dApp2024二季度报告:使用率增长40%,社交领域表现出色

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-07-05Terakhir diperbarui pada 2024-07-05

Abstrak

每天有1000万个独立活跃钱包与dApp连接和交互,环比增长40%。

原文作者:Dappradar

原文编译:Felix, PANews

dapp 行业在 2024 年第二季度的表现非常出色。自今年年初以来,目睹了一系列积极的发展,并正在经历一个看涨的趋势,没有任何放缓的迹象。然而这种看涨情绪反映在基本指标和用户参与度上,而不是代币价格上。因为自 2024 年第一季度末以来,比特币已经下跌了 12% 。本文重点不是代币价格,而是分析更广泛的前景,了解生态系统内的用户行为和趋势。

要点:

  • 与上一季度相比,dapp 行业的使用量增长了 40% ,每日独立活跃钱包(dUAW)达 1000 万个

  • 社交领域在Web3中表现出色,dUAW 激增 66% ,达到 190 万

  • DeFi 的 TVL 比上一季度下降了 4% ,降至 1680 亿美元

  • Linea 在 DeFi 领域大放异彩,TVL 达 11 亿美元,增长了 420% 

  • NFT 迎来了自 2023 年第一季度以来最好的一个季度,交易量从 1490 万美元增至 40 亿美元

  • 就交易量和主导地位而言,OpenSea 排名第三,但在交易量方面以 12% 的市场份额领先于 NFT 市场。

  • 虽然市场整体表现积极,但漏洞和黑客攻击造成的损失总计为 4.3 亿美元,较上一季度增长 5% 。

1. Dapp 使用率创历史新高

2024 年第二季度对于 dapp 来说是一个非凡的季度,独立活跃钱包(UAW) 数量创下历史新高。现在每天有 1000 万个 UAW 与 dapp 连接和交互,与上一季度相比增长了 40% 。

dApp2024二季度报告:使用率增长40%,社交领域表现出色

dapp 的每条赛道都经历了显著的增长,进而推动了整体看涨。社交领域的增长最为显著,自上季度以来增长了 66% ,平均每天有近 200 万 UAW。这种激增很大程度上是由当前对Web3参与的兴奋所驱动,其中流行的 dapp 如 fantasy.top,、UXLINK 等吸引了大量的关注和使用。

dApp2024二季度报告:使用率增长40%,社交领域表现出色

区块链游戏继续主导 dapp,尽管其份额比上一季度略有下降(2% ),与 DeFi 类似。相比之下,NFT 和社交领域的市场份额有所提高,成为 2024 年第二季度的主要趋势。

总体而言,本季度的市场情绪是看涨的,为后续对特定区块链垂直领域的深入探索奠定了积极的基调。

2. DeFi 的 TVL 微跌至 1.68 亿美元

2024 年第二季度,DeFi 的 TVL 出现下降,从第一季度的 1750 亿美元下降到第二季度末的 1680 亿美元。

dApp2024二季度报告:使用率增长40%,社交领域表现出色

以太坊继续主导 DeFi 领域, 2024 年第二季度的 TVL 达到 1200 亿美元,比第一季度增长 9% 。Solana 的 TVL 下降了 10% ,降至 96 亿美元,主要是因为上一季度模因币的表现比本季度好得多,并使其 TVL 更大。但如今模因币的热度有所下降。

dApp2024二季度报告:使用率增长40%,社交领域表现出色

Tron 经历了更剧烈的下滑,其 TVL 下降了 17% ,至 80 亿美元。这主要是由于监管方面的担忧。同样,Arbitrum 的 TVL 也下降了 9% ,降至 40 亿美元。Arbitrum 正面临着来自其他 Layer 2 网络和可替代的 Layer 1 解决方案的激烈竞争。

相比之下,Base 表现突出,TVL 增长了 44% 达 19 亿美元。该链的创新方法、强大的社区支持和战略合作伙伴关系在其发展中发挥了关键作用。Linea 也表现出了惊人的增长,在创新 DeFi 应用程序、战略联盟和空投挖矿推动下,用户采用激增,其 TVL 飙升了 420% ,达 10 亿美元。Linea 是为数不多的没有代币的L2s之一。

