Bitcoin bulls’ desire for a trend reversal could be obliterated by this week’s $565M options expiry

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2023-03-09Terakhir diperbarui pada 2023-03-09

Abstrak

Significant headwinds continue to batter BTC, and this week’s options expiry is unlikely to provide any relief.

Bitcoin’s price (BTC) fell below a four-day narrow trading range near $22,400 on March 7 following comments by U.S. Federal Reserve Chair Jerome Powell as he sat before a Senate banking committee. During the congressional appearance, the Fed chairman warned that the bank is prepared to tame inflation by pushing for more significant interest rate increases.


Fed Chair Powell added that "the ultimate level of interest rates is likely to be higher than previously anticipated," and that recent economic data was "stronger than expected." These remarks significantly increased investors' expectations of a 50 basis point interest rate hike on March 22, putting pressure on risk assets such as stocks, commodities, and Bitcoin.


That movement could explain why the $565 million Bitcoin weekly options expiry on March 10 will almost certainly favor bears. Nonetheless, additional negative crypto market events might have also played a significant role.


Bitcoin from the Silk Road and Mt. Gox are on the move


The movement of multiple wallets linked to U.S. law enforcement seizures on March 8 added to the price pressure on Bitcoin investors. Over 50,000 Bitcoin worth $1.1 billion were transferred, according to data shared by on-chain analytics firm PeckShield.


Furthermore, 9,860 BTC were sent to Coinbase, raising concerns about the coins being sold on the open market. These wallets are directly linked to the former Silk Road darknet marketplace and were seized by law enforcement in November 2021.


Mt. Gox creditors have until March 10 to register and choose a method of compensation repayment. The movement is part of the 2018 rehabilitation plan, and creditors must choose between "early lump sum payment" and "final payment."


According to Cointelegraph, it is unclear when creditors can expect to be paid in cryptocurrency or fiat currency, but estimates indicate that the final settlement could take several years.


As a result, Bitcoin's price drop to $22,000 on March 8 effectively confirmed bears' advantage on the March 10 options expiry.


Bulls placed far more bets, but most will be worthless


The March 10 options expiry has $565 million in open interest, but the actual figure will be lower because bulls have concentrated their bets on Bitcoin trading above $23,000.

Bitcoin options aggregate open interest for March 10. Source: CoinGlass

“”

The 1.63 call-to-put ratio reflects the disparity in open interest between the $350 million call (buy) options and the $215 million put (sell) options. However, the expected outcome is likely to be much lower, as bulls were caught off guard when Bitcoin fell below $23,000 on March 3.


For example, if the price of Bitcoin remains near $22,100 at 8:00 a.m. UTC on March 10, only $6 million in call (buy) options will be available. This difference occurs because the right to purchase Bitcoin at $22,500 or $24,000 is rendered null if BTC trades below that level on expiry.

The most likely outcomes favor bears by a wide margin


Below are the four most likely scenarios based on the current price action. The number of options contracts available on March 10 for call (bull) and put (bear) instruments varies depending on the expiry price. The imbalance favoring each side constitutes the theoretical profit:
“”

  • Between $20,000 and $21,000: 0 calls vs. 7,200 puts. The net result favors the put (bear) instruments by $150 million.
  • Between $21,000 and $22,000: 100 calls vs. 5,000 puts. The net result favors the put (bear) instruments by $105 million.
  • Between $22,000 and $23,000: 1,400 calls vs. 1,900 puts. Bears have a modest advantage, profiting some $55 million.
  • Between $23,000 and $24,000: 4,600 calls vs. 600 puts. The net result favors the call (bull) instruments by $95 million.

“”

This rough estimate takes into account only call options in bullish bets and put options in neutral-to-bearish trades. Nonetheless, this oversimplification excludes more complex investment strategies.


A trader, for example, could have sold a call option, effectively gaining negative exposure to Bitcoin above a certain price, but there is no easy way to estimate this effect.


To turn the tables and secure a potential $95 million profit, Bitcoin bulls must push the price above $23,000 on March 10. However, given the negative macroeconomic pressure and the FUD emanating from Mt. Gox and Silk Road, the odds favor bears in this week's options expiry.

