethereum, tetapi pendapatan fee totalnya jauh lebih rendah. Sebagian besar fee prioritas saat ini dialokasikan ke validator, bukan dibakar. Proposal SGP-0002 mengusulkan percepatan deflasi, yang dapat mengurangi sekitar 18,9 juta SOL dalam enam tahun. Sementara SGP-0003 mengusulkan restrukturisasi biaya transaksi agar lebih banyak dibakar. Meskipun didukung oleh Helius, Jupiter, dan Jito, proposal ini menghadapi penolakan. Misalnya, Solana Company (HSDT), yang 99,4% pendapatannya berasal dari staking, menentang karena khawatir akan mengurangi pendapatan validator dan berpotensi menghambat adopsi institusional saat ETF SOL baru dimulai. Beberapa validator kecil juga khawatir menjadi tidak menguntungkan. Hasil pemungutan suara ini bersifat arahan. Implementasi teknis dan aktivasi on-chain masih memerlukan waktu. Para analis mengingatkan bahwa pasar mungkin telah memperhitungkan ekspektasi ini, sehingga terdapat risiko koreksi setelah hasil diumumkan. Pertanyaan jangka panjangnya tetap: dapatkah Solana mengubah penggunaan jaringannya yang luas menjadi imbalan ekonomi yang nyata bagi pemegang SOL?

marsbit16m yang lalu

Sebuah Pemungutan Suara Dapat Meningkatkan Pembakaran Harian SOL Hingga 14 Kali Lipat

marsbit16m yang lalu

Venture Capital China, Mulai Beralih dari “Memilih Orang” ke “Memilih Kota”

Dana ventura China kini bergeser dari fokus "memilih pendiri" ke "memilih kota". Di era internet sebelumnya, investor seperti Shen Nanpeng (Sequoia China) sering bertaruh pada pendiri berbakat seperti Wang Xing (Meituan) atau Li Bin (NIO), mengandalkan visi dan kemampuan mereka. Namun, di era teknologi keras (hard tech) seperti robotika, AI, dan bioteknologi, lokasi menjadi sangat kritis. Kota dengan ekosistem industri yang matang menawarkan peluang sukses yang lebih tinggi. Contohnya, Shenzhen mendominasi industri robotika dengan rantai pasok lengkap, Beijing menjadi pusat AI berkat konsentrasi talenta, dan Suzhou unggul dalam bioteknologi. Perubahan ini juga didorong oleh meningkatnya peran modal pemerintah daerah sebagai "modal sabar" dalam investasi. Data 2025 menunjukkan dana pemerintah menyumbang 90.2% dari komitmen LP di pasar ekuitas swasta. Pada intinya, logika investasi tetap sama: mencari probabilitas sukses tertinggi di tengah ketidakpastian. Jika dulu terletak pada individu pendiri, kini meluas ke seluruh ekosistem kota—infrastruktur industri, ketersediaan talenta, stabilitas kebijakan, dan rekam jejak kota dalam membina perusahaan sukses. Modal kini mengalir terkonsentrasi ke daerah dengan proyek potensial berkelanjutan seperti Jiangsu, Guangdong, Beijing, Shanghai, dan Zhejiang. Untuk menarik modal, kota perlu fokus membangun keunggulan spesifik dalam beberapa bidang industri, menyediakan pijakan proyek yang jelas, serta menciptakan iklim investasi yang stabil dan dapat dipercayai.

marsbit1j yang lalu

Venture Capital China, Mulai Beralih dari “Memilih Orang” ke “Memilih Kota”

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片