至于最常用的 DeFi dapp,Raydium 和 Uniswap V3的 UAW 增幅最大。这种激增主要是由于其在模因币交易中的使用。这是本季度的主要趋势,大多数用户都在积极交易模因币。

dApp2024二季度报告:使用率增长40%,社交领域表现出色

3. NFT: 2023 年初以来表现最好的一个季度

NFT 市场在 2024 年第二季度保持了看涨趋势。NFT 交易量达 40 亿美元,增长 3.7% ;NFT 交易数量增长 28% ,达 1490 万。

dApp2024二季度报告:使用率增长40%,社交领域表现出色

NFT 市场格局

从 NFT 市场的整体情况来看,Blur 以 31% 的市场占有率继续占据主导地位,尽管这一比率比上一季度下降了 50% 。Magic Eden 紧随其后,凭借 BTC Ordinals 获得了成功,其主导地位从 17% 上升到 22% 。就交易量和主导地位而言,OpenSea 排名第三,但以 12% 的市场份额在交易量方面成为领先的 NFT 市场。

dApp2024二季度报告:使用率增长40%,社交领域表现出色

交易量最高的 NFT 系列

本季度交易量排名前五的 NFT 系列与上一季度基本保持不变,但 Runestone 和 fantasy.top 除外。这两个 NFT 系列在 2024 年第二季度都取得了令人难以置信的成功和人气。

dApp2024二季度报告:使用率增长40%,社交领域表现出色

4. 安全洞察:漏洞和黑客

Web3行业的漏洞和黑客攻击仍然是一个值得关注的问题。2024 年第二季度因安全漏洞造成的损失高达 4.3 亿美元,比上一季度增长 5% 。

dApp2024二季度报告:使用率增长40%,社交领域表现出色

以太坊和 BNB Chain 受影响最大,各占总安全事件的 28% 左右。Solana 涉及约 8% 的事件,其余 36% 发生在其他链上,包括 Polygon 和 Arbitrum。

访问控制问题虽然只占所有事件的 23% ,但却导致了高达 75% 的资金损失。“其他”类别占事故总数的 36% ,造成的损失约占总损失的 15% 。闪电贷攻击和骗贷事件各占 13% 左右,每起事件造成的损失约占总损失的 1% 。网络钓鱼仅占事故的 3% ,造成的损失约占总损失的 0.4% 。这种分布凸显了,虽然访问控制问题不那么频繁,但其在财务上的破坏性要大得多。

五大黑客攻击和漏洞

dApp2024二季度报告:使用率增长40%,社交领域表现出色

DMM Bitcoin 黑客攻击:日本中心化加密交易所 DMM Bitcoin 在 5 月 31 日盗窃案中损失了 3.05 亿美元。

Gala Games 事件:黑客利用 GALA 代币合约的访问控制漏洞,铸造了 50 亿枚 GALA 代币,并以 2180 万美元的 ETH 价格出售 5.92 亿枚,导致价格下跌 20% 。

Lykke 交易所漏洞:瑞士中心化加密交易所 Lykke 在一次安全漏洞中损失超过 2200 万美元后暂停了提款业务。

Sonne Finance 漏洞:OP 链上的 Sonne Finance 协议遭到黑客闪电贷攻击,攻击者分多次攻击,共造成约 2000 万美元的损失。

Holograph 黑客攻击:NFT 协议 Holograph 遭受了价值 1440 万美元的黑客攻击,原因是一名前开发人员利用智能合约漏洞铸造了 10 亿个 HLG 代币。

可以肯定地说,Web3行业必须在不同的区块链平台上采用强大的安全实践。这包括解决访问控制漏洞,监视各种威胁,以及教育用户安全实践以降低未来发生事故的风险。

5. 结束语

Web3行业的看涨趋势继续蓬勃发展,独立活跃钱包数量、NFT 交易量显著增长,DeFi 和其他领域的创新也引人注目。L2解决方案的兴起无疑将持续下去,越来越多的区块链被推出,以增强可扩展性并降低交易成本。

作为Web3生态系统的重要组成部分,模因币将继续成为一个突出趋势,保持其显著的影响力和市场占有率。SocialFi 也将发挥重要作用,为 Facebook 和 Instagram 等现有平台提供替代方案,随着用户在去中心化世界中寻求新的社交网络体验,SocialFi 将变得越来越重要。

当前空投挖矿趋势导致 UAW 激增,但这种增长可能无法持续。为了确保空投后用户的长期留存,必须专注于提供丝滑的用户体验、稳健的路线图和强大的开发团队。

尽管面临持续的安全挑战,但在持续的热情和进一步发展的潜力的推动下,Web3行业的势头依然强劲。

原文链接

Bacaan Terkait

US$120 Juta Hilang dalam Semalam! Raksasa Paling Stabil di Dunia Crypto "Terjungkal" di Amerika Selatan

