# Artikel Terkait Kegunaan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Kegunaan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Mitos 70 Juta Dolar Runtuh: Bagaimana NFT Beralih dari Lelang ke Rak Walmart

Ringkasan: Mitos $69,3 Juta NFT Runtuh, Beralih dari Lelang ke Rak Walmart Pasar NFT mengalami penurunan signifikan dalam lima tahun terakhir. Setelah karya seniman digital Beeple terjual seharga $69,3 juta di Christie's pada 2021, pasar NFT memasuki masa keemasan. Namun, pada 2025, pasar mengalami penurunan drastis: total penjualan turun 37% menjadi $5,63 miliar, dan市值 turun 86% dari puncaknya. Harga rata-rata NFT anjlok, dan proyek-proyek top seperti CryptoPunks dan BAYC kehilangan lebih dari 80% nilainya. Platform utama seperti OpenSea dan Blur juga terdampak, dengan pendapatan dan harga token mereka merosot. OpenSea beralih menjadi pusat perdagangan aset digital dan fisik yang lebih luas, sementara yang lain seperti X2Y2 tutup. Namun, beberapa proyek berhasil beradaptasi. Pudgy Penguins menjadi contoh sukses dengan mentransformasi IP digitalnya menjadi mainan fisik yang dijual di Walmart dan Target, menghasilkan pendapatan tahunan sekitar $50 juta. Pendekatan berbasis merek dan utilitas, bukan spekulasi, terbukti berkelanjutan. NFT juga menemukan peran barunya sebagai alat verifikasi dan kepemilikan untuk aset dunia nyata (RWA), seperti kartu koleksi fisik di Courtyard.io dan tiket Piala Dunia FIFA 2026 untuk memerangi scalper. Kesimpulannya, meskipun pasar spekulatif NFT mungkin telah mati, teknologi dasarnya berevolusi menjadi lapisan pembuktian kepemilikan yang berguna dalam merek, aset fisik, dan skenario fungsional, menandai kelahiran kembali yang lebih realistis dan berkelanjutan.

比推01/06 13:27

Mitos 70 Juta Dolar Runtuh: Bagaimana NFT Beralih dari Lelang ke Rak Walmart

比推01/06 13:27

Apa Saja Karakteristik dan Kesamaan Token yang Berkinerja Cukup Baik Setelah TGE 2025?

Berdasarkan analisis terhadap performa TGE (Token Generation Event) tahun 2025, hanya sedikit token seperti ASTER, FOLKS, AVICI, dan SENTIS yang berhasil mempertahankan kenaikan harga yang stabil pasca-peluncuran, dibandingkan mayoritas token yang justru mengalami penurunan. Token-token yang berkinerja baik ini memiliki beberapa kesamaan karakteristik kunci: 1. **Distribusi Token yang Adil:** Token seperti AVICI (0% dialokasikan untuk tim) dan SENTIS (distribusi berbasis aktivitas) terhindar dari likuiditas internal besar yang bisa memicu sell-pressure. 2. **Valuasi Awal Masuk Akal:** Token dengan valuasi FDV yang wajar (contoh: AVICI dengan FDV $3.5 juta) memberikan ruang bagi pasar untuk melakukan apresiasi nilai. 3. **Adopsi dan Kegunaan Nyata:** Performa didukung oleh penggunaan produk yang terlihat, seperti volume perdagangan di ASTER, skala pinjaman di FOLKS, atau pengeluaran kartu kredit di AVICI. 4. **Struktur Unlock yang Terkendali:** Dilusi token yang linear dan transparan (seperti mekanisme pelepasan bertahap SENTIS) lebih dapat diterima pasar dibandingkan unlock besar yang tiba-tiba (cliff). 5. **Listing Exchange Bukan Penentu Utama:** Listing di bursa besar berfungsi sebagai akselerator, tetapi bukan jaminan kesuksesan tanpa fundamental yang kuat. Kesinya, pasar tahun 2025 tidak lagi sekadar menghargai narasi atau potensi, tetapi lebih pada struktur token yang sehat, distribusi yang adil, adopsi nyata, dan mekanisme unlock yang terkontrol.

Odaily星球日报12/31 00:56

Apa Saja Karakteristik dan Kesamaan Token yang Berkinerja Cukup Baik Setelah TGE 2025?

Odaily星球日报12/31 00:56

活动图片