Top XRP Ledger Developments Investors Should Be Aware Of

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-12-26Terakhir diperbarui pada 2025-12-26

Abstrak

The XRP Ledger (XRPL) has introduced version 3.0.0, featuring five key amendments under validator review with voting open until January 2026. These amendments aim to improve network reliability, performance, and future use cases. They include: fixAMMClawbackRounding to resolve AMM accounting errors; fixIncludeKeyletFields to add missing identifying fields; fixMPTDeliveredAmount to restore missing metadata for payments; fixPriceOracleOrder to ensure consistent asset pair ordering; and fixTokenEscrowV1 to correct MPT escrow accounting. Additionally, Ripple announced an upcoming XRPL Lending Protocol for institutional use, offering fixed-term, fixed-rate, and underwritten credit via Single Asset Vaults, expected by 2026.

The XRP Ledger (XRPL) continues to evolve as Ripple pushes forward with new technical upgrades to strengthen network reliability, expand future use cases, and improve overall network performance. A recently released amendment report highlights several key developments that investors may want to track closely, as these could spark significant changes for the network by 2026.

Upcoming XRP Ledger Developments

Ripple rolled out the XRPL version 3.0.0 earlier this month, introducing five new amendments currently under review by validators. These proposed changes directly address issues related to price-oracle sorting, token-escrow accounting errors, missing ledger-entry files, Automated Market Maker (AMM) rounding issues, and more.

Investors are paying close attention to these amendments, as they directly affect asset pricing, accounting, and tracking on the XRP Ledger. These areas can also influence risk assessment and confidence among market participants.

The five active amendments in Rippled 3.0.0, currently open for voting by January 2026, include:

  • fixAMMClawbackRounding
  • fixIncludeKeyletFields
  • fixMPTDeliveredAmount
  • fixPriceOracleOrder
  • fixTokenEscrowV1

Firstly, the fixAMMClawbackRounding amendment resolves an accounting issue that can occur during AMM clawback transactions involving the final Liquidity Provider (LP) token holder. Previously, rounding errors could create mismatches between AMM balances and trust lines. The newly proposed update ensures these balances remain aligned, allowing invariant checks to function correctly.

The second amendment, fixIncludeKeyletFields, adds missing identifying fields to several ledger entries. This includes escrow and payment channel sequence numbers, owner fields for signer lists, and document IDs for Oracle entries. The update makes it easier to reference and manage objects within the XRP Ledger.

The fixMPTDeliveredAmount amendment restores missing DeliveredAmount metadata for direct Multi-Purpose Tokens (MPT) payment transactions. While payments already deliver the correct amounts, the added metadata from the proposed update makes it easier for investors and developers to see and verify what was actually delivered.

To ensure more reliable price data, the fixPriceOracleOrder amendment addresses inconsistencies in how asset pairs are ordered in price oracle entries. By enforcing a consistent order, the change allows applications and users to look up asset prices seamlessly.

The final amendment, fixTokenEscrowV1, aims to improve accounting accuracy. It corrects an error affecting MPT escrows that include transfer fees. The update ensures that issuer-locked balances and the total supply are reduced by the correct net amounts when escrowed tokens are unlocked, improving the transparency of XRPL.

XRPL Plans New Institutional Lending Protocol By 2026

Edward Hennis, a software engineer at Ripple, has announced an upcoming XRPL Lending Protocol that is set to transform on-ledger lending. According to Hennis, the protocol will offer fixed-term, fixed-rate, and underwritten credit designed for institutions.

In his post on X, the Ripple engineer revealed that each loan on the ledger will operate within a Single Asset Vault that isolates risks and allows either private or public contributions. He stated that the protocol is expected to be available for voting by January 2026. Hennis also revealed that Market Makers, PSPs, and fintech lenders will be able to access XRP and RLUSD for a range of institutional use cases through the upcoming lending protocol.

Price trading in a tight range | Source: XRPUSDT on Tradingview.com

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhat is the main purpose of the XRP Ledger version 3.0.0 update released by Ripple?

AThe main purpose of the XRP Ledger version 3.0.0 update is to introduce five new amendments that address issues related to price-oracle sorting, token-escrow accounting errors, missing ledger-entry files, and Automated Market Maker (AMM) rounding issues to strengthen network reliability and performance.

