XRP flips BNB – Is massive ETF demand behind this bull run?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-01-04Terakhir diperbarui pada 2026-01-04

Abstrak

After years of legal focus, XRP has flipped BNB to become the fourth-largest cryptocurrency, signaling a major shift. The primary driver is a surge in institutional demand, with XRP spot ETFs recording a $13.6 million net inflow in 24 hours and cumulative inflows reaching $1.18 billion. This growth is part of a broader institutional trend but is particularly significant for XRP, representing a fundamental market shift. Technically, XRP’s price rose 3.84% to $2.07, supported by strong indicators: RSI remains in the bull zone without being overbought, and the MACD shows a bullish crossover. Meanwhile, BNB dropped 1.48%. On-chain data reveals a structural tightening, with XRP balances on centralized exchanges hitting their lowest since 2018—down 57% from late 2025 peaks. This combination of ETF-driven demand, technical strength, and reduced supply suggests XRP is at its most significant inflection point in nearly a decade.

For nearly half a decade, XRP was a token defined more by its presence in a Manhattan courtroom than its utility on the ledger.

However, the dawn of 2026 has brought a definitive end to that era.

By flipping Binance Coin [BNB] to secure the spot as the fourth-largest cryptocurrency, XRP has signaled a new wave in the crypto space.

What could be behind this flip?

The primary engine behind XRP’s recent decoupling from the broader altcoin market is a sustained surge in institutional appetite.

According to the latest data from SoSoValue, Ripple [XRP] spot ETFs recorded a net inflow of $13.6 million in just 24 hours.

This single-day boost has pushed the cumulative total net inflow to a staggering $1.18 billion, with total net assets now valued at $1.37 billion.

While XRP’s numbers are impressive, they are part of a broader institutional renaissance across the sector.

On the same day, Bitcoin [BTC] ETFs saw $471 million in fresh capital, as per Farside Investors.

Meanwhile, Ethereum [ETH] ETF products recorded $174 million in inflows.

However, XRP’s growth is arguably more significant in relative terms.

While Bitcoin and Ethereum are established giants, XRP’s move represents a fundamental shifting of the guard, as it effectively drains liquidity and attention away from long-standing competitors.

Technical breakdown

Needless to say, this flood of capital has had an immediate impact on price action. Over the last 24 hours, XRP’s price surged by 3.84%, reaching a milestone of $2.07.

Unlike previous hype rallies, strong technical health has backed the current ascent.

RSI, at the time of reporting, was standing firmly in the bull zone above neutral levels, indicating strong buying momentum without yet hitting overbought territory.

Whereas the MACD line has crossed decisively above the signal line, a classic bullish crossover that often precedes sustained upward trends.

While XRP celebrated a nearly 4% gain, BNB faced a different reality. The altcoin was trading at $884.88, marking a 1.48% drop in the same 24-hour window.

What’s more?

While the price of XRP has stabilized just below the psychological $2 mark, on-chain data suggests a massive structural tightening is occurring behind the scenes.

According to Glassnode, XRP balances on centralized exchanges have plummeted to approximately 1.6 billion tokens, their lowest levels since 2018.

This represents a staggering 57% decline from the peaks seen in late 2025.

But if demand continues to accelerate through ETF speculation and the expansion of the Ripple payments ecosystem, XRP may be standing at its most significant inflection point in nearly a decade.


Final Thoughts

  • The flipping of BNB marks a psychological and strategic milestone, showing a clear investor preference for regulated, ETF-backed assets.
  • Technical indicators support continuation, with RSI, MACD, and price structure aligning with sustained bullish momentum.

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhat is the primary reason behind XRP's recent surge and its flip of BNB in market cap ranking?

AThe primary engine behind XRP's recent surge is a sustained surge in institutional appetite, driven by massive demand for XRP spot ETFs, which recorded a net inflow of $13.6 million in 24 hours and a cumulative total of $1.18 billion.

