# Artikel Terkait Transparansi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Transparansi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Jangan Hanya Lihat Gelar, Gunakan Semangat Kripto untuk Mencari Talenta Web3

Kemunculan cryptocurrency tidak hanya tentang membentuk kembali uang atau memindahkan basis data ke chain. Ini mewakili perubahan yang lebih mendalam: dari sistem yang tidak transparan ke mekanisme yang dapat diperiksa, diverifikasi, dan disimulasikan secara langsung. Namun, dalam perekrutan, banyak pembangun sistem ini justru mengabaikan prinsip-prinsip ini dan masih bergantung pada sinyal tradisional seperti latar belakang pendidikan, pengalaman kerja di perusahaan besar, dan rekomendasi institusi ternama. Artikel ini menekankan pentingnya beralih ke model perekrutan "verifikasi pertama" yang selaras dengan semangat crypto. Alih-alih mengandalkan gelar atau latar belakang institusional, perekrutan harus memprioritaskan sinyal yang dapat diverifikasi secara publik, seperti kode sumber terbuka, kontrak pintar yang diterapkan, aktivitas on-chain, dan kontribusi untuk hackathon, DAO, serta komunitas open source. Sinyal-sinyal ini memberikan bukti langsung atas kemampuan dan karya seseorang, tanpa perlu bergantung pada pihak ketiga. Meskipun alat AI dan insentif publik dapat membuat beberapa kontribusi menjadi kurang bermakna, kualitas, pemilihan masalah, dan sejarah kontribusi jangka panjang tetap menjadi indikator kuat. Tim harus secara aktif pembangun yang telah menunjukkan karya berkualitas tinggi di repositori inti, diskusi EIP, atau aktivitas on-chain, dan menanamkan perekrutan dalam konteks nyata seperti hackathon dan komunitas. Intinya, ini bukan tentang mengganti satu sertifikat dengan yang lain, tetapi tentang beralih dari bukti tidak langsung ke bukti langsung. Prinsip inti industri crypto — "Don’t trust, verify" — harus diterapkan dalam mencari talenta terbaik.

marsbit02/27 10:28

Jangan Hanya Lihat Gelar, Gunakan Semangat Kripto untuk Mencari Talenta Web3

marsbit02/27 10:28

Iklan Terselubung Tak Lagi "Terselubung": Aturan Baru X Ungkap Risiko Akun Diblokir untuk Model Penghasilan Pasif KOL

Pada 21 Februari, X (sebelumnya Twitter) mengumumkan aturan baru yang mewajibkan semua konten berbayar, termasuk promosi terselubung (dark advertising), untuk memiliki penanda pengungkapan seperti #ad" atau "sponsored". Aturan ini langsung ditegakkan oleh Product Lead X, Nikita Bier, yang memperingatkan akun @infodexx untuk mengungkapkan hubungan berbayarnya dengan Kalshi atau menghadapi skorsing akun. Artikel ini menyoroti beberapa contoh postingan berbayar berjumlah tinggi yang tidak diungkapkan, seperti postingan oleh @jota_snchez (1,29 juta views) yang secara halus mempromosikan Polymarket, dan @FluentInFinance (1,68 juta views) yang mempromosikan Kalshi. Postingan semacam ini, yang sering menyamar sebagai konten organik, akan dibatasi di bawah peraturan baru. Dampaknya bagi proyek Web3 dan KOL signifikan. Biaya pemasaran diproyeksikan akan naik karena proyek tidak dapat lagi mengandalkan promosi terselubung yang murah dari KOL. Bagi KOL, model menghasilkan uang dengan mudah melalui "soft ads" akan berakhir, dan mereka menghadapi risiko penghapusan konten atau skorsing akun jika melanggar. Solusi alternatifnya adalah beralih ke iklan resmi "Promoted" X, yang mungkin memusatkan pendapatan iklan kembali ke platform. Secara keseluruhan, langkah ini dianggap positif untuk ekosistem jangka panjang, meningkatkan transparansi dan kepercayaan pengguna.

比推02/24 14:01

Iklan Terselubung Tak Lagi "Terselubung": Aturan Baru X Ungkap Risiko Akun Diblokir untuk Model Penghasilan Pasif KOL

比推02/24 14:01

活动图片