QList the five active amendments in Rippled 3.0.0 that are open for voting by January 2026.

AThe five active amendments are: fixAMMClawbackRounding, fixIncludeKeyletFields, fixMPTDeliveredAmount, fixPriceOracleOrder, and fixTokenEscrowV1.

QHow does the fixAMMClawbackRounding amendment improve the XRP Ledger?

AThe fixAMMClawbackRounding amendment resolves an accounting issue that could occur during AMM clawback transactions involving the final Liquidity Provider (LP) token holder. It prevents rounding errors that created mismatches between AMM balances and trust lines, ensuring these balances remain aligned and that invariant checks function correctly.

QWhat new protocol did Ripple software engineer Edward Hennis announce, and what is its target audience?

AEdward Hennis announced an upcoming XRPL Lending Protocol. It is designed for institutions and will offer fixed-term, fixed-rate, and underwritten credit.

QWhat are the key features of the loans that will be offered by the new XRPL Lending Protocol?

AEach loan will operate within a Single Asset Vault that isolates risks and allows for either private or public contributions. The protocol is designed to provide Market Makers, PSPs, and fintech lenders access to XRP and RLUSD for institutional use cases.

Bacaan Terkait

Menganalisis Dampak AI terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Produktivitas

**Ringkasan tentang Dampak AI terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Produktivitas** Artikel ini membahas tiga pandangan utama mengenai dampak AI terhadap pertumbuhan ekonomi dan produktivitas: optimis, moderat, dan pesimis. Para optimis percaya bahwa AI, melalui otomatisasi R&D dan perbaikan mandiri yang berulang, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi, bahkan mungkin memicu pertumbuhan eksplosif seperti "singularitas". Kelompok moderat mengakui bahwa AI akan meningkatkan produktivitas, tetapi menekankan bahwa kontribusinya dibatasi oleh berbagai kendala seperti penghematan biaya yang terbatas, paparan tugas terhadap AI yang terbatas, efek tautan terlemah, kendala fisik dan energi, serta hambatan regulasi dan etika, yang dapat membuat manfaat AI jauh lebih rendah dari perkiraan optimis. Para pesimis sangat skeptis terhadap tingkat paparan, peningkatan produktivitas, dan kecepatan adopsi AI, atau khawatir bahwa AI terutama digunakan untuk "menggantikan" daripada "meningkatkan" tenaga kerja, yang berpotensi menurunkan porsi pendapatan buruh, menekan konsumsi dan permintaan agregat, dan akhirnya menghambat pertumbuhan ekonomi. Jangka pendek (1-2 tahun), AI akan mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama melalui dorongan investasi, bukan dari manfaat produktivitas. Jangka panjang, AI berpotensi membawa revolusi produktivitas dan kemakmuran ekonomi yang signifikan. Namun, jalan menuju kemakmuran jangka panjang mungkin tidak mulus. Untuk jangka menengah (3-5 tahun ke depan), ada tiga jalur potensial yang bergantung pada prospek permintaan AI dan kendala yang dihadapi: "optimis" (permintaan sesuai atau melebihi harapan, tanpa kendala signifikan), "moderat" (permintaan sesuai atau melebihi harapan, tetapi menghadapi berbagai hambatan yang perlu diatasi), dan "pesimis" (permintaan di bawah harapan atau menghadapi kendala serius). Jalur "moderat" dinilai paling mungkin terjadi. Namun, semua jalur memiliki tantangan. Jalur "optimis" secara teknologi menjanjikan, tetapi tanpa reformasi redistribusi pendapatan yang tepat waktu, dapat memperlebar kesenjangan dan memicu konflik sosial. Jalur "pesimis" secara teknologi mungkin justru menjaga stabilitas sosial yang lebih baik bagi sebagian besar pekerja. Jalur "moderat", meski menjadi jalan tengah, dapat menyebabkan pengangguran lokal, polarisasi ekonomi dan pasar keuangan, serta ketidakseimbangan struktural. Pembuat kebijakan perlu mempertimbangkan semua faktor ini secara komprehensif, memantau perkembangan, dan bersiap menghadapinya untuk memastikan pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

marsbit23m yang lalu

Menganalisis Dampak AI terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Produktivitas

marsbit23m yang lalu

Peringatan Penipuan IRS: Surat Palsu Menargetkan Pemegang Kripto dalam Skema Pencurian Data

