134 Kepala Bank Beri Peringatan Soal Undang-Undang CLARITY — Mereka Menuntut Perubahan Aturan Kunci di Bidang Kripto
134 pemimpin bank telah mengirim surat kepada para pemimpin Senat AS, Senator John Thune dan Senator Charles Schumer, meminta revisi terhadap Bagian 10404 dari undang-undang CLARITY. Bagian ini membatasi pembayaran bunga atau imbal hasil pada stablecoin yang digunakan untuk pembayaran. Para bankir ingin aturan ini diperketat untuk mencegah perusahaan menyiasati larangan melalui hadiah, insentif, atau mekanisme lain yang memberikan manfaat ekonomi serupa bagi pemegang stablecoin.
Mereka memperingatkan bahwa jika stablecoin diizinkan menawarkan imbalan mirip bunga, dana deposito di bank lokal—yang menjadi fondasi utama untuk pinjaman bagi keluarga, usaha kecil, petani, dan pemberi kerja lokal—berpotensi menyusut ratusan miliar dolar. Surat tersebut menekankan bahwa aturan yang jelas akan memungkinkan pengembangan stablecoin untuk pembayaran sekaligus melindungi saluran pendanaan bagi komunitas.
Debat ini menyoroti perbedaan pandangan mengenai peran future stablecoin di pasar keuangan. Bankir berargumen bahwa stablecoin untuk pembayaran harus tetap berfokus pada transaksi, bukan menjadi produk untuk menarik investasi jangka panjang. Isu insentif stablecoin telah menimbulkan perdebatan tentang bagaimana regulator harus mendefinisikan mekanisme imbal hasil yang dilarang.
Para pemimpin bank menyatakan bahwa deposito bank adalah sumber pendanaan krusial untuk hipotek, ekspansi bisnis, pertanian, dan investasi komunitas. Mereka khawatir produk stablecoin dengan insentif penyimpanan dapat mengalihkan aliran dana ini. Amendemen yang diusulkan bertujuan menjaga inovasi stablecoin sambil membatasi struktur yang meniru insentif perbankan tanpa tunduk pada regulasi yang sama seperti bank yang diasuransikan. Hasil akhir undang-undang ini akan menentukan fungsi aset digital berbasis pembayaran dalam sistem keuangan AS.
cryptonews.ru35m yang lalu