Perusahaan Crypto Hadapi Serangan 'Zoom Palsu' Harian yang Dikaitkan dengan Korea Utara, Kata Para Ahli
Menurut para peneliti keamanan, peretas yang dikaitkan dengan Korea Utara melakukan serangan 'panggilan Zoom palsu' hampir setiap hari untuk mencuri aset kripto. Melalui aplikasi pesan seperti Telegram, pelaku mengundang korban ke panggilan video yang terlihat sah. Mereka kemudian berpura-pura ada masalah teknis dan menawarkan "perbaikan" berupa file atau tautan berbahaya yang menginstal malware (seperti NimDoor untuk macOS). Malware ini mencuri kredensial, kunci kripto, dan data browser.
Serangan ini menggunakan rekayasa sosial canggih, termasuk deepfake AI dan undangan kalender palsu, untuk meyakinkan korban. Kerugian diperkirakan mencapai $300 juta, menargetkan individu dan perusahaan kecil. Para ahli menyarankan untuk tidak menjalankan file yang tidak diverifikasi selama panggilan jarak jauh dan selalu waspada terhadap permintaan yang tidak diminta.
bitcoinist12/16 09:08