Bacaan Terkait

Micron Membungkam Para Short Seller, dan Membuat 'Buffett' India Menyesal: Jual Terlalu Dini, Kehilangan Untung Rp 310 Triliun

Mohnish Pabrai, investor yang dijuluki "Warren Buffett India", menyesali keputusan investasinya pada Micron dan SK Hynix. Ia membeli saham Micron pada 2017 dan menjualnya pada September 2023, hanya meraih keuntungan sekitar dua kali lipat. Setelah dijual, saham Micron melonjak lebih dari 15 kali lipat dalam dua tahun, menyebabkan perkiraan kerugian peluang senilai sekitar $20 miliar. Pabrai juga menjual saham SK Hynix terlalu dini. Dalam wawancara, ia mengaku melanggar prinsip investasinya sendiri: "Saya sangat menyesal. Saya melanggar aturan saya sendiri, menjual perusahaan yang seharusnya saya pegang selamanya." Riset awalnya menunjukkan pasar memori global akan didominasi oleh tiga pemain (Samsung, SK Hynix, Micron) dengan struktur oligopoli yang menguntungkan, yang juga dikonfirmasi oleh Buffett dan Charlie Munger. Namun, ia keluar karena khawatir dengan ekspansi kapasitas Samsung, tepat sebelum lonjakan permintaan HBM (High Bandwidth Memory) didorong oleh AI seperti ChatGPT. Pabrai berbagi tiga prinsip inti investasinya: hindari leverage, utamakan daya tahan "parit pertahanan" (competitive moat) perusahaan, dan nilai integritas manajemen. Ia menekankan bagi sebagian besar investor, membeli indeks pasar adalah pilihan terbaik. Di akhir, Pabrai menyatakan tujuan akhirnya adalah menyumbangkan semua kekayaannya sebelum perkiraan tanggal kematiannya. Ia berfilosofi, "Kekayaan hilang, tidak ada yang hilang; kesehatan hilang, sesuatu hilang; karakter hilang, segalanya hilang."

marsbit31m yang lalu

Micron Membungkam Para Short Seller, dan Membuat 'Buffett' India Menyesal: Jual Terlalu Dini, Kehilangan Untung Rp 310 Triliun

marsbit31m yang lalu

Karakter Utama Selanjutnya MiHoYo, Adalah Dia yang Bermain Piano

Kebanyakan orang mengenal miHoYo lewat game _Genshin Impact_, tetapi perusahaan ini memiliki visi yang lebih dalam: menciptakan dunia virtual untuk satu miliar orang pada 2030. Untuk mewujudkannya, miHoYo telah berinvestasi dalam teknologi seperti brain-computer interface, fusi nuklir, dan AI. Mereka percaya bahwa karakter virtual di masa depan harus hidup dan memiliki kesadaran, bukan sekadar mengikuti naskah. Pada 2022, salah satu pendiri, Cai Haoyu (atau "AI Soulcaster"), memisahkan diri untuk fokus pada proyek AI baru bernama Anuttacon. Proyek pertamanya, game _Whisper of the Stars_ (2025), menunjukkan potensi namun juga keterbatasan model bahasa AI saat ini. Belakangan, fokus dialihkan ke pengembangan model bahasa yang memahami emosi. Sementara itu, pendiri lainnya, Liu Wei ("Da Wei Ge"), mengumumkan rencana investasi hingga 100 miliar yuan dalam tiga tahun ke depan untuk mengembangkan model bahasa besar ber-emosi, memanfaatkan keahlian miHoYo dalam menciptakan karakter yang dicintai pengguna. Produk pertama dari ambisi AI ini adalah aplikasi _BSide: Olivia Lin_ (dirilis Juni 2026). Berbeda dengan chatbot AI pada umumnya, aplikasi ini menawarkan interaksi yang lebih santai dan natural dengan seorang gadis virtual bernama Olivia (Lin Li) yang bisa bermain piano, membalas surat, dan menjadi wallpaper dinamis. Pendekatan ini disebut "rasa orang hidup", mengurangi frekuensi interaksi untuk menciptakan kesan keaslian yang lebih kuat sambil menunggu teknologi AI matang. Nama "miHoYo" sendiri berasal dari "mi" dalam Hatsune Miku, idol virtual yang menjadi inspirasi awal pendirinya. Perjalanan panjang miHoYo, dari kamar asrama hingga perusahaan bernilai miliaran, kini berfokus pada satu tujuan akhir: memberikan kehidupan dan kesadaran sejati pada karakter virtual yang dicintai banyak orang.

marsbit48m yang lalu

Karakter Utama Selanjutnya MiHoYo, Adalah Dia yang Bermain Piano

marsbit48m yang lalu

Interpretasi Laporan Penelitian: Pendapatan AI TSMC pada 2027 Akan Berlipat Ganda, Kapasitas CoWoS Masih Jadi Kendala