Tether, penerbit stablecoin terbesar global, menginvestasikan sekitar $120 juta untuk membangun dua fasilitas penambangan Bitcoin di Florida, Uruguay, pada tahun 2023. Proyek ini awalnya dianggap sebagai langkah strategis yang menguntungkan kedua belah pihak, memanfaatkan 98% struktur energi terbarukan Uruguay yang stabil dan regulasi yang ramah. Namun, konflik muncul karena perbedaan interpretasi terhadap kontrak pasokan listrik. Tether memahami angka dalam kontrak sebagai "jumlah pasokan minimum" yang dapat ditingkatkan, sementara perusahaan listrik negara (UTE) menetapkannya sebagai "batas maksimum" yang tidak boleh dilampaui. Ketika fasilitas penambangan berkembang dan membutuhkan lebih banyak daya, mereka sering mengalami pemadaman listrik yang menyebabkan hilangnya pendapatan. Ketegangan meningkat setelah perubahan pemerintahan dan manajemen UTE pada tahun 2025. Mitra lokal Tether, Microfin, berhenti membayar tagihan listrik pada Mei 2025 dan mengirim pemberitahuan penghentian kontrak pada Juni. Meskipun UTE menyiapkan kontrak revisi, perwakilan Tether tidak hadir untuk menandatanganinya. Pada 25 Juli 2025, UTE memutuskan pasokan listrik, dengan utang Microfin mencapai hampir $5 juta. Proyek ini sepenuhnya dihentikan pada November 2025, mengakibatkan pemutusan hubungan kerja bagi 30 dari 38 karyawan lokal. Semua utang dilunasi pada Desember 2025. Kasus ini menyoroti tantangan investasi aset berat di luar negeri: biaya listrik "hijau" tidak selalu murah, terutama setelah Bitcoin halving tahun 2024 yang menyempitkan margin keuntungan. Selain itu, perubahan kebijakan dan manajemen yang terkait dengan peralihan pemerintahan dapat mengancam stabilitas dan prediktabilitas yang penting untuk operasi jangka panjang. Meski kerugian $120 juta dapat diserap oleh Tether, insiden ini menekankan bahwa operasi skala besar harus dibangun di atas konsensus kontrak yang jelas dan keunggulan biaya yang nyata.

marsbit1m yang lalu

US$120 Juta Hilang dalam Semalam! Raksasa Paling Stabil di Dunia Crypto "Terjungkal" di Amerika Selatan

marsbit1m yang lalu

Partner Blockchain Capital: Tokenisasi akan Merombak Struktur Dasar Pasar Modal

Penulis Blockchain Capital, Aleks Larsen, berpendapat bahwa tokenisasi akan merevolusi struktur inti pasar modal, mirip dengan bagaimana kontainerisasi mengubah logistik global. Sistem keuangan saat ini tersegmentasi, dengan aset dicatat dalam berbagai format yang berbeda, menimbulkan biaya tinggi dan inefisiensi dalam perpindahan modal. Tokenisasi berfungsi sebagai "kontainer standar" untuk hak keuangan. Dengan menyediakan antarmuka yang seragam dan dapat dibaca mesin, token memungkinkan aset (seperti obligasi, saham, atau pinjaman) dikenali dan digunakan secara langsung di seluruh jaringan aplikasi dan layanan keuangan (perdagangan, pinjaman, penitipan), tanpa perlu integrasi khusus setiap kali. Stablecoin adalah bukti nyata potensi ini, menciptakan jaringan global untuk transfer dolar yang cepat dan murah. Jaringan ini sekarang menarik aset tokenisasi lainnya (surat berharga, dana pasar uang, kredit swasta), yang nilainya telah meningkat 10x menjadi hampir $40 miliar dalam dua tahun. Perubahan mendasar adalah pergeseran dari akses keuangan berdasarkan hubungan dengan lembaga, menjadi berdasarkan aset itu sendiri. Layanan seperti perdagangan dan pinjaman dapat diakses secara langsung melalui aturan yang diprogram ke dalam token. Ini memungkinkan spesialisasi layanan keuangan dan menurunkan biaya masuk, sehingga pasar modal dapat bereorganisasi menjadi jaringan terbuka yang berputar di sekitar aset token. Pada akhirnya, tokenisasi dapat membuka akses ke pasar modal global untuk aset-aset bernilai yang saat ini terlalu kecil, tersebar, atau kurang dikenal untuk layanan keuangan tradisional. Dengan AI yang menangani analisis dan operasi, biaya untuk menemukan, membiayai, dan mengelola aset ini akan turun drastis. Hal ini dapat mengarahkan aliran modal berdasarkan kualitas aset, bukan hanya akses ke lembaga, dan secara signifikan memperluas ukuran serta jangkauan pasar modal dunia.

marsbit24m yang lalu

Partner Blockchain Capital: Tokenisasi akan Merombak Struktur Dasar Pasar Modal

marsbit24m yang lalu

Harga Bitcoin Tertinggal? Rekor Indikator Agregat Uang Global M2 Bisa Jadi Pendorong Kenaikan BTC

