# Artikel Terkait Penilaian

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Penilaian", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

6 IPO Kripto Berat yang Perlu Diperhatikan pada Tahun 2026

**Ringkasan: 6 IPO Kripto Berat yang Perlu Diperhatikan pada 2026** Industri kripto terus berkembang, dan IPO pada 2026 diprediksi akan lebih besar daripada tahun sebelumnya, dengan fokus pada perusahaan yang menekankan manajemen risiko dan kepatuhan regulasi. Berikut adalah enam calon IPO utama: 1. **Kraken:** Bursa AS ini menargetkan IPO pada paruh pertama 2026 setelah mengajukan dokumen rahasia ke SEC. Dengan pendapatan $1,5 miliar pada 2024 dan strategi "kepatuhan pertama", Kraken dianggap sebagai salah satu aset kripto publik terkuat di luar Coinbase. 2. **Consensys:** Perusahaan infrastruktur di balik MetaMask dan Infura ini, dengan 30 juta pengguna aktif bulanan, dikabarkan sedang mempersiapkan IPO dengan dukungan JP Morgan dan Goldman Sachs. IPO ini akan memberikan eksposur langsung ke perusahaan perangkat lunak kripto. 3. **BitGo:** Didukung Goldman Sachs, BitGo berpotensi menjadi perusahaan penitipan aset kripto utama pertama yang melantai di bursa. Fokusnya pada kepatuhan dan keamanan menjadikannya pilihan populer bagi lembaga keuangan. 4. **Animoca Brands:** Perusahaan Hong Kong ini, dengan portofolio besar investasi game Web3, berencana melantai di Nasdaq melalui merger. IPO-nya akan menjadi ujian minat investor terhadap konsep metaverse dan token game. 5. **Ledger:** Produsen dompet keras ini memposisikan diri sebagai "Apple di bidang keamanan kripto". Perusahaan ini mendapat manfaat dari meningkatnya minat pada narasi keamanan dan telah memperluas layanannya ke produk berpendapatan berulang. 6. **Bithumb:** Bursa Korea Selatan ini berencana melantai di akhir 2025, menandai kebangkitannya kembali. IPO-nya akan menjadi indikator penting untuk permintaan kripto di pasar ritel Asia yang sangat aktif. IPO-IPO ini mencerminkan matangnya industri kripto dan permintaan yang semakin besar untuk infrastruktur yang aman dan sesuai regulasi.

marsbit01/06 02:04

6 IPO Kripto Berat yang Perlu Diperhatikan pada Tahun 2026

marsbit01/06 02:04

Tesis Kripto Messari 2026: Mengapa Spekulasi Tidak Lagi Cukup (Bagian 1)

Ringkasan: Laporan "Tesis Crypto 2026" Messari menyoroti pergeseran kripto dari spekulasi menuju integrasi sistem. Poin kunci meliputi: 1. **Jebakan Valuasi L1**: Valuasi banyak blockchain Layer 1 (seperti Monad, Berachain) dinilai tidak realistis karena pendapatan gas harian sangat rendah dibandingkan imbalan inflasi. Hanya sedikit (seperti Solana, Base) yang memiliki fundamental kuat. 2. **Abstraksi Rantai (Chain Abstraction)**: Pengalaman pengguna disederhanakan dimana mereka tidak perlu tahu blockchain yang digunakan. Proyek seperti Near dan Berachain berfokus pada kontrol aliran pengguna dan likuiditas, bukan hanya kecepatan. 3. **Ekonomi Agen (Agent Economy)**: Aktivitas on-chain didominasi oleh agen AI (hingga 80%) yang melakukan pembayaran dan perdagangan secara mandiri menggunakan aset kripto, menggeser fokus ke API dan infrastruktur yang dapat dibaca mesin. 4. **Ekuiti Perpetual & Derivatif**: Derivatif sintetis seperti ekuiti perpetual (contoh di Hyperliquid) menawarkan eksposur harga saham tradisional tanpa kepemilikan langsung, menjadi alternatif yang lebih scalable dibanding tokenized stocks. 5. **DePIN & Pendapatan Riil**: Jaringan fisik terdesentralisasi (DePIN) diproyeksikan menghasilkan pendapatan signifikan (ratusan juta dolar), didorong oleh permintaan komputasi AI, dengan fokus pada kualitas pendapatan dari kontrak enterprise nyata bukan hanya pertumbuhan perangkat.

marsbit01/02 13:46

Tesis Kripto Messari 2026: Mengapa Spekulasi Tidak Lagi Cukup (Bagian 1)

marsbit01/02 13:46

Apa Saja Karakteristik dan Kesamaan Token yang Berkinerja Cukup Baik Setelah TGE 2025?

