Langkah selanjutnya tetap penting untuk token kekayaan intelektual, Story Protocol [IP], karena kemungkinan besar akan menentukan apakah harga menemukan stabilitas atau tergelincir lebih jauh ke dalam penurunan.
Data on-chain dan indikator pasar memberikan gambaran yang jelas tentang sentimen bearish yang luas. Struktur harga jangka panjang terus mencerminkan high yang lebih rendah dan low yang lebih rendah, memperkuat downtrend yang tetap utuh.
Aktivitas di pasar spot dan perpetual mencerminkan pandangan ini.
Pada tahap ini, satu-satunya peluang realistis pasar untuk rebound bergantung pada zona support kritis, yang akan sangat menentukan arah harga jangka pendek.
Aliran modal memperkuat bias bearish
Posisi pasar perpetual didominasi oleh arus keluar likuiditas yang berkelanjutan dan kenaikan stabil dalam eksposur short—dua fitur penentu dari lingkungan pasar bearish.
Aksi harga telah mengikuti tren ini dengan erat. Dalam 24 jam terakhir, IP mencatat salah satu penurunan terbesarnya, merosot sekitar 18% dari nilainya.
Selama periode ini, sekitar $17 juta keluar dari pasar perpetual IP, menyeret total likuiditas terbuka turun menjadi $68,93 juta.
Arus keluar skala seperti ini biasanya mencerminkan kombinasi dari keyakinan bearish yang mengakar dan kapitalisasi investor, karena trader bergegas keluar dari posisi di tengah tekanan downside yang semakin cepat.
Dinamika ini memuncak dalam kaskade likuidasi yang mendorong total likuidasi di Story Protocol menjadi sekitar $1,19 juta, dengan posisi long menyerap sebagian besar kerugian.
Funding Rate menambahkan konfirmasi lebih lanjut untuk setup bearish ini. Meskipun likuiditas menipis, trader yang tersisa semakin condong ke short, dengan dominasi kontrak short sekarang melebihi posisi long pada saat laporan ini.
Funding Rate negatif menggarisbawahi ketidakseimbangan ini.
Ketika funding berubah negatif, itu menunjukkan bahwa trader short membayar premi untuk mempertahankan posisi, sering kali menandakan ekspektasi momentum downside yang berlanjut.
Pasar spot memberikan sedikit kelegaan. Dalam sembilan hari terakhir, aktivitas pembelian telah turun ke level terlemahnya, dengan hanya $542.000 yang dikerahkan oleh investor IP.
Permintaan yang redup ini menyoroti kurangnya keyakinan di antara pembeli Spot.
Dengan arus masuk spot yang terbatas untuk menyerap tekanan jual dan posisi bearish yang mendominasi pasar derivatif, risiko downside tetap tinggi.
Level support di bawah tekanan
IP diperdagangkan pada level yang secara teknis rapuh, melayang dekat dengan all-time low-nya di $1, yang pertama kali ditetapkan pada Februari 2025.
Pada saat press time, harga terkurung dalam kisaran support yang lebih luas antara $1,7 dan $1,0—sebuah zona yang secara historis bertindak sebagai area reversi.
Dalam pita ini, IP telah tergelincir ke support mid-range dekat $1,4, menempatkan aset dalam posisi yang semakin rentan.
Kegagalan untuk mempertahankan level mid-range ini kemungkinan akan mengonfirmasi kelanjutan bearish yang lebih luas, menandakan permintaan dari sisi beli yang tidak cukup untuk menstabilkan harga.
Dalam skenario yang lebih konstruktif, harga dapat membentuk kisaran jangka pendek, berosilasi antara support mid-range dan batas atas zona, sebelum melakukan langkah yang lebih tegas.
Untuk saat ini, bagaimanapun, partisipasi spot yang lemah dan dominasi bearish yang persisten menunjukkan bahwa probabilitas rally berkelanjutan tetap terbatas. Sebaliknya, IP berisiko tergelincir di bawah level mid-range, menguji ulang all-time low-nya, dan berpotensi menetapkan yang baru.
Apakah rebound masih mungkin?
Analisis likuiditas memberikan wawasan lebih lanjut tentang jalur harga potensial.
Saat ini, trader memusatkan likuiditas antara support mid-range dan batas atas dekat $1,7.
Distribusi ini menunjukkan bahwa rebound masih secara teknis mungkin, dengan harga berpotensi berputar dalam kisaran ini.
Namun, jika momentum pembelian gagal bertahan saat harga bergerak menuju zona likuiditas atas, risiko downside meningkat.
Trader juga telah menumpuk likuiditas di bawah support mid-range, menciptakan ruang untuk pullback yang lebih dalam jika penjual kembali mengendalikan.
Pemikiran Akhir
- IP mencatat erosi modal yang stabil di pasar spot, sementara trader perpetual tetap bearish.
- Story (IP) sekarang hanya berjarak satu level support kunci dari menguji ulang all-time low-nya di $1, dengan odds yang semakin besar untuk menetapkan low yang lebih rendah.