QWhat key technical indicators suggest that XRP's current price ascent is backed by strong health and not just hype?

AThe RSI is firmly in the bull zone above neutral levels, indicating strong buying momentum without being overbought, and the MACD line has decisively crossed above the signal line, a classic bullish crossover.

QHow does the on-chain data from Glassnode reflect a change in XRP's market structure?

AOn-chain data shows that XRP balances on centralized exchanges have plummeted to approximately 1.6 billion tokens, their lowest level since 2018, representing a 57% decline from late 2025 peaks, indicating a massive structural tightening.

QHow did the performance of Bitcoin and Ethereum ETFs compare to XRP's on the same day, and why is XRP's growth considered more significant?

AOn the same day, Bitcoin ETFs saw $471 million in inflows and Ethereum ETFs saw $174 million, while XRP's ETF saw $13.6 million. However, XRP's growth is considered more significant in relative terms as it represents a fundamental shift by draining liquidity from competitors, despite the smaller absolute amount.

QWhat does the flipping of BNB symbolize for the broader crypto market according to the article's final thoughts?

AIt marks a psychological and strategic milestone, showing a clear investor preference for regulated, ETF-backed assets over other types of cryptocurrencies.

Bacaan Terkait

Observasi Harian MSX Saham AS: Laporan Kuartal 2026 Q2 Amazon: AWS Catat Pertumbuhan Tercepat dalam Lima Tahun

Laporan Q2 2026 Amazon: AWS Catat Pertumbuhan Tercepat dalam 5 Tahun Amazon melaporkan hasil keuangan Q2 2026 yang secara keseluruhan melampaui ekspektasi. Pendapatan mencapai $200,06 miliar, lebih tinggi dari perkiraan $197 miliar. Layanan AWS (Amazon Web Services) menjadi sorotan utama dengan pendapatan $42,232 miliar, meningkat 37% secara tahunan (y/y). Ini merupakan pertumbuhan tercepat dalam 18 kuartal terakhir. Laba per saham (EPS) melonjak menjadi $5,75, jauh melebihi perkiraan $1,84. Namun, lonjakan ini sebagian besar disebabkan oleh keuntungan non-operasional satu kali senilai $53,4 miliar dari apresiasi investasi di Anthropic. Jika keuntungan satu kali ini dikeluarkan, laba operasional inti tetap kuat di $27,461 miliar, naik 43% y/y. Margin laba operasional juga meningkat menjadi 13,7% dari 11,4% di periode yang sama tahun lalu. Meski kinerja kuartal ini kuat, panduan untuk kuartal berikutnya (Q3) sedikit lebih lemah dari yang diantisipasi pasar. Amazon memperkirakan pendapatan Q3 sekitar $199,5 miliar (di bawah konsensus ~$204 miliar) dan laba operasional sekitar $24,5 miliar (sedikit di bawah ekspektasi ~$247,9 miliar). Perusahaan juga meningkatkan perkiraan belanja modal tahunan menjadi sekitar $220 miliar karena kenaikan biaya memori. Intisari: Pertumbuhan AWS sebesar 37% adalah pencapaian nyata dan menunjukkan permintaan cloud yang masih kuat. Meski EPS terdongkrak oleh keuntungan investasi satu kali, kinerja operasional inti tetap solid. Tantangan ke depan terletak pada panduan kuartalan yang lebih rendah dan peningkatan belanja modal, yang menekankan bahwa pertumbuhan AWS saat ini masih membutuhkan investasi besar. Konversi pertumbuhan ini menjadi margin laba yang lebih tinggi akan menjadi poin pengamatan kunci untuk kuartat-kuartat mendatang.

