38 Ribu Aplikasi Terpapar, 2.000+ Aplikasi Bocor, Pemrograman AI Mengubah 'Jaringan Internal' Menjadi Jaringan Publik
“Alat pengkodean AI seperti ‘vibe coding’ membocorkan data sensitif perusahaan dan pribadi secara besar-besaran ke internet terbuka,” demikian temuan penelitian oleh startup keamanan siber RedAccess. Sekitar 38 ribu aplikasi yang dibuat menggunakan alat AI seperti Lovable, Base44, Netlify, dan Replit dapat diakses publik, dengan hampir 2.000 di antaranya terbukti mengekspos informasi rahasia seperti rekam medis, data keuangan, dokumen internal perusahaan, dan percakapan chatbot berisi detail pelanggan.
Peneliti menemukan banyak aplikasi web ini hampir tidak memiliki mekanisme keamanan atau autentikasi. Bahkan, beberapa memberi akses admin kepada siapapun yang menemukan URL-nya. Masalahnya diperparah oleh pengaturan default platform yang membuat aplikasi bersifat publik dan terindeks mesin pencari, serta dikembangkan oleh “pengembang warga” tanpa latar belakang keamanan yang melewati proses peninjauan internal.
Perusahaan platform seperti Replit dan Wix (pemilik Base44) menekankan bahwa konfigurasi keamanan adalah tanggung jawab pengguna, sementara Lovable menyatakan sedang menyelidiki laporan tersebut. Insiden ini menyoroti risiko keamanan sistemik dari alat pembuat aplikasi berbasis AI yang memudahkan pembuatan tanpa pemahaman keamanan yang memadai.
marsbit05/11 04:24