Pada hari Rabu, saham perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur kecerdasan buatan naik setelah CoreWeave, Super Micro Computer, dan Nebius Group mengumumkan hasil kuartalan yang melampaui perkiraan analis. Kenaikan ini juga mendorong peningkatan indikator bagi produsen server, pemasok memori, dan perusahaan-perusahaan yang memproduksi komponen optik dalam satu sesi perdagangan.
Perusahaan Nebius Memimpin Kenaikan, CoreWeave Tertutup di Belakang
Saham Nebius Group (NBIS) berada di antara pemimpin kenaikan harian, naik sekitar 23% menjadi $238,47 setelah penyedia solusi neocloud melaporkan pendapatan kuartalan yang jauh melampaui ekspektasi analis. Saham CoreWeave (CRWV), perusahaan yang bergerak di bidang solusi cloud untuk kecerdasan buatan, naik sekitar 19% dan diperdagangkan pada harga $107,87.
Perusahaan Super Micro Computer (SMCI), produsen perangkat keras server untuk kecerdasan buatan, menunjukkan kenaikan 13% menjadi $35,80, dan proyeksi yang diterbitkan, menurut data, menyebabkan kenaikan saham lebih dari 6% hanya dari proyeksi tersebut.
Harga layanan hosting untuk perusahaan yang menggunakan kecerdasan buatan, termasuk Applied Digital (APLD) dan IREN (IREN), juga mengalami kenaikan.
Perusahaan CoreWeave Hadapi Penundaan dalam Pemrosesan Pesanan
Volume pesanan yang belum diproses oleh CoreWeave melebihi 100 miliar dolar, sekitar 50% lebih besar dari kuartal sebelumnya, dan CoreWeave melaporkan menerima pesanan dari pelanggan senilai 25 miliar dolar lagi setelah kuartal berakhir.
Dalam video Yahoo Finance, Chief Investment Officer Westwood, Adrian Helfert, yang mengelola ETF Enhanced Income Opportunity, menjelaskan bagaimana CoreWeave mendanai pertumbuhan ini. Menurut Helfert, perusahaan mendanai penerbitan obligasi terakhirnya "dengan harga sembilan dan 5/8," mencatat bahwa biaya modal adalah salah satu isu utama yang menjadi perhatian sektor ini.
Keterbatasan Pasokan Energi Tetap Menjadi Faktor Pembatas
Menurut perkiraan Helfert, hasil kuartalan Supermicro jauh melampaui kapasitas produksi perusahaan. Supermicro memberi tahu investor bahwa mereka akan menerima lebih banyak pesanan jika bukan karena keterbatasan dalam "pasokan energi, pendinginan, dan pasokan listrik," dan justru kekurangan inilah yang memungkinkan perusahaan menaikkan harga. Sebagai hasil dari kenaikan harga, profitabilitas ternyata jauh lebih tinggi daripada yang diharapkan oleh perusahaan itu sendiri.
Helfert menggambarkan pasar di mana faktor pembatas adalah penawaran, bukan permintaan atau keinginan untuk membeli produk. Komentar ini muncul di tengah investor yang terus mendukung perusahaan-perusahaan yang menyediakan daya komputasi, rak server, dan sistem pendingin, alih-alih aplikasi kecerdasan buatan itu sendiri.
Kenaikan Harga Menyentuh Pasar Memori, Optik, dan Luar Negeri
Fluktuasi pasar menyebar jauh melampaui CoreWeave atau SuperMicro. Perusahaan Lumentum (LITE), yang memproduksi komponen optik dan fotonik untuk pusat data, naik setelah pendapatan pada kuartal keempat tahun fiskal meningkat lebih dari dua kali lipat, mencapai 1,01 miliar dolar, dan harga produk pesaing Coherent (COHR) dan Ciena (CIEN) juga naik.
Di industri memori dan penyimpanan data, ETF Roundhill Memory (DRAM) naik 4%, saham Micron (MU) dan Sandisk (SNDK) juga menguat 4%, dan perusahaan Korea Selatan SK Hynix (SKHY) menunjukkan kenaikan harga.
Indeks Kospi Korea Selatan mencatat kinerja terbaiknya di bulan Agustus, terkait dengan keyakinan Deutsche Bank bahwa hasil keuangan mengkonfirmasi adanya permintaan untuk AI. Sekarang investor akan mengawasi perusahaan Nvidia (NVDA), yang akan menerbitkan hasil keuangannya pada 26 Agustus.





