马斯克起诉OpenAI开庭:钱我一分都不要,只求搞垮奥特曼?

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-04-28Terakhir diperbarui pada 2026-04-28

在控辩双方提交完证据后,马斯克起诉OpenAI这桩AI大案,终于进入到庭审阶段。当地时间4月27日,加州奥克兰联邦法院门外聚集了大批媒体。这场硅谷乃至全球科技圈屏息以待的「世纪案件」,终于正式开庭。

开庭首日,法庭上并没有上演两位科技狂人当庭对骂的影视剧抓马戏码,当天一直在走繁琐的法律流程。但这正是大公司们商业诉讼的本来面目,枯燥流程背后,往往隐藏着算计与博弈。

在雷科技看来,这场涉及1340亿美元天价索赔、「关乎人类AI走向」的诉讼,更像是一场由马斯克精心策划的、针对 OpenAI核心腹地的商业战争,起诉不是目的而是手段。

「全明星」阵容,陪审员不简单

控辩双方来头都不小,马斯克是全球首富、科技狂人,手握SpaceX、特斯拉以及xAI等公司,OpenAI更是大模型时代的开启者和引领者。主审这桩案子的法官是联邦法院的伊冯娜•冈萨雷斯•罗杰斯,她此前审理过的知名大案是Epic起诉苹果,当时的裁决结果偏向了苹果。

按照法律流程,庭审首日的一项重要工作是确定陪审团成员。具体来说,负责该案件的司法机构是加州北区联邦地区法院奥克兰分庭,它所管辖的地区是阿拉梅达县和康特拉科斯塔县这两个县市,也就是大家常说的旧金山东湾地区,陪审员要从该地居民中选拔。法律上来说,只要在当地居住超过一年、有美国国籍、成年、精通英文、没有犯下会被剥夺相关权利的重罪,就有可能进入陪审员候选名单。

(图源:Google Maps)

有意思的是,旧金山东湾地区很多居民都是科技和互联网从业者,不乏大量硅谷员工。对于被随机抽选的陪审员候选人,控辩双方还有各有5个剔除名额。

根据英国卫报等外媒报道,当时询问候选人的问题包括「你是否经常使用ChatGPT?」「你是否在X上关注了马斯克?」「你是否购买特斯拉或SpaceX股票?」。控辩双方挑陪审员的逻辑很简单,马斯克方要尽量排除ChatGPT的重度用户,OpenAI则尽量避免让马斯克的粉丝或相关企业投资者进入陪审团。

最终,控辩双方都用尽了5个剔除名额,还有一个候选人明确表示自己对马斯克有负面看法,因此被法官剔除。

当然,由于这起案子关注度很高,为了避免陪审员遭受巨大的外部压力,他们的身份信息会被保密,庭审中以代号的形式出现。而且,在为期一个多月的庭审中,陪审员将被禁止看相关新闻、查询案件相关资料,以避免被媒体、互联网影响。

但实际上这很难做到,毕竟陪审员没有被关在封闭空间里,行动和通讯都是自由的,大数据时代,他们即便不想看到相关新闻,也很难不被信息流推送。更何况,他们中不少人自己就是相关行业的从业者。

不过,这起案件中,陪审团的决定权被限制了,法官在特定法律问题上仍拥有最终决定权。

目前来看,马斯克和奥特曼确定会出庭,OpenAI联合创始人、总裁布罗克曼也在被告名单中。作为关联方的微软,则是该案件的关键证人,出庭作证的重要人物包括微软CEO萨蒂亚·纳德拉等人。不过,开庭首日,马斯克没有现身,反倒是奥特曼和布罗克曼都来了。

按照法官的分配,马斯克方和OpenAI方的发言时间都是22个小时,包括证人盘问和结案呈词;利益相关的微软,则有5个小时的发言时间。庭审预计持续四周,每周周一到周四开庭。

