# Artikel Terkait Stablecoin

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Stablecoin", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Laporan Terbaru Stablecoin: Distribusi dan Aliran yang Sebenarnya Jauh Lebih Penting Daripada Jumlah Pasokan

**Laporan Terbaru Stablecoin: Distribusi dan Aliran Nyata Lebih Penting Daripada Jumlah Pasokan** Meskipun total pasokan stablecoin melampaui $304 miliar (naik 49% YoY), data on-chain yang granular mengungkap realitas yang lebih dalam. Laporan ini, menggunakan dataset Dune, menganalisis tidak hanya "berapa banyak" tetapi juga "siapa yang memegang", "bagaimana alirannya", dan "untuk apa digunakan". **Distribusi Kepemilikan Sangat Terkonsentrasi (Selain USDT/USDC):** Dari 1.72 miliar alamat pemegang, kepemilikan USDT dan USDC relatif tersebar (10 dompet teratas pegang 23-26%). Sebaliknya, stablecoin lain seperti USDS dan USDF sangat terpusat, dengan 10 dompet teratas menguasai 60-99% pasokan, menunjukkan risiko dan likuiditas yang berbeda. **Volume Transfer Besar, Didominasi USDC:** Volume transfer bulanan mencapai $10.3T, didominasi oleh USDC ($8.3T) yang bersirkulasi jauh lebih cepat daripada USDT, terutama di jaringan seperti Base (L2 Ethereum) dan Solana. **Penggunaan Utama: Infrastruktur DeFi & Pertukaran:** Sebagian besar aliran stablecoin (90%) dapat dikategorikan. Penggunaan terbesarnya adalah untuk menyediakan likuiditas di DEX ($5.9T) dan kegiatan perdagangan ($376B), menegaskan perannya sebagai tulang punggung infrastruktur trading dan leverage (flash loan $1.3T) di ekosistem crypto. Aktivitas masuk/keluar CEX juga signifikan ($599B). **Kecepatan Sirkulasi Bervariasi:** Kecepatan sirkulasi harian (volume/pasokan) menunjukkan perbedaan mencolok. USDC di Base sangat cepat (14x), sementara USDT di Ethereum lambat (0.2x), mengindikasikan banyak aset menganggur. Stablecoin berorientasi hasil seperti USDe sengaja memiliki kecepatan rendah karena dirancang untuk di-staking. Kesimpulan: Data menunjukkan bahwa modal tidak necessarily meninggalkan crypto, tetapi berubah dari aset berisiko tinggi menjadi alat likuiditas dan yield dalam ekosistem on-chain. Memahami distribusi, aliran, dan kecepatan ini lebih crucial daripada sekadar melihat angka pasokan agregat.

marsbit02/27 03:59

Laporan Terbaru Stablecoin: Distribusi dan Aliran yang Sebenarnya Jauh Lebih Penting Daripada Jumlah Pasokan

marsbit02/27 03:59

10 Cryptocurrency Paling Layak Diinvestasikan pada 2026 – Analisis Menyeluruh Tren, Logika, dan Risiko

**Ringkasan: 10 Cryptocurrency Paling Menjanjikan untuk Investasi pada 2026** Pasar cryptocurrency pada tahun 2026 telah matang, didorong oleh adopsi institusional, kerangka regulasi, dan integrasi teknologi seperti AI. Berikut adalah ikhtisar 10 aset kripto utama berdasarkan potensi, logika investasi, dan risikonya: 1. **Bitcoin (BTC):** Aset inti "emas digital" dengan kelangkaan dan likuiditas tinggi, didukung ETF. *Risiko: Volatilitas harga.* 2. **Ethereum (ETH):** Inti ekosistem aplikasi seperti DeFi dan NFT. *Risiko: Kompetisi dari blockchain lain.* 3. **Solana (SOL):** Blockchain berkinerja tinggi dengan biaya rendah. *Risiko: Stabilitas jaringan.* 4. **BNB:** Didukung oleh ekosistem pertukaran dengan utilitas kuat. *Risiko: Perubahan regulasi.* 5. **XRP:** Fokus pada pembayaran lintas batas. *Risiko: Perkembangan hukum.* 6. **USDT & USDC:** Stablecoin untuk likuiditas dan lindung nilai. *Risiko: Transparansi cadangan dan regulasi.* 7. **Cardano (ADA):* Pengembangan berorientasi penelitian untuk jangka panjang. *Risiko: Adopsi yang lambat.* 8. **Avalanche (AVAX):* Arsitektur multi-chain yang fleksibel. *Risiko: Tekanan kompetitif.* 9. **SUI:** Blockchain generasi baru dengan arsitektur inovatif. *Risiko: Volatilitas tinggi aset pertumbuhan.* 10. **Dogecoin (DOGE):** Aset berbasis komunitas dan emosi. *Risiko: Dasar fundamental lemah, volatilitas sangat tinggi.* **Struktur Pasar & Tren:** Pasar memiliki tiga lapisan: Aset Inti (BTC, ETH) untuk investasi jangka panjang, Aset Ekosistem (SOL, BNB, AVAX, ADA) untuk pertumbuhan berisiko, dan Aset Berisiko Tinggi (DOGE, SUI) untuk trader. Stablecoin berperan sebagai alat pengelolaan likuiditas. **Kesimpulan:** Peluang hadir dengan risiko yang tetap signifikan dari regulasi, teknologi, dan ekonomi. Sesuaikan investasi dengan toleransi risiko dan lakukan penelitian mandiri. *Peringatan Risiko: Pasar crypto sangat berisiko dan volatil. Ini bukan saran investasi.*

marsbit02/26 12:32

10 Cryptocurrency Paling Layak Diinvestasikan pada 2026 – Analisis Menyeluruh Tren, Logika, dan Risiko

marsbit02/26 12:32

活动图片