Odaily星球日报8m yang lalu

Observasi Harian MSX Saham AS: Laporan Kuartal 2026 Q2 Amazon: AWS Catat Pertumbuhan Tercepat dalam Lima Tahun

Odaily星球日报8m yang lalu

Saham Siklus atau Saham Pertumbuhan? Laporan Keuangan Q2 Coinbase Mengungkap "Perbedaan Valuasi"

Coinbase merilis laporan keuangan Q2 2026 dengan total pendapatan $1,22 miliar, turun 19% dibandingkan tahun sebelumnya dan di bawah ekspektasi pasar. Perusahaan mencatat kerugian bersih $359 juta, melanjutkan tren kerugian selama tiga kuartal berturut-turut. Pendapatan transaksi, terutama dari ritail, turun signifikan ke level 2023 meskipun klaim pangsa pasar keseluruhan naik menjadi 10,3%. Kenaikan ini didorong oleh produk baru seperti pasar prediksi dan derivatif, bukan transaksi spot kripto inti yang sedang menyusut. Saat ini, pendapatan Coinbase masih sangat bergantung pada transaksi spot kripto. Namun, ada tren diversifikasi dengan pendapatan dari langganan & layanan (seperti Coinbase One) dan pendapatan stablecoin (terutama dari USDC) yang tumbuh, masing-masing menyumbang porsi signifikan. Prospek masa depan Coinbase bergantung pada sudut pandang penilaian. Sebagai *saham siklus*, kinerjanya tertekan oleh pasar bearish kripto. Sebagai *saham pertumbuhan*, potensinya terletak pada diversifikasi pendapatan, kepemimpinan dalam ekonomi agen (*agentic economy*) melalui Base dan protokol x402, serta dominansi dalam ekosistem stablecoin USDC. Meski bisnis inti tradisionalnya menurun, laporan ini menyoroti transisi Coinbase menuju model pendapatan yang lebih beragam dan peluang jangka panjang di sektor ekonomi agen yang sedang berkembang.

Odaily星球日报27m yang lalu

Saham Siklus atau Saham Pertumbuhan? Laporan Keuangan Q2 Coinbase Mengungkap "Perbedaan Valuasi"

Odaily星球日报27m yang lalu

Wall Street Morning News: Microsoft Meredakan Kekhawatiran 'Pembakaran Uang AI', Saham Teknologi Melonjak Kuat, ETF Penyimpanan DRAM dan Philly Semikonduktor Naik 17% dan 8%

Laporan Wall Street Pagi: Microsoft Meredakan Kekhawatiran "AI Boros Uang", Saham Teknologi Melonjak Kuat, ETF Memori DRAM & Indeks Semikonduktor Philadelphia Naik 17% dan 8% Pasar Wall Street mengalami rebound kuat setelah penjualan besar-besaran sesi sebelumnya. Laporan keuangan Microsoft yang jauh melampaui ekspektasi kembali menyalakan kepercayaan investasi AI, mendorong aliran dana kembali ke sektor teknologi. Indeks Nasdaq melonjak 2.78%. Kinerja kunci Microsoft menjadi titik balik: pertumbuhan pendapatan Azure mencapai 43%, melampaui ekspektasi, dengan pengeluaran modal lebih rendah dari perkiraan dan janji arus kas positif untuk tahun fiskal 2027. Saham Microsoft melonjak 15.51%, menambah kapitalisasi pasar sekitar $450 miliar dalam satu hari. Sektor semikonduktor dan memori menjadi yang terkuat: Indeks Semikonduktor Philadelphia (SOX) naik 8.19%, Roundhill Memory ETF melonjak hampir 17%. Saham seperti Micron, SK Hynix, dan Western Digital juga meningkat tajam. Namun, luas pasar tetap lemah: lebih dari 70% komponen S&P 500 ditutup turun, menunjukkan kenaikan didorong oleh beberapa saham besar (terutama teknologi). Analis memperingatkan risiko konsentrasi dan bahwa reli ini mungkin lebih disebabkan oleh pemerasan posisi (short squeeze) daripada kembalinya preferensi risiko yang sebenarnya. Berita lainnya: Dolar AS melemah tajam diduga karena intervensi mata uang oleh Jepang dan Korea Selatan. Minyak mentah sedikit melemah menuju pertemuan OPEC+. Proses perdamaian di Timur Tengah menunjukkan perkembangan tetapi masih ada risiko. Perusahaan lain: Meta turun 7.95% karena kekhawatiran pengeluaran modal, Amazon naik 3.9% didorong AWS, Apple turun 1.41% karena panduan yang lemah. Hal yang perlu diperhatikan ke depan: Kerangka regulasi AI AS (1 Agustus), data ekspor Korea Selatan (1 Agustus), dan pertemuan OPEC+ (2 Agustus).