马斯克说赔偿全捐,OpenAI与微软「分手」

另外,庭审前夕,双方都使用了一些突发招数。马斯克大幅缩减指控数量,最核心的诉求是索赔1340亿美元、罢免奥特曼CEO职务、OpenAI恢复非营利性质,还表示获赔金额会全部捐赠给OpenAI非营利机构。OpenAI则宣布和微软「分手」,微软放弃对OpenAI的独家产权,OpenAI相关技术和服务可以在亚马逊等其他平台上销售。

双方的行为背后都有务实的目的,马斯克精简指控,就是想推进庭审节奏,宣布赔偿捐款,则是为了抢占道德高地。

而OpenAI和微软分手,估计是不想给法庭留下垄断的印象,毕竟主审法官之前就审理过反垄断案件。只是,微软仍然是OpenAI的大股东和最大合作者,和OpenAI的关系肯定会是马斯克一方攻击的重点方向。

(图源:X)

马斯克放弃的指控主要是「商业欺诈」,这项罪名要在法庭上成立,需要极为严密的证据链。如果马斯克死磕这条罪名,意味着双方将陷入无休无止的取证泥潭。这种繁琐枯燥的法律流程,只会让吃瓜群众失去兴趣,进而减少对该案件的关注,这显然不是马斯克想看到的。作为一个经常在互联网上发表暴论,总是能以各种言论挑动网络情绪的人,马斯克当然也知道怎么让这场庭审更有热度。

(图源:X)

马斯克的三大核心诉求,每一项都很有噱头,天价赔款一分不要,更是把自己塑造成了不谋私利、只为全人类利益的伟光正形象。但真相当然没这么简单,马斯克的每一个行为,其实都充满着商业考量。

拳打OpenAI,马斯克意在力捧xAI?

坦率说,如果马斯克旗下没有AI企业、没有AI业务的话,那么他站在道德高地上的那番「宣言」还有点可信度。但遗憾的是,马斯克投入了大量资源的xAI,就摆在那里,这让他的起诉行为变得不太单纯。

马斯克在法庭上将自己包装成一个痛心疾首的「AI 吹哨人」,一个为了全人类利益对抗资本巨兽的光明骑士。但稍微熟悉科技互联网商战逻辑的人都能看懂,起诉本身,就是一项常用的商业武器。

在小雷看来,马斯克这场世纪诉讼背后,有多方面的考量。

首先,起诉OpenAI,可以为马斯克自家的xAI争取更大的时间窗口。

xAI和Grok大模型创立于2023年,但后续持续陷入震荡中。前阵子,xAI多名联合创始人陆续离职,基本只剩马斯克一人。Grok的生成内容也面临着巨大争议,包括种族歧视、色情图片、虚假消息等,甚至因此被部分国家封禁。更关键的是,无论是技术还是商业层面,xAI实际上都无法和OpenAI、Google、Anthropic竞争。

(图源:xAI)

作为OpenAI的早期投资人和前董事会成员,马斯克能在起诉OpenAI的过程中找到切入口和理由。这桩诉讼,能让OpenAI调动资源应诉、疲于奔命,马斯克的目的就达到了一部分。

OpenAI计划年底上市,就算马斯克的搅局不能得逞,也会给投资者留下存在不确定性因素的负面印象,进而影响估值。当前的头部AI市场就这么大,OpenAI受损,xAI就有更多获利的机会。

其次,拉踩奥特曼,抢占开发者生态的道德高地。

一直以来,硅谷的科技圈和全球开发者都有一种集体焦虑:以OpenAI和微软为首的联盟,正在将AI的底层能力逐渐锁进闭源的黑盒子里。 对OpenAI不满的声音一直都存在着,比如Anthropic就是出走的前OpenAI员工成立的,走上了另一条技术和商业路线;今年年初,硅谷大量科技从业者公开表达了对OpenAI与五角大楼合作,将AI用于军事领域这一行为的不满。

马斯克敏锐地捕捉到了这种情绪,他起诉OpenAI,本质上也是在进行一场盛大的公关战。他要把奥特曼打造成一个背弃开源精神、放弃OpenAI公益属性的恶人形象,以此来拔高自己保护大众利益的人设。