Unit Investigasi Kriminal IRS telah mengeluarkan peringatan tentang skema phishing canggih yang menargetkan pemegang cryptocurrency. Penipuan ini menggunakan surat kertas yang terlihat resmi, seolah-olah dari IRS, untuk mencuri data pribadi dan aset digital. Surat palsu tersebut meminta penerima mendaftar di "Digital Asset Compliance Portal" yang tidak ada sebelum tenggat waktu tertentu, dan mengandung kode QR yang mengarah ke situs web IRS palsu untuk mengumpulkan informasi sensitif atau bahkan mengelabui korban agar mentransfer aset kripto mereka kepada penipu. Skema ini memanfaatkan fakta bahwa IRS memang telah mengirim surat edukasi terkait kepatuhan pajak aset kripto sejak 2019, sehingga surat seperti ini tidak lagi dianggap tidak biasa. Namun, IRS menegaskan bahwa mereka **tidak pernah** menyertakan kode QR dalam korespondensi resmi, **tidak** meminta transfer aset digital sebagai bagian dari proses kepatuhan, dan **tidak** mengoperasikan portal pendaftaran aset digital. Setiap pemberitahuan yang sah dapat diverifikasi melalui IRS.gov atau nomor telepon yang tercantum di situs resmi tersebut. Jika Anda menerima surat seperti ini, jangan pindai kode QR-nya, jangan hubungi nomor yang tertera di surat, dan jangan masukkan informasi pribadi di situs yang ditautkan. Gunakan hanya saluran resmi IRS untuk memeriksa status akun Anda. Penipuan yang menyamar sebagai regulator ini mengikis kepercayaan terhadap komunikasi IRS yang sah, di saat yang sama lembaga tersebut sedang meningkatkan penegakan hukum di sektor aset digital.

TheNewsCrypto30m yang lalu

Peringatan Penipuan IRS: Surat Palsu Menargetkan Pemegang Kripto dalam Skema Pencurian Data

TheNewsCrypto30m yang lalu

RWA Mingguan: Sepuluh Lembaga Keuangan Eropa Membentuk Koperasi Aset Ter-tokenisasi; Ondo Luncurkan Jaringan Eksekusi Baru Ondo Network

**Ringkasan Mingguan RWA: 24-31 Juli 2026** Lanskap RWA global menunjukkan pertumbuhan dan transformasi signifikan minggu ini. Kapitalisasi pasar on-chain aset RWA meningkat stabil menjadi $368,2 miliar, dengan jumlah pemegang melonjak 40,81% mencapai rekor 1,45 juta. Namun, volume transfer stablecoin anjlok hampir 30%, mengindikasikan penurunan aktivitas transaksi on-chain meski likuiditas tetap stabil. **Sorotan Regulasi & Kebijakan:** * Korea Selatan merencanakan undang-undang komprehensif untuk aset digital dan stablecoin, sementara partai oposisi mengajukan RUU untuk menghapus pajak crypto. * Kenya menurunkan persyaratan modal minimum untuk penerbit stablecoin menjadi $2,32 juta. * Zimbabwe menyetujui tujuh perusahaan fintech, termasuk platform tokenisasi aset, untuk bergabung dalam sandbox peraturannya. **Perkembangan Proyek Utama:** * **Sektor Keuangan:** Sepuluh lembaga keuangan Eropa membentuk koperasi blockchain RL1 untuk membangun infrastruktur aset tokenisasi bersama. **Project Agorá** yang dipimpin BIS menyelesaikan uji coba pembayaran lintas batas sebesar $1 juta menggunakan cadangan bank sentral dan deposit bank yang ditokenisasi, dengan waktu penyelesaian rata-rata 80 detik. **BNY Mellon** mulai memindahkan bisnis transfer agent intinya ke blockchain. * **Ekspansi Ke Aset Nyata:** **POSCO International** Korea mendemonstrasikan tokenisasi faktur dagang riil di Injective untuk mempercepat pembayaran. Peternak sapi di **Brazil** menggunakan tokenisasi RWA untuk mendapatkan pinjaman hampir $20.000 dengan bantuan smart collar. * **Inovasi Stablecoin:** Open USD (OUSD), didukung oleh lebih dari 140 institusi termasuk Visa dan Mastercard, akan diluncurkan di Ethereum. Tether meluncurkan stablecoin compliant USA₮ di jaringan Celo. * **Infrastruktur:** Ondo Finance meluncurkan **Ondo Network**, lapisan eksekusi baru yang memisahkan proses eksekusi dari penyelesaian untuk kecepatan dan privasi yang lebih baik. **Tantangan & Wawasan:** Analisis mengungkapkan meski aset RWA on-chain bertambah, sekitar 90% masih "tidur" dengan utilisasi rendah di DeFi. Kompetisi kini bergeser dari sekadar penerbitan aset ke pembangunan aplikasi, likuiditas, dan saluran distribusi yang efektif, seperti integrasi dengan platform seperti Robinhood, untuk membangunkan nilai triliunan dana yang belum dimanfaatkan.

