Pasar ramai membicarakan bahwa Ketua Fed Warsh sengaja mendorong hasil obligasi AS jangka panjang melalui konferensi pers untuk memperketat kondisi keuangan—Bank of America Securities dengan jelas menyatakan tidak setuju, dan menekankan bahwa logika ini tidak sesuai dengan kerangka operasi Fed, serta sulit mendapatkan dukungan FOMC.
Menurut Counterwind Trading Desk, dalam laporan penelitian suku bunga yang dirilis pada 7 Agustus, Bank of America Securities menyebutkan bahwa setelah pertemuan FOMC Juli, hasil obligasi AS jangka panjang mengalami kenaikan signifikan, disertai dengan melebarnya break-even inflasi. Beberapa klien kemudian menyimpulkan bahwa ini adalah upaya sengaja Warsh—logikanya adalah: untuk menekan inflasi, melawan kondisi keuangan yang longgar, dan gelombang investasi, Warsh perlu mendorong suku bunga jangka panjang, dan konferensi pers adalah alat yang dirancangnya dengan cermat.
Strategis Suku Bunga Bank of America Securities, Mark Cabana, dan ekonom Aditya Bhave dalam laporan tersebut langsung membantah penilaian ini, meyakini bahwa anggota FOMC lainnya juga tidak akan menerimanya. Kenaikan tajam suku bunga jangka panjang dan melebarnya ekspektasi inflasi pekan lalu justru mengingatkan FOMC akan risiko yang dihadapi saat beroperasi di luar kendali langsungnya.
Kerangka Kebijakan Fed: Suku Bunga Dana Federal adalah Alat Inti
Laporan itu mengutip Pernyataan Tujuan Jangka Panjang dan Strategi Kebijakan Moneter FOMC, yang dengan jelas mencantumkan 'penyesuaian rentang target suku bunga dana federal' sebagai cara utama FOMC menyesuaikan sikap kebijakan moneter. Hanya ketika suku bunga dana federal terbatas pada batas bawah efektif, instrumen yang lebih luas baru akan digunakan. Seluruh pernyataan sama sekali tidak menyebutkan hasil obligasi AS jangka panjang. Pernyataan ini mulai berlaku pertama kali pada Januari 2012, dan ditegaskan kembali pada Januari 2026.
Berdasarkan hal ini, laporan tersebut menekankan bahwa Warsh tidak berwenang mengubah cara pelaksanaan kebijakan Fed secara sepihak. Jika dia berniat mendorong perubahan kerangka operasi, dia harus mendapatkan dukungan penuh dari FOMC, dan ambang batas ini tidaklah rendah.
Suku Bunga Jangka Panjang: Kendali Terbatas, Risiko Sulit Dikendalikan
Laporan ini lebih lanjut menganalisis dari sisi operasional mengapa Fed tetap berpegang pada alat suku bunga overnight.
Laporan itu menunjukkan bahwa Fed memiliki kemampuan kendali yang langsung dan presisi terhadap suku bunga overnight, yang dapat diatur secara fleksibel melalui manajemen suku bunga dan penyerapan/pengeluaran cadangan, dengan pengalaman operasional yang kaya, dan fluktuasi suku bunga relatif terkendali. Batasannya terletak pada transmisi ke suku bunga jangka panjang yang bergantung pada ekspektasi pasar terhadap jalur kebijakan di masa depan. Fed hanya dapat mempengaruhi secara tidak langsung melalui komunikasi dan panduan prospektif.
Sebaliknya, pengaruh langsung Fed terhadap suku bunga jangka panjang sangat terbatas—kecuali dengan menggunakan program pembelian aset berskala besar (LSAPs). Pengaruh lain terhadap suku bunga jangka panjang bersifat tidak langsung, terutama ditransmisikan melalui ekspektasi kebijakan atau saluran premi jangka (term premium). Laporan ini khususnya menekankan bahwa premi jangka sulit dikendalikan secara tepat, berisiko overshoot, dan begitu lepas kendali, amplitudo fluktuasinya bisa sangat besar.
FOMC Tidak Akan Mudah Meninggalkan Alat yang Dapat Dikendalikan
Kenaikan tajam suku bunga jangka panjang pekan lalu sendiri adalah sinyal peringatan, yang membuat FOMC sadar akan potensi biaya operasi di luar kendali langsungnya. Laporan tersebut menilai bahwa FOMC tidak mungkin antusias mendukung alat kebijakan semacam ini yang masih sedikit pengalaman dan kurang teruji.
Kesimpulan akhir Bank of America Securities singkat dan jelas: Warsh tidak dapat mengubah praktik operasional FOMC secara sepihak, dan kemungkinan besar FOMC akan terus menggunakan suku bunga overnight sebagai alat kebijakan inti. Teori manipulasi suku bunga jangka panjang seperti 'permainan catur empat dimensi' hanyalah interpretasi berlebihan dari pasar.