马斯克正式起诉OpenAI和将Grok模型开源正好是同一年,借着这股舆论东风,他能吸引一部分反感闭源巨头的用户和企业。

另外,这场诉讼,还能让马斯克合理合法地刺探OpenAI的内部机密。

美国联邦诉讼程序中有一个环节叫证据展示,案件进入到庭审流程后,作为被告的OpenAI需要向法庭出示大量内部文件,而马斯克和律师都能看到这些。

而内部文件暴露在法庭上,很多秘密就可能被揭晓,比如OpenAI和微软之前签署的排他性协议有哪些具体细节、GPT训练的路线图是怎么样的。马斯克只要能窥探到一点此前不曾公开的内部信息,对他和xAI都会带来好处。

写在最后

从纯法律技术的角度来看,马斯克在这场官司中全面胜诉的几率极低。马斯克口口声声指控OpenAI违背的创立协议,其实并不存在一份正式签字画押的法律文件,所谓的证据仅仅是几封早期邮件和口头承诺。

想用几封旧邮件去推翻一家估值万亿的AI巨头,几乎是天方夜谭。讽刺的是,马斯克当年离开OpenAI,并非是因为奥特曼要成立营利性企业,而是马斯克没有抢到控制权,马斯克此前也试图收购OpenAI。

但是,马斯克可能并不在乎法庭上的输赢。而在资本和商业的战场上,打官司本身就是一种手段,而不是最终目的。即便法官最终在几个月甚至几年后判决马斯克败诉,他也早就赢麻了。

马斯克用一场旷日持久的诉讼,给狂奔的OpenAI戴上了枷锁;他用一场全球瞩目的法庭大戏,获得了海量的关注和部分开源开发者的好感;他更是用极低的诉讼成本,合法刺探了行业头号玩家的内部情报。

庭审首日只是进入正式法律流程的开始,这场硅谷大戏才刚刚进入高潮。但无论法庭内的辩论多么唇枪舌剑,法庭外的结局其实早已写好:无论OpenAI还是马斯克,都没有所谓的绝对正义方,本质上还是一场围绕AI展开的商业攻防战。

本文来自微信公众号 “价值研究所”(ID:jiazhiyanjiusuo),作者:重嘉

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Mundur Terhitung: GPT-5.6 – Tinggalkan Khayalan API Tunggal, Iterasi Daya Komputasi Secepat Apa Pun Takkan Lawan Satu Aturan Kepatuhan

Pada pertengahan Juni, tiga peristiwa industri — pembatasan akses Fable 5 karena kepatuhan regulasi, pengumuman open-source GLM-5.2, dan kebocoran tanggal rilis GPT-5.6 — menandai titik balik dalam industri AI global. Logika dasarnya telah berubah: Pertama, **"ketersediaan" kini lebih penting daripada "kemajuan teknis"**, dengan rantai pasok model besar memasuki fase "sistem ganda": model tertutup yang dikontrol dan model open-source lokal. Kedua, **penghalang kompetisi raksasa model tertutup bergeser**. Fokus teknis beralih dari "kecerdasan bahasa" ke "kecerdasan spasial (model dunia)" yang sangat bergantung pada komputasi. Ketiga, menghadapi risiko kepatuhan regulasi lintas batas yang常态, **desain arsitektur "model-agnostic" telah menjadi kebutuhan dasar bagi pengembang aplikasi untuk menjaga keberlanjutan bisnis**. Fable 5 (Anthropic) dibatasi aksesnya bagi non-warga AS hanya 72 jam setelah diluncurkan, menunjukkan bahwa kemajuan teknologi kini berbanding lurus dengan risiko regulasi. Di sisi lain, model open-source seperti GLM-5.2 menawarkan peningkatan kinerja yang stabil dan keunggulan biaya signifikan (hingga 90% lebih murah), sekaligus menjadi cadangan penting untuk manajemen risiko kepatuhan perusahaan global. Sementara itu, GPT-5.6 dikabarkan akan fokus pada "kecerdasan spasial" atau "model dunia", berusaha membangun keunggulan baru di bidang seperti simulasi industri dan robotika yang membutuhkan daya komputasi masif. Kesimpulannya, logika evaluasi infrastruktur AI telah berubah dari sekadar kinerja teknis menjadi pertimbangan gabungan antara kinerja, kepatuhan regulasi, dan stabilitas akses. Bagi pengembang, ketergantungan pada API tertutup tunggal mengandung risiko tinggi. Menerapkan arsitektur "model-agnostic" untuk memungkinkan peralihan cepat ke alternatif open-source lokal telah menjadi prinsip dasar untuk menjaga kelangsungan bisnis.