Harga Bitcoin tampaknya tertinggal dibandingkan dengan lonjakan likuiditas global yang ditunjukkan oleh rekor baru agregat moneter global M2 sebesar $103 triliun (atau bahkan $195 triliun menurut beberapa perkiraan). M2 mencakup uang tunai dan aset likuid, dan peningkatannya sering kali mendorong modal ke aset seperti saham, emas, dan cryptocurrency seperti BTC untuk mencari hasil yang lebih tinggi. Kenaikan tajam Bitcoin baru-baru ini di atas $81.000, dipicu oleh pengumuman pembelian obligasi oleh Departemen Keuangan AS, kembali menyoroti peran likuiditas. Meskipun begitu, harga BTC masih sekitar 37% di bawah rekor tertingginya pada Oktober 2025. Inti argumennya adalah: pasokan Bitcoin tetap terbatas pada 21 juta koin, sedangkan pemerintah dapat mencetak uang fiat. Jika likuiditas global terus membanjiri sistem, aset yang langka seperti Bitcoin bisa menjadi fokus. Siklus harga Bitcoin sebelumnya (2017-2018 dan 2020-2021) memang bertepatan dengan ekspansi M2. Namun, hubungan ini belum selalu langsung. Meski M2 global terus naik, harga Bitcoin sempat turun setelah puncak Oktober 2025, menunjukkan likuiditas baru mungkin masih terperangkap dalam investasi yang aman. Melemahnya Dolar AS baru-baru ini dapat mendorong modal keluar dari 'tempat perlindungan' kas dan mengalir ke aset seperti emas dan Bitcoin. Kesimpulannya, rekor M2 tidak secara otomatis menjamin kenaikan harga Bitcoin. "Perlombaan menyusul" bergantung pada beberapa faktor: apakah likuiditas terus mengalir deras, Dolar tetap lemah, dan apakah modal benar-benar berpindah ke aset alternatif. Jika kondisi ini terpenuhi, rally Bitcoin mungkin bisa dimulai lebih cepat dari perkiraan.

cryptonews.ru26m yang lalu

Harga Bitcoin Tertinggal? Rekor Indikator Agregat Uang Global M2 Bisa Jadi Pendorong Kenaikan BTC

cryptonews.ru26m yang lalu

Caltech Gunakan AI Pecahkan Masalah Kimia Kuantum 60 Tahun, 1 GPU Selesaikan Pekerjaan 7800 GPU

Tim peneliti dari California Institute of Technology (Caltech) yang dipimpin Anima Anandkumar berhasil menggunakan model AI untuk merevolusi perhitungan kimia kuantum, memecahkan tantangan berusia 60 tahun. Metode utama yang ada, Teori Fungsional Kerapatan (DFT), sangat lambat karena kompleksitas komputasinya tumbuh secara kubik terhadap jumlah elektron, membatasi simulasi sistem besar seperti molekul obat atau material baterai. AI sebelumnya mencoba dua pendekatan: memprediksi hasil langsung (kurang akurat untuk sistem besar) atau mempelajari pemetaan terbalik (sering tidak stabil). Tim Anandkumar mengambil pendekatan berbeda. Mereka melatih operator saraf Fourier (FNO) untuk mempelajari pemetaan maju dalam satu langkah iterasi DFT, menggantikan bagian komputasi paling intensif. Model ini kemudian disematkan kembali ke dalam siklus iterasi DFT standar, mempertahankan struktur fisika dan kemampuan koreksi diri. Metode baru yang disebut Kohn-Sham FNO ini mengurangi kompleksitas dari O(N³) menjadi mendekati O(N log N). Dengan data latihan hanya dari 8.504 struktur, model yang sama dapat menangani molekul kecil dan material padat besar. Dalam ekstrapolasi ke molekul obat besar yang belum pernah dilihat, kesalahannya jauh lebih rendah dibandingkan model prediksi langsung. Dalam demonstrasi skala besar, Kohn-Sham FNO menyimulasi 82.500 elektron dalam cacat logam magnesium menggunakan hanya satu GPU B300, sementara perhitungan serupa pada 2019 membutuhkan sekitar 7.800 GPU V100. Skalabilitasnya hampir linear, berbeda dengan skalabilitas kubik metode tradisional. Penelitian ini membuka jalan untuk simulasi material dan molekul kompleks yang jauh lebih cepat dan efisien, dengan aplikasi potensial dalam penemuan obat, desain baterai, dan ilmu material. Anandkumar juga telah mendirikan perusahaan bernama Accelerated Understanding untuk mengembangkan teknologi ini lebih lanjut.

marsbit31m yang lalu

Caltech Gunakan AI Pecahkan Masalah Kimia Kuantum 60 Tahun, 1 GPU Selesaikan Pekerjaan 7800 GPU

marsbit31m yang lalu

Trading

Spot
活动图片