Berdasarkan analisis terhadap performa TGE (Token Generation Event) tahun 2025, hanya sedikit token seperti ASTER, FOLKS, AVICI, dan SENTIS yang berhasil mempertahankan kenaikan harga yang stabil pasca-peluncuran, dibandingkan mayoritas token yang justru mengalami penurunan. Token-token yang berkinerja baik ini memiliki beberapa kesamaan karakteristik kunci: 1. **Distribusi Token yang Adil:** Token seperti AVICI (0% dialokasikan untuk tim) dan SENTIS (distribusi berbasis aktivitas) terhindar dari likuiditas internal besar yang bisa memicu sell-pressure. 2. **Valuasi Awal Masuk Akal:** Token dengan valuasi FDV yang wajar (contoh: AVICI dengan FDV $3.5 juta) memberikan ruang bagi pasar untuk melakukan apresiasi nilai. 3. **Adopsi dan Kegunaan Nyata:** Performa didukung oleh penggunaan produk yang terlihat, seperti volume perdagangan di ASTER, skala pinjaman di FOLKS, atau pengeluaran kartu kredit di AVICI. 4. **Struktur Unlock yang Terkendali:** Dilusi token yang linear dan transparan (seperti mekanisme pelepasan bertahap SENTIS) lebih dapat diterima pasar dibandingkan unlock besar yang tiba-tiba (cliff). 5. **Listing Exchange Bukan Penentu Utama:** Listing di bursa besar berfungsi sebagai akselerator, tetapi bukan jaminan kesuksesan tanpa fundamental yang kuat. Kesinya, pasar tahun 2025 tidak lagi sekadar menghargai narasi atau potensi, tetapi lebih pada struktur token yang sehat, distribusi yang adil, adopsi nyata, dan mekanisme unlock yang terkontrol.

Odaily星球日报12/31 00:56

Apa Saja Karakteristik dan Kesamaan Token yang Berkinerja Cukup Baik Setelah TGE 2025?

Odaily星球日报12/31 00:56

9 Bulan Melonjaknya Valuasi: Logika Kapital di Balik Akuisisi Manus Senilai Miliaran Dolar

Penulis: Wawa, Deep Tide TechFlow Judul Asli: Dari Wuhan ke Silicon Valley, Manus Menciptakan Akuisisi Miliaran Dolar dalam 9 Bulan Meta mengumumkan akuisisi Manus senilai miliaran dolar, menjadikannya akuisisi terbesar ketiga dalam sejarah Meta setelah WhatsApp dan Scale AI. Manus, yang diluncurkan pada Maret 2024, berhasil dijual hanya dalam 9 bulan. Pendiri Xiao Hong, lulusan Universitas Sains dan Teknologi Huazhong, memulai perjalanan kewirausahaannya di Wuhan dengan alat pemformatan WeChat dan alat CRM perusahaan. Produk utamanya, Monica, adalah ekstensi browser AI yang awalnya dikritik sebagai "shell" karena dibangun di atas model AI pihak ketiga. Pada Juli 2024, Manus memindahkan basis perusahaan dari Tiongkok ke Singapura, hanya mempertahankan 40 staf inti. Langkah ini dianggap penting untuk memfasilitasi akuisisi oleh perusahaan AS. Proses negosiasi dengan Meta hanya memakan waktu 10 hari, mencerminkan urgensi Meta untuk memiliki produk AI aplikasi yang sudah terverifikasi. Manus menghasilkan pendapatan tahunan sebesar $125 juta dengan model berlangganan dan pengguna global. Investor seperti Sequoia China, Tencent, dan ZhenFund mendapat pengembalian puluhan kali lipat. Setelah akuisisi, Xiao Hong menjadi Wakil Presiden Meta. Kisah ini menunjukkan bagaimana perusahaan yang dimulai di Tiongkok berhasil go global melalui strategis relokasi dan inovasi produk, meski menuai kontroversi.

比推12/30 04:50

9 Bulan Melonjaknya Valuasi: Logika Kapital di Balik Akuisisi Manus Senilai Miliaran Dolar

比推12/30 04:50

活动图片