marsbit1j yang lalu

Mundur Terhitung: GPT-5.6 – Tinggalkan Khayalan API Tunggal, Iterasi Daya Komputasi Secepat Apa Pun Takkan Lawan Satu Aturan Kepatuhan

marsbit1j yang lalu

Perang Subsidi Token "Raksasa AI", Sudah Hampir Selesai?

Perang subsidi token antara raksasa AI seperti Google, OpenAI, dan Anthropic mungkin tidak akan segera berakhir, tetapi sifatnya berbeda dari perang subsidi era internet. Analisis dari SemiAnalysis menunjukkan bahwa harga token saat ini sebenarnya sudah sangat disubsidi, dengan paket berlangganan AI premium bahkan mungkin disubsidi hingga 70 kali lipat dari biaya berlangganannya. Namun, tidak seperti layanan seperti taksi online atau pengiriman makanan, token AI hampir tidak memiliki efek "penguncian" (*lock-in effect*). Pengguna dan pengembang dapat dengan mudah beralih antara model AI karena API yang semakin standar. Ini berarti begitu subsidi dihentikan dan harga dinaikkan, pengguna bisa langsung beralih. Bill Maris dari Google Ventures memprediksi dengan keyakinan 100% bahwa Google, dengan pendapatan iklannya yang besar, bisa memotong harga token hingga 80% sebagai senjata. Bagi OpenAI dan Anthropic yang bergantung pada pendanaan investor, hal ini akan menjadi tekanan bisnis yang berat, terutama setelah mereka masuk bursa dan harus menunjukkan profitabilitas. Dua skenario akhir yang mungkin adalah: 1) skenario monopolistik ala internet di mana satu pemenang muncul dan kemudian menaikkan harga, atau 2) skenario "listrik-air-bahan bakar" di mana token menjadi infrastruktur dasar yang terstandarisasi dengan margin keuntungan yang sangat tipis. Artikel berargumen bahwa skenario kedua lebih mungkin karena kurangnya efek penguncian pada token AI. Kompetisi ini mungkin bukan perang untuk dimenangkan, melainkan permainan tanpa akhir untuk tetap berada di meja permainan. Bagi pengguna, selama perang subsidi ini berlanjut, mereka akan terus menikmati akses ke kemampuan AI canggih dengan biaya yang sangat terjangkau dibandingkan dengan biaya komputasi sebenarnya.

marsbit1j yang lalu

Perang Subsidi Token "Raksasa AI", Sudah Hampir Selesai?