marsbit32m yang lalu

Wall Street Morning News: Microsoft Meredakan Kekhawatiran 'Pembakaran Uang AI', Saham Teknologi Melonjak Kuat, ETF Penyimpanan DRAM dan Philly Semikonduktor Naik 17% dan 8%

marsbit32m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu XRP 2.0

XRP 2.0: Sebuah Frontier Baru dalam Lanskap Cryptocurrency Pengenalan XRP 2.0 Dalam dunia cryptocurrency yang terus berkembang, proyek baru terus muncul, bersaing untuk mendapatkan perhatian dan adopsi. Salah satu inisiatif menjanjikan adalah XRP 2.0, sebuah proyek cryptocurrency baru yang dirancang untuk memanfaatkan teknologi blockchain yang canggih dan metodologi enkripsi yang kuat. Meskipun namanya memiliki kesamaan dengan XRP dari Ripple, penting untuk dicatat bahwa XRP 2.0 beroperasi secara independen, dengan fokus pada peningkatan keamanan transaksi, privasi, dan skalabilitas. Seiring dengan semakin banyaknya solusi terdesentralisasi yang diadopsi oleh lanskap keuangan digital, XRP 2.0 bertujuan untuk berkontribusi secara bermakna pada web3 dan ekspansi keseluruhan proyek crypto. Apa itu XRP 2.0? Pada dasarnya, XRP 2.0 adalah proyek cryptocurrency yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem mata uang digital yang aman dan terdesentralisasi. Teknologi dasarnya mengintegrasikan prinsip blockchain yang canggih dengan teknik enkripsi mutakhir. Tujuan utama dari XRP 2.0 adalah untuk menetapkan dirinya sebagai platform yang dapat diandalkan dan efisien yang memungkinkan eksekusi transaksi yang cepat sambil memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik untuk para penggunanya. Proyek ini dipromosikan sebagai solusi untuk berbagai keterbatasan yang dihadapi oleh cryptocurrency yang ada, dengan mengusulkan sistem yang dapat menangani volume transaksi yang lebih tinggi dengan kecepatan dan privasi yang ditingkatkan. Fleksibilitas ini menjadikan XRP 2.0 sebagai pesaing yang signifikan di pasar yang dipenuhi dengan berbagai mata uang digital. Siapa Pencipta XRP 2.0? Identitas pencipta di balik XRP 2.0 tercatat sebagai ‘Wilbur.’ Namun, rincian komprehensif mengenai Wilbur atau entitas terkait mereka masih sulit ditemukan. Anonimitas banyak pencipta cryptocurrency bukanlah fenomena yang tidak umum dalam industri, sering kali dirancang untuk mempertahankan tingkat privasi dan keamanan. Siapa Investor XRP 2.0? Saat ini, informasi spesifik terkait yayasan investasi atau organisasi yang mendukung XRP 2.0 tidak tersedia untuk publik. Dalam sektor cryptocurrency, dukungan oleh investor terkemuka dapat secara signifikan mempengaruhi kredibilitas dan keberhasilan sebuah proyek, namun transparansi mengenai pendukung finansial XRP 2.0 belum ditetapkan. Bagaimana Cara Kerja XRP 2.0? XRP 2.0 menonjol dengan menerapkan kombinasi teknologi blockchain dan algoritma enkripsi canggih yang memastikan transaksi yang aman dan terdesentralisasi. Struktur inovatifnya mencakup fitur unik yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan pengguna dan memperluas fungsi di luar transaksi cryptocurrency konvensional. Di antara fitur-fitur ini, XRP 2.0 mengintegrasikan kemampuan yang ditenagai oleh AI, seperti fungsi teks-ke-gambar dan teks-ke-suara. Penambahan ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman interaktif bagi pengguna, mendorong