marsbit34m yang lalu

RWA Mingguan: Sepuluh Lembaga Keuangan Eropa Membentuk Koperasi Aset Ter-tokenisasi; Ondo Luncurkan Jaringan Eksekusi Baru Ondo Network

marsbit34m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu XRP 2.0

XRP 2.0: Sebuah Frontier Baru dalam Lanskap Cryptocurrency Pengenalan XRP 2.0 Dalam dunia cryptocurrency yang terus berkembang, proyek baru terus muncul, bersaing untuk mendapatkan perhatian dan adopsi. Salah satu inisiatif menjanjikan adalah XRP 2.0, sebuah proyek cryptocurrency baru yang dirancang untuk memanfaatkan teknologi blockchain yang canggih dan metodologi enkripsi yang kuat. Meskipun namanya memiliki kesamaan dengan XRP dari Ripple, penting untuk dicatat bahwa XRP 2.0 beroperasi secara independen, dengan fokus pada peningkatan keamanan transaksi, privasi, dan skalabilitas. Seiring dengan semakin banyaknya solusi terdesentralisasi yang diadopsi oleh lanskap keuangan digital, XRP 2.0 bertujuan untuk berkontribusi secara bermakna pada web3 dan ekspansi keseluruhan proyek crypto. Apa itu XRP 2.0? Pada dasarnya, XRP 2.0 adalah proyek cryptocurrency yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem mata uang digital yang aman dan terdesentralisasi. Teknologi dasarnya mengintegrasikan prinsip blockchain yang canggih dengan teknik enkripsi mutakhir. Tujuan utama dari XRP 2.0 adalah untuk menetapkan dirinya sebagai platform yang dapat diandalkan dan efisien yang memungkinkan eksekusi transaksi yang cepat sambil memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik untuk para penggunanya. Proyek ini dipromosikan sebagai solusi untuk berbagai keterbatasan yang dihadapi oleh cryptocurrency yang ada, dengan mengusulkan sistem yang dapat menangani volume transaksi yang lebih tinggi dengan kecepatan dan privasi yang ditingkatkan. Fleksibilitas ini menjadikan XRP 2.0 sebagai pesaing yang signifikan di pasar yang dipenuhi dengan berbagai mata uang digital. Siapa Pencipta XRP 2.0? Identitas pencipta di balik XRP 2.0 tercatat sebagai ‘Wilbur.’ Namun, rincian komprehensif mengenai Wilbur atau entitas terkait mereka masih sulit ditemukan. Anonimitas banyak pencipta cryptocurrency bukanlah fenomena yang tidak umum dalam industri, sering kali dirancang untuk mempertahankan tingkat privasi dan keamanan. Siapa Investor XRP 2.0? Saat ini, informasi spesifik terkait yayasan investasi atau organisasi yang mendukung XRP 2.0 tidak tersedia untuk publik. Dalam sektor cryptocurrency, dukungan oleh investor terkemuka dapat secara signifikan mempengaruhi kredibilitas dan keberhasilan sebuah proyek, namun transparansi mengenai pendukung finansial XRP 2.0 belum ditetapkan. Bagaimana Cara Kerja XRP 2.0? XRP 2.0 menonjol dengan menerapkan kombinasi teknologi blockchain dan algoritma enkripsi canggih yang memastikan transaksi yang aman dan terdesentralisasi. Struktur inovatifnya mencakup fitur unik yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan pengguna dan memperluas fungsi di luar transaksi cryptocurrency konvensional. Di antara fitur-fitur ini, XRP 2.0 mengintegrasikan kemampuan yang ditenagai oleh AI, seperti fungsi teks-ke-gambar dan teks-ke-suara. Penambahan ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman interaktif bagi pengguna, mendorong penerapan yang