Aeva co-founder Ken Chan mengecam industri crypto dalam artikel viral berjudul "Saya Menghabiskan 8 Tahun Hidup Sia-sia di Crypto". Ia menyatakan kekecewaan mendalam terhadap pergeseran industri dari idealisme awal menjadi "kasino super terbesar dalam sejarah manusia". Chan yang awalnya terinspirasi oleh visi libertarian dan potensi desentralisasi finansial, kini melihat crypto sebagai sistem spekulasi zero-sum yang merusak. Ia mengkritik praktik venture capital yang mendanai proyek Layer 1 bernilai miliaran dolar tanpa pengguna nyata, serta normalisasi perjudian finansial yang ia anggap meracuni generasi muda. Meski mengakui telah mendapat keuntungan finansial, Chan merasa muak berkontribusi pada ekosistem yang menghancurkan mobilitas sosial dan nilai bisnis berkelanjutan. Artikel ini menyoroti krisis nilai dan disorientasi tujuan di industri crypto kontemporer.
marsbit2025.12.08