penerapan yang lebih luas di berbagai sektor. Dengan menjembatani kemajuan teknologi dengan desain yang berorientasi pada pengguna, XRP 2.0 bertujuan untuk menarik perhatian berbagai individu dan perusahaan yang ingin mengintegrasikan solusi cryptocurrency ke dalam kerangka operasional mereka. Garis Waktu XRP 2.0 Memahami XRP 2.0 memerlukan pemeriksaan tonggak yang telah mendefinisikan perjalanannya sejauh ini: 23 Juli 2023: XRP 2.0 diperkenalkan sebagai proyek cryptocurrency baru, bertujuan untuk merevolusi kemampuan transaksi yang aman dan terdesentralisasi di bidang blockchain. 8 September 2023: Peluncuran proyek lain, XRP20, terjadi, menandai munculnya token ERC-20 di blockchain Ethereum yang tidak terkait dengan XRP 2.0. 13 November 2023: XRP Ledger mengalami pembaruan signifikan dengan rilis perangkat lunak server rippled versi 2.0.0. Penting untuk dicatat bahwa perkembangan ini tidak terhubung dengan proyek cryptocurrency XRP 2.0. Poin Kunci Tentang XRP 2.0 Untuk mengekstrak esensi dari XRP 2.0, beberapa faktor kritis muncul: Fitur Unik: Penyertaan fitur seperti teks-ke-gambar dan teks-ke-suara yang ditenagai AI semakin memperluas aplikasi potensial XRP 2.0. Teknologi Blockchain: Kerangka kerja menggunakan mekanisme blockchain canggih dan protokol enkripsi, memastikan lingkungan yang aman dan terdesentralisasi untuk transaksi. Skalabilitas dan Privasi: XRP 2.0 memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik dalam proses transaksi dan skalabilitas yang diperlukan untuk mengakomodasi basis pengguna yang berkembang. Tidak Terafiliasi dengan Ripple: Penting untuk dicatat, meskipun namanya, XRP 2.0 tidak memiliki kesetiaan atau kolaborasi dengan XRP dari Ripple, membedakan kerangka operasi dan tujuannya dalam ekosistem cryptocurrency. Kesimpulan XRP 2.0 mewakili usaha ambisius dalam lingkup cryptocurrency, bertujuan untuk menawarkan kombinasi keamanan, privasi, dan efisiensi dalam transaksi digital. Dengan mengintegrasikan teknologi canggih dan fitur yang ramah pengguna, proyek ini berupaya memperluas cakrawala apa yang dapat dicapai oleh cryptocurrency di ekonomi digital saat ini. Sementara anonimitas penciptanya dan kurangnya investor yang diungkapkan mungkin menimbulkan pertanyaan bagi beberapa orang, fokus XRP 2.0 pada fungsionalitas canggih dan desentralisasi meningkatkan daya tariknya di tengah pasar crypto yang semakin ramai. Seiring dengan terus berkembangnya lanskap cryptocurrency, XRP 2.0 mungkin akan muncul sebagai pemain kunci dalam ekspansi solusi blockchain yang aman dan skalabel.

296 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.06Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu XRP 2.0

Cara Membeli XRP

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian XRP (XRP) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli XRP (XRP) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan XRP (XRP) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan XRP (XRP) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading XRP (XRP)Lakukan trading XRP (XRP) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

2.0k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli XRP

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga XRP (XRP) disajikan di bawah ini.

活动图片