marsbit1j yang lalu

Di Luar Lapangan: Permainan Mengejar Keuntungan di Sekitar Piala Dunia

Di luar lapangan, Piala Dunia bukan hanya festival penggemar sepak bola, tetapi juga jendela langka bagi spekulasi global. Turnamen ini memusatkan perhatian, emosi, identitas, kesenjangan informasi, dan sumber daya langka selama lebih dari sebulan, menciptakan ekosistem spekulasi yang luas. Pasar prediksi seperti Polymarket dan Kalshi mencatat pertumbuhan pesat, dengan volume perdagangan miliaran dolar, menawarkan narasi kekayaan baru dibandingkan taruhan olahraga tradisional yang tetap menjadi tulang punggung dengan basis pengguna yang matang. Pasar saham juga bereaksi, menciptakan "saham konsep" seperti produsen ayam goreng di Korea Selatan yang harganya melonjak terkait acara nonton bareng. Pasar sekunder tiket menjadi arena arbitrase, di mana harga bisa meroket untuk pertandingan tim populer seperti Portugal, sementara tiket lain justru turun. Barang koleksi seperti stiker Panini dan jersey edisi terbatas juga menjadi komoditas spekulasi, dengan harga melambung di platform seperti eBay. Spekulasi lebih liar muncul di crypto melalui ribuan token meme bertema Piala Dunia yang sangat volatil, meski penuh risiko penipuan. Lapisan terakhir adalah bisnis informasi: alat pelacak tiket seperti SeatSidekick dan layanan berlangganan rekomendasi taruhan memanfaatkan permintaan akan data dan keunggulan informasi. Intinya, Piala Dunia telah menjadi eksperimen spekulasi raksasa di mana aliran perhatian dan emosi menciptakan jaringan perdagangan global yang menyelesaikan transaksinya sendiri jauh dari lapangan hijau.

marsbit1j yang lalu

Di Luar Lapangan: Permainan Mengejar Keuntungan di Sekitar Piala Dunia

marsbit1j yang lalu

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

Cara Codex Menggunakan Komputer: Tiga Pintu Masuk dan Batas Izin Artikel ini menjelaskan tiga cara Codex berinteraksi dengan lingkungan eksternal: Computer Use, Ekstensi Chrome, dan Browser dalam aplikasi. Ketiganya melayani skenario tugas, batas izin, dan tingkat kepercayaan yang berbeda. 1. **Computer Use (@Computer)**: Cakupan terluas, mengontrol aplikasi desktop asli (macOS/Windows), pengaturan sistem, simulator iOS, dan alur kerja lintas aplikasi melalui antarmuka grafis. Cocok untuk proses yang tidak memiliki dukungan API, plugin, atau alat terstruktur. Namun, lebih lambat dan memiliki batas izin terlebar. Harus digunakan dengan pengawasan untuk tindakan sensitif. 2. **Ekstensi Chrome (@Chrome)**: Mengakses status Chrome yang sudah login, termasuk cookies, tab, dan profil. Ideal untuk tugas di Gmail, LinkedIn, Salesforce, dasbor internal, atau penelitian yang memerlukan status login di beberapa situs. Mendukung kontrol multi-tab dan konteks identitas browser. Batas kepercayaan penting: pisahkan tindakan berisiko tinggi seperti mengirim atau membeli. 3. **Browser dalam Aplikasi (@Browser)**: Browser terisolasi di dalam thread Codex, tidak membawa status login atau ekstensi. Sangat cocok untuk pengembangan web, debugging bug visual, memeriksa tata letak responsif, dan memberikan anotasi desain pada halaman lokal atau pratinjau berbasis file. Menciptakan siklus umpan balik yang ketat antara pengeditan kode dan pratinjau. **Prinsip Inti**: Pilih antarmuka operasi yang paling sempit, aman, dan terstruktur untuk tugas tersebut. Prioritaskan plugin atau MCP jika tersedia. Gunakan Computer Use hanya sebagai "mil terakhir" ketika alat terstruktur tidak mencukupi. **Appshots** berfungsi sebagai alat untuk memberikan konteks visual (dengan menangkap jendela depan), bukan sebagai metode kontrol keempat. Dengan mendorong pemilihan alat yang tepat, pendekatan berlapis ini menunjukkan kunci produk AI Agent: membatasi izin secara proporsional berdasarkan tugas spesifik dan mempertahankan hak pengguna untuk meninjau tindakan kritis.

marsbit3j yang lalu

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli 4

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian 4 (4) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli 4 (4) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan 4 (4) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan 4 (4) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading 4 (4)Lakukan trading 4 (4) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

765 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.10.20Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli 4

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga 4 (4) disajikan di bawah ini.

活动图片