**Laporan: Pendapatan AI TSMC Diprediksi Naik Dua Kali Lipat pada 2027, Kapasitas CoWoS Tetap Jadi Hambatan** Morgan Stanley (23 Juni) memproyeksikan pendapatan terkait AI TSMC akan melonjak 218% menjadi US$863 miliar pada 2027, dari US$271 miliar pada 2026. Sumber pendapatan mencakup GPU, chip AI khusus, kemasan lanjutan CoWoS, dan CPU server AI. Pendorong utama adalah lonjakan permintaan untuk kapasitas CoWoS, teknologi kemasan canggih TSMC. Kebutuhan global untuk CoWoS diprediksi melonjak 93% menjadi 269,4 juta unit pada 2027. NVIDIA tetap konsumen terbesar, namun permintaan dari AMD (CPU Venice & GPU MI400) diproyeksikan meroket 308%. Permintaan TPU Google juga tumbuh signifikan melalui partner seperti MediaTek. Meskipun TSMC berencana menambah kapasitas CoWoS menjadi 200.000 wafer per bulan pada akhir 2027, digabung dengan produsen lain, total kapasitas global diperkirakan 336 juta unit/tahun. Namun, kekhawatiran muncul karena permintaan yang diprediksi (269,4 juta unit) mungkin belum menangkap semua sinyal, dan jenis CoWoS paling canggih (CoWoS-L untuk NVIDIA) tetap sangat ketat pasokannya. Laporan ini menyoroti beberapa katalis: perbaikan pasokan substrat ABF, validasi permintaan CPU baru (Vera NVIDIA, Venice AMD), dan produksi GPU Rubin Ultra generasi berikutnya dari NVIDIA. Perusahaan seperti MediaTek (partner desain TPU Google), ASE, dan KYEC dipandang sebagai penerima manfaat di sepanjang rantai pasokan AI. Intinya, pertumbuhan pesat pendapatan AI TSMC bergantung pada kemampuan mereka mengatasi kemacetan kapasitas CoWoS, yang tetap menjadi kendala kritis meskipun ada ekspansi.

marsbit1j yang lalu

Interpretasi Laporan Penelitian: Pendapatan AI TSMC pada 2027 Akan Berlipat Ganda, Kapasitas CoWoS Masih Jadi Kendala

marsbit1j yang lalu

Citrini Research: Menelusuri 5 Tema Investasi Utama yang Tertutup oleh Perdagangan AI Saat Ini

Citrini Research menyoroti lima tema investasi yang terabaikan akibat dominasi narasi AI. Dalam laporannya, mereka menyarankan untuk memperluas fokus di luar semikonduktor dan pusat data, karena "kelelahan AI" berisiko tinggi dan aliran modal kemungkinan akan berputar. Kelima tema tersebut adalah: 1. **Saham Maskapai Penerbangan (Delta & United):** Dianggap telah dihukum selama 18 bulan terakhir karena faktor makro (kekhawatiran inflasi dan harga minyak), bukan kinerja fundamental. Prospek pertumbuhan tetap kuat dengan pergeseran ke segmen premium dan momentum dari Piala Dunia 2026. 2. **Real Estat untuk Lansia:** Didorong oleh data demografi yang solid, di mana populasi AS di atas 80 tahun akan tumbuh lebih dari 56% dalam dekade mendatang. Pasokan fasilitas tertinggal jauh dari permintaan. Rekomendasi: Welltower, Janus Living, Brookdale. 3. **Hiburan Langsung (Live Entertainment):** Disebut sebagai kelas aset terbaik dalam sepuluh tahun terakhir. Keinginan konsumen untuk pengalaman "hadir secara fisik" mendorong pendapatan dari tiket acara olahraga, konser, dan bioskop. Rekomendasi: TKO Group (WWE/UFC), Cinemark, IMAX. 4. **Persaingan Bursa Berjangka:** Monopoli CME Group (98% pangsa) untuk pertama kalinya menghadapi pesaing serius dari FMX Futures Exchange. FMX didukung oleh konsorsium bank besar Wall Street dan menawarkan biaya lebih rendah serta insentif likuiditas. 5. **Pemulihan Fintech:** Sektor yang sangat tertekan pada 2026 mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Perusahaan seperti SoFi (dengan stablecoin SoFiUSD), Robinhood (transformasi ke 'super app keuangan'), dan Upstart (pergantian CEO & narasi AI) menunjukkan perbaikan fundamental dan berpotensi rebound kuat. Inti laporan: Alpha terbesar saat ini mungkin berasal dari tema-tema "kecil" yang kurang mendapat perhatian dan pemodelan, di mana ekspektasi yang terlupakan tidak sesuai dengan realitas yang berubah.

marsbit1j yang lalu

Citrini Research: Menelusuri 5 Tema Investasi Utama yang Tertutup oleh Perdagangan AI Saat Ini

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片