lebih luas di berbagai sektor. Dengan menjembatani kemajuan teknologi dengan desain yang berorientasi pada pengguna, XRP 2.0 bertujuan untuk menarik perhatian berbagai individu dan perusahaan yang ingin mengintegrasikan solusi cryptocurrency ke dalam kerangka operasional mereka. Garis Waktu XRP 2.0 Memahami XRP 2.0 memerlukan pemeriksaan tonggak yang telah mendefinisikan perjalanannya sejauh ini: 23 Juli 2023: XRP 2.0 diperkenalkan sebagai proyek cryptocurrency baru, bertujuan untuk merevolusi kemampuan transaksi yang aman dan terdesentralisasi di bidang blockchain. 8 September 2023: Peluncuran proyek lain, XRP20, terjadi, menandai munculnya token ERC-20 di blockchain Ethereum yang tidak terkait dengan XRP 2.0. 13 November 2023: XRP Ledger mengalami pembaruan signifikan dengan rilis perangkat lunak server rippled versi 2.0.0. Penting untuk dicatat bahwa perkembangan ini tidak terhubung dengan proyek cryptocurrency XRP 2.0. Poin Kunci Tentang XRP 2.0 Untuk mengekstrak esensi dari XRP 2.0, beberapa faktor kritis muncul: Fitur Unik: Penyertaan fitur seperti teks-ke-gambar dan teks-ke-suara yang ditenagai AI semakin memperluas aplikasi potensial XRP 2.0. Teknologi Blockchain: Kerangka kerja menggunakan mekanisme blockchain canggih dan protokol enkripsi, memastikan lingkungan yang aman dan terdesentralisasi untuk transaksi. Skalabilitas dan Privasi: XRP 2.0 memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik dalam proses transaksi dan skalabilitas yang diperlukan untuk mengakomodasi basis pengguna yang berkembang. Tidak Terafiliasi dengan Ripple: Penting untuk dicatat, meskipun namanya, XRP 2.0 tidak memiliki kesetiaan atau kolaborasi dengan XRP dari Ripple, membedakan kerangka operasi dan tujuannya dalam ekosistem cryptocurrency. Kesimpulan XRP 2.0 mewakili usaha ambisius dalam lingkup cryptocurrency, bertujuan untuk menawarkan kombinasi keamanan, privasi, dan efisiensi dalam transaksi digital. Dengan mengintegrasikan teknologi canggih dan fitur yang ramah pengguna, proyek ini berupaya memperluas cakrawala apa yang dapat dicapai oleh cryptocurrency di ekonomi digital saat ini. Sementara anonimitas penciptanya dan kurangnya investor yang diungkapkan mungkin menimbulkan pertanyaan bagi beberapa orang, fokus XRP 2.0 pada fungsionalitas canggih dan desentralisasi meningkatkan daya tariknya di tengah pasar crypto yang semakin ramai. Seiring dengan terus berkembangnya lanskap cryptocurrency, XRP 2.0 mungkin akan muncul sebagai pemain kunci dalam ekspansi solusi blockchain yang aman dan skalabel.

298 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.06Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu XRP 2.0

Cara Membeli XRP

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian XRP (XRP) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli XRP (XRP) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan XRP (XRP) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan XRP (XRP) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading XRP (XRP)Lakukan trading XRP (XRP) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

2.0k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli XRP

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga XRP (XRP) disajikan di bawah ini.

活动图片